SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
Not a member yet
745 research outputs found
Sort by
The Determinant of Banking Profitability of BUKU IV Bank in Indonesia (2019-2020)
This research focuses on the study the determinant on banking profitability of seven private banking in Indonesia. The data panel was analyzed using a fixed-effect model. This study results partially that the independent variables of capital adequacy ratio and BOPO significantly affected profitability (return on asset), while the independent variables of non-performing loan and loan to deposit ratio had no significant effect on profitability (return on asset) in 2020. However, generally, these four variables affect profitability (return on asset) during the Covid-19 pandemic. The global and national macroeconomic conditions are one of the reasons that effect the banking sector returns on assets (ROA). The challenging global economic conditions with the ongoing US-China Trade War triggered a major impact on the Chinese economy and the volatility of the Asian Region from commodity prices. After the US General Election in November 2020, many industrial players took a “wait and see” attitude, waiting and seeing the upcoming policies on trade and capital flows in the region. The health crisis due to the Covid-19 pandemic also put pressure on the global and national economy as well as the handling of the pandemic with the global social situation that creates financial market uncertainty in 2020. People\u27s mobility is greatly reduced until it reaches its lowest point in March-May 2020. The existence of these uuncertainfinances has an impact on market conditions and the investment behavior of the public.Keywords: covid-19; profitability; return on the asset; banking industry AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan, khususnya pada 7 Bank yang termasuk dalam kategori Bank BUKU IV di Indonesia. Data didapatkan berdasarkan laporan keuangan perbankan, dianalisa menggunakan alat regresi dengan metode data panel. Pendekatan model estimasi regresi yang digunakan yaitu pendekatan efek tetap. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial, variabel independen capital adequacy ratio dan BOPO secara signifikan berpengaruh terhadap profitabilitas (return on asset), sedangkan variabel independen lainnya yaitu non performing loan dan loan to deposit ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (return on asset) pada tahun 2020. Akan tetapi, secara keseluruhan, keempat variabel independen tersebut berpengaruh terhadap profitabilitas (return on asset) pada masa pandemi Covid-19. Kondisi ekonomi makro secara global dan nasional merupakan salah satu alas an pengaruh return on asset sektor perbankan. Kondisi perekonomian global yang penuh tantangan dengan berlanjutnya Perang Dagang AS-China memicu dampak besar bagi perekonomian China dan volatilitas Kawasan Asia dari harga komoditas. Pasca Pemilihan Umum AS pada November 2020, banyak pelaku industri mengambil sikap “wait and see”, menunggu dan melihat kebijakan perdagangan serta arus modal yang akan datang. Krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 juga memberikan tekanan pada perekonomian global dan nasional serta penanganan pandemi dengan situasi sosial global yang menciptakan ketidakpastian pasar keuangan pada tahun 2020. Mobilitas masyarakat sangat berkurang hingga mencapai titik terendah pada Maret-Mei 2020. Adanya ketidakpastian keuangan tersebut berdampak pada kondisi pasar dan perilaku investasi masyarakat.Keywords: Covid-19; profitabilitas; return on asset, industri perbanka
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendidikan, Peribadatan Dan Perilaku Masyarakat; Studi Kasus Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo
Covid-19 has been declared a global pandemic by the World Health Organization because this virus has infected most of the countries in the world. Almost all countries have been affected by this disease outbreak, including Indonesia. Covid-19 has had a serious impact on various aspects of life. This study aims to determine the impact of the Covid-19 pandemic in the fields of education, worship, and behaviour of the people of Jumputrejo Village, Sukodono District, Sidoarjo Regency. This study uses a qualitative method. Research data was obtained by field observations and interviews. The results of this study indicate that public education is seriously affected, namely the feeling of boredom experienced by students due to online learning. The level of saturation of students in online learning affects the quality of learning because when students are bored they tend to find it difficult to respond to information. In terms of community worship, it is hampered, so they need religious guidance to be able to carry out worship in accordance with the Health protocol. In addition, people\u27s behaviour is getting more positive, people\u27s attitudes and awareness to comply with health protocols are voluntarily getting used to it over time.Keywords: Impact of the Covid-19 Pandemic; Education; Worship; Community Behavior AbstrakCovid-19 telah dinyatakan sebagai pandemi global oleh Organisasi Kesehatan Dunia karena virus ini telah menginfeksi sebagian besar negara-negara di dunia. Hampir semua negara terkena dampak dari wabah penyakit ini, termasuk Indonesia. Covid-19 membawa dampak yang serius dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 di bidang pendidikan, peribadatan, dan perilaku masyarakat desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan observasi di lapangan dan interview. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan masyarakat terdampak serius, yaitu adanya rasa jenuh yang dialami oleh siswa akibat pembelajaran daring. Tingkat kejenuhan siswa dalam belajar daring mempengaruhi kualitas belajar, sebab ketika siswa jenuh cenderung sulit untuk merespon informasi. Dari segi peribadatan masyarakat terhambat, sehingga mereka membutuhkan bimbingan keagamaan untuk dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol Kesehatan. Selain itu, perilaku masyarakat bertambah positif, sikap dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pun secara sukarela mulai terbiasa seiring berjalannya waktu.Kata Kunci: Dampak Pandemi Covid-19; Pendidikan; Peribadatan; Perilaku masyaraka
Efektifitas Pembelajaran Daring bagi Siswa dan Orang Tua Siswa di Desa Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok
Since the emergence of the COVID-19 pandemic in Indonesia, the Ministry of Education and Culture has been forced to stop face-to-face learning at schools and on campus. Learning is done online (in the network). Over time, there are many obstacles that are felt by students and parents of students during online learning. This is a strong reason for them to return to face-to-face learning at school. The purpose of this study is to explain the effectiveness of online learning in the Curug Village Community, Bojongsari District, Depok City. The type of research used is qualitative. Data were obtained from observations and surveys of parents of students in Curug Village, Bojongsari District, Depok City. The results of this study indicate that online learning is less effective for students in Curug Village, Bojongsari District, Depok City. This is influenced by the lack of supervision from parents, because not all parents can guide their children (students) during online learning due to other activities at the same time. More attention is needed from the Ministry of Education and Culture to improve the online learning system during this COVID-19 period, if possible, face-to-face learning will be implemented in stages.Keywords: Effectiveness, Online Learning, Parents, Students AbstrakSejak munculnya pandemi COVID-19 di Indonesia, Kemendikbud terpaksa menghentikan pembelajaran tatap muka di sekolah maupun di kampus. Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan). Seiring dengan berjalannya waktu, terdapat banyak kendala yang dirasakan oleh para Siswa dan Orang Tua Siswa selama pembelajaran daring. Hal ini menjadi alasan kuat bagi mereka untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan efektifitas pembelajaran daring di lingkungan Masyarakat Desa Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualititaf. Data diperoleh dari observasi dan survey kepada Orang Tua Siswa di Desa Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pembelajaran daring kurang efektif bagi Siswa di Desa Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pengawasan dari Orangtua Siswa, karena tidak semua orang tua Siswa dapat membimbing Anaknya (Siswa) di saat pembelajaran daring disebabkan kesibukan lainnya dalam satu waktu yang sama. Perlu perhatian lebih dari Kemendikbud untuk meningkatkan sistem pembelajaran daring di masa COVID-19 ini, bila memungkinkan segera kembali diberlakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap.Kata Kunci: Efektifitas, Pembelajaran daring, Orang Tua, Sisw
Analisis Minat Beli Halal Branding Skincare Safi
Penelitian ini meneliti tentang minat beli masyarakat terhadap produk skincare Safi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi minat beli masyarakat terhadap produk sincare Safi, penelitian ini mencangkup variabel halal branding, endorser non-selebrity serta brand trust. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) halal branding tidak berpengaruh terhadap minat beli dengan nilai thitung 1,774 < ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,077 > 0,05; (2) halal branding berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand trsut dengan nilai thitung 5,594 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05; (3) endorser non-selebrity berpengaruh positif terhadap minat beli dengan nilai thitung 3,480 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05; (4) endorser non-selebrity berpengaruh positif terhadaap Brand Trust dengan nilai thitung 3,984 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05; (5) Brand Trust berpengaruh positif terhadap minat beli dengan nilai thitung 7,932 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi. Kata Kunci : Halal Branding, Endorser Non-Selebrity, Brand Trust, Minat Beli, Produk Skincare Safi
Hukum dan Sistem Demokrasi; Telaah Kajian Dalam Konsep al-Syura
