Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID: SENAM REMATIK UNTUK MENGURANGI NYERI SENDI DI UPTD PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEH

    No full text
    Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program ProfesiPoltekkes Kemenkes SemarangKIAN, March 2023 Nurul Izzah1), Sri Widiyati2), Wirda Hayati2), Melafilani3)Penulis koresponden: Sri WidiyatiEmail: [email protected] KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID: SENAM REMATIK UNTUK MENGURANGI NYERI SENDI DI UPTD PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEHLatar belakang: Rheumatoid arthritis merupakan penyakit yang bersifat progresif, menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang disekitar sendi sehingga menimbulkan rasa nyeri dan mengakibatkan penurunan aktivitas atau immobilisasi pada lansia. Senam rematik merupakan suatu metode untuk pencegahan dan meringankan gejala-gejala bagi penderita rematik. Tujuan: mendeskripsikan asuhan keperawatan pada lansia dengan arthritis dan dilakukan senam rematik untuk mengurangi intensitas nyeri sendi. Metode: menggunakan studi kasus dengan penelitian kuantitatif berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, berjumlah 6 responden, metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan observasi. Lembar observasi terdiri dari lembar pengukuran skala nyeri dan lembar SOP senam rematik dilakukan dengan durasi 30 menit sebanyak 6 hari berturut-turut selama seminggu. Hasil asuhan keperawatan: setelah dilakukan senam rematik pada keenam klien, nyeri sendi mengalami penurunan sekitar 1-2 skala NRS dibandingkan sebelum diberikan senam rematik.Diskusi: hasil penerapan ini sejalan dengan penelitian Muthia (2018) yang mengatakan bahwa adanya pengaruh senam rematik terhadap perubahan skor nyeri sendi pada lansia dengan rheumatoid arthritis sebelum dan sesudah diberikan senam.Rekomendasi: diharapkan senam rematik ini dapat dijadikan acuan sebagai salah satu terapi alternatif bagi petugas kesehatan di puskesmas dalam menangani nyeri sendi pada lansia dengan rheumatoid.Kata kunci: intensitas nyeri sendi; senam rematik; rheumatoid arthritis.1)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang2)Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang and Aceh3)Pembimbing Klinik Puskesmas Ulee Kareng Banda Ace

    PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI CERVICAL PADA KASUS HERNIA NUCLEUS PULPOSUS (HNP) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD. PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

    No full text
    Hernia Nucleus Pulposus (HNP) adalah penonjolan atau perubahan tempat dan bentuk nucleus pulposus dalam discus intervertebralis sehingga menimbulkan tekanan pada medulla spinalis. Protokol pemeriksaan yang digunakan pada pemeriksaan MRI Cervical pada kasus HNP adalah T2 TSE Sagital, T1 TSE Sagital, T2 TSE Coronal, T2 STIR Sagital, T2 TSE Transversal, T2 ME2D Transversal, T2 SPACE FS coronal iso myelo MIP autorotate. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan MRI cervical pada kasus HNP di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan untuk mengetahui alasan penggunaan sekuen T2 SPACE FS coronal iso myelo MIP autorotate.Jenis penelitian ini adalah kualitataif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dari bulan November 2022 sampai Februari 2023 di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan prosedur pemeriksaan MRI Cervical pada kasus HNP adalah pasien mengisi formulir screening, melepas benda logam, mengganti baju, posisi pasien supine (head first), isocenter pada dagu, Kemudian registrasi pasien dan scanning dengan sekuen T2 TSE Sagital, T1 TSE Sagital, T2 TSE Coronal, T2 STIR Sagital, T2 TSE Transversal, T2 ME2D Transversal, T2 SPACE FS coronal iso myelo MIP autorotate. Alasan penggunaan sekuen T2 SPACE FS coronal iso myelo MIP autorotate untuk melihat medulla spinalis tanpa gangguan dari organ lain, identasi thecal sac, menentukan derajat canal stenosis, letak tumor. Kesimpulan sekuen T2 SPACE FS coronal iso myelo MIP autorotate untuk melihat derajat canal stenosis

