28611 research outputs found
Sort by
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATANPENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP NYERIPADA PASIEN FRAKTUR TERTUTUP DI RSUD DR. DORIS SYLVANUSPALANGKA RAYA
Latar belakang : Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas atau retak jaringan yang disebabkan trauma yang ditentukan oleh luas dan jenis trauma. Sehingga mengalami penurunan fungsi fisik yang merupakan salah satu ancaman potensial pada integritas. Rusaknya integritas tulang menyebabkan nyeri, trauma, kaku sendi, dan gangguan muskuloskeletal. Setiap pasien fraktur dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan trauma bagi pasien, nyeri salah satu yang sering dikeluhkan pasien. Nyeri yang ditimbulkan biasanya membuat pasien merasa sangat kesakitan. Nyeri akut yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi nyeri kronis dan bersifat menetap dalam waktu yang lama. Nyeri akut dapat diatasi dengan Teknik non farmakologi salah satunya yaitu Teknik Relaksasi. Tehnik relaksasi saat ini dikembangkan menjadi beberapa tehnik salah satunya adalah teknik relaksasi benson. Relaksasi Benson merupakan tehnik relaksasi sederhana, mudah pelaksanaannya, dan tidak memerlukan banyak biaya. Relaksasi ini merupakan gabungan antara teknik respons relaksasi dan sistem keyakinan individu atau faith factor.Tujuan : Untuk menerapkan Asuhan Keperawatan dengan teknik Terapi Relaksasi Benson pada pasien Fraktur dengan masalah Nyeri.Metode : Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus, jumlah subjek yang digunakan adalah 3 pasien dilakukan penerapan selama 3 hari berturut-turut selama 20 menit.Hasil Asuhan Keperawatan : Masalah keperawatan yang muncul adalah nyeri akut. Tindakan yang dilakukan yaitu mengobservasi skala nyeri, mengobservasi kemampuan melakukan latihan Relaksasi Benson, mengajarkan teknik Relaksasi Benson. Evaluasi yang dilakukan yaitu berdasarkan pada tujuan dan kriteria hasil yang disusun pada tahap perencanaan dengan melihat perubahan yang terjadi pada pasien kelolaan.Diskusi : Hasil penerapan yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut pada ketiga pasien setelah dilakukan Relaksasi Benson terlihat mengalami perbaikan setiap harinya dengan dilakukan evaluasi observasi skala nyeri didapatkan hasil sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi benson mengalami penurunan skala nyeri pada pasien dengan nyeri berkurang, kemampuan melakukan latihan Relaksasi Benson meningkat, nyeri menurun Sehingga dapat dikatakan setelah penerapan masalah nyeri dapat teratasi.Rekomendasi : Penerapan relaksasi benson pada pasien fraktur yang mengalami nyeri mampu merunkan nilai skala nyeri dan mengurangi nyeri. Disarankan untuk menerapkan latihan terapi relaksasi benson bagi pasien fraktur dengan masalah keperawatan nyeri sebagai tindakan mandiri keperawatan di lapangan
PERANAN TEKNIK INJEKSI SPLIT BOLUS TERHADAP RADIATION DOSE REDUCTION PADA PEMERIKSAAN MDCT UROGRAFI (LITERATURE REVIEW)
Different dose reduction approaches in CT examinations can be applied by reducing tube voltage (kV), product tube current to time (mAs) or by reducing the number of phases. Chai proposed the use of the split bolus technique which allows reduction of the radiation dose by reducing the number of scan phases to a single phase of general nephropyelography with excretion of the previous low volume split bolus injection. By eliminating the additional radiation exposure from the additional phase, this technique significantly reduces the effectiveness of the radiation dose. The split bolus technique has the potential to reduce the radiation dose and number of images produced by MDCT Urography. The purpose of this study was to determine the role of the split bolus technique in urographic MDCT examinations in the context of reducing radiation dose.This type of research is a literature review with a descriptive approach. The research was conducted by collecting, identifying and analyzing articles via Google Scholar, Springer, Elseiver, Pubmed, Science direct, Proquest. The keywords used are split bolus injection, MDCT urography, radiation dose reduction. Eight articles were obtained based on inclusion criteria. The selected articles were synthesized using data extraction tables by taking into account the inclusion criteria and research problems.The results of the literature study concluded that the use of the split bolus technique can visualize tumors. The split bolus technique plays a role in visualizing the urinary tract optimally by injecting a second dose of contrast medium that is larger than the first injection. The advantages of the split bolus technique can reduce scanning time and can reduce the radiation dose to patients by combining the nephrographic and excretory phases in one examination. The split bolus technique has been shown to save as much as 30% of the image
