Jurnal Visi Ilmu Pendidikan
Not a member yet
    264 research outputs found

    PENGARUH KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP ORGANIZATION TECAHERS SILINCE DI SEKOLAH DASAR KOTA MALANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah terhadap organisasi teachers silince (OTS) di sekolah dasar Kota Malang. Dalam lingkup ini, metode yang digunakan yakni penelitian kuantitaif, yangmana dalam pengumpulan data disini menggunakan angket kuesioner. Sampel yang digunakan yakni 80 guru sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil hipotesis kepemimpinan pembelajaran terhadap OTS memperoleh nilai original sample sebesar 0,501 kemudian t statistik sebesar 7,930 dan signifikan dengan nilai P-Values 0,000. Artinya kepemimpinan pembelajaran dan OTS memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 50,1%. Disimpulkan dari hasil tersebut, jika kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah ditingkatkan dalam mendeteksi OTS maka secara tidak langsung akan menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman dan memotivasi guru menjalankan tugas di sekolah.Kata Kunci: Kepemimpinan Pembelajaran, Organization Teachers Silince

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENERAPKAN MEDIA GAMBAR PADA PESERTA DIDIK DI KELAS I MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA DARUL IHSAN PONTIANAK TIMUR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampauan membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) dan tergolong penelitian kualitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar penilaian peneliti (researcher) merencanakan, melaksanakan pembelajaran dan peningkatan kemampuan membaca permulaan peserta didik. Pada siklus pertama penilaian rencana pelaksanaan membaca permulaan dengan presentase rata - rata  56,25 % pada siklus kedua dengan presentase rata - rata   68,75 % dan pada siklus ketiga mencapai presntase rata - rata  85%. Pada siklus awal  peneliti (researcher) dalam melaksanakan pembelajaran membaca permulaan  dengan presentase   rata-rata 49,5 % pada siklus tahap dua  presentase  rata-rata  68 % dan pada siklus yang terakhir  presentase  mencapai 84,3 %. Peningkatan kempuan membaca permulaan peserta didik pada siklus pertama diperoleh presentase   rata-rata 58%, pada siklus kedua diperoleh presentase  rata-rata 97 % dan pada siklus ketiga  peningkatan kemampuan membaca pemulaan peserta didik diperoleh presentase  rata-rata 97 %. Dengan demikian hasil kesimpulan yang bisa di sajikan kemampuan membaca permulaan peserta didik mengalami peningkatan dengan penelitian tindakan kelas pada membaca permulaan dengan menerapkan media gambar dikarenakan maedia gambar sebagai langkah dasar untuk peserta didik mau membuka jendela pendidikan masa depan yang lebih baik.         Kata Kunci: Kempuan Membaca Permulaan dengan Media Gamba

    PENGARUH KEPRIBADIAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KUALITAS KEPEMIMPINAN

    Full text link
     This study aims to determine the influence of personality and problem-solving ability on leadership quality. Through a quantitative correlational approach with a sample of teachers and principals in Singkawang City, it was found that aspects of personality referring to the five big personalities have a positive effect on leadership quality, but aspects of emotional stability are not significant on leadership quality. Aspects of problem-solving ability with creative problem-solving steps are significant on leadership quality. Personality and problem-solving ability simultaneously have a positive and significant effect on leadership quality. The importance of the concept of Asset-based thinking as an approach that focuses on the strengths possessed by leaders to achieve better leadership quality. Further research is expected to explore other aspects of leadership in more depth.Keywords: Personality, Problem-Solving, Leadership AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian dan kemampuan pemecahan masalah terhadap kualitas kepemimpinan. Melalui pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel guru dan kepala sekolah di Kota Singkawang, ditemukan bahwa aspek kepribadian yang mengacu pada lima kepribadian besar berpengaruh positif terhadap kualitas kepemimpinan, namun aspek stabilitas emosi tidak signifikan terhadap kualitas kepemimpinan. Aspek kemampuan pemecahan masalah dengan langkah pemecahan masalah yang kreatif signifikan terhadap kualitas kepemimpinan. Kepribadian dan kemampuan pemecahan masalah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kepemimpinan. Pentingnya konsep pemikiran berbasis Aset (Asset-based thinking) sebagai pendekatan yang berfokus pada kekuatan yang dimiliki oleh pemimpin untuk mencapai kualitas kepemimpinan yang lebih baik. Penelitian selanjutnya dihadapkan dapat mengeksplorasi aspek kepemimpinan lainnya secara lebih mendalam.Kata Kunci: Kepribadian, Pemecahan Masalah, Kepemimpina

    EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN RADEC DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI SIFAT-SIFAT BUNYI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Pembelajaran sains di sekolah dasar membutuhkan metode inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, khususnya mengenai sifat-sifat bunyi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas 5 SD pada materi sifat-sifat bunyi. Menggunakan desain eksperimen semu dengan pre-test dan post-test, penelitian melibatkan 30 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dengan model RADEC dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis menunjukkan bahwa model RADEC secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep siswa, sebagaimana tercermin dari skor post-test yang lebih tinggi. Angket persepsi siswa mengungkapkan bahwa model RADEC meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan kreativitas siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RADEC adalah pendekatan efektif yang tidak hanya mendukung pembelajaran interaktif tetapi juga membangun keterampilan abad ke-21. Model ini direkomendasikan untuk diadaptasi dalam berbagai mata pelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan dasar

    MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR BERBASIS KERAGAMAN: SURVEI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Peserta didik memiliki keragaman akan kebutuhan dan karakteristik berbeda dalam belajar. Pembelajaran berdiferensiasi sebagai akomodasi pembelajaran yang disesuaikan akan setiap individual melalui otonomi belajar, sehingga adanya keleluasaan bagi peserta didik untuk mengambil segala tindakan dan keputusan kegiatan belajar guna menumbuhkan dan meningkatkan kemandirian belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara pembelajaran berdiferensiasi dengan kemandirian belajar apakah berkorelasi positif atau tidak. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan korelasional deskriptif melalui uji korelasi Pearson product moment. Teknik sampling jenuh secara keseluruhan terdiri atas 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan kemandirian belajar memiliki hubungan positif yang kuat. Hubungan kuat mengindikasikan, bahwa semakin baik penerapan pembelajaran berdiferensiasi, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian belajar peserta didik. Adapun hasil penelitian mengenai hubungan diferensiasi konten pembelajaran, proses pembelajaran, produk pembelajaran, serta lingkungan belajar dengan kemandirian belajar yang akan dibahas lebih lanjut dalam artikel ini. 

    IMPLEMENTASI PRINSIP PENGELOLAAN BOP KESETARAAN DI PKBM TUNAS HARAPAN SALATIGA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi prinsip efisiensi, prinsip efektif, prinsip transparansi dan prinsip akuntabilitas pengelolaan  BOP Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi prinsip efisiensi pengelolaan BOP Kesetaraan sudah baik, dilihat dari  mempertimbangkan capaian prestasi siswa, BOP Kesetaraan sangat berpengaruh dengan kualitas layanan dalam pendidikan kesetaraan , Dana BOP sesuai dengan kebutuhan sekolah, Sekolah sudah membuat RKAS,  pemanfaatan penggunaan dana BOP Kesetaraan sudah sesuai dengan RKAS, sudah melakukan  proses pelaporan dana BOP Kesetaraan dengan baik. (2) implementasi prinsip efisiensi pengelolaan BOP Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Salatiga sudah dilakukan tepat waktu dan pelaksanaan pembelanjaan sudah sesuai dengan RKAS. (3) implementasi prinsip transparansi pengelolaan BOP Kesetaraan Paket C sudah dilakukan secara transparan, (4) implementasi prinsip akuntabilitas pengelolaan BOP Kesetaraan Paket C sudah dilakukan secara akuntabel hal ini dilihat sudah melakukan pembelanjaan melalui aplikasi SIPLah, kesesuaian pembelanjaan dengan RKAS, membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOP Kesetaraan berupa BKU, BKT, Buku Pembantu Bank, Buku Pembantu pajak, Laporan Realisasi penggunaan BOP

