GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir
Not a member yet
    236 research outputs found

    PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAH PEMANASAN

    Get PDF
    PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAHPEMANASAN. Telah dilakukan pembuatan butiran gel dengan variasi konsentrasi media NH4OH pada prosesgelasi. Variabel konsentrasi NH4OH adalah 2, 4, 6, 8 dan 10 N. Gel setelah kering dipanaskan pada suhu 100, 400,600 dan 800oC selama 3 jam. Karakterisasi gel diamati dengan mikroskop optik (MO) dan scanning electronmicroscope (SEM) untuk mengetahui bentuk dan strukturmikro permukaan. Dari hasil penelitian, menggunakanmedia NH4OH dengan konsentrasi ≥ 8 N terbentuk gel yang bulat dan setelah dipanaskan sampai 800oC tidakpecah. Hasil pengamatan MO dan SEM, menunjukkan bahwa morfologi bentuk dan permukaan gel yang telahdipanaskan pada suhu 100 sampai 800oC berbentuk bulat, permukaan homogen dan tidak pecah

    ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS PENGOLAHAN GAS BUANG DENGAN BERKAS ELEKTRON

    Get PDF
    ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS PENGOLAHAN GAS BUANG DENGAN BERKAS ELEKTRON.Masalah lingkungan yang diakibatkan oleh meningkatnya permintaan energi dunia telah menjadi masalah yang seriusdi berbagai negara. Emisi SO2 dan NOx dari pembakaran bahan bakar fosil pada pembangkit listrik dan industri adalahsatu dari banyak sumber polusi lingkungan. Polutan tersebut dinamakan sebagai gas asam yang mengakibatkanhujan asam dan secara tidak langsung juga gas rumah-kaca yang menyumbang terjadinya efek rumah-kaca.Komponen gas buang yang beracun tersebut kadang-kadang bergerak lebih dari ribuan kilometer dan menjadimasalah di tempat lain, dan bahkan di negara lain. Oleh karena itu, masalah polusi udara menjadi masalah dunia.Pada saat ini banyak negara memasukkan peraturan pengendalian emisi yang lebih ketat untuk menyelesaikanmasalah lingkungan. Teknologi pengolahan gas buang dengan berkas elektron adalah salah satu dari teknologi yangpaling maju diantara proses generasi baru untuk pengendalian polusi udara. Proses berkas elektron ini adalah prosespembersihan kering dan membersihkan SO2 dan NOx secara simultan dan produk sampingnya bermanfaat untukpupuk pertanian. Dalam kajian ini dibahas aspek teknis dan ekonomis dari pengolahan gas buang dengan berkaselektron. Secara ekonomis teknologi tersebut cukup bersaing terhadap teknologi konvensional

    GAS SENSING PROPERTIES OF RUTILE-TiO2 (100) FILMS PREPARED BY PULSED LASER DEPOSITION

    Get PDF
    gas sensing property of TiO2 thin films have been demonstrated in rutile-TiO2 (100) films grown on the a-Al2O3 (0001)substrates by Pulsed Laser Deposition (PLD). High quality rutile-TiO2 (100) films were successfully grown on a-Al2O3(0001) with the substrate temperature at 500oC under 15 mTorr of O2 gas pressure. The thickness and crystallinity ofTiO2 films were evaluated by Rutherford backscattering spectrometry combined with channeling (RBS/C) and X-raydiffraction using q-2q scans. To evaluate CO2 gas sensing property of TiO2 films, the dependence of the changing ofelectrical resistivity on the temperature was measured. It’s found that high crystallinity rutile-TiO2 (100) films on the a-Al2O3 (0001) substrate kept at 100oC exhibits good gas sensing property for CO2 gas.Keywords: X-ray diffraction, laser epitaxial, TiO2 thin film, electrical resistivity, CO

    PENGARUH OZON (O3) HASIL LUCUTAN PLASMA DAN FOTOKATALIS TITANIUM DIOKSIDA (TIO2) TIPE ANATAS TERHADAP DEGRADASI FENOL

    Get PDF
    PENGARUH OZON (O3) HASIL LUCUTAN PLASMA DAN FOTOKATALIS TITANIUM DIOKSIDA (TiO2) TIPEANATAS TERHADAP DEGRADASI FENOL. Telah dilakukan penelitian degradasi fenol menggunakan ozon dantitanium dioksida tipe anatas Fenol merupakan senyawa organik yang beracun, mempunyai rasa dan bau yangsangat tajam dan kalau terakumulasi dalam tubuh dapat mengganggu metabolisme tubuh. Percobaan degradasifenol dilakukan dalam 2 perlakuan, yakni degradasi fenol melalui reaksi ozonisasi dan degradasi fenol melalui reaksiozonisasi disertai penambahan fotokatalis titanium dioksida tipe anatas. Pada tiap perlakuan digunakan 6 sampeldengan variasi waktu 0 hingga 200 menit. Sampel disaring dengan corong buchner selanjutnya filtrat yang didapatdiekstrak dengan kloroform. Setelah diekstrak, larutan dipisahkan dengan corong pisah kemudian dipekatkan. Hasilpemekatan dianalisis dengan alat kromatografi gas Hitachi G-300. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa semakinlama proses degradasi, konsentrasi fenol semakin berkurang. Degradasi fenol melalui penggunaan reaksi ozonisasiberjalan secara lambat dengan laju aktivasi k = (1,6x10-3)/menit dan waktu paruh 1/2 = 433,125 menit, sedangdegradasi fenol melalui reaksi ozonisasi yang disertai penambahan fotokatalis TiO2 tipe anatas, fenol dapatterdegradasi lebih cepat dengan k = (3,4x10-3)/menit dan t1/2 = 203,823 menit

