SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
Not a member yet
    745 research outputs found

    Penerapan Contempt Of Court sebagai Terobosan dalam Membangun Efektivitas Eksekusi Riil dalam Perkara Perdata

    Get PDF
    AbstractThis study tried to parse the possibility of contempt of court application is a breakthrough to build for effectiveness of real execution of civil cases. The discussion in this study rests on two problem objects, namely; 1) What are the obstacles in the real execution of civil case decisions; and 2) How can a solution be proposed to encourage the effectiveness of the real execution of civil cases. This paper is used to normative legal research so that it rests on the statute approach. The results of this research to indicate that in addition to normative problems in execution arrangements, in practice it is often found that problems occur due to physical resistance from the losing party in the trial. Because of this reason, it is important to apply contempt of court as a legal formulation to create an effective and efficient execution system.Keyword: Contempt of court; Real Execution; Civil Case AbstrakKajian ini mencoba mengurai kemungkinan Penghinaan terhadap Pengadilan yang merupakan terobosan untuk membangun efektivitas eksekusi nyata dalam perkara perdata. Pembahasan dalam penelitian ini bertumpu pada dua objek masalah, yaitu; 1) Apa saja kendala dalam pelaksanaan putusan perkara perdata; dan 2) Bagaimana solusi yang dapat diajukan untuk mendorong efektivitas pelaksanaan perkara perdata yang sebenarnya. Tulisan ini digunakan untuk penelitian hukum normatif sehingga bertumpu pada pendekatan undang-undang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selain masalah normatif dalam pengaturan eksekusi, dalam praktiknya sering ditemukan masalah yang terjadi karena adanya perlawanan fisik dari pihak yang kalah dalam persidangan. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan Penghinaan terhadap Pengadilan sebagai rumusan hukum untuk menciptakan sistem eksekusi yang efektif dan efisien.Kata kunci: Penghinaan terhadap Pengadilan; Eksekusi Nyata; Perkara Perdat

    Pendapatan dasar Melalui Bantuan Sosial PKH Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Miskin; Studi Kasus Analisis Kapital Sosial Masyarakat Dusun Sade, Lombok, NTB

    Get PDF
    The existence of good relations through a close level of trust in the formation of social capital between the community and the government will increase the success of a program. The government\u27s understanding of the real needs of the community, the community is also able to optimize program interventions which will result in work harmony between the government and the community. The fulfillment of basic needs which is the main polemic can be met with social security with the concept of a pendapatan dasar. The existence of this idea is expected to increase public confidence in the government. The income obtained through social assistance in the form of cash will provide unconditional life insurance which will later change the mindset and behavior of the community in applying other assistance programs. This meeting point will later answer the global challenge in mobilizing the community to continue to carry out production activities. This study uses a qualitative approach which is located in the tourism area of Dusun Sade, Lombok. In-depth interviews were conducted with representatives of indigenous peoples, traditional leaders and representatives from the government. The information to be obtained is the certainty of social assistance that is able to increase the trust of the people of Sade Hamlet and the government is optimizing the social assistance program as a form of government effort to reactivate the economy in Sade Hamlet Keywords: Basicn Income, Social Capital, Indigenous People, Sade Hamlet AbstrakAdanya hubungan baik melalui tingkat kepercayaan yang erat dalam pembentukan kapital sosial antara masyarakat dengan pemerintah akan meningkatkan keberhasilan suatu program. Pemahaman pemerintah akan kebutuhan riil masyarakat dan sebaliknya masyarakat mampu mengoptimalkan intervensi program mampu menghasilkan keselarasan kerja antara pemerintah dengan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan dasar yang menjadi polemik utama dapat dipenuhi dengan jaminan sosial yang berkonsep pada pendapatan dasar yang universal. Adanya gagasan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pemerintah. Pendapatan yang didapatkan melalui bantuan sosial berbentuk cash akan memberikan jaminan hidup tanpa syarat yang nantinya akan mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat dalam mengaplikasikan program bantuan lainnya. Titik temu inilah yang nantinya menjawab tantangan global dalam memobilisasi masyarakat untuk terus melakukan aktivitas produksi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlokasi di kawasan pariwisata Dusun Sade, Lombok. Wawancara mendalam dilakukan kepada perwakilan masyarakat adat, tokoh adat dan perwakilan dari pemerintah. Informasi yang ingin didapat berupa kepastian bantuan sosial yang mampu meningkatkan trust/kepercayaan masyarakat Dusun Sade dan pemerintah mengoptimalkan program bantuan sosial sebagai bentuk upaya pemerintah menggerakkan kembali perekonomian di Dusun Sade. Kata Kunci: Kapital Sosial, Pendapatan dasar, Masyarakat Adat, Dusun Sad

