28611 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN MENERAPKAN TEKNIK HYPNOBRITHING DI PUSKESMAS PADANGSARI BANYUMANIK SEMARANG
Latar Belakang: Kehamilan merupakan sumber stressor bagi wanita, pada umumnya wanita yang pertama kali mengetahui kehamilannya akan merasa senang sekaligus khawatir terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya dan perkembangan janin dalam kandungannya. Penatalaksanaan kecemasan nonfarmakologis antara lain dengan teknik Hypnobrithing.Tujuan : Menggambarkan asuhan ibu trimester III dengan gangguan kecemasan di Puskesmas Padangsari, Banyumanik, Semarang.Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan membandingkan hasil asuhan keperawatan yang dilakukan pada dua klien menggunakan tindakan pemberian teknik farmakologi yaitu teknik hypnobrithing.Hasil : Asuhan keperawatan dilakukan 3 kali kunjungan, hasil yang didapat adalah dari ansietas sedang turun menjadi ansietas ringan. Dengan hasil skala HARS pada klien 1 yaitu dari skor 21 menjadi 16 dan pada klien A 22 dari skor 16 yaitu kecemasan ringan.Saran: Untuk praktisi dan mahasiswa keperawatan, selanjutnya dapat menurunkan ansietas pada ibu trimester III dapat menggunakan teknik hypnobrithing.Kesimpulan : Ada pengeruh teknik hypnobrithing dalam menurunkan kecemasan di wilayah kerja Puskesmas Padangsari, Banyumanik, Semarang
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA ANAK USIA TODDLER DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) DI RSUD KRATON PEKALONGAN
Latar belakang : Gastroenteritis menjadi penyakit terbesar kedua yang menyebabkan kematian terhadap anak.Gastroenteritis akut merupakan Diare yang berlangsung dalam kurun waktu < 14 hari dan ditandai dengan peningkatan volume, frekuensi, dan kandungan air pada feses. Kasus Diare ini sering terjadi pada anak khususnya pada anak usia Toddler. Salah satu akibat dari terjadinya gastroenteritis akut adalah terjadinya dehidrasi dan menyebabkan cairan dan elektrolit tubuh tidak seimbang, dan jika tidak segera ditangani akan berakibat fatal hingga kematian. Maka diperlukan upaya untuk membantu pencegahan penyakit gastroenteritis salah satunyadengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.Tujuan : Karya Tulis ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit pada anak usia toddler dengan gastroenteritis akut.Metoda : Metoda yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses keperawatan kepada 2 anak usia toddler dengan GEA.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam pada kedua pasien diperoleh hasil kebutuhan cairan dan elektrolit kedua pasien mengalami peningkatan
EFEKTIVITAS APLIKASI PURE APP (PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION APPLICATION) BERBASIS ANDROID TERHADAP NYERI DAN KUALITAS HIDUP PADA REMAJA DENGAN DISMENOREA PRIMER
Latar Belakang : Prevalensi dismenorea primer di Indonesia 54,89%. Dampak dismenorea pada remaja yaitu menurunnya kualitas hidup. Cara mengatasinya yaitu melakukan latihan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis android. Aplikasi android dapat diakses dimana saja dan kapanpun sehingga menghemat waktu dan biaya.Tujuan : Mengembangkan aplikasi PMR dengan mengetahui kelayakan aplikasi dan efektivitas penurunan skor nyeri menstruasi dan peningkatan kualitas hidup remaja dengan dismenorea primer.Metode Penelitian : Jenis Research and Development (R&D) desain Quasy Experiment nonequivalent kontrol group design. Intervensi yang diberikan adalah Pemanfaatan aplikasi Pure App dan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan resproduksi. Sampel penelitian sebanyak 80 responden. Analisis data yang digunakan untuk melihat perbedaan uji Wilcoxon dan untuk melihat perbedaan selisih uji Mann Whitney. Hasil : Uji validasi ahli kelayakan aplikasi Pure App mendapatkan skor rata-rata sebesar 93,8% berdasarkan kuesioner ISO 9126. Penurunan skala nyeri 2,5 pada kelompok intervensi dan peningkatan skor 0,45 pada kelompok kontrol. Peningkatan kualitas hidup 6,87 kelompok intervensi dan penurunan 8,08 kelompok kontrol. Hasil analisis lanjut, selisih penurunan skala nyeri dan selisih kualitas hidup yaitu p < 0,05.Kesimpulan : Aplikasi Pure App telah teruji oleh validasi ahli dan efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan kualitas hidup pada remaja
HUBUNGAN PERILAKU GAYA HIDUP SEHAT TERHADAP KEBUGARAN JASMANI USIA DEWASA DI FASILITAS OLAHRAGA SUMMIT GYM KOTA SEMARANG
Latar Belakang: Pada saat ini dikalangan masyarakat masih kurang menyadari pentingnya hidup sehat dan bugar. Secara global, lebih dari seperempat populasi orang dewasa (1,4 miliar orang dewasa) tidak cukup aktif dalam beraktifitas fisik. Beberapa faktor penghambat eksternal yang menjadikan seseorang kurang melakukan aktifitas fisik adalah tidak memiliki cukup waktu, dan tidak ada teman berolahraga. Sementara pada faktor penghambat internal yaitu terlalu lelah dan terlalu malas. Kelelahan yang terjadi pada seseorang dapat disebabkan karena lingkungan pekerjaan yang menyebabkan mereka tidak memiliki cukup tenaga untuk rutin berolahraga.Tujuan: Mengetahui hubungan perilaku hidup sehat terhadap kebugaran jasmani usia dewasa di fasilitas olahraga Summit gym Kota Semarang.Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu anggota aktif Summit GYM kota Semarang berusia dewasa 20-59 tahun berjumlah 49 responden dengan teknik sampel yaitu accidental sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman.Hasil: Setelah dilakukan analisis data, pada penelitian ini nilai Sig. (2-tailed) hubungan dari variabel perilaku gaya hidup sehat dengan kebugaran jasmani adalah 0.000 dan lebih kecil dari 0.05 yang berarti Ha diterima dengan nilai koefisien korelasi 0,626. Maka kesimpulannya terdapat hubungan yang kuat antara variabel perilaku gaya hidup sehat dengan variabel kebugaran jasmani pada anggota aktif Summit GYM Kota Semarang.Simpulan: Terdapat hubungan perilaku gaya hidup sehat terhadap kebugaran jasmani usia dewasa di Summit GYM Kota Semarang. Perilaku gaya hidup sehat perlu ditanamkan sejak dini untuk menghasilkan tingkat kebugaran yang baik
