Jurnal Ad'ministrare
Not a member yet
    211 research outputs found

    PERANAN PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR KELURAHAN SEPEE KABUPATEN BARRU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pengawasan dalam meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil di Kantor Kelurahan Sepee Kabupaten Barru, disamping itu untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat.          Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pengambilan sampel secara simple random sampling dengan unit analisis (responden) adalah Pegawai Negeri Sipil yang ada pada Kelurahan Sepee Kabupaten Barru sebanyak 29 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan rancangan analisis data yang digunakan adalah persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan pengawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil di Kantor Kelurahan Sepee Kabupaten Barru pencapaian skor sebesar 74,63 % berada dalam kategori cukup berperan. Faktor yang menjadi pendukung peranan pengawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kelurahan Sepee Kabupaten Barru yaitu kemampuan sumber daya yang mantap, keinginan yang tinggi dari atasan untuk mengetahui kinerja para pegawai, terciptanya suasana harmonis antara bawahan dengan atasan, dan pengawasan dilakukan secara kontinyu, serta kondisi iklim kerja yang baik. Faktor penghambat dalam peranan pegawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil adalah kurangnya motivasi internal untuk melakukan pengawasan, tata ruang kantor yang kurang baik, serta kesadaran dari para pegawai yang kurang.Kata Kunci: Pengawasan, Kinerja pegawa

    OPTIMALISASI TATA KELOLA SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN GORONTALO

    Get PDF
    Pemulihan pariwisata ini juga hendaknya dibutuhkan adanya pendekatan atau mekanisme yang tepat melalui penumbuhan keterlibatan dan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan seluruh komponen pariwisata dan masyarakat secara keseluruhan.Masih kurangnya sarana dan prasarana pendukung kegiatan pariwisata. Belum adanya pementasan atau pagelaran tentang budaya di Kabupaten Gorontalo. Belum adanya pelatihan ketrampilan masyarakat untuk menghasilkan kerajinan atau produk-produk seperti makanan yang dapat menunjang kepariwisataan. Rendahnya kualitas sumber daya manusia terutama di bidang kepariwisataan. Pegawai belum menguasai teknologi informasi, kurangnya sosialisasi pengurusan rekomendasi bagi para pengusaha jasa yang bergerak di bidang pariwisata, serta terbatasnya jumlah perangkat teknologi (komputer).Perlu menyediakan sarana dan prasarana sebagai pendukung kegiatan pariwisata. Perlunya menampilkan budaya yang khas dari Kabupaten Gorontalo. Lebih mendorong warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam mempromosikan pariwisata. Mengikutsertakan pegawai dalam mengikuti seminar maupun lokakarya atau pendidikan dan pelatihan terutama di bidang teknologi yang berkaitan dengan kepariwisataan. Perlu ada kerjasama dengan pihak swasta khususnya yang bergerak dibidang kepariwisataan untuk peningkatan serta optimalisasi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Gorontalo. Kata kunci: Optimalisasi, Pariwisata, Sumber Daya Manusia

    EMPIRICAL STUDY PRAKTEK INOVASI BIROKRASI DALAM PENANGANAN PERMASALAHAN GELANDANGAN DI KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis praktek inovasi birokrasi dalam penanganan gelandangan di Kota Surabaya, sehingga penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data model Spradley. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi birokrasi telah diwujudkan oleh Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai aktor utama yang bertanggung jawab terhadap penyelesaian permasalahan gelandangan di Kota Surabaya. Inovasi birokrasi tidak akan tercipta tanpa didasari berbagai kunci sukses yang muncul dari dalam birokrasi, seperti responsiveness yang merupakan dampak dari cultureset dan mindset dari dalam birokrasi. Kata kunci: inovasi birokrasi, kunci sukses inovasi, penanganan gelandanga

    MODEL RESPONSIVITAS BIROKRASI DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lebih jelas tentang proposisi dan alternatif model responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian yaitu jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, didukung oleh instrumen penelitian lain seperti: pedoman observasi, pedoman wawancara, dan catatan dokumen. Teknik analisa data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan proses analisa data dengan model interaktif dari Miles and Huberman dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) data condensation 2) data display, dan 3) data conclution drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proposisi dan alternatif model responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang dengan melalui beberapa dimensi yang menjadi pengembangan indikator responsivitas pelayanan publik, yaitu  keramahan, kebersihan, kerjasama dan,  kedisiplinan aparat birokrasi dalam merespon keluhan masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan yang responsif. Kata Kunci: Responsivitas, Birokrasi, Implementasi Kebijakan

    STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA BALLA LOMPOA DI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWASI SELATAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan daya tarik wisata Balla Lompoa di Kabupaten Gowa. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. yaitu penelitian yang menggambarkan Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Balla Lompoa di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun Informan dalam penelitian ini adalah Staff/Pegawai Negeri Sipil yang telah mengikuti pengembangan dalam hal ini Pendidikan dan Pelatihan serta staff pengelola yang ada di Balla Lompoa. Informasi yang didapatkan dari informan tersebut berupa keterangan mengenai pengembangan yang dilakukan terhadap Balla Lompoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pariwisata Balla Lompoa yang telah dilakukan berjalan dengan baik dan sangat efektif. Dilihat dari beberapa pengembangan yang dilakukan seperti merevitalisasi Museum Balla Lompoa menjadi lebih menarik, dengan cara menaikan dasar atau pondasi dari bangunan Balla Lompoa setinggi 320 cm, kegitan kebudayaan yang selalu dilaksanakan seperti Accera Kalompoang, upacara ganti jaga pasukan tubarania setiap bulannya, ma’udukan ri gowa atau maulid Nabi. Semua itu tidak lepas dari manajemen strategi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gowa.  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gowa senantiasa mengevaluasi pengembangan-pengembangan yang dilakukan bukan hanya pada wisata Museum Balla Lompoa, namun kepada semua objek wisata yang ada di Kabupaten Gowa, sehingga Kabupaten Gowa dapat menjadi salah satu tempat destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.Kata kunci: Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata, Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran gaya kepemimpinan transformasional pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, 2) Gambaran motivasi pegawai pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, 3) Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap motivasi kerja pegawai pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan populasi  seluruh jumlah pegawai pada Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 147 0rang. Penentuan jumlah sampel sebesar 25 persen dari jumlah populasi sehingga diperoleh 37 orang. Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis infferensial dengan uji normalitas data, analisis korelasi product moment dan analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis deskriptif menggambarkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan pimpinan pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan adalah baik, motivasi pegawai pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan tergolong tinggi. Sedangkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai pada kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan . Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Motivasi kerj

    PENEGAKAN DISIPLIN (Suatu Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai)

    Get PDF
    Kinerja pegawai merupakan salah satu tolak ukur yang sangat vital dalam mencapai tujuan organisasi publik maupun profit.Salah satu upaya meningkatkan kinerja adalah dengan jalan memberikan peraturan kedisiplinan pegawai.Akan tetapi dalam realitas terjadi meskipun kedisiplinan pegawai telah diatur dalam undang-undang belum terlaksana secara maksimal. Hal tersebut, dilator belakangi oleh faktor pejabat yang Berwenang dalam Menerapkan Peraturan Disiplin belum terlaksana maksimal,  dan kesadaran pegawai akan pentingnya disiplin kerja masih rendah. Oleh karena itu, dbutuhkan kebijakan lebih lanjut yang sifatnya mengikat agar terciptanya kinerja pegawai yang berkualitas. Kata Kunci: Kinerja Pegawai, Penegakan Kedisiplina

    RESPON MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN PINOGALUMAN

    Get PDF
    Mutu pelayanan dari Pemerintah Kecamatan sangat rendah sehingga banyak menimbulkan keluhan dari masyarakat. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa persoalan camat tersebut tidak terlepas dari perubahan fungsi dan peran camat dari Kepala Wilayah menjadi Perangkat Daerah. Aparat kecamatan memperlakukan masyarakat yang dilayani dengan ramah, sopan santun dengan tetap memperhatikan peraturan serta standar operasional dan prosedur pelayanan. Aparat dalam memberikan pelayanan masih dalam koridor yang normatif dan wajar. Aspek responsivitas yang ditunjukkan oleh sikap aparat yang tanggap cepat dan tepat dalam melayani masyarakat. Kinerja pelayanan publik sudah maksimal dimana segala persyaratan administrasi dan proses pelayanan sudah sesuai dengan standarisasi pelayanan. Aparat kecamatan selalu bertanggung jawab dan lebih mementingkan kepentingan umum disbanding kepentingan pribadi atau golongan. Kata Kunci : Respon, Perilaku, Pelayanan Publi

    KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai: kualitas pelayanan kesehatan pusat kesehatan masyarakat Pattallassang kabupaten Gowa, dengan fokus penelitian (1) kualitas pelayanan yang dilihat dari 5 dimensi RATER yaitu Releability, Assurance, Tangebles, Empathi, Responsiveness pelayanan pasien di Pusat Kesehatan MasyarakatKecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa, (2) faktor-faktor yang mendukung terwujudnya kualitas pelayanan di pusat kesehatan kabupaten Gowa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi langsung. Teknik analisis data meliputi tahap-tahap reduksi data, penyajian data, pemeriksaan data dan penarikan kesimpulan. Metode yang digunakan ini dilaksanakan pada (1) pemimpin pusat kesehatan masyarakat Pattallassang (2) pegawai di lingkungan pusat kesehatan masyarakat (3) pasien/keluarga pasien yang berobat di pusat kesehatan masyarakat Pattallassang sebagai unsur penting dalam menunjang langkah-langkah atau teknis pengelolaan pusat kesehatan masyarakat Pattallassang sebagai upaya perbaikan kualitas pelayanan. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) kualitas pelayanan kesehatan di pusat kesehatatan masyarakat Pattallassang yang tergambar pada sikap dan kepedulian pemimpin dalam memberikan perhatian, memotivasi dan menilai kinerja pegawai yang berdampak pada kualitas pelayanan yang dinilai cukup baik, (2) faktor-faktor yang mendukung terwujudnya kualitas pelayanan kesehatan meliputi: faktor komunikasi, faktor struktur birokrasi dan faktor sumber daya yang menentukan keberhasilan pelaksanaan program pusat kesehatan masyarakat.Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan, Pusat Kesehatan Masyaraka

    PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA: (Eksplorasi Konstruksi Model Normatif Prosedur Demokrasi)

    Get PDF
    Konstruksi model normatif ini berusaha menjelaskan kondisi-kondisi yang melemahkan efektifitas dan efisiensi organisasional lembaga penyelenggara prosedur demokrasi (KPU-KPUD) dan mengeksplorasi seberapa jauh institusi tersebut (baik dalam arti yang khusus dan umum) menerima pengaruh dari kondisi-kondisi ini. Kata Kunci:PemilihanUmum, Prosedur Demokrasi

    206

    full texts

    211

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ad'ministrare
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