    METODE SEMIEMPIRIS UNTUK MENENTUKAN KOMPOSISI ISOTOP URANIUM

    Get PDF
    METODE SEMIEMPIRIS UNTUK MENENTUKAN KOMPOSISI ISOTOP URANIUM. Pada perhitungan desain reaktornuklir, sering diperlukan beberapa variasi tingkat pengkayaan U235. Hal ini akan berpengaruh terhadap komposisi 3isotop uranium utama yaitu U234, U235 dan U238 untuk tingkat pengkayaan U235 yang diinginkan. Mengingat terbatasnyadata komposisi yang tersedia maka perlu dilakukan suatu cara pendekatan, untuk memperkirakan komposisi ke-3isotop tersebut, sesuai dengan nilai tingkat pengkayaan U235 yang diinginkan. Makalah ini menyajikan dasar teori yangdigunakan untuk menyusun suatu rumus semi empiris untuk memperkirakan komposisi 3 isotop uranium sebagaifungsi nilai pengkayaan U235, yang diperoleh berdasarkan data eksperimen yang tersedia. Berdasarkan data yangtersedia, serta kelangkaan data untuk rentang pengkayaan antara 3,5 % hingga 12 %, disimpulkan bahwa untukisotop U235 perlu digunakan 2 persamaan linear yang berbeda yaitu untuk pengkayaan ≤ 3,5 % dan ≥ 3,5 %. Untukisotop U234 satu fungsi polinomial orde 4 bisa digunakan secara baik untuk seluruh pengkayaan dalam rentang 0,711% hingga 20 %, sedangkan untuk pengkayaan yang lebih tinggi (> 20 %), maka lebih baik digunakan pendekatanpersamaan power fitting. Komposisi isotop U238 selanjutnya dapat ditentukan dari komposisi isotop U235 dan U234 untukpengkayaan U235 yang diinginkan

    KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALA SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE)

    Get PDF
    KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALASPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE). Air tangki reaktor (ATR)merupakan salah satu produk dari sistem pendingin reaktor yang sangat diperlukan pada reaktor nuklir. Jaminankualitas air tangki reaktor diperlukan agar memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi antara lain kadar unsur-unsurFe, Mn, Mg, Na, Cr, Ca dan Cl dalam air tangki reaktor masing-masing < 1 ppm. Kadar unsur-unsur Fe, Mn, Mg, Na,Cr, dan Ca dalam ATR ditentukan dengan menggunakan metode nyala spektrometri serapan atom dan unsur Clmenggunakanmetode ion selective electrode (ISE). Kelayakan alat uji SSA dilakukan dengan melakukan kalibrasialat uji SSA menggunakan larutan Cu 2 ppm dan diperoleh kepekaan dan presisi alat uji masing-masing 0,019 ppmdan 0,65 % lebih kecil dari persyaratan masing-masing 0,4 ppm dan 1 %. Kelayakan alat uji ISE ditunjukan denganperolehan harga slope pada rentang potensial yang dipersyaratkan yaitu pada kisaran 0,56 – 0,59 mV. Diperolehdata kadar Ca dan Cl dalam ATR masing-masing 0,32 ± 0,005 ppm dan 1,052 ± 0,009 ppm, sedangkan unsur yanglain Fe, Mn, Mg, Na, dan Cr berada di bawah batas deteksi masing-masing unsur. Berdasar data tersebut dapatdisimpulkan kualitas ATR memenuhi salah satu peryaratan IAEA

    STUDI PARAMETER AIR DAN RADIOAKTIVITAS ALAM PERAIRAN SUNGAI SEROPAN GUNUNGKIDUL

    Get PDF
    STUDI PARAMETER AIR DAN RADIOAKTIVITAS ALAM SAMPEL AIR, SEDIMEN SUNGAI SEROPANGUNUNGKIDUL. Kualitas air Sungai Seropan sebagai bahan baku air bersih (rumah tangga) harusdipantau kualitasnya melalui parameter fisik, kimia, biologi dan radioaktivitas. Telah dilakukan studikualitas air tersebut dengan parameter penelitian suhu, suspended solid (SS), radioaktivitas gross β danγ, kesadahan, COD, BOD, escherichia coli. Sampel air dan sedimen sungai diambil pada bulan Februari(penghujan) dan Agustus (kemarau) 2006. Didapat hasil pengukuran parameter kualitas air sungaiSeropan berturut-turut adalah suhu rata-rata 28˚C; SS maksimum 48 mg/L, pH maksimum 6,8;kesadahan maksimum 257,49 mg/L; COD maksimum 8 mg/L, BOD maksimum 4,9 mg/L, bakteri E. collimax > 2400 mpn/100 mL, gross b air maksimum 0,9071 Bq/L. Semua parameter tersebut masih dibawah kadar maksimum dari Keputusan Gubernur Kepala Daerah Istimewa YogyakartaNo/214/KPTS/1991 dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor907/Menkes/SK/VII/2002. Sampel sedimen tidak dapat dibandingkan karena belum tercantum dalambaku mutunya. Hasil identifikasi radionuklida alam pemancar gamma pada sampel air sungai adalah Tl-208 dan K-40 sedangkan pada sampel sedimen terdeteksi lebih banyak yaitu Tl-208, Ac-228, Ra-226,Pb-212, Pb-214, Bi-214, Ac-228, Ac-228 dan K-40