KOMPARASI WAKTU KEMATANGAN PENGOMPOSAN MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2023
Latar belakang sampah organik merupakan persentase tertinggi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, dimana dapat menimbulkan permasalahan baik kesehatan maupun lingkungan , maka pentinganya pengelolaan sampah salah satunya dengan larva BSF yang menghasilkan residu atau kasgot yang bisa dijadikan kompos, kompos yang baik salah satunya dengan melihat kematangan kompos dengan kriteria suhu, kelembaban, pH, bau, warna dan tekstur sesuai SNI 19-7030-2004, dalam pengomposan dilakukan pencacahan ukuran bahan untuk mempermudah dekomposisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu kematangan pengomposan menggunakan larva BSF dengan ukuran bahan berbeda. Metode yang digunakan adalah True Experimental dengan desain Posttest-Only Control Design, menggunakan analisis uji One Way Anova. Pengomposan ini menggunakan 25 gr larva BSF usia 6 hari dan 1,5 kg sampah organik dari TPST dengan 2 perlakuan pencacahan ukuran bahan 0,5-2 cm dan 3-7,5 cm, serta 1 kontrol sampah utuh. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran dan pengamatan setiap hari terhadap kriteria kematangan kompos sampai sesuai SNI 19-7030-2004. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengomposan mencapai tingkat kematangan kompos sesuai SNI 19-7030-2004 dengan ukuran bahan 0,5-2 cm pada hari ke- 8, sedangkan dengan ukuran bahan 3-7,5 cm pada hari ke- 11, dan dengan sampah utuh (kontrol) pada hari ke- 14. Analisis uji One Way Anova diperoleh waktu kematangan kompos pada 2 perlakuan dan 1 kontrol yaitu sig = 0,001 < 0,05. Simpulan bahwa pengomposan menggunakan larva BSF dengan ukuran bahan berbeda memiliki waktu kematangan kompos yang berbeda secara signifikan. Saran bagi masyarakat dapat memanfaatkan larva BSF dalam pengolahan sampah organik, khususnya sampah rumah tangga sebagai kompos
ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS DI BAGIAN KODING DAN PENGOLAHAN DATA PASCA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
ABK-Kes yaitu metode yang digunakan untuk menghitung kebutuhan SDMK berdasarkan beban kerja yang dilakukan oleh setiap jenis SDMK pada tiap fasyankes sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yaitu rumah sakit tipe B dengan jumlah petugas koding 18 orang dan pengolahan data 9 orang. Masih terdapat beberapa pekerjaan yang tidak terselesaikan tepat waktu pada bagian koding dan pengolahan data sehingga penulis meneliti bagian tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi kerja petugas koding dan pengolahan data pasca penerapan rekam medis elektronik.Jenis penelitian yang digunakan yaitu mixed method. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian ini yaitu petugas koding 18 orang dan petugas pengolahan data 9 orang. Subyek penelitian ini yaitu penanggung jawab rekam medis, petugas koding, dan petugas pengolahan data di RSMS. Teknik validasi pada penelitian ini yaitu triangulasi teknik/metode.Hasil penelitian didapatkan bahwa berdasarkan metode ABK-Kes jumlah kebutuhan petugas koding yaitu 11 orang dan jumlah petugas koding di RSMS 18 orang. Jumlah kebutuhan petugas pengolahan data 10 orang dan jumlah petugas pengolahan data di RSMS 9 orang. Kompetensi kerja petugas koding dan petugas pengolahan data di RSMS sudah sesuai dengan Permenkes Nomor 24 tahun 2022 dan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/1424/2022
TINJAUAN PELAKSANAAN RETENSI DAN PEMUSNAHAN REKAM MEDIS DI RSUD BUMIAYU KABUPATEN BREBES
Rekam medis di rumah sakit wajib disimpan sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun terhitung dari tahun kunjungan terakhir pasien berobat dan setelah melewati jangka waktu tersebut dapat diretensi dan dimusnahkan. RSUD Bumiayu pertama kali melaksanakan retensi dan pemusnahan rekam medis pada tahun 2022 namun hasil dari pelaksanaan masih ditemukan rekam medis aktif yang belum tersusun rapi di rak dan rekam medis inaktif belum semuanya dimusnahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan retensi dan pemusnahan rekam medis di RSUD Bumiayu yang baru pertama kali dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa RSUD Bumiayu sudah tersedia surat keputusan direktur mengenai pembentukan tim pemusnahan dan SPO pemusnahan sedangkan untuk SPO retensi belum ada. Hambatan lain yaitu kurangnya petugas filing, petugas belum mengikuti pelatihan, belum terdapat Jadwal Retensi Arsip (JRA), tidak adanya alat scanner, ruang penyimpanan yang masih terbuka, serta belum tersedianya anggaran khusus. Saran untuk penelitian ini yaitu perlu menambah petugas rekam medis dan mengikuti pelatihan, menyusun SPO retensi dan Jadwal Retensi Arsip (JRA), menambahkan alat scanner dan ruang penyimpanan rekam medis inaktif, serta merencanakan anggaran khusus retensi dan pemusnahan rekam medis
