JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal)
Not a member yet
475 research outputs found
Sort by
MEDIA PEMBELAJARAN KOMPOSISI TRANSFORMASI BERBASIS MULTIMEDIA
Berdasarkan hasil nilai kuis Grafika Komputer yang telah dilakukan, bahwa jumlah prosentase mahasiswa banyak yang mendapat nilai di bawah standart kompetensi dikarenakan mahasiswa sukar untuk menguasai materi Grafika Komputer khususnya pada pokok pembahasan Komposisi Transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu bentuk aplikasi pembelajaran Grafika Komputer mengenai pokok pembahasan Komposisi Transformasi sehingga dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya media pembelajaran berbasis multimedia ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi dalam kegiatan belajar khususnya mengenai materi Komposisi Transformasi.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data, interview dan kuesioner. Metode literatur dilakukan dengan studi pustaka yaitu membaca dan membandingkan buku dan artikel yang terkait. Wawancara dilakukan kepada dosen pengampu mata kuliah Grafika Komputer. Penyebaran kuisioner terkait tentang perhitungan materi Komposisi Transformasi. Data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis user, kebutuhan user, kebutuhan sistem. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah yang diperoleh, analisis kebutuhan, merancang konsep, merancang isi, design document dan diagram navigasi, merancang naskah, merancang grafis. Hasil analisis digunakan untuk membuat aplikasi pembelajaran Grafika Komputer untuk materi Kompisisi Transformasi, dan aplikasi multimedia dibuat dengan menggunakan software adobe flash CS5.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai Media Pembelajaran Grafika Komputer untuk materi Komposisi Transformasi. Aplikasi telah diuji coba menggunakan black box test dan alpha test. Tes uji diperoleh persentasi penilaian terhadap sistem yaitu SS (sangat setuju) = 48/100 x 100% = 48% , S (setuju) = 86/100 x 100% = 86%, KS (kurang setuju) = 6/100 x 100% = 6%. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat  membantu proses pembelajaran mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran Grafika Komputer untuk materi Komposisi Transformasi.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Grafika Komputer, Komposisi Transformas
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA SALURAN PERNAFASAN DAN PARU MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
Masyarakat tidak menduga bahwa gejala penyakit pernafasan seperti sesak nafas, batuk, tenggorokan gatal dapat menimbulkan penyakit yang lebih serius, hal ini juga banyak dipengaruhi oleh keengganan masyarakat untuk melakukan konsultasi ke dokter. Kelambanan yang dirasakan banyak mahasiswa kedokteran saat melakukan kepaniteraan untuk melakukan identifikasi terhadap penyakit dan jangkauan klinik dokter spesialis pernafasan dan paru yang jauh serta dikarenakan masyarakat ekonomi ke bawah yang enggan untuk berkonsultasi karena biaya yang relatif mahal merupakan salah satu faktor utama mengapa perlu diciptakan sebuah sistem yang dapat mencegah lebih dini sehingga membantu dalam menanggulangi penyakit pada saluran pernafasan dan paru lebih awal.Subjek dalam penelitian ini adalah sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pada saluran pernafasan dan paru. Langkah pengembangan sistem diawali dengan analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem antara lain dengan membangun basis pengetahuan, membuat tabel keputusan, tabel aturan, pelacakan kesimpulan, perancangan alir data, Entity Relational Diagram yang kemudian membuat implementasi dan pengujian sistem dengan black box test dan alfa testKata kunci : Sistem Pakar, Penyakit Pernafasan dan Paru, Certainty Facto
SOLUSI PENGOBATAN PRODUK K-LINK DENGAN SISTEM PAKAR
K-link merupakan suatu instansi swasta yang bergerak dibidang penjualan suplemen kesehatan yang digunakan untuk terapi kesehatan dan dapat membantu penyembuhan penyakit dalam. Banyaknya konsumen yang memilih untuk datang langsung kekantor k-link untuk berkonsultasi dan kurangnya Customer service dalam melayani konsumen membuat antrian konsumen yang ingin berkonsultasi tentang solusi pengobatan dengan produk k-link. Customer service juga sering mendapat pertanyaan yang sama tiap konsumen maka costumer servis harus menjelaskan secara berulang – ulang. Dari permasalahan yang ada maka muncullah rumusan tentang bagaimana membuat sebuah sistem yang mampu mendiagnosa penyakit dalam berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan konsumen dan memberitahukan solusi pengobatannya dengan produk k-link. Sehingga sistem ini dapat membantu Customer service mendapatkan data lebih cepat dan membantu konsumen menghemat waktu dalam pelayanan konsultasi.Penelitian mengenai pendiagnosaan penyakit dalam yang dilakukan ini menggunakan metode penelusuran fakta Forward Chaining. Tahap pengembangan aplikasi diawali dengan tahap analisis dan definisi persyaratan yang menghasilkan rekayasa pengetahuan, kebutuhan data dan kebutuhan sistem. Tahap kedua yaitu perancangan sistem dan perangkat lunak yang menghasilkan perancangan proses yaitu Diagram Konteks, Diagram Alir Data, Entity Relationship Diagram, Mapping Table, Rancangan tabel dan perancangan menu dan antarmuka. Tahap ketiga yaitu implementasi dan pengujian unit dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft Office Access 2007. Tahap selanjutnya adalah integrasi dan pengujian sistem menggunakan Alpha Test dan Black box Test.Dari penelitan yang dilakukan menghasilkan sebuah aplikasi tentang “Sistem Solusi Pengobatan Produk k-Link Dengan Sistem Pakar†yang dapat bekerja seperti layaknya seorang pakar, dimana yang dihasilkan mampu mendiagnosa 15 Peyakit dalam, 36 Penyebab, 19 Solusi, 47 Gejala. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan. Kata Kunci : Basis Pengetahuan, Penyakit Dalam, Forward Chainin
PENGGUNAAN ALGORITMA FP-GROWTH UNTUK MENEMUKAN ATURAN ASOSIASI PADA DATA TRANSAKSI PENJUALAN OBAT DI APOTEK (Studi Kasus : APOTEK UAD)
Apotek merupakan salah satu sarana penyedia obat. Setiap hari di apotek terjadi puluhan transaksi penjualan obat. Data transaksi tersebut akan bertambah setiap harinya, sehingga semakin banyak data transaksi penjualan yang tersimpan yang menyebabkan penyimpanan yang sangat besar, biasanya data transaksi tersebut hanya di simpan sebagai arsip. Data transaksi tersebut dapat digunakan untuk mencari pola penjualan obat di apotek. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian untuk mengembangkan aplikasi komputer untuk mencari pola atau aturan asosiasi antar item obat di dalam transaksi penjualan apotek.Dalam penelitian ini yang menjadi subyek adalah aplikasi untuk menemukan aturan asosiasi pada data transaksi penjualan obat. Aturan asosiasi merupakan salah satu teknik data mining untuk mencari pola data transaksi penjualan obat. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk mencari aturan asosiasi adalah algoritma FP-Growth dengan menggunakan dua parameter yaitu minimum support dan minimum confidence. Pembangunan implementasi menggunakan visual basic .net dan database menggunakan sql server. Untuk pengujiannya menggunakan Alpha Test dan Black box Test.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak dengan menggunakan algoritma FP-Growth untuk menemukan aturan asosiasi pada data transaksi penjualan obat dimana hasil pola penjualan obat yang dilakukan pembeli sangat bervariasi.Kata Kunci : Datamining, FP-Growth, Aturan Asosias
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN SUPPLIER TERBAIK MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT
Fungsi supplier sebagai pemasok barang yang sering tidak sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan disebabkan oleh keterlambatan waktu pengiriman, kualitas barang yang dikirim tidak sesuai permintaan dan tidak menutup kemungkinan supplier tidak dapat menyediakan barang yang diminta oleh perusahaan. Hal ini membuat perusahaan mengalami kesulitan dalam memilih supplier yang tepat sehingga perusahan harus pandai memilih supplier yang tepat. pemanfaatan Metode Weighted Product dalam menentukan supplier terbaik akan sangat membantu dalam pemberian solusi. Subjek dalam penelitian adalah aplikasi sistem pendukung keputusan untuk menentukan supplier terbaik. Metode pengumpulan data dengan metode studi pustaka, wawancara dan observasi. Tahap pengembangan aplikasi meliputi system requirements, desain model dan alur keputusan, pemodelan proses, pemodelan data, implementasi dan pengujian. Sistem yang dikembangakan menggunakan konsep Weighted Product dengan perhitungan Multi criteria decision making (MCDM) dan pengujian sistem dengan black box test dan Uji statistik hipotesa mean. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak sistem pendukung keputusan untuk menentukan supplier terbaik dengan kemampuan yang dapat memberikan informasi dan rekomendasi penentuan supplier terbaik yang disertai dengan nilai hasil perangkingan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, supplier , multi criteria decision making, Weighted product
