Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-CARE MANAGEMENT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SRONDOL

    No full text
    Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) masih menjadi perhatian penting karena selalu mengalami peningkatan setiap tahun dan menjadi masalah kesehatan dunia pada saat ini.. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan jangka panjang sehingga perlu kemampuan perawatan mandiri (self-care) serta dukungan keluarga untuk mencegah terjadinya komplikasi. Keikutsertaan anggota keluarga sangat penting dalam mendukung dan memotivasi pasien untuk melakukan self-care.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana hubungan antara dukungan keluarga dengan self-care management pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Srondol.Metode Penelitian: Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 53 responden dengan tektik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga HDFSS dan kuesioner self-care management SDSCA.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan dukungan keluara dengan self-care management dengan nilai p = 0.001 (

    PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNAN MASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD DR.GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANG

    No full text
    Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program ProfesiPoltekkes Kemenkes SemarangKarya Ilmiah Akhir Ners,Juni 2022Diah Ayu Putri Anggraini 1) ,Anny Fauziyah 2), Kurniati Puji Lestari 3) Coresponden author: Anny FauziyahEmail Penulis utama: [email protected] PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNANMASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD dr. GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANGLatar Belakang: Masa nifas atau post partum merupakan masa pasca persalinan dimana hormone prolaktin dan oksitosin dilepaskan untuk produksi ASI. Secara nasional, pada bayi usia 0-6 bulan di Jawa Tengah hanya 33 % sedangkan target renstra yang diharapkan mencapai 40%. Sehingga angka menyusui ASI eklusif belum mencapai target. Permasalahan pada kondisi payudara ibu, pengetahuan yang rendah, produksi ASI yang terlalu sedikit. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut maka dilakukan tindakan non-farmakologi yaitu terapi akupresur dengan media booklet. Akupresur merupakan terapi dengan melakukan pemijatan yang dilakukan pada titik-titik tertentu pada permukaan tubuh yang merangsang reflek prolaktin dalam produksi ASI. Terapi ini membutuhkan media booklet agar ibu post partum dapat memahami terapi yang diajarkan. Tujuan : Untuk meningkatkan produksi ASI dengsn pemberian terapi akupresur dengan media booklet dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu post partumMetode: Desain yang digunakan dalam karya tulis ini adalah studi kasus yang melibatkan 3 responden ibu post partum sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan berupa lembar asuhan keperawatan, lembar kuesioner dan observasi produksi ASI, booklet. Dilakukan 4 kali dalam waktu 2 hari setiap pagi dan sore.Hasil Asuhan Keperawatan: Setelah dilakukan intervensi terapi akupresur terjadi peningkatan sekresi produksi ASI Ny.J jumlah ASI 5 ml menjadi 75 ml, Ny.A jumlah ASI 10 ml menjadi 120 ml, Ny.P jumlah ASI 15 ml menjadi 185 ml. Masing-masing responden mempunyai nilai produksi ASI skala 5 (meningkat). Tingkat pengetahuan dalam kategori baik. Rekomendasi: Karya ilmiah akhir ners ini dapat menjadi refensi intervensi bagi perawat. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengkombinasikan dengan terapi yang lain untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI. Kata Kunci: Akupresur, ASI, Booklet, Ibu post partum.1)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang2)Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang

    GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PASIEN STROKE DENGAN HIPERTENSI DI RSUD DR. LOEKMONO HADI KUDUS

    No full text
    POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG JURUSAN ANALIS KESEHATANKARYA TULIS ILMIAH, MEI 2022TRIAS FIGA FEBRIANI, DIBAWAH BIMBINGAN FAIZA MUNABARIGAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PASIEN STROKE DENGAN HIPERTENSI DI RSUD dr.LOEKMONO HADI KUDUSABSTRAKLatar Belakang : Stroke adalah kerusakan pada otak yang mucul mendadak, progresif dan cepat akibat gangguan peredaran darah otak non traumatik. WHO mengungkapkan bahwa setiap tahunnya ada 13, 7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat penyakit stroke. Menurut Riskesdas 2018 prevalensi stroke berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur ? 15 tahun yang memiliki prevalensi tertinggi terdapat di provinsi Kalimantan Timur sebesar 14,7% dan terendah di provinsi papua sebesar 4,1%. Provinsi Jawa Tengah memiliki angka kejadian sebanyak 96.794 orang sebesar 11,8%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya Stroke diantaranya usia, jenis kelamin, faktor keturunan, hipertensi, diabetes melitus, obesitas, penyakit jantung koroner, dislipidemia, dan merokok.Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran kadar kolesterol total pasien stroke dengan hipertensi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional dengan jenis penelitian deskriptif.Hasil Penelitian : Sebanyak 31 pasien (37%) memiliki kadar kolesterol total normal, 28 pasien (34%) memiliki kadar kolesterol total pada batas tinggi dan 24 pasien (29%) memiliki kadar kolesterol total tinggi.Kesimpulan : Pasien Stroke dengan Hipertensi di RSUD dr.Loekmono Hadi Kudus dengan kadar kolesterol total diatas normal pada jenis kelamin perempuan 71,8% dan laki-laki 54,5%, pada usia dewasa 81,8%, usia lansia 60,8% dan kategori usia manula 57,1%, kelompok hipertensi derajat 1 yaitu 66,7%, hipertensi derajat 2 yaitu 52,4% dan hipertensi derajat 3 yaitu 66,0%.Kata Kunci : Kolesterol Total, Stroke, Hipertens

