SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
Not a member yet
    745 research outputs found

    Peran Preventif Pemimpin Dalam Pencegahan Penyebaran COVID-19; Strategi Syaykh Al-Zaytun di Ma’had Al-Zaytun dan Kontribusinya Terhadap Masyarakat Sekitar

    Get PDF
    AbstractLeaders have a very significant role in efforts to prevent the spread of the corona pandemic in the surrounding environment. Both leaders on a national and regional scale. Included in this are the leaders of CSOs, universities, schools and Islamic boarding schools. This article describes the strategy of Shaykh Al-Zaytun in preventing the spread of the Corona Pandemic in Ma\u27had Al-Zaytun and Al-Zaytun\u27s Contribution to the Surrounding Communities. The method used is a qualitative method with a literature approach. The data obtained comes from lectures and public lectures, apart from various books and scientific journals.Keywords: Leader, Covid-19, Preventive Action AbstrakPara pemimpin memiliki peranan yang sangat signifikan dalam upaya tindakan preventif penyebaran pandemi corona di lingkungan sekitarnya. Baik pemimpin dalam skala nasional maupun daerah. Termasuk dalam hal ini adalah para pimpinan ormas, perguruan tinggi, sekolah dan pondok pesantren. Artikel ini memaparkan strategi Syaykh Al-Zaytun dalam pencegahan penyebaran Pandemi Corona di Ma’had Al-Zaytun dan Kontribusi Al-Zaytun terhadap Masyarakat Sekitar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan literature. Data yang didapat bersumber dari ceramah dan kuliah umum, selain dari berbagai buku dan jurnal ilmiah.Kata Kunci: Pemimpin, Covid-19, Tindakan Preventi

    Covid-19: Tinjauan Maqasid Al-Shariah Terhadap Penangguhan Pelaksanaan Ibadah Shalat Di Tempat Ibadah (Hifdz al-Nafs Lebih Utama Dari Hifdz al-Din?)

    Get PDF
    AbstractThe spread of a deadly epidemic known as Covid-19 has indeed caused several polemics such as economic, social, political and religious issues in particular. For instance, the conflicts regarding ban congregational prayers and also mass gatherings amid coronavirus or Covid-19 pandemic have led to various responses pros and cons amongst the society. The pro assumes that it is indeed a way of preventing as well as anticipate the transmission of Covid-19. Unlike those who disagree with that kind of postponement, they presume that hifdz al-Din (protection of religion) is much more important than hifdz  al-Nafs (protection of life). Furthermore, the key main objective of this research is to describe the postponement or cancelation of Friday prayers and mass gatherings due to coronavirus pandemic based on comprehensive study of maqasid al-shariah. In this research, the researcher uses full qualitative method and documentation related to the topic of this research, which then will be analyze descriptively.Keywords: COVID-19, Maqasid al-Shariah, Salat, Hifdz al-Din, Hifdz al-Nafs. AbstrakPenyebaran virus berbahaya bernama Covid-19 yang tengah terjadi saat ini telah menciptakan berbagai polemik dan persoalan di tengah kehidupan masyarakat baik persoalan ekonomi, sosial, politik maupun agama khususnya. Misalnya saja, polemik mengenai penangguhan atau larangan mengenai ibadah shalat jum’at ataupun berjamaah di masjid yang mana persoalan tersebut melahirkan berbagai reaksi pro-kontra dari kalangan masyarakat. Masyarakat yang pro menganggap bahwa hal tersebut sebagai bentuk pencegahan dan antisipasi penyebaran virus korona atau Covid-19 yang tengah mewabah. Adapun masyarakat yang kontra terhadap penangguhan tersebut memandang bahwa hifdz al-din (memelihara agama seperti ibadah shalat) lebih utama dari hifdz al-nafs (memelihara jiwa atau nyawa). Oleh sebab itu, tujuan utama penelitian ini ialah untuk menjelaskan tinjauan Maqasid al-Shariah terhadap pembatasan, penangguhan, serta larangan pelaksanaan ibadah shalat Jum’at maupun lainnya semasa terjadi sebuah wabah. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan metode kualitatif penuh serta data dokumentasi yang terkait dengan topik kajian penelitian ini, kemudian dianalisis secara deskriptif.Kata-kata kunci: COVID-19, Maqasid al-Shariah, Shalat, Hifdz al-Din, Hifdz al-Nafs

