PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan Dasar
Not a member yet
291 research outputs found
Sort by
Research Result Penerapan Konsep Caring Spiritualitas dalam Membangun Karakter Diri pada Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: Penerapan Konsep Caring Spiritualitas dalam membangun Karakter Diri
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan caring spiritualitas dalam membangun karakter diri di pada mahasiswa Prodi D-III Keperawatan FK Unmul yaitu menganalisis Perubahan berpikir (mind set) dan perilaku mahasiswa kearah konsep caring spiritualitas, menganalisis Karakter diri mahasiswa, dan menganalisis Konsep Caring Spiritualitas menjadi dasar pemikiran mahasiswa dalam membentuk karakter diri. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa program studi diploma III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman semester 5 dan 6 (enam) tahun akademik 2021/2022 sebanyak 75 orang yang telah mengerti tentang konsep caring spiritualitas dari sejak semester satu hinggga semester lima di Prodi D-3 Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi keefektifan penerapan konsep caring spiritualitas dalam membangun karakter diri mahasiswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods. Secara kuantitatif penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Analitik deskriptif. Desain dalam penelitian ini adalah Cross Sectional, dimana data variabel dependen dan independen didapatkan dalam satu periode waktu yaitu tentang caring spiritualitas dan konsep membangun karakter diri. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yaitu berupa 30 item pernyataan dengan hasil uji validitasnya adalah 0,600 dan uji reliabilitasnya adalah 0,281 pada 50 responden tentang evaluasi penerapan konsep caring spiritualitas dalam membangun karakter diri mahasiswa. Ada 2 item dang tidak valid sehingga instrumen yang digunakan sebanyak 30 item pernyataan.
Berdasarkan penelitian, karakteristik usia mahasiswa yaitu terbanyak pada rentang usia 19 tahun 27 orang (36%), 20 tahun sebanyak 25 (33%), usia 21 tahun sebanyak 22 (29%) dan usia 22 tahun sebanyak 1 orang (1%). Responden terbesar sebanyak 60 orang (80%) dan laki-laki sebanyak 15 orang (20%). Berdasarkan kepribadian, sebanyak 65 orang (87%) berkepribadian extrovert dan sebanyak 10 orang (13%). Berdasarkan hasil penelitian, setelah dilakukan evaluasi tentang penerapan konsep caring spiritualitas dalam membangun karakter diri mahasiswa sebanyak 64 orang (85%) penerapan efektif dan 11 orang (15%) penerapannya kurang efektif.
Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah membentuk karakter diri dengan pelatihan selama 2 hari dalam membangun karakter diri dan mengaplikasikannnya langsung pada kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci : Penerapan, konsep caring spiiritualitas, karakter dir
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Jurusan Tata Busana Kelas XI Tata Busana di SMKN 1 Gegerbitung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas Belajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pembuatan Busana Industri. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan melakukan pendekatan korelasional. Lokasi pada penelitian ini yaitu dilaksanakan di sekolah SMKN 1 Gegerbitung. Populasi yakni semua siswa kelas XI jurusan tata busana dengan berjumlah 33 orang. Sampel menggunakan (total sampling) sehingga sampel sebanyak 33 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Observasi , 2) Dokumentasi, 3) Kuesioner. Hasil penelitian ini menampilkan kalau fasilitas belajar serta motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pembuatan busana industri di SMKN 1 Gegerbitung. Perihal ini dibuktikan dengan variabel fasilitas belajar mendapatkan nilai sebesar thitung 2,681 serta motivasi belajar mendapatkan nilai sebesar 3,162 thitung lebih besar dari nilai ttabel 2,042. Tidak hanya itu, nilai signifikansi variabel fasilitas belajar 0, 012 serta motivasi belajar 0, 000, yang berarti fasilitas belajar serta motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran pembuatan busana industri pada siswa kelas XI tata busana di SMKN 1 Gegerbitung.