    PENERAPAN TEKNIK DISTRAKSI MENONTON VIDEO ANIMASI KARTUN UNTUK MENGATASI MASALAH KEPERAWATAN NYERI PADA ANAK PRASEKOLAH DI RSUD DR GONDO SUWARNO UNGARAN

    No full text
    ABSTRAKLatar belakang : Prosedur pemasangan infus menjadi prosedur yang banyak dijumpai di rumah sakit. Prosedur tersebut memiliki risiko nyeri yang diakibatkan karena penusukan. Sementara perawatan anak harus menggunakan prinsip atraumatic care. Perawat dalam hal ini berperan penting guna mengurangi trauma yang diakibatkan karena prosedur pemasangan infus tersebut. Pemberian terapi distraksi menonton video animasi kartun diduga dapat mengurangi skala nyeri.Tujuan : Menganalisis penerapan teknik distraksi menonton video animasi kartun untuk menurunkan skala nyeri pada anak prasekolah yang sedang menjalani prosedur pemasangan infus. Metode : Desain studi kasus dengan penelitian deskriptif berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, jumlah sample 4 pasien, instrumen yang digunakan untuk mengukur skala nyeri pada anak menggunakan instrumen FLACC (Face, Legs, Activity, Cry, Consolability). Pemberian terapi distraksi menonton video animasi kartun dilakukan dengan durasi 10 menit untuk setiap klien.Hasil Asuhan Keperawatan : Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan 4 klien anak usia prasekolah dengan rincian An. M usia 6 tahun skala nyeri 5, An. A usia 3 tahun skala nyeri 6, An. R usia 6 tahun skala nyeri 5, dan An. An. W usia 6 tahun skala nyeri 4. Diagnosa keperawatan yang diagkat pada studi kasus ini adalah ketakutan berhubungan dengan faktor yang berasal dari luar (nyeri). Diharapkan klien mampu mengontrol nyeri, melaporkan nyeri berkurang, mengenal nyeri, dan menyatakan rasa nyaman setelah nyeri berkurang. Implementasi yang dilakukan adalah pemberian terapi distraksi menonton video animasi kartun yang mampu mengurangi nyeri klien sehingga berada pada skala sedang (4-6). Rekomendasi : Pemberian teknik distraksi menonton video animasi kartun memiliki berbagai keunggulan seperti mudah diterapkan, murah, tidak mengakibatkan efek samping, dan sangat aplikatif. Setelah dilakukan pemberian distraksi tersebut klien terbukti mengalami penurunan rentang nyeri. Maka dari itu, pemberian terapi distraksi sangat disarankan untuk diterapkan di Rumah Sakit. Kata kunci : Pemasangan infus;Terapi distraksi menonton video animasi kartun; Nyer

    PERANAN KEPATUHAN POLA DIET DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN TERKENDALINYA KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS PEGANDON KABUPATEN KENDAL

    No full text
    Latar Belakang: Kajian diabetes melitus tipe 2 semakin menarik perhatian para ahli kesehatan pada akhir-akhir ini terutama pada masa pandemi seperti saat ini. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana peranan kepatuhan pola diet dalam memediasi hubungan antara karateristik pasien dengan terkendalinya kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal. Metode Penelitian: Penelitian termasuk ke dalam jenis studipenjelasan kausalitas (Causal-explanatory. Metode penarikan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dan didapatkan 65 responden. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah karakteristik pasien. Variabel terikatnya terkendalinya kadar gula darah, dan variabel intervening adalah kepatuhan pola diet. Dalam penelitian ini data primer dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur. Teknik analisis data melalui uji reliabilitas, uji validitas, analisis deskriptif, dan uji model dan uji hipotesis. Hasil Penelitian: 1) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pasien dengan terkendalinya kadar gula darah pada penderita DM tipe 2, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pola diet dengan terkendalinya kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pegandon, dan 3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan pola diet pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Pegandon, Kesimpulan: Terdapat hubungan Antara Kepatuhan Pola Diet dengan Terkendalinya kadar gula darah, tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan pola diet dan Terkendalinya kadar gula darah. Saran: Pasien diabetes sebaiknya mengikuti pola diet yang dianjurkan dokter sebagai langkah untuk mengendalikan kadar gula darah. Karena hasil pengujian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa Kepatuhan Pola Diet Pasien (KPD) berhubungan positip signifikan terhadap Terkendalinya Gula Darah Pasie

