JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU
Not a member yet
    489 research outputs found

    PROFIL LEMAK DARAH ITIK LOKAL JANTAN YANG DIBERI CAMPURAN BAHAN PAKAN LOKAL YANG DIFERMENTASI DENGAN EFFECTIVE MICROORGANISM-4

    Get PDF
    Daging itik mengandung cukup banyak kolesterol. Bungkil kelapa sawit, onggok dan dedak merupakan bahan pakan lokal yang banyak digunakan oleh peternak itik tradisional. Pengolahan pakan dengan cara fermentasi diharapkan dapat mengurangi kadar kolesterol itik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian ransum komersil dengan campuran bungkil kelapa sawit, onggok, dan dedak yang difermentasi dengan EM-4 terhadap profil lemak darah itik lokal jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Setiap ulangan terdiri dari dua ekor itik. Perlakuannya adalah  ransum komersil 100% (P0),  ransum komersil 95% + campuran bahan pakan fermentasi 5% (P1), ransum komersil 90% + campuran bahan pakan fermentasi 10% (P2), ransum komersil 85% + campuran bahan pakan fermentasi 15% (P3), dan ransum komersil 80% + campuran bahan pakan fermentasi 20% (P4).  Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (One Way Anova) dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan campuran bungkil kelapa sawit, onggok, dan dedak terfermentasi sampai dengan level 20% dalam ransum komersil tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap kadar kolesterol, HDL, LDL dan trigliserida darah itik Mojosari jantan.  Kesimpulan penelitian ini bahwa pemberian campuran bahan pakan fermentasi dapat digunakan sampai dengan 20% dalam ransum tanpa memberikan efek negatif terhadap lemak darah itik..Kata Kunci: EM-4, HDL, Kolesterol, LDL, Trigliserida

    Editorial JIPT 8(3): November 2020

    No full text

    Back Cover JIPT 8(3): November 2020

    No full text

    EVALUASI KARAKTERISTIK KUANTITATIF KAMBING SAMOSIR BERDASARKAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA DI KECAMATAN NAINGGOLAN KABUPATEN SAMOSIR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kuantitatif kambing Samosir jantan dan betina di Kabupaten Samosir Kecamatan Nainggolan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Teknik pengambilan sampel  secara purpossive sampling yaitu umur 6-12 bulan, tidak dalam keadaan bunting, dengan jumlah sampel sebanyak 60 ekor yang terdiri dari 30 ekor jantan dan 30 ekor betina. Data yang dihimpun adalah karakteristik kuantitatif meliputi: bobot badan, pertambahan bobot badan, panjang badan, tinggi pundak, lingkar dada, dalam  dada, lebar dada, tinggi pinggul, lingkar kanon dan lingkar scrotum kambing samosir di Kabupaten Samosir. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan uji beda rata-rata (uji-T). Vektor nilai rata-rata ukuran-ukuran tubuh Kambing Samosir dianalisis menggunakan uji statistik T2-Hotelling, selanjutnya analisis komponen utama digunakan untuk mengidentifikasi penciri bentuk dan ukuran tubuh pada ternak kambing. Pengolahan data dibantu dengan menggunakan perangkat lunak statistik Minitab 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan dan pertambahan bobot badan kambing Samosir jantan lebih baik dibandingkan kambing Samosir betina. Faktor penentu ukuran tubuh adalah panjang badan sedangkan faktor penentu bentuk tubuh adalah lebar dada. Kata kunci : Karakteristik kuantitatif, Analisis komponen utama, Kambing Samosi

    PENGARUH VARIETAS DAN JARAK TANAM YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN NUTRIEN HIJAUAN JAGUNG

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan jarak tanam yang berbeda terhadap kandungan nutrisi hijauan jagung. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2018  hingga Juni 2019 di Laboratorium Lapang Terpadu dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Perlakuan dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama adalah varietas jagung (A = Bisi-18, B = NK 212, C = Pioneer 36) dan faktor ke dua jarak tanam jagung (J1= 60x20 cm, J2=80x20 cm). Tahapan penelitian mencakup tujuh tahap yaitu tahap pembuatan kompos kotoran sapi, persiapan lahan dan penanaman, pemupukan, pemeliharaan hijauan, panen dan pascapanen, pengambilan sampel, serta tahap analisis proksimat. Setiap perlakuan dikelompokkan berdasarkan ketinggian lahan menjadi kelompok 1, kelompok 2 dan kelompok 3. Peubah yang diamati adalah kandungan nutrisi bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar dan Total Digestible Nutrient hijauan jagung. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara perlakuan varietas dan jarak tanam. Perlakuan varietas serta jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein kasar, lemak kasar dan serat kasar hijauan jagung. Kata kunci : Analisis proksimat, Hijauan jagung, Jarak tanam, Kandungan nutrisi, Varietas jagung

    ANALISIS KEUNTUNGAN PEMELIHARAAN AYAM BROILER YANG DIBERI RANSUM KOMERSIL DISUBSTITUSI DENGAN TEPUNG LIMBAH IKAN LEUBIM (Canthidermis maculata) TANPA FERMENTASI DAN FERMENTASI