    Implementasi Budaya Guyub Rukun di SMK N 1 Donorojo Pacitan melalui Kegiatan Kemasyarakatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep budaya guyub rukun yang diterapkan oleh SMKN 1 Donorojo Pacitan dalam penanganan, pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pacitan. Lebih lanjut, penelitian ini mengeksplorasi kompleksitas yang ada di dalamnya, dengan sudut pandang budaya, pendidikan vokasi, dan pendidikan kemasyarakatan dalam melatih siswa; dan kerjasama warga SMKN 1 Donorojo Pacitan dengan masyarakat serta pemerintah Kabupaten Pacitan dalam produksi massal masker kain guna pencegahan Covid-19 dan mengatasi kelangkaan masker. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, dengan pendekatan interdisiplin yang memadukan studi lapangan, eksperimental, pengabdian kemasyarakatan, dan kebudayaan. Penelitian dilakukan pada Maret 2020 hingga Mei 2020, dengan batasan spasial Kabupaten Pacitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dalam kegiatan kemasyarakatan berbasis budaya guyub rukun melalui pembuatan masker oleh SMKN 1 Donorojo Pacitan ini memiiki kompleksitas. Kompleksitas tersebut seringkali tidak disadari, karena memang pada dasarnya kebutuhan kosmos manusia adalah saling membantu. Tidak hanya dalam hal kosmos manusia, kegiatan yang dilakukan oleh SMKN 1 Donorojo Pacitandapat memunculkan rasa kerukunan, rasa kesatuan, semangat dan optimisme secara komunal khususnya dari masyarakat Kabupaten Pacitan dalam menghadapi pandemi Covid-19.Kata kunci: budaya guyub rukun; SMK N 1 Donorojo Pacitan; kegiatan kemasyarakatan; penanganan pandemi Covid-19 AbstractThis study aims to explore the concept of guyub rukun culture implemented by SMK 1 Donorojo Pacitan in handling, preventing the spread of Covid-19 in Pacitan Regency. Furthermore, this research explores the complexities that are in it, with cultural, vocational and social education perspectives in training students; and the collaboration of the citizens of SMKN 1 Donorojo Pacitan with the community and the government of Pacitan Regency in the mass production of cloth masks to prevent Covid-19 and overcome the scarcity of masks. This research uses a qualitative type, with an interdisciplinary approach that combines field studies, experimental, community service, and culture. The study was conducted in March 2020 to May 2020, with the spatial constraints of Pacitan Regency. The results of the research show that in social-based community activities, guyub rukun through harmony in making masks by SMKN 1 Donorojo Pacitan has complexity. The complexity is often not realized, because basically, the needs of the human cosmos are mutual assistance. Not only in terms of the human cosmos, but activities also carried out by SMKN 1 Donorojo Pacitand can bring a sense of harmony, a sense of unity, enthusiasm, and communal optimism, especially from the people of Pacitan Regency in facing the Covid-19 pandemic.Keyword: guyub rukun; SMK N 1 Donorojo Pacitan; community activities; handling of the Covid-19 pandemi