    Геноцид как Тяжкое Преступление (Genocide As Extraordinary Crime)

    Get PDF
    The state is a subject of international law who has power or power, so that the state is required not to abuse its authority. State obligations have been regulated in various international legal instruments. The protection of human rights has implications for the emergence of the fulfillment of human rights as a form of state responsibility. The state in this case must ensure to protect, to ensure, and to fulfill the human rights. Therefore, all acts of the state that discriminate against citizens of a certain ethnicity by committing genocide are serious human rights crimes that must be prosecuted by the International Court of Justice. This study uses qualitative research with a sociological and juridical approach. The results of the study state that the State of Indonesia has also regulated the behavior of preventing the crime of genocide in order to protect human rights.Keywords: Genocide; HAM; Extraordinary Crime Abstrak:Negara merupakan subjek hukum internasional yang memiliki kekuasaan atau power, sehingga negara dituntut tidak melakukan penyalahgunaan wewenang. Kewajiban negara telah diatur dalam berbagai instrumen hukum internasional. Perlindungan terhadap HAM berimplikasi terhadap munculnya pemenuhan HAM sebagai wujud tanggungjawab negara. Negara dalam hal ini harus memastikan to protect, to ensure, and to fulfill the human rights. Oleh karenanya, segala tindakan negara yang melakukan diskriminasi kepada warga negara dari etnis tertentu dengan melakukan genosida merupakan kejahatan HAM berat yang harus dituntut oleh Mahkamah Internasional. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan yuridis. Hasil penelitian menyatakan bahwa Negara Indonesia juga telah mengatur perilaku pencegahan tindak kejahatan Genosida guna menjaga HAM.Kata Kunci: Genosida; HAM; Extraordinary Crime Аннотация:Государство является субъектом международного права, обладающим властью, поэтому от государства требуется не злоупотреблять своей властью. Обязательства государства регулируются различными международно-правовыми инструментами. Защита прав человека имеет значение для возникновения реализации прав человека как формы ответственности государства. Государство в этом случае должно гарантировать защиту, обеспечение и соблюдение прав человека. Следовательно, все действия государства, дискриминирующие граждан определенных этнических групп путем совершения геноцида, являются серьезными преступлениями в области прав человека, которые должны преследоваться Международным Судом. В данном исследовании используются качественные исследования с социологическим и юридическим подходом. Результаты исследования показывают, что государство Индонезия также регулирует действия по предотвращению преступления геноцида в целях защиты прав человека.Ключевые слова: геноцид; права человека; тяжкое преступлени

    Mengantisipasi Dampak Yuridis dan Non Yuridis Pelibatan TNI dalam Tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP)

