PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan Dasar
Not a member yet
291 research outputs found
Sort by
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP TANGGUNG JAWAB BELAJAR MAHASISWA PGSD
Sustainable development in the educational process is mandatory for the creation of conditions for individuals to act in complex situations in a sustainable manner. Adversity quotient gives individuals to deal with the difficulties they face, as well as the responsibility that students must feel for themselves so that it becomes important for the implementation of continuous learning. This study aims to reveal the effect of adversity quotient on the learning responsibilities of PGSD students at Widya Gama Mahakam University, which consists of 106 students. The research results show that there is an adversity quotient effect on student learning responsibility as indicated by the obtained t count, which is 5.260, which when compared to t table, which is 1.983, it is said that t count > t table
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SD NEGERI 024 SAMARINDA UTARA TAHUN 2022
Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menggunakan permainan tradisional engklek sebagai media pembelajaran matematika pada siswa/i kelas III C SDN 024 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan dengan 3 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 3 pertemuan. Tiap siklus meliputi : kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. pembelajaran yang menggunakan permainan tradisional engklek dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN 024 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2022/2023, pada pelajaran matematika materi tentang penjumlahan dan pengurangan. Penerapan permainan tradisional engklek dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap siklus, dengan persentase ketuntasan siswa yang mendapat nilai diatas KKM 75 yaitu siklus I 63,3% dan siklus II 83,3%. Penerapan permainan tradisional engklek sangat cocok diterapkan pada pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan. Hasil belajar siswa meningkat dari hasil sebelumnya. Karena di permainan ini siswa melakukan kerja sama dengan siswa – siswa lainnya dan guru sebagai fasilitator untuk menjelaskan yang belum dipahami
PERMAINAN TRADISIONAL DAN DAMPAKNYA PADA PESERTA DIDIK DI KOTA SAMARINDA
Permainan tradisional merupakan salah satu konsep belajar dari beberapa konsep belajar yang pernah ada. Konsep tersebut di terapkan pada sebahagian pendidikan formal yang ada di Kota Samarinda. Lahirnya sebuh konsep ini tentunya didasari pada sebuh persoalan yang dialami oleh sebahagian peserta didik dalam proses belajar di Kota Samarinda. Persoalan tersebut yang ada seperti peserta didik kurang berkomunikasi, interaksi dan kerja sama dengan teman-temannya di lingkugan sekolahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permainan tredisional yang ada di kota samarinda, Permainan tradisional yang di terapkan sang pendidik disekolah dan dampak permainan terhadap peserta didik di sekolah dasar yang ada di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, menarasikan data dalam bentuk uraian kata-kata atau kalimat.
Berdasarkan dari hasil penelitian, permainan tradisional yang ada di kota samarinda yaitu Lompat Tali, Petak Umpet, Layang-layang, Meriam Bambu, Congklak dan Kelereng, Permainan Tradisional yang diterapkan di sekolah di samrinda yaitu permaian lompat tali. Dampak dari permainan taradisioanl yaitu, mempermudah anak untuk bersosialisasi dengan teman-temannya dan juga mengajarkan anak lebih sportif di dalam bermain, dan juga melatih kreativitas anak
EXPLORING READING SPEED USED BY EFL STUDENTS
Reading speed is the solution to today's pressing challenge for students, who must complete more work or assignments in less time. Reading speed is becoming increasingly important as technology advances, causing readers to require a deeper understanding of the information provided. Furthermore, reading speed is combined with several techniques or strategies to help students read quickly with limited time. This study was conducted in Eight Semesters of the English Department. To find the result in this study, the researcher used interviews and documentation as instruments to collect the data. The subjects in this study are fourteen which are 13 students and one lecturer. The findings showed the students were had various types of reading strategies used in reading speed, and a student may use one or more of them. Skimming, scanning, and silent reading are the most common strategies they employ. However, in terms of reading speed, the students preferred silent reading. These techniques aid in their reading comprehension. In other words, the internal factors students’ equally contributed to the lecturers' problem during teaching reading lessons
ANALISIS PENILAIAAN GURU YANG BERORIENTASI PADA TANGGGUNG JAWAB SISWA DALAM PEMBELAJARAN
