JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal)
Not a member yet
    475 research outputs found

    SISTEM IDENTIFIKASI CITRA JENIS CABAI (Capsicum Annum L.) MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI CITY BLOCK DISTANCE

    Get PDF
    Sistem pengenalan untuk identifikasi cabai berbasis komputer merupakan proses memasukkan informasi berupa citra cabai ke dalam komputer. Selanjutnya komputer menterjemahkan serta mengidentifikasi jenis cabai tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem identifikasi cabai yang memanfaatkan kamera digital untuk akuisisi data citra cabai. Selanjutnya dilakukan pemrosesan awal, ekstraksi ciri dan pengklasifikasian. Pada pengembangan sistem ini terdiri dari 2 tahap yaitu penentuan pola standar referensi dan pengujian. Data yang digunakan sebagai standar referensi sebanyak 5 sampel untuk masing-masing jenis cabai yaitu cabai besar, cabai rawit, cabai keriting, dan paprika. Sedangkan untuk pengujian unjuk kerja sistem menggunakan 15 sampel untuk masing-masing jenis cabai.   Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan dengan melakukan variasi ukuran citra dan metode matrik jarak. Hasil pengujian sistem identifikasi citra cabai menunjukkan tigkat akurasi yang tinggi sebesar 93 % pada ukuran citra cabai 10x10 dengan menggunakan metode klasifikasi lorentzian distance dan paling rendah tingkat akurasinya adalah 57% pada ukuran citra citra cabai 20x15 dengan menggunakan metode klasifikasi gower distance. Dengan metode ekstraksi Ciri citra cabai diekstrasi dalam bentuk vektor ciri yang diperoleh dari citra cropping dan teknik klasifikasi metrik jarak city block distance.Kata kunci : Identifikasi cabai, Metrik Jarak, City Block Distance

    SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER

    Get PDF
    Penyakit saluran pencernaan merupakan penyakit yang berbahaya dan menyebabkan kematian nomor 6 di dunia, dikarenakan pengetahuan akan gejala awal suatu penyakit yang kurang, kesadaran akan kesehatan masyarakat yang masih rendah, kebiasaan hidup, perilaku dan pola pikir dari masyarakat yang ingin hidup praktis, sarana media penyampaian informasi tentang penyakit yang masih kurang, serta minimnya jumlah tenaga medis merupakan masalah yang dihadapi dalam kasus ini, sehingga perlu adanya media bantu berupa sistem yang dapat memberikan solusi yang tepat untuk dapat menangani permasalahan tersebut. Aplikasi yang dikembangkan ini bertujuan untuk membantu memberikan informasi yang jelas bagi pasien atau masyarakat umum dan bagi tenaga medis diharapkan dapat membantu dalam penanganannya memberikan solusi yang tepat, dengan hanya memperhatikan gejala- gejala yang dialami.Subjek dalam penelitian ini adalah sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit saluran pencernaan. Pada penelitian ini menggunakan metode ketidakpastiannya menggunakan metode Dempster Shafer. Langkah pengembangan sistem pakar ini diawali analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, implementasi, integrasi dan pengujian sistem dengan black box test dan alpha test. Perancangan sistem diimplementasikan ke dalam bahasa menggunakan Visual Basic 6.0 dan Microsoft Access.Hasil penelitian ini adalah sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit saluran pencernaan sebanyak 19 jenis penyakit dan menggunakan metode Dempster Shafer untuk mendapatkan nilai kepastian berupa persentase pada hasil diagnosa penyakitnya. Berdasarkan hasil pengujian program maka dapat disimpulkan bahwa program ini layak digunakan dan dapat membantu user yaitu pasien dan tenaga medis.Kata Kunci: Sistem Pakar, Penyakit Saluran Pencernaan, Metode Dempster-Shafer