    Get PDF
    Threats faced by the Indonesian people come from non-traditional threats, Indonesia\u27s strategic defense policies are directed to face and overcome non-traditional threats. driven compared to other institutions. The absence of a legal umbrella that regulates the involvement of the TNI in the implementation of  MOOTW duties can also be used by groups or organizations who are not happy with the TNI institution so that the slightest mistake made by TNI members in the field can be used as a powerful weapon to discredit the TNI and bring down the TNI by specific group goals and missions. This study was conducted with the aim of providing an overview and analyzing the juridical and non-juridical impacts of TNI involvement in MOOTW duties and to provide an overview and analysis of efforts to overcome the juridical and non-juridical impacts of TNI involvement in MOOTW duties. This research was conducted using a normative juridical research method by conducting a comprehensive study based on legislation and empirical juridical research, namely conducting an assessment based on observations of threats involving the TNI. This study will use the Theory of Rule of Law and Theory of Authority as the theoretical basis in analyzing the main problems in research on the authority of the TNI to overcome threats that must be equipped with juridical aspects. The government, the DPR, the leadership of the TNI, the Ministry of Defense, the Police and other relevant agencies in an effort to anticipate the juridical and non-juridical impacts of the TNI\u27s involvement in MOOTW duties.Keyword: Regulation; The involvement of the TNI; Military Operations Other Than War (MOOTW) AbstrakAncaman yang dihadapi bangsa Indonesia berasal dari ancaman non-tradisional, kebijakan strategis pertahanan Indonesia diarahkan untuk menghadapi dan mengatasi ancaman non-tradisional. Belum adanya payung hukum yang mengatur tentang pelibatan TNI dalam pelaksanaan tugas OMSP dapat dimanfaatkan juga oleh kelompok atau organisasi yang tidak senang dengan institusi TNI sehingga kesalahan sekecil apa pun yang dilakukan oleh anggota TNI di lapangan dapat dijadikan sebagai senjata yang ampuh untuk mendiskreditkan TNI dan menjatuhkan TNI dengan tujuan dan misi-misi kelompok tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran dan menganalisis dampak yuridis dan non yuridis pelibatan TNI dalam tugas OMSP dan memberikan gambaran dan menganalisis upaya mengatasi dampak yuridis dan non yuridis pelibatan TNI dalam tugas OMSP. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian yuridis normatif dengan melakukan kajian yang komprehensif bersumber pada peraturan perundang-undangan dan juga penelitian yuridis empiris yaitu melakukan pengkajian berdasarkan pada pengamatan terhadap ancaman yang melibatkan TNI. Penelitian ini akan menggunakan Teori Negara Hukum dan Teori Kewenangan sebagai landasan teori dalam menganalisis pokok permasalahan dalam penelitian tentang kewenangan TNI mengatasi ancaman yang harus dilengkapi dengan aspek yuridis. Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah, DPR, Pimpinan TNI, Depan, Kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam upaya mengantisipasi dampak yuridis dan non yuridis pelibatan TNI dalam tugas OMSP.Kata Kunci: Yuridis; Pelibatan TNI; OMSP

    The Process and Performance of Combating Cyber Crimes In Indonesia

    Get PDF
    Information Security, Electronic Transactions (ITE), and Crime ITE is constantly competing in various issues relating to information and electronic transactions (ITE). Cyber law, also known as information and communication technology law, is a term that is used on a global scale when it comes to the use of information and communication technology. This accomplishment in the field of cybercrime deserves two thumbs up in Indonesia. Although it is still considered a developing country in the real world, local hackers, crackers, and carders have successfully inscribed a very brilliant achievement. The Information and Electronic Transactions Law, also known as Law Number 11 of 2008 or the ITE Law, is a law that governs information and electronic transactions.Keywords: Criminal Law; Cyber Crime; ITE Law AbstrakKeamanan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Kejahatan ITE selalu beradu dalam berbagai persoalan terkait dengan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Hukum siber atau cyber law, secara internasional digunakan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Di Indonesia sendiri juga sebenarnya prestasi dalam bidang cyber crime ini patut diacungi dua jempol. Walau di dunia nyata kita dianggap sebagai salah satu negara terbelakang, namun prestasi yang sangat gemilang telah berhasil ditorehkan oleh para hacker, cracker dan carder lokal. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia.Kata Kunci: Hukum Pidana; Tindak Pidana Cyber; UU ITE

    Pentingnya Memberikan Asi Ekslusif Untuk Kehidupan Bayi Dalam Perspektif Islam dan Kesehatan; Literatur Review