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DAN PENERAPAN HIDROTERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN CAMPURAN GARAM UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYON TAHUN 2022
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PENGETAHUAN PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM DI RSUD DR. R SOETIJONO BLORA
Latar belakang : Peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus lambat tahun akan mengakibatkan komplikasi pada penderitanya salah satunya adalah ulkus diabetikum. Ketidakmampuan pasien dalam mengenali gejala awal dan kurangnya pemahaman terhadap perawatan ulkus diabetikum akibat kurangnya pendidikan kesehatan yang memadai dan berulang menjadi faktor pendukung terjadinya ulkus diabetikum bahkan dapat berakhir dengan tindakan amputasi. Intervensi yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah edukasi kesehatan dengan menggunakan metode EMAS.Tujuan : Karya Tulis Imilah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan fokus studi defisit pengetahuan perawatan ulkus diabetikum di RSUD dr. R Soetijono BloraMetoda : Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif dengan desain studi kasus dengan pengambilan sampling sebanyak 2 klien.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4x24 jam pada kedua klien didapatkan hasil kedua klien mengalami peningkatan pengetahuan mengenai perawatn ulkus diabetiku
KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNGPATI KOTA SEMARANG
Data menunjukkan cakupan nifas di Puskesmas Gunungpati penurunan dari tahun 2020 ke 2021. Hal ini berarti tidak memenuhi target kunjungan nifas (95%). Dampaknya terjadi permasalahan nifas seperti pembengkakan mammae, mastitis, hingga engorgement (Tanjung, 2017). Kunjungan nifas berperan dalam proses meminimalisir komplikasi postpartum dan AKI. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan nifas di wilayah kerja Puskesmas Gunungpati Kota Semarang. Penelitian ini dilaksanakan di 11 kelurahan yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Gunungpati.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah ibu yang telah selesai masa nifasnya pada bulan Oktober-Desember 2021 di wilayah kerja Puskesmas Gunungpati Kota Semarang dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari catatan medis di Puskesmas Gunungpati dan buku KIA ibu nifas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan kunjungan nifas (p value = 1,000), ada hubungan antara paritas dengan kunjungan nifas (p value = 0,030), metode persalinan dengan kunjungan nifas (p value = 0,000), dan jarak ke fasilitas kesehatan dengan kunjungan nifas (p value = 0,004).Hasil penelitian ini diharapkan dapat membawa tenaga kesehatan agar lebih termotivasi untuk memberikan asuhan kepada ibu nifas dengan lebih baik. Selain itu, hendaknya penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya untuk dikembangkan lebih lanjut terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan nifas
PENERAPAN EDUKASI PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DENGAN MASALAH HIPERVOLEMIA DENGAN INTERVENSI PENGGUNAAN KARTU MONITORING CAIRAN
Latar belakang : Klien rawat inap dengan masalah hipervolemia (edema) ekstremitas akibat gagal jantung kongestif sebagian besar memahami pembatasan cairan namun masih memiliki keterbatasan terkait pelaksanaannya mulai dari ketidaktahuan mengenai perhitungan cairan ketidak patuhan klien itu sendiri dalam menjalankannya maupun kurangnya dukungan dari anggota keluarga terdekat. Intervensi yang dapat diterapkan dalam mengatasi masalah hipervolemia adalah pemberian edukasi kesehatan dan meningkatkan self management klien dengan memberikan kartu monitoring cairan secara mandiri selama 24 jam.Tujuan : Menerapkan implementasi keperawatan dan mengetahui keefektifan edukasi pembatasan cairan pada pasien CHF yang mengalami hipervolemia dengan kartu monitoring cairan.Metode : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan jumlah responden yaitu tiga pasien yang menderita CHF kategori NYHA III. Desain rancangan dalam studi kasus ini peneliti menggunakan intervensi edukasi pembatasan cairan pada responden kemudian dilanjutkan dengan menginstruksikan klien mengisi kartu monitoring cairan secara mandiri. Hasil Asuhan Keperawatan : Intervensi kartu monitoring cairan terhadap edema didapatkan hasil bahwa intervensi yang diberikan cukup efektif tetapi belum signifikan dikarenakan bergantung pada tingkat kooperatif klien serta faktor pendukung lainnya seperti asupan nutrisi dan pembatasan konsumsi natrium