    Covid-19: Titik Kisar dan Potret Pendidikan

    Get PDF
    The outbreak has historically been a problem that has claimed many victims. In the 21st century, humanity has been shocked by the emergence of three epidemics in the last two decades. The latest outbreak was found in Wuhan, China at the end of 2019 which is called the Novel Coronavirus 2019 or Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). The World Health Organization (WHO) has declared the status of Covid-19 as a global pandemic, which in a relatively short time has spread to various countries. Covid-19 has impacted various lines of life such as economy, socio-culture, politics, psychology, education, and so on. The aim of this study is to provide an overview of the implications of the pandemic on education. This study uses a qualitative research method with a library approach sourced from books, journals or scientific papers, articles, and other digital literature. This study describes how Covid-19 can affect and restructure education both in various countries in the world, including Indonesia. The results show that there are three trends that have emerged in the world of global education in the midst of a pandemic and there are four ways that Covid-19 can change the way of educating future generations. So, it is time for the world of education to get out of the status quo and improve towards a futuristic education (education 4.0).Keywords: Corona, Education, Education 4.0 AbstrakSecara historis wabah telah menjadi masalah yang banyak memakan korban. Pada abad ke-21 ini umat manusia dikagetkan dengan munculnya tiga wabah dalam dua dekade terkahir. Wabah terbaru ditemukan di Wuhan, China pada akhir 2019 yang disebut dengan Novel Coronavirus 2019 atau Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status Covid-19 sebagai pandemi global, yang dalam waktu relatif singkat telah menyebar ke berbagai mancanegara. Covid-19 telah berdampak pada berbagai lini kehidupan seperti ekonomi, sosial-budaya, politik, psikologi, pendidikan, dan sebagainya. Tujuan studi ini ialah untuk memberikan gambaran tentang implikasi pandemi terhadap pendidikan. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan pustaka yang bersumber dari buku-buku, jurnal atau makalah ilmiah, artikel, dan literatur digital lainnya. Studi ini mendeskripsikan bagaimana Covid-19 bisa memepengaruhi dan menata ulang pendidikan baik di berbagai negara-negara dunia termasuk Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga tren yang muncul dalam dunia pendidikan global di tengah pandemi dan terdapat empat cara Covid-19 bagaimana mengubah cara mendidik bagi generasi yang akan datang. Sehingga, sudah saatnya dunia pendidikan keluar dari status quo dan berbenah diri menuju pendidikan yang futuristik (edukasi 4.0).Kata Kunci: Corona, Pendidikan, Edukasi 4.

    The Jurisdiction of Sharia Supervisory Board in Indonesia Sharia Capital Market

    Get PDF
    AbstractThe capital market is an institution that brings together those who need funds, to develop their business, and those who are excess funds, to make investments. Unlike the concept of financing in banks, the capital market uses the concept of buying and selling shares. So that it can be a solution for a company that wants to develop its business without using debt. Investors can also get profits that are higher than the profits from bank deposits. Thus, the capital market is growing in the middle of society. However, there are some activities in the capital market that are contrary to Islamic principles. Therefore, the Islamic capital market emerged. To oversee activities in the Islamic capital market, the role of the Sharia Supervisory Board is needed. The objective of this article is to find out the jurisdiction governing the Sharia Supervisory Board in the Islamic capital market in Indonesia. The methodology used is qualitative research. The data used in this study is library data. This study found that the existence of the Sharia Supervisory Board already has a legal basis based on the Indonesian Financial Services Authority Regulation. However, there are no specific laws governing the Islamic capital market. So it is necessary to make a special law that accommodates all aspects of sharia in the Islamic capital market, specifically with regard to the Sharia Supervisory Board.Keywords: Capital Market, Sharia Capital Market, Sharia Supervisory Board, Jurisdiction, Indonesia. AbstrakPasar modal adalah lembaga yang mempertemukan mereka yang membutuhkan dana, untuk mengembangkan usahanya, dan mereka yang memiliki kelebihan dana, untuk melakukan investasi. Berbeda dengan konsep pembiayaan di bank, pasar modal menggunakan konsep jual beli saham. Sehingga dapat menjadi solusi bagi perusahaan yang ingin mengembangkan usahanya tanpa menggunakan hutang. Investor juga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dari keuntungan dari deposito bank. Dengan demikian, pasar modal tumbuh di tengah masyarakat. Namun, ada beberapa aktivitas di pasar modal yang bertentangan dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, pasar modal syariah muncul. Untuk mengawal aktivitas di pasar modal syariah, diperlukan peran dari Dewan Pengawas Syariah. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui yurisdiksi yang mengatur Dewan Pengawas Syariah di pasar modal syariah di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa keberadaan Dewan Pengawas Syariah sudah memiliki dasar hukum berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Namun, tidak ada undang-undang khusus yang mengatur pasar modal syariah. Sehingga perlu dibuat undang-undang khusus yang mengakomodir semua aspek syariah di pasar modal syariah, khususnya yang berkaitan dengan Dewan Pengawas Syariah.Kata Kunci: Pasar Modal, Pasar Modal Syariah, Dewan Pengawas Syariah, Yurisdiksi, Indonesi