Alquran contains the order for deliberation, but it does not clearly explain the deliberation system. This article investigates several hadiths concerning al-Shura, the Prophet\u27s deliberation practices, the issues discussed, and who to consult. The normative approach is used in this study, with a focus on the concept of Al-Shura and comparative democracy. The purpose of this article is to compare Islamic discourse and the concept of deliberation with Western-style democracy. Deliberation is one of the values of constitutional political ethics in the life of an Islamic state, according to this article. Similarly, there is a significant distinction between Western-style democracy and delusional democracy.Keywords: Law; Democracy; Al-Shura Abstrak:Perintah musyawarah terdapat dalam Alquran, namun tidak menjelaskan sistem bermusyawarah secara jelas. Artikel ini mengupas beberapa hadits yang berhubungan dengan al-Syura, praktek-praktek musyawarah Rasulullah Saw, persoalan-persoalan yang dimusyawarahkan serta dengan siapa bermusyawarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan fokus pembahasan pada analisa konsep Al-Syura dan demokrasi secara komparatif. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan wacana dan konsep musyawarah dalam Islam dan demokrasi ala barat. Artikel ini menemukan bahwa musyawarah merupakan salah satu nilai etika politik yang konstitusional dalam kehidupan negara Islam. Demikian pula terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara demokrasi ala Barat dengan musyawarah dalam Islam.Kata kunci: Hukum; Demokrasi; Al-Syur
Nasionalisme dan Tasamuh – Suatu Tinjauan Ulama Tanah Sunda Abah Anom
The negative stigma lately is often carried by Muslims. This often occurs in acts of violence and intolerance carried out by radical Islamic community organizations. They are provoked by their leaders through lectures and da\u27wah. For this reason, the influence and example of nationalist and tasamuf religious leaders are needed. Abah Anom was the leader of the Qadiriyyah Wa Naqsyabandiyyah Islamic Boarding School, the Suryalaya Islamic Boarding School in Tasikmalaya, West Java. One of the cleric who can be a role model in the syiar of Islam and the life of the nation and state. Apart from being a nationalist cleric, he also highly respects the local wisdom. Through this paper, it is hoped that it will inspire the younger generation of Islam to practice religion without forgetting local wisdom. Another thing is the need to foster nationalism and accept the differences that exist in society. The research method uses library research methods where the library sources are taken from books and journals / proceedings. Through his example and also his works can be learned about the role of nationalism and creativity in his broadcast. His view of local wisdom, especially Sundanese culture, is precisely to strengthen the Qodiriyah wa Naqsyabandiyah Tarekat. Abah Anom\u27s role model is needed for the young generation of Islam today, in this global era and the fading of their nationalistic values. Keywords: Abah Anom, nasionalism, tasamuhAbstrakStigma negatif akhir-akhir ini kerap disandang oleh umat Islam. Hal ini dikarenakan sering terjadi aksi kekerasan dan intoleran yang dilakukan oleh kelompok ormas Islam radikal. Mereka terprovokasi oleh pemimpinnya melalui ceramah dan dakwah. Untuk itu pengaruh dan teladan seorang pemimpin keagamaan yang nasionalis dan tasamuf sangat diperlukan. Abah Anom merupakan pemimpin Pesantren Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah yakni Pesantren Suryalaya di Tasikmalaya, Jawa Barat. Salah satu ulama yang dapat menjadi panutan dalam syiar Islam maupun kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain seorang ulama yang nasionalis, beliau juga sangat menghormati kearifan lokal dimana pesantren ini berada. Melalui tulisan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Islam untuk dapat mengamalkan ajaran agama tanpa melupakan kearifan lokal setempat. Selain itu juga perlunya memupuk rasa kebangsaan dan menerima perbedaan yang ada di masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dimana sumber pustaka diambil dari buku-buku, jurnal, prosiding, majalah dan koran. Melalui teladan kehidupannya dan juga karya-karyanya bisa dipelajari tentang peran nasionalisme dan kreativitas dalam syiarnya. Pandangannya terhadap kearifan lokal khususnya budaya Sunda justru untuk memperkokoh Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah. Suri teladan Abah Anom perlu ditiru oleh generasi muda Islam saat ini, di tengah arus global dan lunturnya nilai-nilai nasionalismenya yang mereka alami. Keywords: Abah Anom, nasionalisme, tasamu
Analisis Penetapan Nisbah Bagi Hasil Pada Deposito Mudharabah Di Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Riyadhul Jannah Bekasi Dalam Persfektif Hukum Islam
