Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
KEPUASAN HIDUP: TINJAUAN DARI KONDISI KEUANGAN DAN GAYA PENGGUNAAN UANG
Kepuasan hidup masyarakat Indonesia pada saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor pendapatan dan kondisi keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah pendapatan, pengeluaran, tabungan, dan gaya penggunaan uang terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 831 responden yang dipilih menggunakan teknik convenient sampling. Analisis data dilakukan dengan software G*Power untuk melihat effect size dan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software JASP versi 0.8.6. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jumlah pendapatan, jumlah pengeluaran konsumtif, dan jumlah aset memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup. Gaya penggunaan uang dengan hemat dan berhati-hati memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup, sementara gaya menghabiskan uang dan menggunakan uang secara sia-sia tidak memiiki pengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan uang secara terkontrol, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun menabung untuk kebutuhan di masa depan, dapat meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dengan berfokus pada cara dan gayanya di dalam memanfaatkan uang.Kepuasan hidup masyarakat Indonesia pada saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor pendapatan dan kondisi keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah pendapatan, pengeluaran, tabungan, dan gaya penggunaan uang terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 831 responden yang dipilih menggunakan teknik convenient sampling. Analisis data dilakukan dengan software G*Power untuk melihat effect size dan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software JASP versi 0.8.6. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jumlah pendapatan, jumlah pengeluaran konsumtif, dan jumlah aset memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup. Gaya penggunaan uang dengan hemat dan berhati-hati memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup, sementara gaya menghabiskan uang dan menggunakan uang secara sia-sia tidak memiiki pengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan uang secara terkontrol, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun menabung untuk kebutuhan di masa depan, dapat meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dengan berfokus pada cara dan gayanya di dalam memanfaatkan uang
PERSEPSI NILAI MEWAH PADA KONSUMEN TAS BRANDED: KAJIAN NILAI BUDAYA DI INDONESIA
Mayoritas konsumen di Indonesia membeli produk mewah untuk meningkatkan kualitas diri dan status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi nilai finansial, fungsional, individual, dan sosial yang muncul sebagai nilai dominan dalam mempersepsi nilai mewah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 120 pengguna tas branded di Indonesia yang didapat menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif dan dikaji lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan pola konsumsi produk mewah di Indonesia berdasarkan nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan tiga budaya terbesar yang menggunakan tas branded di Indonesia merupakan suku Jawa, Sunda, dan Minangkabau. Berdasarkan ketiga budaya tersebut, nilai finansial merupakan nilai dominan dalam membentuk persepsi nilai mewah. Nilai dominan yang membentuk persepsi nilai mewah memiliki pola serupa pada budaya Jawa dan Minangkabau. Budaya Jawa dan Minangkabau menunjukkan nilai dominan pada nilai finansial yang diikuti dengan nilai fungsional, individual, dan sosial secara berurutan. Perbedaan pola terlihat pada budaya Sunda dengan nilai dominan pada nilai finansial yang diikuti dengan nilai sosial, fungsional, dan individual secara berurutan. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu strategi pemasaran yang lebih spesifik dan sensitif terhadap kebutuhan konsumen.Mayoritas konsumen di Indonesia membeli produk mewah untuk meningkatkan kualitas diri dan status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi nilai finansial, fungsional, individual, dan sosial yang muncul sebagai nilai dominan dalam mempersepsi nilai mewah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 120 pengguna tas branded di Indonesia yang didapat menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif dan dikaji lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan pola konsumsi produk mewah di Indonesia berdasarkan nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan tiga budaya terbesar yang menggunakan tas branded di Indonesia merupakan suku Jawa, Sunda, dan Minangkabau. Berdasarkan ketiga budaya tersebut, nilai finansial merupakan nilai dominan dalam membentuk persepsi nilai mewah. Nilai dominan yang membentuk persepsi nilai mewah memiliki pola serupa pada budaya Jawa dan Minangkabau. Budaya Jawa dan Minangkabau menunjukkan nilai dominan pada nilai finansial yang diikuti dengan nilai fungsional, individual, dan sosial secara berurutan. Perbedaan pola terlihat pada budaya Sunda dengan nilai dominan pada nilai finansial yang diikuti dengan nilai sosial, fungsional, dan individual secara berurutan. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu strategi pemasaran yang lebih spesifik dan sensitif terhadap kebutuhan konsumen