    Get PDF
    Biaya ransum komersil yang tinggi disebabkan harga beberapa bahan pakan terutama tepung ikan yang digunakan untuk menyusun ransum tersebut juga tinggi. Tepung ikan sebenarnya dapat diolah sendiri dengan menggunakan bahan baku lokal murah yang berasal dari hasil sampingan pemotongan ikan seperti ikan leubim (Canthidermis maculata). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat keuntungan pemeliharaan ayam broiler yang diberi ransum komersil yang sebagian disubstitusi dengan tepung limbah ikan leubim tanpa difermentasi dan difermentasi ditambah dengan jagung dan top mix sebagai substitusi sebagian ransum komersil. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP), Program Studi Peternakan, Universitas Syiah Kuala selama 35 hari. Penelitian menggunakan 100 ekor DOC ayam broiler strain MB 202. Ransum perlakuan adalah ransum komersil yang disubstitusi dengan tepung limbah ikan leubim tanpa difermentasi dan difermentasi masing-masing dengan level 6 dan 12% ditambah dengan jagung kuning masing-masing 6,3% dan 13% serta top mix 0,5%. Hasil penelitian memperlihatkan substitusi ransum komersil dengan tepung limbah ikan leubim baik tanpa difermentasi maupun difermentasi sampai 12% ditambah jagung kuning sampai 13% serta top mix 0,5% menurunkan biaya dan meningkatkan keuntungan sebesar 41,10‒64,90% dalam pemeliharaan ayam broiler dengan keuntungan paling tinggi dicapai pada penggunaan 12% tepung limbah ikan leubim difermentasi. Kata Kunci: Analisis keuntungan, Broiler, Canthidermis maculata, Fermentasi

    PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK KOMERSIL TERHADAP BOBOT TELUR, PERSENTASE ALBUMIN DAN KUNING TELUR AYAM HASIL PERSILANGAN (GRADING UP)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari pengaruh probiotik komersial yang berbeda terhadap berat telur, persentase albumin dan persentase kuning telur ayam petelur persilangan antara pejantan Lohman dan betina ayam kampung, (2) menentukan probiotik komersial yang dapat memberikan pengaruh terbaik pada berat telur, persentase albumin dan persentase kuning telur ayam petelur persilangan. Penelitian ini dilakukan pada Januari-Februari 2019, pemeliharaan dilakukan di Laboratorium Lapangan Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan pengumpulan data dilakukan di Laboratorium Produksi dan Reproduksi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 7 ulangan berupa suplementasi pada air minum (P0: tanpa probiotik, P1: suplementasi probiotik A, P2: suplementasi probiotik B, P3: suplementasi probiotik C). Penelitian ini menggunakan 28 butir telur dari 28 ekor ayam kampung persilangan umur 64 minggu dan masing-masing unit perlakuan menggunakan satu butir telur.  Hasil studi ini menunjukkan bahwa suplementasi probiotik komersial yang berbeda tidak memiliki efek signifikan (P>0,05) pada berat telur, persentase albumen, dan persentase kuning telur. Simpulan penelitian ini bahwa suplementasi probiotik komersil melalui air minum tidak berpengaruh nyata terhadap bobot telur, persentase albumin dan persentase yolk telur ayam hasil persilangan (grading up) namun pemberian probiotik B menghasilkan bobot telur dan persentase yolk telur ayam hasil persilangan (grading up) lebih besar dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci: Albumin, Ayam Persilangan, Bobot Telur, Kuning Telur, Probiotik komersial

    HISTOMORFOLOGI DAN DISTRIBUSI KARBOHIDRAT NETRAL PADA ESOFAGUS DAN PROVENTRIKULUS AYAM HUTAN MERAH (Gallus gallus) ASAL PULAU TIMOR

    Get PDF
    Ayam hutan merah merupakan salah satu satwa endemik di Pulau Timor yang telah mengalami penurunan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi dan distribusi karbohidrat netral pada esofagus dan proventrikulus ayam hutan merah (Gallus gallus). Bahan utama penelitian ini berupa potongan tiga sampel jaringan esofagus dan proventrikulus. Ayam dimatikan dengan dislokasi servikal untuk mengambil organ esofagus dan proventrikulus yang difiksasi dalam formalin 10%. Struktur histomorfologi organ diidentifikasi dengan pewarnaan hematoksilin-eosin (HE) dan distribusi karbohidrat netral dengan pewarnaan Periodic Acid Schiff (PAS). Hasil penelitian menunjukkan struktur histomorfologi esofagus terdiri empat lapisan yaitu tunika mukosa, tunika submukosa, tunika muskularis, dan tunika adventisia. Struktur histomorfologi pada proventrikulus terdiri empat lapisan, yaitu tunika mukosa, tunika submukosa, tunika muskularis, dan tunika serosa. Distribusi karbohidrat netral pada kelenjar esofagus menunjukkan reaksi positif kuat sedangkan lamina epitel serta jaringan ikat longgar di lamina propria dengan reaksi positif lemah, dan pada proventrikulus terlihat reaksi positif kuat pada sel-sel yang melapisi epitel dan rongga kelenjar tubular sederhana. Kata kunci: Ayam Hutan Merah, Esofagus, Proventrikulus, Karbohidrat netral

    Back Cover JIPT 8(1): Maret 2020

    No full text

    Cover JIPT 8(3): November 2020

    No full text

    442

    full texts

    489

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