Jurnal Pendidikan Usia Dini
Not a member yet
    333 research outputs found

    PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI PENDEKATAN INQUIRI DALAM PEMBELAJARAN SAINS

    Get PDF
    This study aims to determine the increase in children's creativity drawing and playingwith clay through the inquiry approach to learning science. the study involved 10 children fromkindergarten group B as the respondent. Research carried out by using the method of actionresearch spiral cyrcle model developed by Kemmis & Taggart and successfully in two cycles. datascore of the child's creativity collected through the performence of early assessment andassessment of each the end of the cycles. data score of the child's creativity improvement wasanalyzed using descriptive statistics. the results show that: (1) the creativity of drawing betweencycles has increased, which is an average score of the pre-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 48,10), first cyrcle (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� =50,00) and second cyrcle or post-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 53,60); and (2) the creativity of playing with claybetween cycles increased, which is an everage score on the pre-actions (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 45,00) first cyrcle(span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 48,05) and second cyrcle or post-action (span style="font-family: CambriaMath;font-size:6pt;color:rgb(0,0,0);font-style:normal;font-variant:normal;">� = 54,00) Key words: Creativity, Science basic and Implementation of Inquiry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas menggambar danbermain dengan tanah liat melalui pendekatan inkuiri dalam pembelajaran sains. Penelitian inimelibatkan 10 anak-anak, kelompok TK B sebagai responden. Penelitian dilakukan denganmenggunakan metode penelitian tindakan, model yang dikembangkan oleh Kemmis & Taggartdan berhasil dalam dua siklus. Skor data kreativitas anak dikumpulkan melalui performencepenilaian awal dan penilaian setiap akhir siklus. Skor data peningkatan kreativitas anak dianalisismenggunakan statistik deskriptif. hasil menunjukkan bahwa: (1) kreativitas gambar antara siklustelah meningkat, yang merupakan nilai rata-rata pra tindakan (x1 = 48,10), siklus pertama (x2 =50,00) dan siklus kedua atau pasca-tindakan (x3 = 53,60), dan (2) kreativitas bermain dengan tanahliat antar siklus meningkat, yang merupakan skor everage pada pra-tindakan (x4 = 45,00) sikluspertama (x5 = 48,05) dan siklus kedua atau pasca-tindakan (x6 = 54,00) Kata kunci: Kreativitas, sains dasar dan Implementasi Inquiry

    KEGIATAN BERMAIN MATEMATIKA

    Get PDF
    This study aims to describe the implementation of practices in terms of mathematicrelated playing activities, in terms of the locations, the participation of children, games being used, and the principles of early childhood mathematics instruction based on the level ofdevelopment of children, as practiced in R.A. Kartini Aisyiyah Kindergarten 21, Malang. This typeof research is a form of qualitative research case study. The results include: learning activitiesapplied by teachers using the concept of learning by playing, both indoor and outdoor, and eitherindividually or collectively. The games-augmented playing activities are designed along theconcept of jovial playful ambiance, corresponds to the developmental characteristics of childrenaged 4 -5 years. Key words: playing math, case study. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bermainmatematika yang meliputi lokasi, partisipasi anak, permainan yang digunakan, dan prinsip-prinsippembelajaran matematika anak usia dini berdasarkan tingkat perkembangan anak, seperti yangdilakukan di RA Kartini Aisyiyah TK 21, Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatifstudi kasus. Hasil penelitian meliputi: kegiatan belajar yang diterapkan oleh guru menggunakankonsep belajar dengan bermain, baik indoor maupun outdoor dan baik secara individual maupunkolektif. Kegiatan bermain game dirancang sepanjang konsep riang suasana menyenangkan, sesuaidengan karakteristik perkembangan anak usia 4 -5 tahun. Kata kunci: bermain matematika, studi kasu

    PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERMAINAN TRADISIONAL PADA ANAK TK B