    Analisis Keefektivitasan Pemanfaatan E-Learning Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Corona (Covid-19)

    Get PDF
    Abstract The internet can be made as a way to transfer knowledge from lecturers to students, while Learning that utilizes the internet is one of the E-Learning Learning media. E-learning is distance learning that utilizes computer technology or computer networks or the Internet E-learning, so that it can enable the learning process through computers in their respective places without having to physically go to attend classes or lectures in class, Systems e-learning learning is a new way of teaching and learning. E-learning as a special learning media PAI courses provide a very important role and a large function in the course because so far there are many shortcomings and weaknesses such as the limitations of space and time in the teaching and learning process through E-learning which prioritizes the efficiency of learning so students get full teaching even though they do not have to be face to face, can also be accessed anywhere, anytime, according to the assignments given by the lecturer usually scheduled with a specified deadline. The development of education towards e-learning is a must so that the quality standards of education can be improved, E-learning is one of the uses of internet technology in the delivery of learning and its broad reach. E-learning can also be an answer to a health problem that is Pandemic Corona (Covid-19) which is very influential also in every aspect of life, especially in education.Keywords: Effectiveness, Utilization, Islamic Religious Education, E-Learning, Covid 19. Abstrak Internet dapat dijadikan cara untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari Dosen kepada mahasiswa/mahasiswi. Adapun Pembelajaran yang memanfaatkan internet salah satunya adalah media pembelajaran E-Learning. E-learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance learning) yang memanfaatkan  teknologi komputer atau jaringan komputer atau internet E-learning, sehingga dapat  memungkinkan proses pembelajaran melalui komputer di tempat mereka  masing– masing tanpa harus secara fisik  pergi  mengikuti pelajaran atau pun  perkuliahan di kelas,  Sistem pembelajaran e-learning adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning  sebagai   media pembelajaran khususnya mata kuliah PAI memberikan  peran   sangat   penting  dan fungsi yang besar pada mata kuliah tersebut karena selama  ini terdapat banyak  kekurangan  dan kelemahan seperti keterbatasan ruang dan waktu dalam  proses belajar  mengajar melalui E-learning yang  mengedepankan keefisienan dalam belajar sehingga  mahasiswa mendapat pengajaran yang penuh meski tidak harus bertatap muka, juga bisa di akses di mana saja, kapan saja,  sesuai dengan tugas yang diberikan oleh dosen biasanya terjadwal dengan  batas  waktu  yang  di tentukan. Pengembangan  pendidikan menuju e-learning merupakan suatu keharusan agar standar mutu pendidikan dapat ditingkatkan,  E-learning merupakan salah satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian  pembelajaran  serta  jangkauannya yang luas. E-learning  juga dapat menjadi jawaban dari suatu permasalahan kesehatan yaitu Pandemi Corona (Covid-19) ini yang sangat berpengaruh juga pada setiap aspek kehidupan terutama bidang pendidikan.Kata kunci  :  Keefektifitas, Pemanfaatan, Pendidikan Agama Islam,  E-Learning, Covid 19. 

    Pola Penggunanan Balanced Scorcard Pada Indikator Kinerja Utama Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