    Get PDF
    Giving exclusive breast milk (ASI) to babies is an expression of God\u27s love as well as an extraordinary gift for every baby born on earth and is the best way to create healthy and quality human resources. Currently, exclusive breastfeeding is not yet optimal and its coverage is still below the target set by the government and at present people pay less attention to the harmony between health and religious views. In the Qur\u27an Allah has confirmed the continuity of this breastfeeding for two whole years. This two-year period is a golden time span in terms of health and psychology for babies, which is found in the”Q.S. Al-Baqarah [2]: 233, Luqman [31]: 14, and Al-Ahqaf”[46]: 15. Breastfeeding plays a very important role in fulfilling infant nutrition so that it can increase the baby\u27s immunity. Trace the international literature through electronic media with a keyword guide. 9 articles were selected, each representing the benefits of exclusive breastfeeding in the life of the baby from an Islamic and health perspective and providing various information. The results show that there are benefits of exclusive breastfeeding in the baby\u27s life from an Islamic and health perspective. Conclusion Based on the analysis that has been done, there are benefits in giving exclusive breastfeeding to the baby\u27s life both from an Islamic and health perspective.Keywords: Breastfeeding, exclusive breastfeeding, babies, benefits from an Islamic and health perspective AbstrakMemberikan Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif pada bayi merupakan ungkapan kasih sayang Allah sekaligus anugerah yang luar biasa terhadap setiap bayi yang terlahir di muka bumi serta merupakan cara terbaik dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Saat ini pemberian ASI Eksklusif belum optimal dan cakupannya masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah dan pada masa kini manusia kurang memperhatikan keselarasan antara pandangan kesehatan dan agama. Dalam Al-Qur`an Allah telah menegaskan, kelangsungan penyusuan ini selama dua tahun penuh. Masa dua tahun ini merupakan rentang, waktu emas ditinjau dari segala sisi kesehatan dan kejiwaan bagi bayi”yakni terdapat dalam“Q.S. Al-Baqarah,”[2]: 233, Luqma,n [31]: 14, dan Al-Ahqaf”[46]: 15. Pemberian ASI sangat berperan dalam pemenuhan nutrisi bayi sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Lacak literatur internasional melalui media elektronik dengan panduan kata kunci 9 artikel dipilih, masing-masing mewakili manfaat memberikan ASI Ekslusif pada kehidupan bayi dalam perspektif Islam dan kesehatan dan berbagai memberikan informasi. Hasil yang menunjukkan adanya manfaat memberikan ASI Ekslusif pada kehidupan bayi dalam perspektif Islam dan kesehatan. Simpulan Berdasarkan analisa yang telah dilakukan terdapat manfaat dalam memberikan ASI Ekslusif pada kehidupan bayi baik dalam perspektif Islam dan kesehatan.Kata kunci: Menyusui, ASI Ekslusif, Bayi, Manfaat dalam Perspektif Islam dan Kesehatan.

    Analisis Aksi Spiritual Tanggap Covid-19 Selama PPKM di Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya

    Get PDF
    Since the Covid-19 pandemic at the end of 2019 in China, the entire life order of the world\u27s people has changed drastically. Along with the increasing number of patients exposed to Covid-19 and the number of patients who died and the enactment of the Policy for the Enforcement of Community Activity Restrictions on the island of Java-Bali in accordance with the Instruction of the Minister of Home Affairs Number 01-04 of 2021, it turned out to be increasing anxiety and health problems. mentality for society. Based on these conditions, it is very necessary to have various aspects of treatment ranging from prevention, recovery, and also overcoming the emergence of anxiety disorders. The importance of Islamic boarding schools as Islamic educational institutions in these conditions will be a fortress of faith and immunity in the face of Covid-19. The spiritual action analyzed was the practice of remembrance of the Covid-19 rejection certificate from KH. The practice of this remembrance indirectly has a considerable influence on the physical condition of the congregation who follows the practice of remembrance. The panic experienced by the public regarding the increasing mortality rate during the PPKM period can be quelled by the peace of mind that results from the practice of this remembrance. Therefore, the mental and physical health of the community will be maintained without ignoring the health protocols determined by the government.Keywords: Spiritual action; PPKM; Physical and Mental Health. AbstrakSejak pandemi Covid-19 muncul pada akhir tahun 2019 di China, seluruh tatanan kehidupan masyarakat dunia berubah drastis. Seiring dengan meningkatnya jumlah pasien terpapar Covid-19 dan jumlah pasien yang meninggal serta diberlakukannya Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Pulau Jawa-Bali sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri. Nomor 01-04 Tahun 2021 ternyata meningkatkan kecemasan dan masalah kesehatan serta mental bagi masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut maka sangat diperlukan berbagai aspek penanganan mulai dari pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan juga mengatasi munculnya gangguan kecemasan. Pentingnya Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam kondisi seperti ini akan menjadi benteng iman dan imun dalam menghadapi Covid-19. Tindakan spiritual yang dianalisis adalah amalan zikir surat keterangan penolakan Covid-19 dari KH. Amalan zikir ini secara tidak langsung memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kondisi fisik jemaah yang mengikuti amalan zikir. Kepanikan yang dialami masyarakat terkait meningkatnya angka kematian selama periode PPKM dapat diredam dengan ketenangan jiwa yang dihasilkan dari pengamalan zikir ini. Dengan demikian, kesehatan mental dan fisik santri maupun masyarakat akan tetap terjaga tanpa mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.Kata Kunci: Aksi Spiritual; PPKM; Kesehatan Fisik dan Mental