    Get PDF
    The aims of this research is to get information and data about the effort to increase children’ssocial skills in grade B kindergarten through playing method of traditional games in TK Nurul‘Ain, Desa Gue Gajah, Aceh Besar.Research method used action research method. This methodconduced in two cycles according to Kemmis and Taggart model which consist of 4 stages (plan,action, observation, and reflection). Data collecting techniques used field notes, interview,documentation, and observation. Sample was taken from 20 children of 5-6 years old.The result ofthe research shows that children’s social skills through playing method of traditional games couldincrease of grade B kindergarten. Analysis of data obtained from the comparison between pretestand posttest score. The end result of the overall analysis of the data is the percentage increase of78,61% which showed from pretest the class average is 42,55 up to 54,13 at posttest result. Keywords: Social skills, traditional games, playing method Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan data tentang upayameningkatkan keterampilan sosial anak kelas B melalui metode bermain permainan tradisionalbermain di TK Nurul 'Ain, Desa Gue Gajah, metode Aceh Besar. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian tindakan. Metode dilakukan dalam dua siklus menurut model Kemmisdan Taggart yang terdiri dari 4 tahap (rencana, tindakan, observasi, dan refleksi). Teknikpengumpulan data adalah catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Sampeldiambil dari 20 anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial anakmelalui metode bermain permainan tradisional kelas B meningkatkan. Hasil akhir dari keseluruhananalisis data adalah peningkatan persentase = 78,61% yang menunjukkan dari pretest rata-ratakelas adalah 42,55 sampai dengan 54,13 pada hasil posttest. Kata kunci: keterampilan sosial, permainan tradisional, metode bermai

    MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL MELALUI ENTREPRENEURSHIP ANAK USIA 5-6 TAHUN

    Get PDF
    The aim of this study was to determine whether interpersonal intelligence of childrenage 5-6 years can be improved through entrepreneurship.The hypothesis tested was found thatinterpersonal intelligence children group B age 5-6 years is expected to increase after theentrepreneurship activity.The study was done in May and June at second semester of the schoolyear 2011/2012 at RA Syaujan Pekayon Pasar Rebo, East Jakarta, by action research method(action research). This action research procedure using a model of Kemmis and Mc Taggartspiral cycle consists offour phases: a) planning, b) action, c) observation, d) reflection. The datacollection process is done through observation, field notes, interview. The data analysis wasperformed using analysis ofquantitative analysis and qualitative analysis. The results showed thatthe analysis of activity in the cycle one was increasing significantly in the interpersonalintelligence children with a value of 974,23 with 26,24 average compared to the first assessment is539,33 with 14,92 average. The data made researcher have done one cycle because it has been ontarget to be achieved. Key Word: interpersonal itelligence, entrepreneurship, and children age 5-6 years. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah kecerdasan interpersonalanak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan melalui entrepreneurship. Hipotesis diuji ditemukan bahwakelompok usia anak-anak kecerdasan interpersonal B 5-6 tahun meningkat setelah diberikanaktivitas. Penelitian enterpreunership dilakukan pada bulan Mei dan Juni di semester kedua tahun2011/2012 sekolah di RA Syaujan Pekayon Pasar Rebo, Jakarta Timur, dengan metode penelitiantindakan (action research) . Prosedur penelitian tindakan ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart siklus spiral terdiri dari empat fase : a) perencanaan, b ) tindakan, c ) observasi, d )refleksi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan , wawancara.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis analisis kuantitatif dan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis aktivitas dalam satu siklus meningkat secarasignifikan pada anak-anak kecerdasan interpersonal dengan nilai 974,23 dengan 26,24 rata-ratadibandingkan dengan penilaian pertama adalah 539,33 dengan 14,92 rata-rata. Data yang dibuatpeneliti telah melakukan satu siklus karena sudah pada target yang ingin dicapai. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal, Kewirausahaan, dan anak usai 5-6 tahu

    KONSEP PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA PADA ANAK USIA DINI

    Get PDF
    The aim of this study is to detect the form of development from the application of KiHajar Dewantara’s education concept in early childhood. By using qualitative methods approach,this research was conducted in two places, Taman Indria Ibu Pawiyatan Yogyakarta and TamanIndria Jakarta. Research was carried out by observation, interview and documentation. Data wereanalyzed using the Miles and Huberman technique, through the process of data reduction, datadisplay and research data verification. The results of data analysis indicate (1) that the concept ofeducation Ki Hajar Dewantara always applicable (2) forms of activities for early childhoodeducation is to develop the senses, such as playing, singing, dancing and storytelling (3) theeducation process is done by cultural approach as playing traditional games, sing traditionalsongs, storytelling, using surround natural materials as learning media is a unique of the conceptof education Ki Hajar ewantara, (4) factors that hinder and support the implementation of KiHajar Dewantara’s education concept from the school, external and internal factors. Keyword: The concept of education Ki hajar Dewantara, early childhood Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi pengembangan penerapan konsep pendidikan KiHajar Dewantara pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif,dilakukan didua tempat Taman Indria Ibu Pawiyatan Yogyakarta dan Taman Indria Jakarta.Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisismenggunakan teknik Miles dan Huberman, melalui proses reduksi data, display data dan verifikasidata peneliti. Hasil analisis data menunjukkan (1) konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara selaluberlaku; (2) bentuk kegiatan pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan indra, sepertibermain, bernyanyi, menari dan bercerita; (3) proses pendidikan dilakukan dengan pendekatanbudaya seperti permainan tradisional, menyanyikan lagu-lagu tradisional, bercerita, menggunakanbahan alami sebagai media pembelajaran adalah keunikan dari konsep pendidikan Ki Hajarewantara, (4) factor internal dan eksternal yang menghambat dan mendukung pelaksanaan konseppendidikan Ki Hajar Dewantara di sekolah. Kata kunci: Konsep pendidikan Ki hajar Dewantara, anak usia din

    PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN

    Get PDF
    This study aims to improve the social skills of children through the method of roleplaying in the kindergarten Muhammadiyah University of Purwokerto’s Labschool and todetermine the constraints of social skills through role play methods which are given tochildren.The research method used was action research method. This study was conducted from 4March to 20 May 2013.. The analysis method of research using qualitative and quantitativeapproaches. The success of the research is concluded with the analysis using the percentage.Research declared successful if the percentage of social skills assessment> 40 after doingactivities with role playing method. In the second cycle, twenty studentshas increased social skills.Highest percentage increase in social skills achieved by the subject Yz, at 96.6%. Role playinglearning methods that implemented by teachers with step (1) propose and discuss the situation. (2)prepare a roleplaying, (3) playing (4) reveals the experience ; have done well. The objectives ofthe research has achieved with the maximum expected.Keywords: Social skill, role play method, action research Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak melalui metoderole playing di TK Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang Labschool dan menentukankendala keterampilan sosial melalui metode role play yang diberikan kepada anak. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan. Penelitian ini dilakukan dari 4Maret - 20 Mei 2013. Metode analisis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dankuantitatif. Keberhasilan penelitian ini disimpulkan dengan analisis menggunakan persentase.Penelitian menyatakan berhasil jika persentase keterampilan sosial penilaian > 40 setelahmelakukan kegiatan dengan metode bermain peran. Pada siklus kedua, dua puluh anakketerampilan sosial meningkat. Persentase kenaikan tertinggi dalam keterampilan sosial yangdicapai oleh Yz subjek, di 96,6% . metode bermain bermain peran pada pembelajaran yangditerapkan oleh guru mempunyai langkah: (1) mengusulkan dan membahas situasi; (2)menyiapkan sebuah Roleplaying; (3) bermain; (4) mengungkapkan pengalaman;. Tujuan daripenelitian ini telah dicapai dengan maksimal sesuai diharapkan. Kata kunci: kemampuan sosial, metode bermain peran, penelitian tindaka

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PENERAPAN MEDIA KARTU GAMBAR

    Get PDF
    This study aims to determine whether the media card images can improve the ability toread the beginning of group B Bustanul Athfa ‘Aisyiyah Kalinegoro Mertoyu dan Magelang anddescribe the process of taking the picture card media. This research is a classroom action research.The data was collected by conducting or altests, observation, and field notes. Media used the mediacard image. Analysis of the data using qualitative data analysis and quantitative data analysis. Thisstudy can be useful for students, teachers, early childhood education institutions, and otherresearchers. Benefit for students is that it can activate and focus attention in learning, teachers candevelop learning back to read the beginning according to the stages of child development. For thestudy of early childhood institutions can be input in order to improve the quality of teachingbeginning reading skills, and the benefits to other researchers can conduct research or design inorder to improve the ability to read a more interesting beginning. Beginning reading skillsincreased from 60.48% to 87.38% after applying media card images in learning. This is because theapplication of media images designed card swith cards of different investigator sexisting imageisthe picture card has a large size so that children can observe that sits behind the teacher'sexplanation, but it has interesting pictures and letters inredink the word has so children excited,enthusiastic, and focused on learning. Keywords: Drawing Card, Read the Beginning, and Action Research Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media kartu gambar dapatmeningkatkan kemampuan membaca permulaan kelompok B Bustanul Athfa 'Aisyiyah KalinegoroMertoyudan Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan datadilakukan dengan tests, observasi, dan catatan lapangan. Media yang digunakan adalah media kartugambar. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini bergunabagi siswa, guru, lembaga pendidikan anak usia dini, dan peneliti lainnya. Manfaat bagi siswaadalah bahwa hal itu dapat mengaktifkan dan fokus perhatian dalam pembelajaran, guru dapatmengembangkan belajar kembali untuk membaca permulaan sesuai dengan tahapan perkembangananak. Untuk lembaga anak usia dini dapat menjadi masukan dalam rangka meningkatkan kualitaspembelajaran keterampilan membaca permulaan, dan bagi peneliti lain dapat melakukan penelitianatau desain dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca permulaan lebih menarik.Keterampilan membaca permulaan meningkat dari 60,48% menjadi 87,38% setelah menerapkanmedia kartu gambar dalam pembelajaran. Penerapan media kartu gambar dirancang berbeda, kartugambar memiliki ukuran yang besar sehingga anak-anak dapat mengamati penjelasan gurumeskipun duduk di belakang, memiliki gambar yang menarik, huruf dan kata sehingga anak-anakbersemangat, antusias, dan terfokus pada belajar. Kata kunci: Kartu gambar, Membaca Permulaan, dan Penelitian Tindaka