AbstractThe profit-sharing ratio on mudharabah deposits in this case must be stated clearly so as not to create the potential for uncertainty and injustice in the distribution of the ratio. If at any time there is a risk or loss, there must be clarity regarding which party is responsible for the risk. Therefore, a study was conducted to find out the truth of a distribution practice or the determination of the profit sharing ratio at BMT Riyadhul Jannah Bekasi.Knowing the results of the study, it was concluded that the determination of the profit sharing ratio on the mudharabah or futures mudharabah deposit products at BMT Riyadhul Jannah had been determined by the BMT so that members or customers could not negotiate for the profit sharing ratio. This is because the size of the profit-sharing ratio that will be obtained has been determined by BMT Riyadhul Jannah The calculation of the profit-sharing ratio was also found to be in accordance with Islamic law, considering that BMT Riyadhul Jannah basically always applies the principles of Islamic law for its products.Keywords: Mudharabah Deposit, Profit Sharing Ratio, Islamic Law Perspective. AbstrakNisbah bagi hasil pada deposito mudharabah harus dinyatakan dengan jelas sehingga tidak menimbulkan potensi ketidakpastian dan ketidakadilan dalam pembagian besar kecilnya nisbah. Jika suatu saat terjadi resiko atau kerugian maka harus ada kejelasan pihak mana yang bertanggungjawab terhadap resiko tersebut. Maka dari itu untuk mengetahui adanya kebenaran suatu praktik pembagian atau penetapan nisbah bagi hasil maka perlu dilakukan penelitian di BMT Riyadhul Jannah Bekasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penetapan nisbah bagi hasil pada produk deposito mudharabah atau mudharabah berjangka di BMT Riyadhul Jannah sudah ditetapkan oleh pihak BMT sehingga anggota atau nasabah tidak dapat bernegosiasi untuk nisbah bagi hasil karena besar kecilnya nisbah bagi hasil yang akan didapatkan sudah ditentukan oleh BMT Riyadhul Jannah. Dan perhitungan nisbah bagi hasil sudah sesuai dengan syariat hukum Islam, karena pada dasarnya BMT Riyadhul Jannah selalu menerapkan prinsip-prinsip hukum Islam untuk produknya.Kata Kunci : Deposito Mudharabah, Nisbah Bagi Hasil, Persfektif Hukum Isla
Diferensiasi Pendirian Perseroan Terbatas Pasca Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja
The dynamics in the development of Limited Liability Companies after the enactment of the Job Creation Act and also the government\u27s efforts to increase or encourage the growth of Micro, Small and Medium Enterprises. In this case, the government through the Job Creation Act gave birth to a new concept related to Limited Liability Companies. Where the new concept related to the Limited Liability Company is stated in Article 153A of Law Number 11 of 2020 which states that a company with the criteria of micro and small businesses can be established by one person and established with a statement letter. In the regulation of Limited Liability Companies for Micro and Small Businesses in the Job Creation Act, it creates a legal conflict with the concept of a single establishment. Because without the elements of an agreement, these provisions create inconsistencies with the Limited Liability Company Law. These problems arise because the role of the Notary in the establishment of a Limited Liability Company for Micro and Small Business is eliminated. The researcher uses the normative research method and the type of descriptive research. The analysis is carried out by comparing the concept of the Company in the Company Law Number 40 of 2007 and the Limited Liability Company in the Job Creation Act with the concept of Single Member Limited Liability. The results of this analysis suggest that it is mandatory to make a statement on the establishment of a Limited Liability Company for Micro and Small Medium Enterprises using a notarial deed so that the validity of the statement letter can be used as perfect evidence, as well as a clause in the statement letter for the establishment of a Limited Liability Company for Micro and Small Medium Enterprises to accommodate all wishes of the sole founder. in accordance with the provisions of the Company Law.Keywords: Differentiation; Establishment; Limited Liability Company AbstrakDinamika dalam perkembangan Perseroan Terbatas pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja dan juga merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan atau mendorong poertumbuhan Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah. Dalam hal ini, pemerintah melalui Undang-Undang Cipta kerja melahirkan konsep baru terkait Perseroan Terbatas. Dimana konsep baru terkait Perseroan Terbatas tersebut dituangkan dalam Pasal 153A Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 yang menyatakan Perseroan dengan kriteria usaha Mikro dan kecil dapat didirikan satu orang dan didirikan dengan surat pernyataan. Dalam pengaturan Perseroan Terbatas untuk Usaha Mikro dan Kecil dalam Undang-Undang Cipta Kerja menimbulkan konflik Hukum dengan konsep Pendirian tunggal. Karena tanpa adanya unsur Perjanjian, ketentuan tersebut menimbulkan Inkonsistensi dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Permasalahan tersebut muncul karena dihilangkannya peran Notaris dalam Pendirian Perseroan Terbatas Usaha Mikro dan Kecil. Peneliti menggunakan metode Penelitian normatif serta tipe Penelitian deskriptif. Untuk analisis dilakukan dengan cara membandingkan antara konsep Perseroan dalam Undang-Undang Perseroan Nomor 40 tahun 2007 dan Perseroan Terbatas dalam Undang-Undang Cipta kerja dengan konsep Single Member Limited Liability. Hasil dari analisa ini menyarankan diwajibkannya pembuatan pernyataan Pendirian Perseroan Terbatas Usaha Mikro dan Kecil Menengah menggunakan akta notaris agar keabsahan dari surat pernyataan tersebut dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sempurna, serta klausul surat pernyataan Pendirian Perseroan Terbatas Usaha Mikro dan Kecil Menengah mengakomodasi segala kehendak pendiri tunggal sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan.Kata Kunci: Diferensiasi; Pendirian; Perseroan Terbata
