JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri)
Not a member yet
    255 research outputs found

    MEMBANGUN WEBSITE MANAJEMEN INVESTASI BERBASIS CROWDFUNDING MODUL MONITORING DANA INVESTASI MENGGUNAKAN METODE ITERATIVE INCREMENTAL

    No full text
    Investasi merupakan penanaman dana untuk mengembangkan keuangan dalam sebuah usaha. Di Indonesia, salah satu sektor pembangunan ekonomi nasional yang membutuhkan dana usaha adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Permasalahan yang dihadapi UKM adalah sulitnya mencari dana investasi karena adanya keterbatasan informasi dan pengaruh keinginan investor dalam menanamkan dana investasinya. Dana yang telah diinvestasikan harus dipertanggung jawabkan dan dapat diperlihatkan secara transparan kepada investor dalam bentuk laporan keuangan secara berkala untuk dilakukan pengontrolan dan montoring. Pemilihan penyebaran informasi menggunakan website memudahkan UKM dan investor dalam berinteraksi serta berbagi informasi yang dibutuhkan. Banyaknya jumlah UKM dan investor serta kebutuhan terhadap ketersediaan dana, crowdfunding menjadi hal yang bisa diterapkan dalam mencari dana investasi. Crowdfunding adalah dimana sejumlah besar orang secara finansial mendukung sebuah usaha yang akan dijalankan. Website ini juga menerapkan metode iterative incremental yang bisa mengakomodasi jika terjadi perubahan pada tahapan pengembangan yang dilakukan. Analisis dan perancangan website ini menggunakan UML dan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter. Website diuji dengan melakukan blackbox testing kepada user. Hasil pengujian menunjukkan sistem yang dibangun sesuai dengan perancangan sistem dan kebutuhan user. Hasil penelitian ini adalah website yang mempermudah investor dalam melakukan monitoring terhadap dana investasi, juga dapat memudahkan UKM dalam mengolah dana investasi dengan transparan

    Pendahuluan

    No full text

    Pendahuluan

    No full text

    PERANCANGAN SISTEM OTOMASI PROSES CHAMFER PART STOPPER VALVE PADA MESIN BENCH LATHE SD-32A DI PT DHARMA PRECISION PARTS

    No full text
    Seiring perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong perusahaan manufaktur untuk dapat menerapkan teknologi ke dalam proses produksinya, salah satu teknologi tersebut yaitu otomasi. Penggunaan teknologi otomasi di sebuah perusahaan terutama perusahaan manufaktur dapat meningkatkan produktivitas. PT Dharma Precision Parts merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang permesinan dan memproduksi ribuan unit part yang terdiri atas berbagai macam setiap harinya. Salah satu produknya yaitu stopper valve. Permasalahan yang muncul dalam produksi stopper valve, yaitu proses pengerjaannya yang masih semiotomatis, yakni masih tingginya tingkat keterlibatan operator dalam proses produksi dan juga ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi target produksi. Perancangan sistem otomasi menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai pengendali utama dalam proses dan teknologi pneumatik sebagai penggerak dilakukan agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dan dapat diterapkan pada proses chamfering part stopper valve.  Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, perancangan sistem otomatisasi proses chamfering stopper valve pada mesin Bench Lathe SD-32A pada PT Dharma Precision Parts telah selesai dilakukan dan waktu proses baru untuk proses chamfer yaitu sekitar 5 detik/part. Dengan menggunakan sistem otomasi pada proses produksi part stopper valve ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan dapat mengurangi penggunaan tenaga kerja sehingga dapat memberikan dampak positif kepada perusahaan

    PEMODELAN SISTEM MULTIAGENT PADA WIRELESS SENSOR NETWORK

    No full text
    Wireless Sensor Network (WSN) merupakan perangkat embedded kecil yang dipasang di jaringan skala besar yang memiliki kapabilitas penginderaan, komputasi, dan komunikasi. WSN mengkombinasikan teknologi sensor modern, teknologi micro electronic, komputasi, teknologi komunikasi, dan pemrosesan terdistribusi. Implementasi sistem multiagent pada WSN cukup menjanjikan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja WSN. Namun, penelitian yang dilakukan terkait sistem multiagent di WSN masih parsial dengan kata lain terlalu fokus pada isu-isu tertentu. Paper ini mendeskripsikan penelitian terkait dengan penerapan sistem multiagent di WSN yang memperhatikan berbagai aspek pendukung untuk efektifitas dan efisiensi agent seperti arsitektur organisasi multiagent, itinerary planning, kapabilitas agent, middleware, dan platform hardware yang digunakan. Metodologi yang digunakan adalah INGENIAS yang berbasis pada agent-oriented software enginering