    Get PDF
    Abstract. The research problems about phenomena of the difficulty in seeing performance achievements and performance measurements at State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. The UIN Syarif Hidayatullah Jakarta has difficulty making decisions in performance management, because before using the KPI, Its used budget management in performance appraisal and measurement. This research uses a qualitative method of field study with a phenomenological approach. Research objects are the experiences of the use of the Balanced Scorecard (BSC) pattern on the KPI of the UIN Syarif Hidayatullah Jakarta in 2018. After its existence of the Main KPI using the BSC. The results of the KPI are taken into consideration for performance evaluation by stakeholders at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta in achieving the organization\u27s vision. This performance appraisal and performance measurement can serve as a reference for performance achievements for Higher Education Rankings at the national and international level, Government Institution Performance Accountability Report (LAKIP), Strategic Plan (Renstra) and Campus Development Master Plan (RIBKA) or Milestones by looking at indicators, targets and size of the report.Keywords: Key Performance Indicators (KPI), Key Performance Indicators (KPI), Balanced Scorecard (BSC), Performance Measurement, Cascade. Abstrak. Fenomena yang diteliti pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah sulitnya melihat capaian kinerja dan pengukuran kinerja. Oleh karena itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kesulitan mengambil keputusan dalam manajemen kinerja, sebelum menggunakan IKU, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggunakan manajemen anggaran dalam penilaian dan pengukuran kinerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi lapangan dengan pendekatan fenomenologi. Yang diteliti adalah pengalaman pola penggunaan Balanced Scorecard (BSC) IKU atau Key Performance Indicator (KPI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2018. Setelah adanya IKU di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC). penilaian kinerja dan ukuran kinerja ini bisa sebagai acuan capaiaan kinerja untuk Perangkingan Perguruan Tinggi di tingkat nasional maupun internasional, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP), Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Induk Pengembangan Kampus (RIBKA) atau Milestones dengan melihat indikator, target dan ukuran pada lapran tersebut.Kata Kunci: Indikator Kinerja Utama (IKU), Key Performance Indicator (KPI), Balanced Scorecard (BSC), Pengukuran Kinerja, Cascade.

    Langkah Taktis Pemerintah Daerah Dalam Pencegahan Penyebaran Virus Corona Covid-19 di Indonesia

    Get PDF
    Abstract Since the World Health Organization or WHO has declared the Corona Covid-19 virus a pandemic. Following up on this, the Indonesian government also stated that the Corona virus problem had become a non-natural national disaster. The President of the Republic of Indonesia and the Regional Government along with their staffs provided each other hand in hand to make some tactical steps as an effort to prevent the spread of Corona Covid-19 Virus in the community. From the ministerial level to the heads of the provinces, regencies and even the municipal government. This research uses content analysis method, where content analysis is limited to newspaper media that deliver information related to some tactical steps taken by each head of government, both in several regions and countries. The purpose of this study is to provide education to the public in facing global disasters and their prevention. The results showed that local governments have done a lot of communication strategies to their respective regional communities through coercive, informative, canalizing, educative, persuasive and redundancy techniques in packaging messages in the form of instructions, appeals to the public to prevent Covid-19 transmission in their respective regions. . However, there is still no coercive technique up to the stage of imposing sanctions for deterrent effects for offenders. The central government also has not yet maximized its role in using a comprehensive communication strategy for all local governments. This is because there is no national command from the central government which is known to be slow in preventing the transmission of Covid-19 which has become a global disaster.Keywords: Tactical Steps, Local Government, Corona Virus Abstrak:Sejak Badan kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan bahwa virus Corona Covid-19 sebagai pandemi. Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah Indonesia juga menyatakan masalah virus Corona sudah menjadi bencana nasional non alam. Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah beserta jajarannya memberikan untuk saling bahu membahu membuat beberapa langkah taktis sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona Covid-19 di masyarakat. Dari level menteri sampai kepala daerah Provinsi, Kabupaten bahkan Pemkot. Penelitian Ini menggunakan metode analisis isi, dimana content analisis dibatasi pada media surat kabar yang menyampaikan informasi terkait beberapa langkah taktis yang diambil oleh masing-masing kepala pemerintahan, baik di beberapa daerah maupun negara. Tujuan penelitian ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi bencana global dan pencegahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah banyak melakukan stategi komunikasi kepada masyarakat wilayahnya masing-masing melalui teknik koersif, informatif, canalizing, edukatif, persuasif dan redudancy dalam mengemas pesan berupa instruksi, himbauan kepada masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Akan tetapi masih belum melakukan teknik koersif sampai pada tahap memberikan sanksi untuk efek jera bagi pelanggarnya. Pemerintah pusat juga belum memaksimalkan perannya dalam menggunakan strategi komunikasi secara komprehensif bagi seluruh pemerintah daerah. Hal ini karena tidak adanya komando nasional dari pemerintah pusat yang dikenal lambat dalam mencegah penularan Covid-19 yang sudah menjadi bencana global.Kata Kunci: Langkah Taktis, Pemerintah Daerah, Virus Coron