Kata kunci : Fasilitas Belajar, Motivasi Belajar, Hasil Belaja
PENGARUH POLA ASUH TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN: PENGARUH POLA ASUH TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN
Anak pada perkembangan bahasanya secara umum memiliki kemampuan pada lingkup perkembangan diantaranya adalah pada tingkat memahami dan mengerti bahasa, menyatakan bahasa, dan juga memiliki kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Bahasa pada anak memiliki tahapan diantaranya adalah keterampilan anak dalam berbicara dengan menggunakan kesamaan kata atau arti, anak sudah mampu mengucapkan atau mengatakan nama dengan lengkap, mengungkapkan usia atau tanggal lahir dan mampu mengatakan alamat rumah. Sehubungan dengan pentingnya bahasa maka perlu diketahui mengenai pengembangan bahasa itu sendiri yang tentu saja dilakukan dalam proses yang sangat panjang mulai dari usia dini hingga dewasa. Dalam proses tersebut tentu saja melibat orangtua terutama dalam pola asuh sebagai penunjang perkembangan bahasa anak dikehidupan sehari-hari. Pengasuhan terhadap anak tentu akan memiliki pengaruh yang akan melekat pada diri anak baik secara langsung maupun tidak langsung. Pola pengasuhan pada anak merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan orang tua dalam mendidik dan membimbing anak-anaknya. Untuk melihat seberapa besar pengaruh pola asuh yang terapkan orangtua terhadap perkembangan bahasa anak usia 4 hingga 6 tahun maka dilakukan penelitian kuantitatif ex post facto, yang menjadi variable bebas (X) adalah pola asuh dan variable terikatnya (Y) adalah perkembangan bahasa anak
KOMPETENSI PEDAGOGI GURU KELAS II DI SDN 020 SAMARINDA UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mengajar guru dalam menyampaikan materi dan mentransfer ilmu pengetahuan pada siswa di SD Negeri 020 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif, metode yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik yang digunakan dalam triangulasi ini adalah triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang akan diperoleh melalui tiga sumber. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti di kelas II SDN 020 Samarinda Utara, terdapat kendala dan keterbatasan dalam keterampilan mengajar guru di kelas, adalah seperti guru kurang memahami metode pegajaran, kurang memahami materi pada pembelajaran tematik, dan kurang pemahaman dalam menyampaikan materi. Hal ini yang menyebabkan adanya kendala dalam keterampilan mengajar guru di kelas, sehingga membuat proses pembelajaran berjalan kurang maksimal. Keterampilan mengajar guru merupakan kunci utama keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, oleh sebab itu keterampilan mengajar bagi guru perlu untuk dikembangkan lebih baik lagi
STUDENTS’ PERCEPTION OF SPADA UWGM AS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) IN WIDYA GAMA MAHAKAM SAMARINDA UNIVERSITY
Lecturers and students must be prepared to have technical knowledge and skills about easy applications and features that can accommodate online learning needs. It has been notified based on the researcher in pre research with the students. During the learning activities, the students find particular problems in learning online through SPADA as the LMS. However, they should know the system characteristic and functions to use the system effectively. Therefore, based on the background above, the researcher examined EFL students’ perceptions of the SPADA as a learning management system. The objectives of this research study are to find out what are students’ perception of SPADA UWGM as Learning Management System (LMS) in Widya Gama Mahakam Samarinda University. This study used qualitative research with case study approaches. The result showed that perception of using SPADA as the learning management system in the fifth semester of Class a English Education Department in Widya Gama Mahakam Samarinda University divided into three indicators of perception that are acceptance, understanding, and evaluation. Furthermore, from the student’s perception of acceptance the students stated that online learning can be said to be an effective learning resource when supported by adequate infrastructure such as good networks and the SPADA as the Learning Management System but the students still have difficulties in acceptance the material with SPADA as the Learning Management Syste
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS VIII A SMPN MANARAI NO 18 KEPULAUAN SELAYAR TAHUN PEMBELAJARAN 2022/2023
Rendahnya mutu kemampuan menulis siswa disebabkan oleh kenyataan bahwa pengajaran mengarang dianaktirikan. Dalam pembelajaran menulis, penyampaian materi pelajaran belum menggunakan cara yang tepat dan menarik yaitu sebagian besar seorang guru masih menggunakan metode ceramah. tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Menggunakan Model Picture and Picture pada Siswa kelas VIII A SMPN Manarai N0 018 Kepulauan Selayar Tahun Pembelajaran 2022/2023. Prosedur penelitian tindakan kelas ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil Tes Belajar Tiap Siklus yaitu : siklus 1 dengan rata-rata 53,86, ktuntasa 31.81% sedangkan pada siklus 2 dengan rata-rata 82,73, ketuntasan 91%. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi kegiatan menulis puis