    TRASNFORMASI PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DI IAIN PONTIANAK MENGACU KKNI & SNPT

    No full text
     This research was motivated by technical problems experienced by curriculum developers at IAIN Pontianak, especially the complexity of development work carried out manually. To overcome this problem, a policy was established at LPM IAIN Pontianak to develop applications through research using a Research and Development approach. This research has completed four research stages, namely: design, presentation of feature displays, feasibility testing and application testing. This research has succeeded in developing an application called the Curriculum Development Assistance System Application (Si-SAKUR). After going through a series of trials, Si-SAKUR is proven effective in facilitating the development of a higher education curriculum referring to the KKNI and SNPT at IAIN Pontianak.Keywords: Higher Education Curriculum, automation, Si-SAKUR ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan teknis yang dialami oleh para pengembang kurikulum di IAIN Pontianak yang mengembangkan kurikulum secara konvensional dan manual. Untuk masalahan tersebut, LPM IAIN Pontianak mengembangkan sebuah softwer aplikasi melalui sebuah riset dengan pendekatan Research and Development. Penelitian ini telah menyelesaikan empat tahapan penelitian, yaitu: perancangan, pemaparan tampilan fitur, uji kelayakan dan uji coba aplikasi. Penelitian ini berikutnya berhasil mengembangkan sebuah aplikasi yang diberi nama Aplikasi Sistem Asistensi Pengembangan Kurikulum (Si-SAKUR). Setelah melalui serangkaian uji coba, Si-SAKUR terbukti layak dan efektif dalam memfasilitasi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi mengacu KKNI dan SNPT di IAIN Pontianak.Kata Kunci: Kurikulum Pendidikan Tinggi, otomatisasi, Si-SAKUR

    REVOLUSI INFORMASI KARIR : MENGGUNAKAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA INFORMASI DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS X DI SMA ISLAM BAWARI PONTIANAK

    Full text link
    Pentingnya penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengembangankan produk media informasi karir berbasis platform YouTube yang dapat membantu peserta didik kelas X dalam merencanakan karir setelah SMA yang dimulai dengan pemilihan mata pelajaran pada kurikulum merdeka saat ini. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Islam Bawari Pontianak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar instrumen kelayakan ahli materi, lembar instrumen kelayakan ahli media, lembar instrumen kelayakan calon pengguna dan lembar instrumen respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media informasi karir berbasis platform YouTube layak untuk digunakan melalui hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, calon pengguna dengan perolehan skor rata-rata 4,5 masuk kedalam kategori “sangat valid”. Maka hasil ini juga dapat disimpulkan bahwa produk media informasi karir berbasis platform YouTube dapat menjadi alternatif media layanan informasi karir

    EFEKTIVITAS SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL

    Full text link
    This research is a qualitative research with a case study type. The informants of this study were elementary school supervisors who worked as supervisors in elementary schools in North Rahong District, Manggarai Regency, NTT. The results showed that the culture-based supervision approach carried out by supervisors was in the form of lonto leok culture. The lonto leok culture itself is a tradition that is inherent in the Manggarai people by prioritizing substantive values such as deliberation to reach consensus and the establishment of a relationship of trust between leaders and subordinates. Principals and teachers who were additional informants in this study claimed that this approach had an impact on the success of their professional duties as teachersKeywords: Academic Supervision; supervisor; lonto leok culture; Lonto Leok supervision approach.                                                       AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan dari penelitian ini adalah para pengawas TK/SD yang bekerja sebagai pengawas di SD Se-Kecamatan Rahong Utara, Kab Manggarai, NTT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan supervisi berbasis budaya yang dilakukan oleh pengawas dalam wujud budaya lonto leok. Budaya lonto leok itu sendiri merupakan tradisi yang sudah melekat dalam diri masyarakat Manggarai dengan mengedepankan nilai-nilai subtantif seperti musyawarah untuk mencapai mufakat serta terjadinya hubungan kepercayaan antara pimpinan dan bawahan. Kepala sekolah dan guru-guru yang menjadi informan tambahan dalam penelitian ini mengklaim bahwa pendekatan tersebut memiliki dampak pada keberhasilan tugas keprofesional mereka sebagai guru.Kata Kunci: Supervisi Akademik; Pengawas; budaya lonto leok; pendekatan supervisi lonto leo

    Penerapan Teknik Collaborative Writing (CW) terhadap Peningkatan Emotional Intelligence (EI)

    No full text
    This study investigates the implementation of collaborative writing technique in developing emotional intelligence of students. The participants are students of Sekolah Tinggi Bahasa Inggris Pontianak who took Essay Writing and Literary Criticism class. This study employs qualitative methodology with a questionnaire to collect the intended data referring to the five domains of emotional intelligence suggested by Goleman (1996) and Serrat (2017), namely self-awareness, self-regulation, self-motivation, social awareness, and social skills. The results of the data analysis indicated that collaborative writing technique is indeed helpful in developing the students’ emotional intelligence indicated by the improvements of each emotional intelligence domain from meeting 1 to meeting 3

    234

    full texts

    264

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Visi Ilmu Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