PERAN ACCEPTANCE AND COMMITMENT THERAPY (ACT) UNTUK MENURUNKAN STRES PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN KANKER PAYUDARA
Ketidaksiapan keluarga terhadap perubahan peran menjadi caregiver, kurangnya pengetahuan terhadap prosedur perawatan, serta beban dan tanggung jawab terhadap perawatan pasien kanker payudara menyebabkan stres pada keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Acceptance and Commitment Therapy (ACT) terhadap penurunan stres pada family caregiver pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan single-subject design pada dua orang subjek penelitian. Sebelum proses terapi, masing-masing subjek diberikan skala perceived stress (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres sebelum proses terapi kemudian pada setiap sesi terapi masing-masing subjek diberi skala perceived stress kembali untuk mengukur perubahan tingkat stres pada setiap sesinya. Analisis data menggunakan visual analisis, analisis inferensia untuk uji perbedaan dengan wilcoxon signed rank test, dan Percentage of Non-overlapping Data (PND) untuk mengetahui effect size. Hasil analisis data menunjukkan nilai effect size sebesar 1 (>0,90) yang berarti ACT mampu menurunkan stres kedua subjek dengan kategori efektivitas sedang hingga sangat efektif. Melalui penerapan ACT, family caregiver mampu memaknai situasi stres dengan lebih positif sehingga muncul penerimaan dan komitmen yang baik dalam perannya sebagai caregiver pasien kanker payudara.Ketidaksiapan keluarga terhadap perubahan peran menjadi caregiver, kurangnya pengetahuan terhadap prosedur perawatan, serta beban dan tanggung jawab terhadap perawatan pasien kanker payudara menyebabkan stres pada keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Acceptance and Commitment Therapy (ACT) terhadap penurunan stres pada family caregiver pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan single-subject design pada dua orang subjek penelitian. Sebelum proses terapi, masing-masing subjek diberikan skala perceived stress (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres sebelum proses terapi kemudian pada setiap sesi terapi masing-masing subjek diberi skala perceived stress kembali untuk mengukur perubahan tingkat stres pada setiap sesinya. Analisis data menggunakan visual analisis, analisis inferensia untuk uji perbedaan dengan wilcoxon signed rank test, dan Percentage of Non-overlapping Data (PND) untuk mengetahui effect size. Hasil analisis data menunjukkan nilai effect size sebesar 1 (>0,90) yang berarti ACT mampu menurunkan stres kedua subjek dengan kategori efektivitas sedang hingga sangat efektif. Melalui penerapan ACT, family caregiver mampu memaknai situasi stres dengan lebih positif sehingga muncul penerimaan dan komitmen yang baik dalam perannya sebagai caregiver pasien kanker payudara
PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN PENGALAMAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU PERENCANAAN INVESTASI DENGAN KONTROL DIRI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Pendapatan masyarakat Desa Tokelan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo sebagai petani yang hanya diperoleh pada saat musim panen menuntut untuk dapat melakukan perilaku perencanaan investasi dengan baik. Beberapa hal yang dapat memengaruhi perilaku perencanaan investasi adalah pengetahuan keuangan dan pengalaman keuangan. Pengetahuan keuangan dapat digunakan untuk memecahkan masalah keuangan. Pengalaman keuangan adalah pengalaman seseorang yang dapat dijadikan proses belajar dalam pengelolaan keuangan sehingga dapat menghasilkan sebuah keputusan keuangan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh financial knowledge dan financial experience terhadap perilaku perencanaan investasi yang dimoderasi oleh self-control. Penelitian merupakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada keluarga di Desa Tokelan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Teknik pengambilan contoh menggunakan purposive sampling. Contoh akhir yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 35 keluarga. Pengujian yang dilakukan berupa statistik deskriptif, outer model, dan inner model. Pengujian hipotesis baik pengaruh langsung maupun pengujian moderasi dilakukan dengan menggunakan Warp PLS. Hasil penelitian menunjukkan financial knowledge berpengaruh pada perilaku perencanaan investasi; financial experience berpengaruh terhadap perilaku perencanaan investasi; dan self-control bukan variabel moderasi hubungan antara financial knowledge dan financial experience terhadap perilaku perencanaan investasi