The Pandemic of Covid-19 and Muslim Consumer Behavior (Case Study in Kota Jayapura, Papua Province)
This study discusses the Muslim consumer behavior in the pandemic of COVID-19 in Indonesia. The study is a quantitative research using an online survey with a questionnaire to collect the data. The sample is 100 respondents in Jayapura, the capital city of Papua Province, Indonesia. There are 20 items of statements built related to consumer behavior in the questionnaire. Data analyzed using Exploratory Factor Analysis (EFA) to construct Muslim consumer behavior during COVID-19 pandemic. The result found that there are six consumer behaviors shaped from the extraction of the 20 variables, namely Changes in Needs and Consumption Patterns, More Selective and Well-Informed before Purchasing Goods, Adopting Digital Application in Purchasing Goods, Hoarding Behavior, Oriented to Priority, Brand and Quality, and Consult Doctor Online. These findings suggest the retailers to maintain the production for the essential products needed in the Pandemic, and for the governments to set a regulation for balancing the demand and supply of the essential products during the pandemic, and for the Muslim consumer itself to comply with the Islamic ethical consumption to achieve well-being both in the world and hereafter.Keywords: Consumer Behavior, COVID-19, EFA. AbstrakPenelitian ini membahas mengenai perilaku konsumen Muslim ditengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei online berupa kuesioner dalam mengumpulkan data. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang responden di Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, Indonesia. Dalam kuisioner, terdapat 20 item pernyataan yang dirancang terkait dengan perilaku konsumen yang harus dijawab oleh responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk menyusun perilaku konsumen Muslim selama masa pandemi. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat enam perilaku konsumen yang terbentuk dari ekstraksi 20 variabel yaitu Perubahan Pola Kebutuhan dan Konsumsi, Penelusuran Informasi Produk dan Lebih Selektif Sebelum Membeli Barang, Penggunaan Aplikasi Digital dalam Pembelian Barang, Perilaku Menimbun Barang, Berorientasi pada Prioritas, Merek, dan Kualitas, serta Penggunaan Jasa Konsultasi Dokter Online. Temuan penelitian ini merekomendasikan para produsen untuk mempertahankan produksi barang-barang yang penting selama masa pandemi, dan kepada pemerintah agar menetapkan kebijakan yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran barang selama pandemi, serta kepada konsumen Muslim agar dapat menerapkan etika konsumsi sesuai dengan ajaran Islam agar tercapai kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.Kata Kunci: Perilaku Konsumen, COVID-19, PUS
Islamic Work Ethic (IWE) dan Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) pada Bank Syariah Indonesia (2011-2019)
Islamic work ethic and Islamic responsibility towards social and personal is a necessity. This responsibility is a form of statement about interpersonal and social care for the company. One of the areas studied is Islamic banking in Indonesia. The method used is through a quantitative approach through the analysis tool E Views. From the research results, it is found that so far the work ethic of Bank Syaraih employees is good and has positive values and Islamic social responsibility of Islamic Banks on financial performance does not show significant results because the test is carried out in a parsian manner, but if it is carried out simultaneously with Islamic Corporate Governance (ICG). , then the results will be significant.Keyword: Islamic work Ethic (IWE), Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) AbstrakEtos kerja dan Tanggung jawab Islam terhadap sosial dan personal adalah suatu keniscayaan. Tanggung jawab ini merupakan bentuk pernyataan tentang kepedulian antar personal dan sosial terhadap perusahaannya. Salah satu bidang yang diteliti adalah terhadap perbankan syariah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan antropologi melalui alat analisanya E Views. Dari hasil penelitian didapat bahwa selama ini etos kerja pegawai Bank Syariah adalah baik dan bernilai positif dan tanggung jawab sosial Islam bank syariah terhadap kinerja keuangan tidak menunjukkan hasil yang signifikan karena pengujian yang dilakukan secara parsial, namun apabila dilakukan secara simultan dengan Islamic Corporate Governance (ICG), maka hasilnya akan signifikan.Kata Kunci: Etos Kerja Islam (IWE), tanggung Jawab Sosial Islam (ICSR