    MEMBANGUN SISTEM PEMBUATAN RESEP OBAT UNTUK MENCEGAH PEMALSUAN DENGAN TEKNIK CODE GENERATOR BERBASIS WEB

    Get PDF
    Kehidupan di era modern seperti sekarang ini banyak sekali tindakan yang tergolong dalam kategori kriminal dan jenisnya yang sangat bervariasi, mencakup lingkup sosial, politik, ekonomi, budaya dan kesahatan. Salah satu tindak kriminal yang sekarang sering terjadi dan ramai diperbincangkan adalah  di bidang kesehatan, yaitu kasus pemalsuan resep obat. Kasus pemalsuan resep obat seringkali terjadi di daerah di Indonesia. Banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya pemalsuan resep obat oleh kalangan masyarakat, salah satunya para penikmat obat-obatan terlarang atau psikotropika yang gagal pada jalur transaksi biasa dan agar tetap bisa mendapatkan obat-obatan tersebut, kini beralih jalur ke motif baru dengan cara membelinya di apotek menggunakan resep dokter yang dipalsukan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi dan mencegah agar kasus pemalsuan resep obat tidak terjadi lagi, maka perlu adanya system yang dirancang khusus untuk pembuatan resep obat dengan kode generator yang terintegrasi antara dokter dan apoteker, yaitu sistem pembuatan resep dengan teknik code generator.Subyek penelitian adalah pembangunan sistem pembuatan resep obat untuk mencegah pemalsuan dan media anti penyangkalan dokter dengan teknik code generator berbasis web. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara langsung kepada pihak dokter, apoteker, pasien, dan dinas kesehatan Yogyakarta.Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pembuatan resep obat untuk mencegah pemalsuan dan media anti penyangkalan dokter dengan teknik code generator berbasis webKata kunci : Sistem pembuatan resep, sistem keamanan resep, sistem resep dokter dan apoteker

    AUDIT SISTEM INFORMASI PADA DIGILIB UNIVERSITAS XYZ MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 4.0

    Get PDF
    Audit sistem informasi Digilib XYZ dilakukan karena : belum tercapainya tujuan pengadaan sistem, kurangnya fasilitas seperti  download  bahan pustaka, dan Digilib XYZ yang belum memenuhi kriteria dari definisi DIGILIB itu sendiri. Audit sistem informasi dilakukan dengan harapan dapat memberikan pandangan kepada pimpinan perpustakaan tentang kekurangan yang ada pada Digilib XYZ. Audit dilakukan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.0 dengan domain DS  (Delivery and Support) melibatkan proses DS3 (pengelolaan kinerja dan kapasitas) dan DS11 (pengelolaan data).Proses pra-audit adalah membuat dan menyebarkan kuesioner yang terdiri dari : kuesioner I kondisi  existing  untuk  merepresentasikan kondisi Digilib XYZ, kuesioner II management awareness  untuk  merepresentasikan kepedulian manajemen perpustakaan terhadap Digilib XYZ, dan kuesioner III maturity level  untuk merepresentasikan tingkat kematangan Digilib XYZ saat ini dan harapan di masa yang akan datang. Tahapan yang digunakan dalam proses audit  yakni tahap analisa kondisi  existing,  tahap penentuan tingkat resiko, tahap penentuan tingkat kematangan, penyusunan rekomendasi, pengujian rekomendasi, dan pembuatan model tata kelola.Hasil audit menunjukkan bahwa masih banyak kekurangan yang ditemukan pada Digilib XYZ. Kekurangan tersebut kemudian dijadikan acuan membuat rekomendasi yang berisi laporan hasil audit, usulan perbaikan  berdasarkan tingkat kematangan dan model tata kelola  baru. Hasil rekomendasi dinyatakan sudah sesuai dengan harapan pengelola Digilib XYZ.Kata Kunci: Audit Sistem Infomasi, COBIT, Delivery and Support, DIGILIB Audit Sistem Infomasi, COBIT, Delivery and Support, DIGILI

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KUALITAS KAYU UNTUK KERAJINAN MEUBEL

    Get PDF
    Kayu merupakan elemen utama yang sangat menentukan kualitas suatu produk meubel atau kerajinan kayu yang lain. Meubel pada mulanya  merupakan industri kerajinan furniture dan ukir-ukiran kayu jati, sehingga produk furniture yang dihasilkan lebih menonjolkan aspek seni (ukir-ukiran). Kurangnya pengetahuan perusahaan meubel dibidang  industri ini mengakibatkan terjadi kesulitan dalam menentukan keputusan memilih kayu untuk dijadikan bahan kerajinan meubel yang bagus dan berkualitas, padahal untuk menentukan sebuah kayu layak atau tidaknya sebagai bahan meubel diperlukan perhitungan yang sistematis dan akurat agar diperoleh pengambilan keputusan yang tepat.Pengembangan perangkat lunak sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode Kriteria Bayes ini menggunakan parameter kualitas kelayakan kayu yang terdiri dari lima kategori, yaitu kategori sifat fisik kayu, sifat mekanik kayu, kelas kayu, umur kayu dan zat yang dikandung kayu. Setelah mengetahui parameter, langkah selanjutnya adalah menganalisis kebutuhan sistem, merekayasa pengetahuan, perancangan sistem dan perancangan dialog yang terdiri dari perancangan menu dan perancangan form. Pengembangan proses selanjutnya adalah implementasi menggunakan Visual Basic 6.0 dan tahap akhir pengujian sistem yaitu dengan Black Box Test dan Alfa Test.Hasil penelitian ini adalah sebuah program aplikasi sitem pendukung keputusan penentuan kualitas kayu untuk kerajinan meubel menggunakan metode Kriteria Bayes. Melalui pengujian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa sistem layak digunakan bagi manager dan dinyatakan baik serta siap untuk diaplikasikan.Kata kunci : SPK, Kriteria Bayes, Kayu, Meube

    PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN RUMAH SEHAT

    Get PDF
    Rumah yang sehat sangat penting bagi kehidupan manusia. Keuntungan menghuni rumah yang sehat akan menghindarkan penghuninya dari berbagai macam penyakit berbasis lingkungan. Untuk mengetahui jumlah persentase rumah sehat dilakukan survei oleh petugas sanitarian puskesmas. Penilaian dilakukan dengan pengisian kuisioner dengan memakai 3 kategori yaitu komponen rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni. Petugas sanitarian merasa kesulitan dalam penilaian karena untuk menilai satu kriteria terlebih dahulu dilakukan dengan menilai setiap unsur yang ada pada kriteria dan persyaratannya. Dalam penilaian ini dapat juga terjadi error sampling karena terjadinya kesalahan terhadap penilaian yang dilakukan petugas sanitarian, kader atau petugas kesehatan lingkungan kabupaten.Subjek dalam penelitian ini adalah perancangan sistem pendukung keputusan penentuan rumah sehat. Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasikan permasalahan, pengumpulan data melalui wawancara, studi pustaka, dan observasi. Model proses yang digunakan pada penelitian ini model modified waterfall sedangkan metode pengambilan keputusan menggunakan metode matematis.Penelitian yang dibuat menghasilkan sebuah rancangan sistem pendukung keputusan penentuan rumah sehat yang dapat digunakan sebagai prototype untuk pembangunan sistem pendukung keputusan penentuan rumah sehat.Kata kunci: Perancangan Sistem Pendukung Keputusan, Rumah Sehat, Metode Matematis

    ANALISIS PERBANDINGAN TEKNIK SEGMENTASI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE LEVEL-SET CHAN & VESE DAN LANKTON

    Get PDF
    Perkembangan teknologi yang pesat di bidang komputer telah mendorong semakin berkembangnya penelitian dan penerapan teknik pengolahan citra. Beberapa pertumbuhan kemajuan teknologi baru membuka peluang bagi pengembangan lebih lanjut dalam bidang ini. Saat ini pengolahan citra mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan. Segmentasi adalah proses pemisahan objek dengan latar belakangnya. Saat ini telah banyak dilakukan penelitian tentang segmentasi. Ada banyak metode dalam melakukan segmentasi salah satunya adalah level-set menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton. Penggunaan metode tersebut dalam proses segmentasi terkadang belum tentu sesuai dengan hasil yang diharapkan. Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap kinerja teknik segmentasi menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton.Penelitian menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton dengan input citra berupa citra berekstensi *.jpeg. Citra dimasukkan ke dalam program dan dilakukan proses Chan & Vese serta proses Lankton. Adapun parameter yang digunakan adalah iterasi untuk yang digunakan sebagai pembanding perulangan yang dilakukan, citra hasil yang digunakan untuk melihat banyak sedikitnya segmen, histogram citra digunakan untuk mengetahui intensitas dan kontras suatu citra, timing run digunakan untuk mengetahui lamanya suatu proses citra, dan SNR (Signal to Noise Ratio) yang digunakan untuk mengetahui kualitas citra. Pengujian dilakukan dengan melakukan uji coba terhadap 10 citra dan selanjutnya dilakukan analisis.Hasil penelitian 50 hasil dari 10 buah sampel citra dengan lima kali iterasi yaitu : iterasi 100, 200, 300, 400 dan 500 terlihat bahwa segmen yang dihasilkan dari proses segmentasi mengunakan metode Lankton lebih baik dibandingkan proses segmentasi menggunakan metode Chan & Vese. Rata-rata timing run pada proses Chan & Vese adalah 0,2952 detik dan proses Lankton sebesar 0,3177 detik. Rata-rata SNR pada Proses Chan & Vese 6,0335 dB dan dengan proses Lankton sebesar 7,4524 dB.Kata Kunci: Chan & Vese, Lankton, Segmentasi Citr

    Aplikasi Tes Kepribadian untuk Penempatan Karyawan Menggunakan Metode MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) Berbasis Web (Studi Kasus : PT. Winata Putra Mandiri)