    Indonesian Legal Politics of Islamic Boarding School Curriculum Regulation

    Get PDF
    Islamic boarding school education acts as a service industry by meeting quality standards. An institution can be called qualified if it meets the specifications that have been set through existing regulations. Regarding the use of the curriculum, Islamic boarding schools are autonomously entitled to regulate and choose the curriculum according to the needs of the local community. However, it remains within the scope of the law that regulates it. The regulation is in the form of the Law on Islamic Boarding Schools by giving recognition to several curricula. This study uses a qualitative research method with a literature approach. The results of the study stated that there were several conditions that resulted in changes to the educational curriculum, including changes in organizational structure, monitoring mechanisms of the expected results, and the creation of power to make changes or replacement of the curriculum.Keywords: Islamic Boarding School Curriculum; Legal Policy; Islamic boarding school Abstrak:Pendidikan pondok pesantren berperan sebagai industri jasa dengan memenuhi standar kualitas. Lembaga dapat disebut berkualitas apabila memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan melalui regulasi yang ada. Terkait penggunaan kurikulum, pesantren secara otonomi berhak mengatur dan memilih kurikulum dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat. Namun, tetap dalam lingkup undang-undang yang mengatur. Pengaturannya dalam bentuk Undang-Undang tentang Pesantren dengan memberikan pengakuan pada beberapa kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat beberapa kondisi yang mengakibatkan perubahan kurikulum pendidikan, diantaranya adalah perubahan struktur organisasi, mekanisme monitoring dari hasil yang diharapkan, dan terciptanya kekuatan untuk melakukan perubahan atau penggantian kurikulum.  Kata Kunci: Kurikulum Pesantren; Kebijakan Hukum; Pondok Pesantre

    Penerapan Restorative Justice Sebagai Implementasi Dari Ultimum Remedium Dalam Upaya Pengembalian Kerugian Keuangan Negara

    Get PDF
    One of the basic objectives of eradicating corruption in Indonesia is to restore state losses. However, the retributive justice paradigm which is the legal basis for eradicating corruption and criminalizing corruption is not relevant to the main objective of corruption eradication law in Indonesia. What is even more important in the spirit of eradicating corruption, namely the return of state losses, is only an additional crime that can also be replaced by imprisonment. This article is intended to examine the concept of punishment for perpetrators of corruption that is relevant to be applied in Indonesia in accordance with what is required by law by considering the current development of the nation and state. The study focuses on deepening the elaboration of the concept of restorative justice to maximize the return of state finances in convicting perpetrators of corruption in Indonesia. By using normative juridical research methods, this study concludes that the concept of restorative justice in punishing perpetrators of criminal acts of corruption can be implemented in the form of strengthening norms for returning state losses from being an additional crime to being a principal crime. As for anticipating the perpetrators being unable to pay the losses, the concept of forced labour can be applied instead of imprisoning the perpetrators of corruption.Keywords: Restorative Justice; Ultimum Remedium; State Finance; Legal Benefits; SentencingAbstrakSalah satu tujuan dasar dari pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia adalah untuk mengembalikan kerugian negara. Namun paradigma retributif justice yang menjadi landasan hukum pemberantasan tindak pidana korupsi serta pemidanaan pelaku korupsi tidak relevan dengan tujuan utama hukum pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal yang justru penting dalam semangat pemberantasan korupsi yakni pengembalian kerugian negara justru hanya menjadi pidana tambahan yang juga dapat diganti oleh pidana penjara. Artikel ini dimaksudkan untuk meneliti konsep pemidanaan pelaku tindak pidana korupsi yang relevan untuk diterapkan di Indonesia sesuai dengan yang dikehendaki oleh undang-undang dengan mempertimbangkan perkembangan kehidupan bangsa dan negara dewasa ini. Kajian terfokus pada pendalaman mengelaborasi konsep restoratif justice untuk memaksimalkan pengembalian keuangan negara dalam pemidanaan pelaku korupsi di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, kajian ini menyimpulkan bahwa konsep restoratif justice dalam pemidanaan pelaku tindak pidana korupsi dapat diimplementasikan dalam bentuk penguatan norma-norma pengembalian kerugian negara dari sebagai pidana tambahan menjadi pidana pokok. Adapun untuk mengantisipasi pelaku tidak mampu membayar kerugian tersebut, maka konsep kerja paksa dapat terapkan ketimbang memenjarakan pelaku tindak pidana korupsi.Kata Kunci: Restoratif Justice; Ultimum Remedium; Keuangan Negara; Kemanfaatan Hukum; Pemidanaa