    PENGARUH METODE EDUTAINMENT DAN KONSEP DIRI TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK

    Get PDF
    This study aimed to determine the effect of method of edutainment and self-concept towards the children’s social skills in group A. The research method used in this research isexperimental method with the treatment design by level 2x2 with 48 children samples. Social skillsresearch data obtained was analyzed by analysis of variance (ANOVA) two lines and, which firstlytested by requirements test analysis through normality test with Liliefors test and homogeneitytest with Bartletttest. The results showed that, (1) there are differences in social skills childrentreat ededutainment method to approach the game with the children who were given treatmentmethods edutainment multi media approach, (2) there are significant interaction between methodof edutainment and self-concept of the child’s social skills, (3) there are differences in social skillschildren treated edutainment method to approach the game with the children who were giventreatment methods edutainment multimedia approach to children who have a positive self-concept,(4) there are differences in social skills children treated edutainment method to approach thegame with the children who were given treatment methods edutainment multimedia approach tochildren who have a nsosialve self-concept. Keyword : Edutainment Methode, Social Skill, Self-concept Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edutainment dan konsep diriterhadap keterampilan sosial anak-anak kelompok A. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain perlakuan dengan tingkat 2x2 dengan 48sampel anak-anak. Data penelitian keterampilan sosial yang diperoleh dianalisis dengan analisisvarians ( ANOVA ) dua jalur, yang pertama lytested oleh analisis uji persyaratan melalui ujinormalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan Bartletttest. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa, ada perbedaan keterampilan sosial anak-anak melalui metode ededutainmentuntuk mendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode edutainment pendekatan multimedia; terdapat interaksi yang signifikan antara metode edutainment dan konsep diri keterampilansosial anak; terdapat perbedaan keterampilan sosial anak-anak yang diperlakukan metodeedutainment untuk mendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode pengobatanpendekatan multimedia edutainment kepada anak-anak yang memiliki konsep diri yang positi; adaperbedaan dalam keterampilan sosial anak-anak yang diperlakukan metode edutainment untukmendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode pengobatan pendekatan multimediaedutainment pada anak-anak yang memiliki konsep diri.Kata Kunci: Metode Edutainment, Keterampilan Sosial, Konsep Dir