    Optimalisasi Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Pandemi Covid 19 Sebagai Bentuk Pemenuhan Hak Warga Negara

    Get PDF
    Abstract:Covid-19 or corona virus is a pandemic that is being felt by almost all countries in the world. The impact is not only on the safety aspects of people\u27s lives, but can also be felt on the political economy aspects, especially in third world countries like Indonesia. Not a few efforts made by the central government to date, but have not provided the effectiveness as it should. So it has the potential to erode public trust (public trust) on government performance. The purpose of this paper is to describe the alternatives that the government needs to try to maintain the stability of national and state life. Thus the writer uses Polivocalistic research through a case approach, comparative, historical and critical approach. Therefore, the authors come up with alternatives such as; growing collective awareness, creating state economic stability, developing science and technology and perfecting Indonesia\u27s independence.Keywords: Humanity, Third World Country, Citizens\u27 Rights.                                                      Abstrak:Covid-19 atau virus corona merupakan pandemi yang sedang dirasakan dampaknya oleh hampir seluruh Negara yang ada di Dunia. Dampak tersebut tidak hanya pada aspek keselamatan hidup masyarakat, melainkan dapat dirasakan pada aspek ekonomi politik terutama pada negara dunia ke tiga seperti Indonesia. Tidak sedikit upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat sampai hari ini namun belum memberikan efektivitas sebagaimana mestinya. Sehingga sangat berpotensi merugikan kepercayaan masyarakat (Trust Public) terhadap kinerja pemerintah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memaparkan alternatif-alternatif yang perlu pemerintah coba lakukan untuk menjaga stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian penulis memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, historis, dan kritis. Oleh karena itu penulis menggagas alternatif-alternatif seperti : menumbuhkan kesatuan kolektif menciptakan stabilitas ekonomi  negara mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyempurnakan kemerdekaan Indonesia.Kata kunci : Kemanusian, Negara Dunia Ketiga, Hak Warga Negara

    Transparansi Kebijakan Publik Sebagai Strategi Nasional Dalam Menanggulangi Pandemi Covid-19

    Get PDF
    AbstractThe world is confronted with the COVID-19 pandemic which devastated social activities, the economic sector, politics, and even education. Countries that are threatened by the effects of the COVID-19 pandemic are making various efforts to tackle the outbreak of the deadly virus. The concept of government transparency plays a key role in providing effective decision making for public policy outputs in rapid response to COVID-19 response. Transparency Analysis in this research is public policy in various countries, such as China, South Korea, Taiwan, Vietnam, and Canada, which have successfully applied the concept of transparency to realize a system of good governance. This research aims to be lessons from other countries for national strategies, especially Indonesia in tackling the COVID-19 Pandemic. This research method is a comparative study with learning experience as a media analysis with a literature review.Keywords: Transparency, Public Policy, National Strategy, Pandemic, COVID-19 AbstrakDunia sedang diperhadapkan dengan pandemi COVID-19 yang meluluhlantakkan aktivitas sosial, sektor ekonomi, politik, bahkan pendidikan. Negara-negara yang terancam terkena dampak pandemi COVID-19 melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi wabah dari virus mematikan tersebut. Konsep transparansi pemerintah memainkan peran kunci dalam memberikan decision making yang efektif bagi output kebijakan publik dalam aksi cepat tanggap penanggulangan COVID-19. Analisis Transparansi dalam penelitian ini adalah kebijakan publik di berbagai negara, seperti Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, dan Kanada yang berhasil menerapkan konsep transparansi untuk mewujudkan sistem good governance. Penelitian ini bertujuan menjadi lessons dari negara lain bagi strategi nasional, khususnya Indonesia dalam menanggulangi Pandemi COVID-19. Metode penelitian ini merupakan studi komparasi dengan learning experience sebagai media analisis dengan kajian literatur.  Kata Kunci: Transparansi, Kebijakan Publik, Strategi Nasional, Pandemi, COVID-1

    651

    full texts

    745

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