    Rekonstruksi Dakwah Islam di Ranah Politik dan Kultural

    Get PDF
    In Indonesia, da\u27wah in the political and cultural spheres is compared to siblings who have not spoken to one another in a long time, contradicting one another and even bringing one another down. Reconstruction of da\u27wah in Indonesia\u27s political and cultural realms is an extremely interesting subject that has the potential to constantly evolve and present new breakthroughs. Legislation and public policy issues require these individuals to engage in the political process, whereas social-social issues typically require a cultural approach. The purpose of this study is to determine whether it is true that Islamic da\u27wah in the political and cultural realms cannot coexist, particularly in the Indonesian context, and whether it is possible to create synergy – even convergence – between political and cultural da\u27wah, as well as what compromises must be made with mainstream circles. Today, political and cultural da\u27wah circles exist in Indonesia. By utilizing a literature-based approach that incorporates both theory and expert opinion. Additionally, it is analyzed by providing interpretations that are transformed into objects that can be interpreted in terms of space and time. The article concludes that, in contemporary Indonesia, the synergy between political and cultural da\u27wah must be directed toward resolving the nation\u27s problems, such as poverty and ignorance eradication, upholding justice, and establishing a clean government. These efforts should be couched in a framework of noble morality, elegant strategy, and an approach that is both friendly and sympathetic.Keywords: Reconstruction; Islamic Education; Politics, Culture  AbstrakDakwah di ranah politik dan kultural di Indonesia digambarkan seolah-olah sebagai siblings yang sudah lama tidak saling menyapa, kontradiktif, bahkan saling menjatuhkan. Rekontruksi dakwah di ranah politik dan kultural di Indonesia merupakan topik yang sangat menarik dan memiliki potensi kuat untuk selalu berkembang serta menghadirkan terobosan baru. Persoalan perundang-undangan dan kebijakan-kebijakan publik mengharuskan umat ini untuk terlibat di arena politik, sementara persoalan sosial-kemasyarakatan cenderung menghajatkan pendekatan kultural. Penelitian ini hendak menjawab pertanyaan, benarkah dakwah Islam di ranah politik dan di ranah kultural tidak bisa dipertemukan, khususnya dalam konteks Indonesia dan mampukah menciptakan sinergi –bahkan konvergensi—antara dakwah politik dan dakwah kultural serta Apa saja kompromi-kompromi yang mesti ditempuh dari mainstream kalangan dakwah politik dan kalangan dakwah kultural yang ada di Indonesia sekarang. Dengan menggunakan pendekatan literatur yang mempertimbangkan teori serta pendapat para ahli. Selanjutnya dianalisis dengan cara memberikan interprestasi yang menjadi obyek untuk ditafsirkan dalam kontek ruang dan waktu. Artikel ini menemukan bahwa dalam konteks Indonesia kontemporer, sinergi antara dakwah politik dan dakwah kultural tersebut mesti diarahkan untuk menyelesaikan problematika bangsa seperti pengentasan kemiskinan dan kebodohan, penegakan keadilan, serta pembentukan pemerintahan yang bersih. Upaya-upaya ini hendaknya dikemas dalam bingkai moralitas yang luhur, strategi yang elegan, serta cara pendekatan yang ramah dan simpatik.Keywords: Rekonstruksi; Dakwah Islam; Politik, Kultura

    651

    full texts

    745

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