    Get PDF
    Penempatan karyawan merupakan salah satu fungsi terpenting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Penempatan karyawan yang tepat sesuai dengan harapan, bakat dan kepribadian karyawan, akan mampu meningkatkan motivasi, produktifitas dan kepuasan kerja. Salah satu tes penunjang penempatan karyawan adalah tes kepribadian. Tes kepribadian yang dilakukan menggunakan metode Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Pelaksanaan tes yang dilakukan manual dan terpisah antara kantor pusat dan kantor cabang membuat PT. Winata Putra Mandiri memerlukan waktu yang lama untuk melihat keseluruhan hasil tes seluruh karyawan. Tujuan penelitian ini membuat aplikasi tes kepribadian yang dapat diakses melalui internet adalah agar karyawan dapat melihat hasil tes kepribadian secara langsung dan cepat serta dapat mengintegrasikan hasil tes dari kantor pusat dan kantor cabang.Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai metode antara lain : studi kepustakaan, metode interview dan browsing. Model proses yang digunakan adalah waterfall yang terdiri dari analisa kebutuhan sistem, perancangan, implementasi dan pengujian. Pada perancangan sistem dimulai dari perancangan proses, perancangan tabel, perancangan menu dan perancangan interface. Pada tahap implementasi menggunakan PHPMyAdmin untuk membangun basisdata dan PHP untuk teknologi Serverside Tahap terakhir adalah pengujian sistem yang dilakukan dengan Black Box Test dan Alpha Test.Hasil penelitian ini berupa aplikasi tes kepribadian menggunakan metode Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) berbasis web yang dapat membantu PT. Winata Putra Mandiri dalam mengintegrasikan hasil tes seluruh karyawan baik dari kantor pusat maupun kantor cabang.Kata kunci : Psikologi, Tes Kepribadian, MBT

    MEDIA PEMBELAJARAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE KOHONEN BERBASIS MULTIMEDIA

    Get PDF
    Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu unsur konkrit yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sejalan dengan itu, hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah masalah prestasi belajar. Masalah yang sering dihadapi oleh peserta didik khususnya mahasiswa yang mengambil mata kuliah Jaringan Saraf Tiruan adalah masih banyak mahasiswa yang belum dapat memahami dengan baik tentang materi kohonen, hal ini dilihat dari kuisioner pertanyaan tentang materi kohonen  kepada 20 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Jaringan Saraf Tiruan, 82,5% menyebutkan bahwa materi kohonen dirasa sulit untuk dipahami. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diperlukannya pembuatan multimedia pembelajaran sebagai alat bantu untuk mempelajari materi kohonen bagi mahasiswa dan untuk membantu pengajaran bagi dosen. Subjek dalam penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran Jaringan Saraf  Tiruan untuk Metode Kohonen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, metode observasi,dan metode wawancara. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah, studi kelayakan, analisis kebutuhan sistem, merancang konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafik, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test. Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran Jaringan Saraf Tiruan khususnya materi Metode Kohonen bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Ahmad Dahlan yang berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan, bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat  membantu proses pembelajaran pada mahasiswa untuk memahami materi dan dapat digunakan sebagai alat  bantu dosen untuk menunjang pembelajaran Jaringan Saraf Tiruan di kelas.Kata Kunci : Jaringan Saraf Tiruan, Metode Kohonen, Multimedia, Pembelajara

    APLIKASI PENGENALAN HURUF HANGEUL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF

    Get PDF
    Saat ini semakin banyak orang yang menaruh minat untuk mempelajari bahasa asing selain bahasa Inggris, salah satunya adalah Bahasa Korea. Saat melakukan penelitian di lembaga kursus Bahasa Korea siswa masih kesulitan dalam penulisan dan pengucapan huruf Hangeul dengan benar. Dapat dicontohkan kesulitan tersebut adalah ketika menulis sebuah kata, siswa masih sulit dalam meletakkan huruf akhir yang tepat untuk kata tersebut.Subjek dalam penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pengenalan huruf Hangeul. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan, metode observasi, dan metode wawancara. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah, studi kelayakan, analisis kebutuhan sistem, merancang konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafik, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test, penggunaan sistem dan tahap akhir adalah memelihara sistem.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran Bahasa Korea Dasar tentang pengenalan huruf Hangeul khususnya cara penuliasan dan cara pengucapan bagi siswa kursus Bahasa Korea kelas dasar. Aplikasi telah diuji coba  menggunakan black box test dan alpha test. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat membantu proses pembelajaran secara mandiri pada siswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu guru yang dapat menunjang pembelajaran Bahasa Korea di kelas.Kata Kunci : Bahasa Korea, Huruf Hangeul, Multimedi

    344

    full texts

    475

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