    PENGEMBANGAN MODUL LELANG PADA SIAPSIAPNIKAH.COM MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING DAN KONSEP CROWDSOURCING

    No full text
    Wedding organizer adalah bisnis yang menyediakan produk atau jasa mengenai upacara pernikahan dan mengatur jalannya upacara. Wedding organizer mulai menggunakan internet sebagai media untuk mengiklankan dan mempromosikan produk dan jasanya. Selain itu, penduduk Indonesia lebih mudah menggunakan internet untuk mendapatkan informasi mengenai wedding organizer. Pada faktanya, harga adalah prioritas tertinggi ketika pelanggan mencari dan memilih wedding organizer. Selain mencari paket yang disediakan oleh wedding organizer, pelanggan seringkali menginginkan produk dan jasa diluar paket dan sesuai dengan anggaran. Dari fakta tersebut, penelitian ini membahas pengembangan modul lelang pada aplikasi website siapsiapnikah.com. Pada pengembangan modul sistem lelang digunakan sebagai solusi untuk mencari harga produk dan jasa pernikahan yang sesuai. Untuk mengimplementasikan sistem lelang pada website dengan baik, digunakan konsep crowdsourcing untuk mendapatkan banyak harga dari banyak wedding organizer berdasarkan kebutuhan pelanggan. Selain itu, peneliti menggunakan Extreme Programming sebagai metode pengembangan software dan Codeigniter sebagai framework. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi website yang memiliki sistem lelang untuk membantu pelanggan dalam mencari wedding organizer dan harga yang sesuai. Pelanggan akan mendapatkan banyak pilihan harga dari banyak wedding organizer berdasarkan kebutuhan pernikahannya

    PERANCANGAN SOP AUDIT INTERNAL BERDASARKAN INTEGRASI ISO 9001:2015 (KLAUSUL 9.2) DAN ISO 14001:2015 (KLAUSUL 9.2) DENGAN MEMPERTIMBANGKAN RISIKO MENGGUNAKAN METODE BENCHMARK DI CV XYZ

    No full text
    CV XYZ adalah perusahaaan yang bergerak di bidang manufaktur yang menerapkan ISO 9001:2008 dan akan menerapkan ISO 9001:2015 dan 14001:2015 karena perubahan standar ISO serta dalam upaya perbaikan berkelanjutan di CV XYZ. Perbaikan berkelanjutan dapat didukung oleh keberhasilan proses audit internal. Pada penelitian terdahulu dihasilkan SOP audit internal berdasarkan integrasi standar ISO 9001:2008 dan 14001:2004 sehingga perlu diperbaharui karena perubahan standar ISO dan agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan saat ini. Hal ini mendasari perancangan SOP audit internal berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 9.2  dan ISO 14001:2015 Klausul 9.2 yang telah mempertimbangkan risiko melalui metode benchmarking terhadap perusahaan yang telah mengimplementasikan proses audit internal secara continue.  Perancangan SOP diawali dengan mengintegrasikan ISO 9001:2015 Klausul 9.2 dengan ISO 14001:2015 Klausul 9.2 sehingga didapatkan requirement audit internal terintegrasi sebagai acuan perancangan proses bisnis audit internal hasil benchmarking menjadi proses bisnis audit internal sesuai requirement integrasi. Selanjutnya dilakukan risk assessment pada proses bisnis tersebut sehingga menghasilkan risk register yang menjadi input pada proses perancangan SOP sehingga dihasilkan SOP audit internal berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 9.2 dan 14001:2015 Klausul 9.2 dengan mempertimbangkan risiko.  Hasil penelitian ini telah terverifikasi memenuhi requirement ISO 9001:2015 dan 14001:2015, sesuai kebutuhan CV XYZ serta telah mengantisipasi risiko kegagalan proses audit internal di CV XYZ.  Manfaat penelitian ini adalah CV XYZ memiliki SOP audit internal yang dapat menjamin proses audit internal dilaksanakan secara efektif

    ANALISIS DAN PERANCANGAN TECHNOLOGY ARCHITECTURE MENGGUNAKAN THE OPEN GROUP ARCHITECTURE FRAMEWORK ARCHITECTURE DEVELOPMENT METHOD (TOGAF ADM) PADA PT SHAFCO MULTI TRADING