    PENGARUH LAMA WAKTU PENUNDAAN SAMPEL PRE-DILUTED TERHADAP HASIL HITUNG JUMLAH TROMBOSIT

    No full text

    ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Latar Belakang : Gastritis adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang laki-laki maupun perempuan serta umur. Grastritis lebih sering disebut dengan penyakit maag dapat mengganggu aktifitas dan bisa berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan baik. Dalam hal ini keluarga berperan penting dalam merawat dan mencegah kekambuhan gastritis karena merupakan orang terdekat dan sering bersama dengan klien. Sehingga keluarga harus mampu mengubah perilaku hidup sehat untuk mencapai derajat kesehatan lebih tinggi. Tujuan penulisan yaitu untuk mendeskripsikan Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Candiroto Kabupaten Temanggung dengan harapan keluarga mampu merawat salah satu anggota keluarga yang sakit dan mampu melakukan pencegahan terhadap terjadinya penyakit ke anggota keluarga lain.Metoda : Rancangan penelitian yang digunakan pada asuhan keperawatan keluarga ini yaitu metode deskriptif, melalui pendekatan studi kasus melibatkan klien sebagai responden serta anggota keluarga dengan subjek penelitian yaitu penyakit Gastritis.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama 3 kali pertemuan ditemukan 2 masalah keperawatan, yaitu defisit pengetahuan penyakit gastritis berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal masalah dan nyeri akut berhubungan dengan ketidakmampuaan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit.Simpulan : Masalah keperawatan yang ditemukan dapat diatasi dan evaluasi keperawatan sesuai dengan harapan, meliputi pengetahuan gastritis meningkat serta dapat melakukan perawatan di rumah dengan terapi non farmakologi yaitu teknik relaksasi nafas dalam

    ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PEMBATASAN ASUPAN CAIRAN PADA GAGAL GINJAL KRONIS

    No full text
    Background: Adherence with fluid intake restriction is one of the problems in CKD patients undergoing hemodialysis. Several factors affect fluid intake restriction in CKD, but these factors are not clearly known.Objective: The study aimed to determine the factors that impact chronic kidney disease patients' adherence with fluid intake restrictions.Methods: Descriptive correlation study. Was conduct 65 sampel undergoing HD were included in the study, all of them were CKD patients receiving HD at the Sultan Agung Hospital in Semarang. Age, gender, education, length of time undergoing HD, knowledge, and family support are all independent factors. Adherence with fluid intake restrictions is the dependent variable. The particpant complate an adapted ESRD-AQ questionnaire were data analiyze together with a simple linear regression test and ANOVA.Results: The results showed that the respondents non adherence with the restriction of fluid intake (63.1%). Knowledge showed that there was a significant relationship with adherence to fluid intake restriction (r=2,94, p-value=0.018), and family support (r=3.15, p-value=0.011). There was no relationship between age, sex, education, length of time undergoing HD with compliance with fluid intake restrictions (p-value > 0.05). Conclusions: Knowledge and family support are factors that affect adherence with fluid intake restrictions in CKD. Therefore, it's important to manage these factors to limit excess fluid

    ASUHAN KEPERAWATAN DEFISIT NUTRISI PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS KROBOKAN KOTA SEMARANG

    No full text
    Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan dapat berdampak buruk bagi ibu hamil dan janin. Asupan nutrisi yang kurang merupakan salah satuh penyebab anemia dalam kehamilan. Dampak anemia pada ibu adalah perdarahan dan partus prematur, sedangkan pada bayi dapat mengakibatkan berat badan lahir rendah. Pencegahan anemia yang dilakukan pada ibu hamil yaitu dengan selalumengkonsumsi nutrisi seimbang selama kehamilan. Makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus memenuhi jumlah kalori yang dibutuhkan dan zat gizi yang ada di dalamnya. Upaya yang dilakukan untuk mencegah anemia pada kehamilan adalah dengan melakukan diet seimbang selama kehamilan dan konsumsi tablet Fe sebanyak minimal 90 tablet selama masa kehamilan. Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan defisit nutrisi pada ibu hamil anemia dengan manajemen nutrisi. Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan membandingkan hasil asuhan keperawatan yang dilakukan pada dua klien ibu hamil anemia menggunakan tindakan manajemen nutrisiHasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 5 kali kunjungan terjadi peningkatan kadar hemoglobin pada kedua klien yaitu klien I dari Hb 9,9 g/dL menjadi 11 g/dL dan pada klien II dari Hb 10,1 g/dL menjadi 11,3g/dL serta kedua klien mengalami kenaikan berat badan pada klien I 0,85 kg serta pada klien II 1 kg dan kenaikan LILA pada klien I 0,4 cm dan klien II 0,5 cm. Saran : Praktisi keperawatan untuk di masa yang akan datang dapat melakukan manajemen nutrisi dan edukasi mengenai diet seimbang ibu hamil dengan anemiauntuk mengurangi prevalensi Ibu hamil anemia

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