Penilaiaan merupakan kunci utama dari proses pembelajaran. Penilaiaan yang tepat akan menghasilkan nilai yang valid dan bermakna bagi siswa. Pembelajaran langsung dan tidak langsung di SDN 001 Samarinda utara dalam proses penilaiaannya mengacu pada sikap tanggung jawab belajar yang dimiliki oleh siswa. Tujuan penelitian ini yakni menganalisis penilaiaan guru yang berorientasi kepada tanggung jawab belajar siswa di SDN 001 Samarinda Utara Tahun pembelajaran 2021-2022. Tanggung jawab yang dimaksudkan dalam penelitian ini yakni sikap siswa dalam merespon pembelajaran, pengumpulan tugas dan mengikuti ulangan sesuai instruksi guru kelas. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif deskriptif. Menganalisis cara guru dalam memberikan penilaiaan kepada siswa berdasarkan tanggung jawab yang dimiliki oleh siswa saat mengikuti pembelajaran di kelas.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan waktu yang terbatas pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Penilaiaan guru melalui indikator tanggung jawab dilihat dari 4 aspek yakni siswa mengerjakan tugas yang diperintahkan oleh guru, siswa menerima sangsi jika melanggar aturan, siswa tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan dan siswa meaksanakan perintah atau instruksi yang diberikan oleh guru. Dengan adanya 4 indikator ini maka guru dapat memberikan penilaiaan dalam proses pembelajaran secara efektif dan efisie
CONTEXTUAL TEACHING-LEARNING MODEL WITH TEAMS GAMES TOURNAMENT TECHNIQUE TO INCREASE MOTIVATION AND OUTCOMES OF IPS LEARNING FOR SIXTH-GRADE STUDENTS SD NEGERI 3 KLOPOSAWIT
The aims of this study: (1) to apply the Contextual Teaching Learning TGT technique to social studies learning, (2) to improve social studies learning outcomes for sixth-grade students at SD Negeri 3 Kloposawit, (3) to increase social studies learning motivation for sixth-grade students at SD Negeri 3 Kloposawit. The type of research is Classroom Action Research (CAR) by adopting the research model of Kemmis and Mc Taggart. The research subjects were 14 sixth-grade students at SD Negeri 3 Kloposawit consisting of 10 male and four female students. Data collection techniques using test and observation techniques. Analysis of research data using quantitative descriptive analysis techniques. The results of the data analysis prove that using Contextual Teaching Learning with the TGT technique can increase motivation to learn social studies material about natural events that occurred in Indonesia and neighboring countries for sixth-grade students at SD Negeri 3 Kloposawit. Data on student learning outcomes prior to treatment, cycle I, and cycle II showed a positive trend, from 5 students (35.71%) who had scores above the KKM to 9 students (64.29%) and 14 students (100%). While the data on the percentage of students' learning motivation in the pre-cycle, cycle I, and cycle II were 21.43%, 57.14%, and 92.86%, respectively.
Keywords: Contextual Teaching Learning, IPS Learning, Learning Outcomes, Learning Motivatio
EFEKTIFITAS PENDAMPINGAN TERAPI MODALITAS KEPERAWATAN MATERNITAS PADA KADER POSYANDU, MASYARAKAT DAN PIK REMAJA DI WILAYAH SAMARINDA
Program pendampingan masyarakat adalah bagian dari fungsi dosen di sebuah perguruan tinggi. Dosen menjadi pionir untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, utamanya di lingkungan sekitar kampus dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya sarana prasarana yang dimiliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Pada penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dan desain pre post test design, dimana data variabel dependen dan independen didapatkan dalam satu periode waktu yaitu tentang efektifitas terapi modalitas keperawatan maternitas sebelum dan sesudah pendampingan oleh dosen PSDK FK Unmul. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yaitu berupa 40 item pertanyaan tentang efektifitas sebelum dan sesudah pendampingan terapi modalitas keperawatan maternitas (dalam proses uji coba instrument). Sampel pada penelitian ini adalah 100 orang (Kader posyandu, masyarakat dan PIK Remaja) yang mengikuti pendampingan terapi modalitas keperawatan maternitas. Uji kelayakan etik No. 133/KEPK-FK/VIII/2022 oleh Komisi Etik Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman.
Penelitian ini adalah jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, Pengetahuan, keterampilan, sikap dari 100 partisipan sebelum dilakukan pendampingan masih kurang dan pengetahuan mengenai makna pendampingan, pengetahuan dan sikap mengenai 7 terapi modalitas keperawatan maternitas meningkat setelah dilakukan pendampingan. Dilakukannya pendampingan dengan memberikan informasi tentang terapi modalitas keperawatan maternitas pada Kader Posyandu, Masyarakat dan PIK-Remaja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap partisipan. Berdasarkan hasil penelitian, responden terdiri dari 50 orang mahasiswa (50%) dengan usia mahasiswa 20 tahun dan masyarakat dan kader posyandu sebanyak 50 orang (50%), terdiri dari usia 30-40 tahun sebanyak 38 orang (38%) dan usia 40-50 tahun sebanyak 12 orang (12%). Berdasarkan tingkat pendidikan, mahasiswa sebanyak 50 orang (50%), SMA sebanyak 48 orang (48%) dan IRT sebanyak 2 orang (2%). Berdasarkan pekerjaan, mahasiswa sebanyak 50 orang (50%), swasta sebanyak 27 orang (27%) dan IRT sebanyak 23 orang (23%). Berdasarkan hasil penelitian rata-rata pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum pendampingan adalah 21,78 dan meningkat setelah pendampingan menajadi 32,07 dengan rata-rata kenaikan 10,31 point. Berdasarkan hasil analisis bivariate dengan nilai P-Value 0,000 < α= 0.05, berarti ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan keterampilan partisipan sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan.