    No full text
    Perkembangan bisnis disertai dengan implementasi teknologi informasi merupakan hal yang penting bagi bisnis perusahaan. PT Shafco Multi Trading merupakan salah satu brand market leader fashion hijab di Indonesia yang menerapkan teknologi informasi untuk menjalankan bisnisnya. Berdasarkan kebutuhan bisnis yang semakin berkembang di masa mendatang dan perusahaan yang belum memiliki enterprise architecture untuk mengelola teknologi informasi dalam menjalankan bisnis, PT Shafco Multi Trading memerlukan perancangan technology architecture untuk meningkatkan keselarasan antara penggunaan teknologi dan bisnis perusahaan. Analisis dan perancangan technology architecture pada PT Shafco Multi Trading menggunakan framework TOGAF ADM. TOGAF ADM digunakan sebagai framework dalam penelitian ini karena telah sesuai dengan pengembangan arsitektur pada level enterprise. Dalam melakukan perancangan technology architecture, digunakan MEGA Suite untuk menghasilkan deliverable berupa katalog, matriks, dan diagram. Penelitian ini menghasilkan dokumen blueprint technology architecture. Blueprint tersebut dapat digunakan sebagai acuan atau dasar dalam pengembangan teknologi di PT Shafco Multi Trading sesuai dengan kebutuhan bisnis

    PERANCANGAN BUSINESS ARCHITECTURE UNTUK FUNGSI AKADEMIK PADA INSTITUT XYZ MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM STUDI KASUS SISTEM INFORMASI AKADEMIK (SIAKAD)

    No full text
    Institut XYZ merupakan institusi kepamongprajaan di lingkungan Departemen Dalam Negeri yang membantu menteri dalam melaksanakan program pendidikan vokasi, akademik, dan profesi di bidang kepamongprajaan. Dalam menunjang kegiatan organisasi untuk fungsional akademik digunakanlah Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Sistem informasi harus dirancang dengan baik sesuai dengan perencanaan sistem agar tidak terjadi kegagalan dan masalah dalam sistem yang disebabkan tidak adanya perencanaan sistem yang jelas, dan teknologi informasi yang dapat mendukung jalannya sistem informasi tersebut. Untuk menciptakan keselarasan strategi bisnis dan teknologi informasi organisasi dirancang sebuah enterprise architecture. Perancangan enterprise architecture untuk SIAKAD di institut XYZ menggunakan framework TOGAF ADM. TOGAF ADM bersifat fleksibel, interaktif dan detail serta cocok diimplementasikan untuk organisasi yang belum memiliki EA. Business Architecure merupakan fase ke tiga dalam TOGAF ADM yang berfungsi untuk mendefinisikan arsitektur baseline, menentukan model bisnis dan merancang  arsitektur target yang nantinya akan menghasilkan sebuah blueprint arsitektur sebagai dasar pembangunan dan pengembangan sistem informasi akademik  (SIAKAD) di institut XYZ

    KEEFEKTIFAN ONLINE KNOWLEDGE SHARING BEHAVIOR (STUDI KASUS: BLENDED LEARNING ITB)

    No full text
    Penerapan blended learning dapat mengintegrasikan manfaat yang diperoleh dari knowledge management dan e-learning. Pendekatan dengan mengombinasikan interaksi tatap muka dan interaksi online ini idealnya mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu tantangan dalam penerapan blended learning adalah pelaksanaan online knowledge sharing yang konsisten dan berkesinambungan. Penelitian ini berupaya untuk menemukan cara meningkatkan keefektifan Online Knowledge Sharing Behavior (OKSB). Model OKSB pada penelitian ini mengintegrasikan model Knowledge Sharing Behavior dari Chen dkk. (2009) yang berbasis pada Theory of Planned Behavior dengan model Ma dan Yuen (2010) yang berbasis pada teori pengembangan dan pemeliharaan hubungan sosial. Penelitian ini memandang OKSB dipengaruhi oleh faktor intention, self-efficacy, social interaction, serta faktor kepuasan teknologi. Uji empiris dilakukan dengan melibatkan 110 orang mahasiswa peserta kelas blended learning ITB. Pengolahan data dengan menggunakan metode PLS menunjukkan bahwa social interaction yang terdiri dari perceived online attachment motivation dan perceived online relationship commitment menjadi faktor yang paling mempengaruhi OKSB. Namun, penelitian ini tidak mampu membuktikan bahwa knowledge sharing intention memengaruhi OKSB

    0

    full texts

    255

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