PROBLEMS, STRESS, SOCIAL SUPPORT, AND COPING STRATEGIES DURING THE COVID-19 PANDEMIC: CASE OF INTERNATIONAL COLLEGE STUDENTS IN INDONESIA
Covid-19 has an impact on various areas of life in all walks of life. This condition also has an impact on students, especially in their education. This study aimed to analyze the effect of problems, stress levels, and social support on the coping strategies of international students in Indonesia during the Covid-19 pandemic. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach—data were collected for two months, June-July 2020. The sample of this study was 88 foreign nationals who studied in Indonesia during the Covid-19 period. Findings, students had difficulty taking distance lectures because of weak signals and limited internet quota. Coping strategies used by this research sample in dealing with problems were spiritual support and rebuilding communication with family and friends online. The primary support in solving problems was family, especially parents. More than half of students fell into an average level of stress. The regression test results showed that income had a significant positive effect on coping strategies. This research implication suggests that the findings can be used to understand problems, stress levels, and coping strategies carried out by students during the Covid-19 pandemic to help stakeholders develop programs and policies related to learning problems during the Covid-19 pandemic
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI, STRESSOR, DAN STRATEGI KOPING LANSIA TERHADAP STRES LANSIA SELAMA PANDEMI COVID-19
Lansia yang mengalami kondisi stres akan berdampak pada kualitas sumber saya manusia di Indonesia. Pandemi Covid-19 mengakibatkan beragam perubahan yang mengakibatkan munculnya stres, termasuk pada kelompok lanjut usia (lansia). Kondisi stres yang dialami oleh lansia dapat memengaruhi kualitas lansia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi, stressor, strategi koping, dan praktek koping terhadap stres pada lansia selama masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitiatif dengan desain cross sectional study yang melibatkan 210 responden berusia lansia. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji tabulasi silang dan uji regresi. Responden perempuan dalam penelitian ini lebih banyak dibandingkan dengan responden laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden berpendidikan tinggi yaitu tamat Perguruan Tinggi (PT). Lansia dalam penelitian ini mengalami tingkat stres dengan kategori yang rendah sebanyak 93,3 persen meskipun jumlah stres yang dialami akibat pandemi cukup banyak yakni sebanyak 22,9 persen. Stategi koping dan praktek koping yang dilakukan sudah sangat baik dilakukan oleh lansia dalam penelitian ini. Temuan menariknya adalah lansia yang menikah lebih banyak mengalami stres kategori tinggi. Hasil uji regresi juga menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi stres pada lansia secara signifikan selama masa pandemi ialah adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, dan sumber stres. Hasil penelitian ini menyarankankan perlunya keterlibatan dan dukungan keluarga pada keluarga yang memiliki anggota keluarga berusia lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU KONSUMSI KOPI DI ERA PANDEMI COVID-19
Pada masa pandemi Covid-19, terjadi perubahan gaya hidup masyarakat salah satunya pada pola perilaku konsumsi kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku konsumsi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perceived behavioral control, motivasi, dan gaya hidup dan merumuskan implikasi menajerial yang dapat digunakan oleh para produsen kopi untuk mampu memasarkan produknya pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner secara online menggunakan media sosial. Pada penelitian ini teknik yang digunakan untuk mengambil contoh adalah voluntary sampling sebanyak 200 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh positif signifikan antara motivasi dan gaya hidup terhadap perilaku konsumen. Tidak terdapat pengaruh signifikan antara perceived behavioral control terhadap perilaku konsumsi. Implikasi manajerial yang dapat digunakan oleh para produsen kopi adalah produsen selalu konsisten menjaga mutu produk, selalu menggunakan inovasi terbaru pada produk minuman kopi agar lebih bervariasi, dan meningkatkan promosi produknya dengan memanfaatkan media sosial atau acara atau promo