AN ANALYSIS OF THE IMPACT OF MULTIPLAYER ONLINE BATTLE ARENA (MOBA) GAMES TOWARD LISTENING COMPREHENSION
The user of online games in this world has increased rapidly year by year. The last data has shown that there are 699 million active users around the world. Indonesia is become one of the most country who consumed the online game. This research aims to determine, how online games are played by the students, the causes of the students play the online games and the effect of the online game or MOBA game on the students’ listening comprehension as the main goal. This research used Mixed-method. The data is used questionnaire, listening test, interview, and documentation. 62 students have taken for the sample. Based on the research that has been done, the researcher can conclude that the online game gives the impact to the listening comprehension of the students at SMKN 6, Samarinda. It proved by the mean score pre-test and post-test in experimental group was 69.67 that increased into 84.03 after treatment. Therefore, the display data of sample T-test has shown that value sig. (2-talled) is 0.00 < 0.05 with the R square 0.76. It means there is significant influence of playing online game on the student’s listening skill of 76%
KESANTUNAN PADA PENGGUNAAN BAHASA VERBAL ANAK USIA 5-6 TAHUN: KESANTUNAN PADA PENGGUNAAN BAHASA VERBAL ANAK USIA 5-6 TAHUN
Kemampuan anak dalam penggunaan bahasa verbal secara luas tentu saja mengembirakan anak maupun orangtuanya karena dapat meningkatkan percaya diri dalam pergaulan sosial anak, sebab memudahkan anak untuk berinteraksi karena keinginan anak dengan mudah dipahami oleh oranglain. Selain itu dapat menjadi alat ukur untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kecerdasan anak secara kognitif. Anak sebagai mahluk yang tentu akan terus berkembang menjadi manusia dewasa perlu dibiasakan mengenai kesantunan dalam penggunaan bahasa verbal dalam menyampaikan pemikirannya. Fokus penelitian adalah pada kesantunan bahasa anak usia 5-6 tahun pada lingkungan RT 24 Makroman, dengan mengambil sampel 2 orang anak sebagai objek penelitian. Instrument penelitian menggunakan alat rekam menggunakan handphone realme tipe7i. Teknik rekam digunakan karena data yang di teliti merupakan data lisan. Kemudian dilakukan seleksi, pengaturan dan diklasifikasikan. Kesantunan bahasa verbal anak memang harus selalu dilakukan karena interaksi yang terjadi pada anak merupakan kegiatan yang selalu berlangsung sepanjang hari, sehingga diperlukan lingkungan keluarga yang kondusif dan membantu dalam menyelaraskan anak dalam penggunaan bahasa verbal secara santun, pembiasaan dalam keluarga serta adanya perhatian dan kontrol keluarga yang terus menerus
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER SISWA MENGGUNAKAN MEDIA TOKOH BONEKA PADA MUATAN PPKN KELAS III SDN 021 SAMARINDA UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022
Rustiyarso, M. S. (2020). Panduan dan Aplikasi Penelitian Tindakan Kelas (Utami (ed.)). NOKTAH. https://www.google.co.id/books/edition/Panduan_dan_Aplikasi_Penelitian_Tindakan/4jQnEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
Fakhrudin, A., & Inayati, A. U. (2015). PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA TEMA LINGKUNGAN KELAS II SD NEGERI 02 MEDAYU KABUPATEN PEMALANG. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, 6. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pip/article/view/7508/5365
Permatasari, A. I., Sudarmiatin, S., & Mudiono, A. (2019). Proses Pembelajaran PKn Berbasis Lesson Study menggunakan Media Boneka Tangan pada Siswa Kelas V. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(1), 85. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i1.11864
 
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER PADA BUKU SISWA KURIKULUM 2013 KELAS III SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesesuaian nilai-nilai karakter pada buku siswa kelas III kurikulum 2013 Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi (content analysis). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2022. Penelitian ini menganalisis buku siswa kurikulum 2013 kelas III SD/MI semester 2 terbitan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia revisi 2018 yang terdiri dari 4 tema. Penelitian ini berfokus pada kata/kalimat/paragraf yang mengandung nilai-nilai karakter sesuai dengan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dalam buku siswa. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan instrumen pendukung berupa pedoman analisis buku siswa. Proses penelitian ini dilakukan dalam teknik analisis data terdiri dari 3 tahap yaitu pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa buku siswa kurikulum 2013 kelas III sekolah dasar semester 2 revisi 2018 sudah memuat penguatan pendidikan karakter (PPK) walaupun dengan frekuensi kemunculan yang berbeda-beda di setiap tema. Berdasarkan hasil analisis pada semua tema, nilai karakter dengan frekuensi kemunculan tertinggi adalah nilai karakter nasionalis, kemudian nilai karakter gotong royong, lalu nilai karakter mandiri, selanjutnya nilai karakter integritas dan frekuensi nilai karakter dengan kemunculan terendah adalah nilai karakter religius.
Kata kunci: nilai karakter, buku siswa, kurikulum 201