    TERAPI SPIRITUAL: BACAAN SURAT AL IKHLAS DALAM PENANGANAN PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DIRUANG UPIP RSUD DR. H. YULIDDIN AWAY TAPAKTUAN

    No full text
    Latar belakang: Risiko Perilaku kekerasan merupakan respon marah diekspresikan dengan melakukan ancaman, mencederai diri sendiri maupun orang lain dan merusak lingkungan sekitar. Berbagai terapi dalam mengatasi masalah perilaku kekerasan telah banyak dikembangkan. Salah satunya adalah terapi spiritual: bacaan surat al ikhlas. Arti surat Al Ikhlas secara umum adalah mendefinisikan dan menggambarkan tentang keesaan Allah SWT, bahwa Allah adalah satu, yang menjadi sebuah dzat untuk bergantung dan kembali bagi seluruh makhluk hidup di alam semesta dan menenangkan pikiran sehingga dapat mengurangi resiko kekerasan secara efektif.Tujuan : Untuk mengetahui keefektifan penerapan terapi spiritual: bacaan surat al ikhlas untuk mengurangi resiko perilaku kekerasanMetode : Karya ilmiah akhir dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan asuhan keperawatan dalam menyelesaikan masalah pasien. Intervensi yang dilakukan adalah Terapi Spiritual: Bacaan Surat Al Ikhlas yang dilakukan selama 2 minggu dengan durasi 3 kali seminggu.Hasil asuhan keperawatan: Masalah keperawatan ditemukan adalah resiko perilaku kekerasan. Intervesi dilakukan dengan menerapkan strategi pelaksanaan (SP) 1-4 termasuk didalamnya menerapkan terapi spiritual: bacaan surat al ikhlas. Implementasi dilaksanakan sesuai dengan intervensi yang direncanakan dan diikuti secara aktif oleh semua sampel. Hasil evaluasi pada pasien resiko perilaku kekerasan menunjukkan bahwa seluruh pasien sudah mampu mengontrol resiko perilaku kekerasan dengan 4 cara yaitu Strategi Pelaksanaan 1 ;Identifikasi penyebab, tanda dan gejala perilaku kekerasan yang dilakukan, akibat perilaku kekerasan. Jelaskan cara mengontrol perilaku kekerasan : fisik, obat, verbal dan spiritual. Latih cara mengontrol perilaku kekerasan fisik 1 (tarik nafas dalam). Masukkan pada jawal kegiatan untuk latihan fisik. Strategi Pelaksanaan 2 ; Mengevaluasi kegiatan latihan fisik 1 dan 2. Berikan pujian. Latih cara mengontrol perilaku kekerasan dengan obat (jelaskan 6 benar: jenis, guna, dosis, frekuensi, cara, kontunuitas minum obat). Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan fisik dan minum obat. Strategi Pelaksanaan 3 ; Evaluasi kegiatan latihan fisik 1 dan 2 dan obat. Beri pujian. Latih cara mengontrol perilaku kekerasan secara verbal (3 cara yaitu: mengungkapkan, meminta dan menolak dengan benar). Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan fisik, minum obat dan verbal. Strategi Pelaksanaan 4 ; Evaluasi kegiatan latihan fisik 1 dan 2, obat dan verbal. Beri pujian. Latih cara mengontrol perilaku kekerasan secara spiritual (membaca surah Al Ikhlas).Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan fisik, minum obat, verbal danspiritual.Diskusi : Hasil analisis inovasi keperawatan pada kasus klien resiko perilaku kekerasan dengan terapi spiritual: bacaan surat al ikhlas menunjukkan bahwa terapi tersebut efektif untuk meningkatkan nilai kontrol diri pasien.Rekomendasi : Harus ditingkatkan upaya menguragi resiko perilaku kekerasan pada pasien dengan melakukan terapi spiritual: bacaan surat al ikhlas agar dapat meningkatkan kontrol diri pada pasien