Kata Kunci : Efektifitas Pendampingan, terapi modalitas keperawatan maternitas, kader, masyarakat dan PIK-R
 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SDN 010 SAMARINDA UTARA TAHUN PELAJARAN 2019/2020
The purpose of this class action research is to improve the learning achievement of fourth grade students, 31 people in total, at SDN 010 North Samarinda. This research was conducted in three cycles and each cycle consisted of two meetings. The student's initial data is taken from the pre cycle which was carried out before the first cycle began. Whereas, the final data is obtained at the end of each cycle after the researcher conducted the evaluation test. Student learning achievement in each cycle continues to increase from cycle I, cycle II and cycle III. Where the results obtained in Indonesian subjects in the first cycle, the average score of 72 with a completeness of 61.3%, in the second cycle, the average score of 80 with a completeness of 74% while in the third cycle, the average score of 90 with the percentage of completeness reaching 100% of 31 students. As for natural science subjects, in cycle I, the average score of 70 with a completeness percentage at 54.8%, in cycle II, the average score of 74 with a completeness of 74.2%, whereas in social studies subjects also experienced an increase in cycle I gained the average score of 69 with a percentage of 51.6% completeness, in the second cycle, the average value of 74 with a completeness of 71% and in the third cycle the average score increased to 81 with a percentage of 100% completeness. Based on the results of data analysis, the Jigsaw method can improve students learning achievement of fourth grade students of SDN 010 North Samarinda
IMPROVING STUDENTS' LISTENING SKILL THROUGH STORYTELLING APPLICATION IN SMK NEGERI 5 SAMARINDA
Learning that uses technology in the form of learning applications that are used as a means for teachers and students to facilitate the learning process that aims to achieve the success of a learning and also create an effective learning atmosphere, learning by using mobile learning media can make students interesting and fun. The researcher took one of the learning application technologies that could be useful for students to achieve English language learning, especially in listening, which was the story telling application. This application can be downloaded via Google Play Store and can be used by students to explain or describe listening skills in English. This application provides various interesting stories with English vocabulary and pronunciation that are easily understood by Indonesian students. The objective of this study is to find out is there any effect of Improving Students' Listening Skill Through Storytelling Application in SMK Negeri 5 Samarinda. This research used Classroom Action Research (CAR). The result showed that the use of storytelling applications to improve the listening skills of class XI students of SMK Negeri 5 Samarinda was successful. The students were very enthusiastic when the researcher asked the students to fill in the worksheet with questions to complete the story togethe
PEMBINAAN SIKAP SANTRI DALAM MEMBENTUK AKHLAK RELIGIUS MELALUI PROGRAM KEGIATAN KEGAMAAN DI DAYAH NURUL ISLAM: pembinaan sikap santri dalam membentuk akhlak religius
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan sikap santri dalam membentuk akhlak religius melalui program kegiatan kegamaan di Dayah Nurul Islam. Metode penelitian tesis ini berbentuk deskriptif dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitiannya adalah proses pembinaan sikap santri dalam membentuk akhlak religius yang dilaksanakan di Dayah Nurul Islam melalui kegiatan keagamaan adalah pembiasaan dayah seperti pembiasaan wirid yasin setiap selesai shalat magrib, pembiasaan shalat dhuha setelah pengajian pagi jam 08.00, pembiasan muhdharah setiap malam jumat, dan pembiasaan dhailail khairat setiap sore setelah shalat ashar, memberikan pendisiplinan seperti ambil makan tepat waktu pada waktu makan, shalat tepat waktu pada waktu shalat dan pengajian tempat waktu, waktu pengajian, memberikan nasehat setiap selesai shalat dan bimbingan pengasuh santri, memberikan keteladanan seperti Teugku tepat waktu shalat dan lainnya yang menjadi keteladanan bagi santri, memberikan pembinaan seperti menjahit pakaian, dan memberikan hukuman pendisiplinan bagi yang melanggar peraturan, misalnya telat shalat wajib diberikan pendisiplinan dengan membersikan wc. Pembinaan akhlak secara pola (contoh) yang dilakukan oleh ustadz dan ustadzah Dayah Nurul Islam Gampong Meunasah Bujok Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara adalah dengan cara memulai dengan dirinya sendiri, sehingga santri dapat mencontoh dari tingkah laku dan karakter pemimpin dan pengajar Dayah Nurul Islam Gampong Meunasah Bujok Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara langkah inilah sangat efektif dan hasilnya sangat baik bagi dayah tersebut. Dampak dari proses pembinaan sikap santri dalam membentuk akhlak religius di Dayah Nurul Islam adalah membentuk akhlak religius melalui program keagamaan menimbulkan kebaikan sesama teman, sopan santun, disiplin, menghargai permasalahan, rajin, taat beribadah, memilki karakter religius, ambisius untuk belajar, rajin melakukan ibadah, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah, berbakti kepada orang tua. Hal ini dapat dilihat perubahan santri setelah dampak dari proses pembinaan sikapnya yang lebih baik. Peran teungku dalam pembinaan sikap santri dalam membentuk akhlak religius di Dayah Nurul Islam adalah melalui kegiatan wirid yasin, shalat dhuha, muhadharah dan dalaid khairat dapat membentuk akhlak religius santri di Dayah Nurul Islam Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara yaitu dengan selalu memberikan ceramah, memberikan motivasi, mengajarkan disiplin dan memberikan contoh yang baik atau menjadikan dirinya sebagai teladan yang baik