    PENINGKATAN KEMAMPUAN BACA-TULIS PERMULAAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA WAYANG ABJAD KONTEKSTUAL

    Get PDF
    This research is aimed at analyzing and explaining the implementation of the activitiesplay with contextualalphabetmediapuppets to improve literacy beginning child. This research wascarried out at TK Dwi jaya Marga, Tabanan-Bali for student in group B. Literacy is necessary sothat children can give an idea that was on his mind. The method usedin this research was actionresearch who developed by Kemmis and Tanggart. Actions taken in this research consisted oftwocycles; each cycle consists of six treatments. For each cyclesc on sisting of planning, action,monitoring and reflection. The subjects of this research were the kindergartners B2 DwiJayaMarga, Tabanan-Bali, totaled 29 children. Analysis of the data used in this research is done withquantitative and qualitative approaches. Analysis of quantitative data obtained based onincreasing children literacy from pre-intervention to the second cycles, amounting to 23,69%. Thisexceeds the agreement between researchers and collaborators by 20%. Based on the percentageimprovement obtained the action hypothesisis accepted. Qualitative data analysis isused based onthe model analysis by Miles and Huberman by the steps: (1) data reduction, (2) display the data,and (3) verification by observation, interview, and documentation throughout the study. Theresults showed that the use of contextual alphabet media puppets can developliteracy beginningchild. The child in mastering all aspects of early literacy using contextual alphabet media puppetwill lead to the acquisition of early literacy. Keywords: beginning literacy, contextual alphabet media puppet, early literation acquisition Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pelaksanaan kegiatanbermain dengan media wayang abjad kontekstual untuk meningkatkan kemampuan baca-tulispermulaan . Penelitian dilakukan di TK Dwi jaya Marga, Tabanan-Bali siswa kelompok B. Literasidiperlukan agar anak dapat memberikan gambaran yang ada dalam pikirannya . Metode usedinpenelitian ini adalah penelitian tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis dan Tanggart.Tindakan yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari beberapa siklus, setiap siklus terdiri darienam perlakuan. Untuk setiap siklus pada tahap perencanaan, tindakan, monitoring dan refleksi.Subyek penelitian adalah anak TK B2 Dwijaya Marga, Tabanan-Bali, mencapai 29 anak. Analisisdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif . Analisisdata kuantitatif yang diperoleh berdasarkan pada peningkatan kemampuan baca-tulis anak daripra-intervensi dengan siklus kedua, sebesar 23,69 %. Hsil ini melebihi kesepakatan antara penelitidan kolaborator sebesar 20%. Berdasarkan peningkatan persentase memperoleh hypothesisis aksiditerima. Analisis data kualitatif didasarkan pada model analisis Miles dan Huberman denganlangkah-langkah: (1) reduksi data, (2) menampilkan data, dan (3) verifikasi oleh observasi,wawancara, dan dokumentasi selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanmedia wayang abjad kontekstual dapat meningkatkan kemampuan baca-tulis permulaan anak.Anak dalam menguasai semua aspek literasi dini menggunakan media wayang abjad kontekstualakan mengarah pada akuisisi keaksaraan awal. Kata kunci: baca-tulis permulaan, media wayang abjad konstekstual, literasi akuisis

    PENGARUH PERMAINAN KARTU BERGAMBAR DAN KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN

    Get PDF
    The aims of this research was to understand influence the effect of a card game andlinguistic intelligence towards in beginning reading skills. Game used in this studyis a card gameconsists of, first: apicture andword, second: picture andletters. Linguistic intelligencein this studyare divided into two, linguistic in high level and linguistic in low level. This research usingexperimental method with design treatment by level 2x2. Therefore, data analysis using ANAVAtwo ways and Uji-t. The resultsof this research are: 1) there is a significant difference to a child'sability in the beginning reading skills , between of the game is given word cards game withchildren given letter card game, 2) the inter action between card games and linguistic intelligencetowards in beginning reading skills, 3) in children who have high linguistic intelligence, beginningreading skill spossessed higher given the picture and word card game illustrated compared withthe group of children given picture and letter card game, 4) in children who have low linguisticintelligence, beginning reading skill spossessed higher given picture dan letter card gamecompared to the group of children given picture and word card. The finding lead torecommendation to use game card to help children in beginning reading skills. Parent’s andteacher should be knows about children ability before they teach children reading, so they canusing a propearly games card. Keyword: Game Card, Linguistic Intelligence, and Beginning Reading Skills Tujuan penelitian ini adalah memahami pengaruh efek dari permainan kartu dankecerdasan linguistik terhadap keterampilan membaca permulaan. Permainan yang digunakandalam penelitian adalah permainan kartu terdiri dari, pertama: sebuah gambar dan kata, kedua:gambar dan huruf. Kecerdasan Linguistik dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, linguistik ditingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengandesain pengobatan dengan tingkat 2x2. Oleh karena itu, analisis data menggunakan ANAVA duacara dan Uji-t. Hasil penelitian ini adalah: 1) ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuanseorang anak pada awal keterampilan membaca, antara anak yang diberikan permainan kartu katadengan anak yang diberikan permainan kartu huruf, 2) tindakan antara permainan kartu dankecerdasan linguistik dalam keterampilan membaca permulaan, 3) pada anak-anak yang memilikikecerdasan linguistik yang tinggi, keterampilan membaca dimulai diberi permainan kartu gambardan kata dibandingkan dengan kelompok anak yang diberikan permainan kartu gambar dan huruf,4) pada anak-anak yang memilikil kecerdasan linguistik rendah, keterampilan membaca dimulailebih tinggi diberikan permainan kartu gambar dan huruf dibandingkan dengan kelompok anakyang diberikan kartu gambar dan kata. Temuan menyebabkan rekomendasi untuk menggunakanpermainan kartu untuk membantu anak-anak dalam keterampilan membaca permulaan. Orang tuadan guru harus tahu tentang kemampuan anak-anak sebelum mengajar anak-anak membaca,sehingga dapat menggunakan kartu permainan propearly.  Kata kunci: Permainan Kartu, Kecerdasan Linguistik, dan Awal Keterampilan Membac

    313

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