    PENENTUAN DOSIS OPTIMUM KOMBINASI KOAGULAN TAWAS DAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE (PAC) UNTUK PENURUNAN WARNA PADA AIR LIMBAH BATIK DI SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2023

    No full text
    Latar belakang Industri batik menghasilkan limbah cair salah satunya berasal dari bahan pewarna yang dapat menyebabkan pencemaran apabila dibuang langsung ke badan air. Buruknya kandungan zat warna pada limbah batik perlu dilakukan proses pengolahan sebelum limbah dibunag ke perairan salah satunya dengan metode kimia yaitu koagulasi flokulasi. Tujuan penelitian Mengetahui dosis optimum kombinasi koagulan tawas dan Poly Aluminium Chloride (PAC) untuk menurunkan warna limbah batik. Metode Variebel bebas penelitian yaitu dosis kombinasi koagulan tawas dan PAC serta variable terikat penelitian yaitu kadar warna pada limbah industri batik. Jenis penelitian Quacy eksperiment dengan metode pretest-posttest control dengan 1 kelompok kontrol dan 5 variasi dosis kombinasi koagulan tawas dan PAC dilakukan 5 kali replikasi. Analisis data menggunakan One Way ANOVA dan analisis tabel. Hasil Uji One Way ANOVA sig 0,000 < 0,05 terdapat perbedaan pada kelompok kontrol dan setiap variasi dosis untuk menurunkan warna air limbah batik. Hasil analisis tabel dosis optimum kombinasi koagulan tawas dan Poly Aluminium Chloride (PAC) untuk menurunkan warna air limbah batik yaitu dosis 3 dengan dosis kombinasi koagulan PAC 50 mg/L dan tawas 150 mg/L. Simpulan Terdapat perbedaan yang signifikan kelompok kontrol dan semua variasi dosis untuk menurunkan warna air limbah batik dan dosis optimum pada penelitian yaitu dosis 3 dengan kosentrasi PAC 50 mg/L dan tawas 150 mg/L. Saran dilakukan pengolahan sebelum air limbah batik dibuang ke badan air dengan kombinasi koagulan tawas dan Poly Aluminium Chloride (PAC)

    HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUNINGAN KABUPATEN KUNINGANTAHUN 2023

    No full text
    Latar belakang Penyakit DBD ialah penyakit dengan tingkat penularan tinggi dan disebabkan oleh faktor lingkungan yang meliputi lingkungan fisik, kimia dan biologi. Puskesmas Kuningan memiliki jumlah kasus tertinggi pada penyakit DBD di Kabupaten Kuningan yakni 201 kasus. Hal ini dikarenakan wilayah tersebut ialah wilayah perkotaan yang padat penduduk dengan mobilisasi masyarakat yang tinggi, kurang kesadaran pengendalian sarang nyamuk (PSN) serta kondisi curah hujannya relative tinggi. Metode analitik observasional dengan desain case control. Variabel bebas diantaranya kepadatan hunian, angka bebas jentik, suhu, kelembaban, pencahayaan dan curah hujan. Variabel terikat penelitian ini yakni kejadian DBD. Jumlah sampel 67 kasus dan 67 kontrol. Analisis yang digunakan Uji Chi Square dan regresi logistic berganda. Hasil kejadian DBD tertinggi pada bulan januari, mei, April dan agustus 2023, rerata kepadatan hunian (52.2%), suhu (47.8%), kelembaban (47.8%), pencahayaan (59.7%), curah hujan tertinggi pada bulan Maret, April, dan November, ABJ (53.7%) dengan riwayat rumah dengan kejadian DBD yang tidak memenuhi syarat. Faktor Lingkungan Fisik, kepadatan hunian (p = 0,489; OR= 0,741), suhu (p = 0,021; OR = 2,452), kelembaban (p = 0,023; OR = 2,396),pencahayaan (p = 0,057; OR = 2,063), curah hujan (p = 0,572), dan ABJ (p = 0,049; OR= 2,175). Simpulan Faktor risiko adalah suhu, kelembaban, ABJ. Saran membuka jendela agar intensitas cahaya matahari masuk ke dalam sehingga kadar suhu dan kelembaban lebih optimal, sehingga tidak terjadinya breeding place untuk nyamuk Aedes Aegypti serta memasang genteng kaca dibeberapa bagian ruangan agar pencahayaan yang masuk ke rumah cukup terang

    HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, SANITASI TEMPAT, DAN PROSES PENYEDIAAN MINUMAN DENGAN KEBERADAAN ESCHERICHIA COLI PADA MINUMAN ES TEH DI PASAR KECAMATAN KALIBENING KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2023

    No full text
    Latar belakang Keamanan pangan yang tidak sesuai dapat membahayakan kesehatan dan mencemari makanan dan minuman. Cemaran pangan salah satunya adalah kontaminasi bakteri Escherichia coli. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene, sanitasi tempat, dan proses penyediaan minuman dengan keberadaan E.coli pada minuman es teh. Metode Metode dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pedagang minuman es teh sebanyak 23 pedagang. Variabel yang diteliti yaitu personal hygiene, sanitasi tempat dan proses penyediaan minuman.Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis yang digunakan adalah Chi Square dan uji exact Fisher. Hasil Personal hygiene penjual memenuhi syarat 9 (39,1%) dan tidak memenuhi syarat 14 (60,9%), sanitasi tempat penjual memenuhi syarat 7 (30,4%) dan tidak memenuhi syarat 16 (60,9%), proses penyediaan minuman penjual memenuhi syarat 14 (60,9%) dan tidak memenuhi syarat 9 (39,1%). Hasil uji laboratorium terhadap E.coli memenuhi syarat 20 (87,0%) dan tidak memenuhi syarat 3 (13,0%). Simpulan Tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan E.coli dengan hasil sig 0,253 > 0,05. Tidak ada hubungan antara sanitasi tempat dengan E.coli dengan hasil sig 0,526 > 0,05. Ada hubungan antara proses penyediaan minuman dengan E.coli dengan hasil sig 0,047 < 0,05. Diharapkan bagi penjamah untuk lebih memperhatikan tempat penyimpanan bahan, tempat penjualan pangan dan tempat penyajian dalam proses penyediaan pangan. Disisi lain sangat penting bagi penjamah untuk meningkatkan personal hygiene dan kondisi sanitasi tempat penjual

    TINJAUAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA MISFILE REKAM MEDIS DI BAGIAN FILING RAWAT JALAN RSUD KOTA SALATIGA

    No full text
    Rekam medis yang belum dikelola dengan baik dapat menyebabkan misfile. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada bulan Desember 2022 di ruang filing rawat jalan RSUD Kota Salatiga, ditemukan rata-rata persentase misfile sebesar 3,69% dengan rata-rata misfile per hari sebanyak 10 rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya misfile berdasarkan aspek man, money, method, material, dan machine.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari kepala instalasi rekam medis, koordinator filing, dan 4 orang petugas filing rawat jalan. Objek penelitian ini adalah misfile di bagian filing rawat jalan. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian berdasarkan aspek man yaitu kurangnya ketelitian petugas filing rawat jalan dalam bekerja akibat adanya double job pada petugas. Berdasarkan aspek money yaitu adanya keterlambatan pengadaan barang yang dibutuhkan. Berdasarkan aspek method yaitu terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan SPO pengambilan kembali rekam medis rawat jalan dan SPO penyisiran terhadap rekam medis misfile. Berdasarkan aspek material yaitu tidak adanya buku ekspedisi, terkadang tidak ditempelkannya stiker kode warna pada map rekam medis, dan tidak digunakannya tracer (outguide) dalam penyimpanan. Berdasarkan aspek machine yaitu komputer tidak dapat melacak pasien yang dikonsultasikan ke poliklinik lain dan terjadinya error pada jaringan internet

    ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN TERKAIT KODE NEOPLASMA DI RSI SULTAN AGUNG

    No full text
    Berdasarkan studi pendahuluan keakuratan kode neoplasma di RSI Sultan Agung Semarang belum mencapai 100%. Perekam Medis dan Informasi Kesehatan adalah seseorang yang memiliki kompetensi keterampilan klasifikasi klinis, kodefikasi penyakit dan masalah kesehatan lainnya, serta prosedur klinis. Semua perekam medis di instalasi rekam medis wajib memiliki pengetahuan dalam penentuan kode klinis . tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan terkait kode neoplasma di RSI Sultan Agung Semarang. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini survei cross sectional.Sampel sebanyak 27 perekam medis dan informasi kesehatan yang memiliki pendidikan Diploma III di instalasi rekam medis RSI Sultan Agung Semarang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Kuesioner penelitian terdiri dari 30 pernyataan terkait kode neoplasma. Hasil penelitian pertama yaitu karakteristik responden terdiri dari usia dewasa awal, berpendidikan diploma III RMIK, masa kerja 6-10 tahun dan tidak pernah mengikuti pelatihan koding klinis. Bagian kedua yaitu tingkat pengetahuan responden yaitu baik 1 responden (3,7%), cukup 24 responden (88.9%) dan kurang 2 responden (7.4%). Kemudian bagian ketiga tingkat pengetahuan berdasarkan karakteristik responden yaitu usia dewasa awal memiliki tingkat pengetahuan cukup, masa kerja 6-10 tahun dan tingkat pengetahuan cukup, dan tidak pernah mengikuti pelatihan koding namun memiliki tingkat pengetahuan yang cukup

    EFEKTIVITAS BERBAGAI JENIS ATRAKTAN TERHADAP JUMLAH LARVA AEDES SP. YANG TERTANGKAP PADA LARVITRAP DI DESA BABAKAN KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2023

    No full text
    Latar Belakang: Pengendalian nyamuk Aedes sp. secara alternatif dapat dilakukan dengan perangkap nyamuk, salah satunya adalah larvitrap. Penggunaan perangkap tersebut ditambah dengan atraktan untuk menarik penciuman nyamuk sehingga larva dapat tertangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai jenis dan konsentrasi atraktan pada larvitrap dalam menangkap larva Aedes sp. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Penelitian menggunakan populasi berupa 48 rumah di wilayah RT 8 / RW 2 Desa Babakan, sedangkan sampel yang digunakan berupa 8 rumah dengan kriteria inklusi dan eksklusi, serta replikasi sebanyak 8 kali (setiap 1 rumah masuk 1 replikasi). Jenis atraktan yang digunakan adalah air rendaman jerami padi, sabut kelapa, dan alang-alang. Masing-masing atraktan dibuat konsentrasi 15 gr/lt dan 30 gr/lt. Larvitrap yang diberi atraktan dipasang didalam rumah selama 7 hari. Analisis univariat berupa menghitung jumlah larva Aedes sp. tertangkap dan analisis bivariat berupa uji Kruskal-Wallis serta uji lanjut Mann-Whitney U. Hasil: Uji statistik untuk jenis atraktan tidak ada perbedaan bermakna (p-value > 0,05), sedangkan untuk konsentrasi atraktan ada perbedaan bermakna (p-value 0,05). Uji statistik menyatakan bahwa atraktan sabut kelapa dengan konsentrasi 15 gr/lt efektif dalam menangkap larva Aedes sp. Simpulan: Larvitrap yang berisi atraktan air rendaman sabut kelapa dengan konsentrasi 15 gr/lt memiliki daya tarik yang kuat bagi nyamuk Aedes sp. untuk bertelur. Saran kepada masyarakat supaya dapat melakukan pemasangan larvitrap berisi atraktan jerami padi, sabut kelapa, dan alang-alang dengan konsentrasi 15 gr/lt, sehingga jumlah nyamuk Aedes sp. akan semakin berkurang dan potensi menjadi vektor semakin kecil

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