DETERMINAN PENGEMBALIAN BERKAS KLAIM BERDASARKAN AKURASI KODE PASIEN RAWAT INAP BPJS KESEHATAN DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG
ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENDAFTARAN ONLINE RAWAT JALAN DENGAN METODE HOT-FIT DI RSUD AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS
Analisis penerapan sistem pendaftaran online rawat jalan dilakukan agar capaian kegiatan penyelenggaraan suatu sistem informasi dapat diketahui dan tindakan lebih lanjut dapat direncanakan untuk memperbaiki kinerja penerapannya. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa penggunaan sistem pendaftaran online di RSUD Ajibarang belum mencapai target rumah sakit sebesar 75% serta mengalami penurunan pada 3 (tiga) bulan terakhir di tahun 2022.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan sistem pendaftaran online rawat jalan dengan model HOT-FIT. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan triangulasi metode.Penelitian ini menghasilkan bahwa aspek human dari sisi petugas sudah cukup puas dan menerima adanya penerapan sistem pendaftaran online namun penggunaan oleh pasien belum mencapai target rumah sakit, aspek organization dari manajemen sudah mendukung penuh dalam penerapannya dan aspek technology secara keseluruhan sudah baik namun masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Net benefit yang dirasakan petugas setelah adanya penerapan sistem yaitu pelayanan pendaftaran rawat jalan menjadi lebih efektif dan efisien
ANALISIS HUBUNGAN KELENGKAPAN ANAMNESIS PASIEN GAWAT DARURAT DENGAN KEAKURATAN KODE EXTERNAL CAUSE KASUS CEDERA DI RS ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG
Kode extenal cause merupakan kodifikasi tambahan sebagai penyebab luar dari timbulnya suatu kondisi yang diderita pasien. Kode external cause digunakan sebagai keterangan penyebab cedera, keracunan dan konsekuensi tertentu lainnya Kelengkapan penulisan anamnesis pada setiap formulir pasien gawat darurat memiliki peranan penting dalam menentukan kode yang akurat untuk kode external cause.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kelengkapan anamnesis pasien gawat darurat dengan keakuratan kode external cause kasus cedera di RS Roemani Muhammadiyah Semarang.Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dengan sampel sebanyak 40 berkas rekam medis pasien gawat darurat kasus cedera.Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan anamnesis pasien gawat darurat dari 40 rekam medis sebagian besar tidak lengkap sejumlah 31 rekam medis (77,5%) dan sejumlah 9 rekam medis (22,5%) yang lengkap. Sedangkan keakuratan kode external cause kasus cedera dari 40 rekam medis sebagian besar tidak akurat sejumlah 29 kode (72,5%) dan sejumlah 11 kode (27,5%) yang akurat. Hasil analisis menggunakan uji fisher exact test menunjukkan nilai p sebesar 0,233 yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara kelengkapan anamnesis pasien gawat darurat dengan keakuratan kode external cause kasus cedera di RS Roemani Muhammadiyah Semarang tahun 2022
EFEKTIVITAS PEMBERIAN BANANA OATMEAL COOKIES SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN STATUS GIZI IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYEN KABUPATEN PATI
Latar Belakang: Pada masa kehamilan akan terjadi peningkatan energi metabolik, sehingga ibu hamil mengalami peningkatan kebutuhan energi dan zat gizi lainnya. Asupan kalori yang kurang tercukupi akan menyebabkan ibu menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK). Tujuan: Untuk mengetahui keefektivan pemberian Banana Oatmeal Cookies sebagai alternatif peningkatan status gizi ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) di Wilayah Kerja Puskesmas Kayen Kabupaten Pati.Metode: quasi experimental dengan desain penelitian pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden dengan menggunakan teknik Total Sampling. Uji statistik penelitian ini menggunakan Paired Sample T-Test dan Independent T-Test. Hasil: Terjadi peningkatan lingkar lengan atas dengan nilai mean pretest sebesar 22 cm dan posttest sebesar 23,5 cm pada kelompok perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh pretest sebesar 21,2 cm dan posttest sebesar 22,1 cm. Hasil nilai mean peningkatan berat badan pada kelompok perlakuan diperoleh pretest sebesar 48 kg dan posttest sebesar 50,3 kg sedangkan untuk kelompok kontrol diperoleh pretest 42,7 kg dan posttest 44,7 kg. Berdasarkan analisis statistik diperoleh p value = 0,000 (p valu