PEMBAGIAN PERAN, TINGKAT INTERAKSI SUAMI-ISTRI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP INDEKS KEBAHAGIAAN KELUARGA PETANI PADA DUA MASA
Data BPS untuk tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa petani Indonesia sudah sejahtera dengan nilai tukar petani mencapai >100. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh peran gender dan interaksi suami-istri terhadap indeks kebahagiaan keluarga petani. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Pengumpulan data primer menggunakan teknik wawancara melalui kuesioner. Pada penelitian ini, sampel dipilih secara purposive di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kriteria suami adalah bekerja sebagai petani padi sawah serta istri bekerja yang menghasilkan uang. Jumlah sampel 70 orang. Hasilnya, kategori untuk variabel peran gender, interaksi suami-istri, serta indeks kebahagiaan keluarga petani adalah sedang. Ada perbedaan peran gender serta interaksi suami-istri keluarga petani setiap masanya. Data uji regresi menunjukkan bahwa ada pengaruh usia suami, pendapatan per kapita keluarga, serta interaksi suami-istri terhadap indeks kebahagiaan keluarga petani. Semakin tinggi usia suami, semakin besar pendapatan per kapita dan semakin intens interaksi suami-istri, semakin sejahtera keluarga petani. Implikasi penelitian adalah perlunya peningkatan indeks kebahagiaan petani melalui peningkatan pendapatan per kapita dan interaksi keluarga
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI INSTAGRAM: PERAN TRUST SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR
Makin banyaknya pelaku bisnis online dan tidak sedikit yang melakukan penipuan mengharuskan konsumen lebih selektif dalam memilih online shop sebelum memutuskan melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, perceived risk, e-service quality, dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadap keputusan pembelian di Instagram melalui trust sebagai variabel mediator. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross-sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Responden adalah masyarakat Indonesia yang pernah berbelanja di Instagram minimal satu kali selama enam bulan terakhir, berusia di atas 17 tahun dan berdomisili di Jabodetabek dengan jumlah 300 orang yang ditentukan secara voluntary sampling. Data dikumpulkan dengan cara mengisi kuesioner secara daring. Riset membuktikan terdapat pengaruh signifikan dan positif brand image dan eWOM terhadap keputusan pembelian melalui trust. Sebaliknya, tidak ada pengaruh yang signifikan antara perceived risk dan e-service quality terhadap keputusan pembelian melalui trust. Konsumen harus selektif dalam memilih merek, mencari, dan mengumpulkan informasi barang yang akan dibeli. Dalam hal ini, peran Pemerintah pun sangat penting untuk meningkatkan keberdayaan konsumen
ANALISIS PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG SAWIT: STUDI KASUS PADA WARGA KOREA DI KABUPATEN BEKASI
Proses keputusan pembelian konsumen merupakan suatu kemungkinan tindakan yang dapat terjadi dan berhubungan dengan berbagai hal seperti faktor budaya dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen, proses keputusan pembelian, serta hubungan faktor budaya dan sosial dengan proses keputusan pembelian minyak goreng sawit warga Korea. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian sebanyak 42 responden yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa angket selanjutnya dilakukan analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah ibu rumah tangga yang memiliki pendapatan bulanan keluarga sebesar >Rp50.000.000,00. Frekuensi pembelian minyak goreng adalah sebulan sekali dengan kuantitas sebanyak 1-2 liter. Alasan utama konsumen melakukan proses pembelian adalah untuk memperoleh produk berkualitas baik dengan harga terjangkau. Sumber informasi diperoleh dari toko dengan jenis informasi yang menjadi fokus utamanya adalah kualitas. Konsumen merasa puas dan berniat membeli kembali minyak goreng sawit. Faktor budaya memiliki hubungan yang signifikan, positif, dan kuat dengan keputusan pembelian sementara faktor sosial memiliki hubungan yang signifikan, positif, dan rendah dengan keputusan pembelian. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi mengenai perilaku Konsumen Korea khususnya dalam proses keputusan pembelian minyak goreng sawit