    SIFAT OPTIK, STRUKTUR KRISTAL DAN STRUKTUR MIKRO LAPISAN TIPIS ZnO:Al PADA SUBSTRAT KACA SEBAGAI BAHAN TCO

    Get PDF
    SIFAT OPTIK, STRUKTUR KRISTAL DAN STRUKTUR MIKRO LAPISAN TIPIS ZnO:Al PADA SUBSTRAT KACASEBAGAI BAHAN TCO. Telah dilakukan karakterisasi sifat optik, struktur kristal dan struktur mikro lapisan tipisZnO:Al hasil deposisi pada substrat kaca sebagai bahan Transparent Conducting Oxide (TCO) untuk sel suryadengan metode DC sputtering. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil lapisan tipis ZnO:Al yang dapatdigunakan sebagai bahan TCO untuk sel surya. Parameter sputtering optimum diperoleh pada kondisi suhu substrat450 oC, tekanan gas 6 x 10-2 torr dan waktu deposisi 1,5 jam. Sifat optik (transmitansi) lapisan tipis ZnO dan ZnO:Almasing-masing (62 - 80) % dan (20 - 68) % pada posisi panjang gelombang (400 - 800) nm. Struktur kristal lapisantipis ZnO dan ZnO:Al terorientasi pada bidang (002) masing-masing dengan sudut hamburan 2q = 34,810o dan34,715o atau terorientasi pada arah sumbu-c yang tegak lurus pada permukaan substrat. Hasil pengamatan strukturmikro dengan SEM, menunjukkan bahwa morfologi permukaan berbentuk butiran-butiran kecil yang terdistribusi cukuphomogen dan mempunyai ketebalan sekitar 1,5 mm untuk lapisan tipis ZnO, sedangkan untuk lapisan tipis ZnO:Alketebalannya sekitar 1,0 mm

    PENINGKATAN KUALITAS ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON

    Get PDF
    PENINGKATAN KUALITAS ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajaripeningkatan kualitas zirkonia yang diperoleh dari hasil olah pasir zirkon dengan jalan peningkatan tingkat pelindianair, salah satu tahapan pada proses pengolahan pasir zirkon, dan variasi konsentrasi ammonium hidroksida yangdigunakan pada pengolahan pasir zirkon. Proses dilakukan sesuai jalur proses peleburan alkali ─ pelindian denganair ─ pelindian dengan asam klorida ─ pengendapan ─ kalsinasi. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil, makintinggi tingkat pelindian air kandungan zirkonia hasil makin bertambah besar, tetapi untuk variasi konsentrasiammonium hidroksida ternyata makin tinggi konsentrasi ammonium hidroksida kandungan zirkonia makin berkurang.Kondisi optimum diperoleh pada tingkat pelindian air tingkat ketiga dan konsentrasi ammonium hidroksida 12,5%.Pada kondisi ini kandungan zirkonia sebesar 99,01%

    ANALISIS DAN KONSEP PENANGANAN AKTINIDA MINOR DALAM LIMBAH PLTN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ADS

    Get PDF
    ANALISIS DAN KONSEP PENANGANAN AKTINIDA MINOR DALAM LIMBAH PLTN MENGGUNAKANTEKNOLOGI ADS. Kandungan unsur-unsur aktinida minor (americium, neptunium dan curium) dalam bahan bakarbekas hasil operasi PLTN jenis PWR telah dihitung menggunakan program VISTA. Perhitungan dilakukan denganparameter-parameter: pengkayaan 3,968%, daya 1000 MWe dan nilai fraksi bakar 60 MWd/kg. Hasil perhitunganmenunjukkan bahwa pada operasi PWR-UOX menghasilkan total aktinida minor sejumlah 16,205 kg/tahun, danuntuk PWR-MOX sebesar 43,471 kg/tahun. Juga dibahas konsep penggunaan teknologi ADS untukmentransmutasi limbah unsur-unsur aktinida minor yang terkandung dalam bahan bakar bekas. Hasil bahasanmenunjukkan bahwa dengan satu ADS 400 MWth akan dapat melayani 7 buah PWR-UOX, dan dalam sistemPWR yang menggunakan bahan bakar UOX dan MOX maka satu ADS akan melayani 3 buah sistem PWR

    221

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