PEMBUATAN MODEL CRM PADA DON’Q DONUTS (STUDI KASUS : DON’Q DONUTS)
Don’Q Donuts merupakan salah satu rumah produksi yang bergerak dalam bidang produksi donat. Dalam penjualan produksi yang dilakukan akhir-akhir ini mengalami penurunan. Banyak keluhan terhadap rasa donat yang tidak tetap (berubah tanpa disengaja). Pemasaran yang dilakukan pihak Don’Q Donuts juga tidak maksimal, karena semua proses bisnis yang berjalan di Don’Q Donuts belum memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Hal ini menyebabkan penurunan jumlah produksi maupun pendapatan dalam setiap bulannya. Dengan adanya berbagai masalah yang ada di Don’Q Donuts maka akan dilakukan sebuah penelitian, dimana subyek yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu “ Pembuatan Model Customer Relationship Management (CRM) Pada Don’Q Donutsâ€. Model ini diharapkan bisa digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan strategi bisnis dimasa yang akan datang juga meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dan penjualan di Don’Q Donuts.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model sistem yaitu “ Kerangka Model CRM di Don’Q Donuts†yang dapat memberikan kemudahan dalam berinteraksi dengan customer melalui media layanan yang tersedia. Kata kunci : Customer Relationship Management (CRM),Don’Q Donut
APLIKASI DETEKSI TEPI UNTUK MENENTUKAN KUALITAS MUTU CITRA BELIMBING MANIS MENGGUNAKAN METODE LAPLACIAN OF GAUSSIAN
Pengklasifikasian kualitas buah belimbing dari tempat distributor masih dilakukan secara manual menggunakan penglihataan manusia. Untuk itu fungsi mata manusia digantikan dengan suatu proses otomatisasi yang dapat mengklasifikasikan kualitas buah belimbing secara lebih akurat. Proses yang dilakukan adalah dengan mendeteksi cacat pada buah belimbing menggunakan metode deteksi tepi Laplacian of Gaussian.           Pada penelitian ini, proses otomatisasi pengklasifikasian kualitas buah dilakukan dengan mendeteksi cacat pada tepi buah belimbing menggunakan metode deteksi tepi Laplacian of Gaussian dengan menggunakan software Delphi 7.0. Hasil prosentase cacat dibandingkan dengan data standar mutu buah CODEX (2005). Kualitas buah dikategorikan kedalam 2 ketegori yakni kelas I, dan kelas II. Ada beberapa langkah program yang dilakukan yaitu mengambil citra asli test.bmp, kemudian dilakukan proses pemotongan (cropping) citra yang sudah dicroping kemudian diubah ke citra keabuan (grayscale), citra grayscale yang masih terdapat derau dirubah ke citra penapisan, citra penapisan diubah menjadi citra biner (thresholding), citra biner kemudian diolah dengan deteksi tepi menggunakan metode Laplacian of Gaussian. Proses pengkklasifikasian dengan proses prosentase, dengan cara jumlah piksel citra putih dibagi jumlah piksel buah dikalikan 100.           Dari penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil dari deteksi tepi menggunakan Laplacian of Gaussian menghasilkan titik-titik tepi yang cukup jelas sehingga mempermudah dalam klasifikasi kualitas buah belimbing. Dari hasil pengujian program dengan menggunakan 20 sampel citra buah belimbing didapat prosentase kebenaranya adalah 90% sehingga aplikasi ini layak digunakan.Kata kunci: Buah belimbing, Deteksi tepi, Laplacian of Gaussian
PEMBUATAN MODEL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) E-GOVERNMENT DI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN D.I.Y.
Perkembangan sistem informasi di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY pada dasarnya sudah dikembangkan namun belum secara optimal. Masih banyak sistem yang belum terintegrasi dengan menyeluruh yang disesuaikan dengan relationship antara Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dengan customer. Masalah sistem informasi berbasis web belum menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat khususnya nelayan, keterbatasan fasilitas pendukung pelayanan juga membuat interaksi antara Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dengan Customer tidak berjalan dengan baik serta kurangnya waktu untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang benar-benar siap dan paham tentang E-government dengan menerapkan model CRM sehingga pengembangan E-government menuju good governance tercapai.Subyek yang akan dibahas pada penelitian ini adalah “Pembuatan Model CRM di Dinas Kelautan dan Perikanan DIYâ€. Model ini diharapkan bisa digunakan untuk acuan dalam rangka mengoptimalkan kinerja E-government di Dinas kelautan dan perikanan DIY. Adapun dalam penelitian ini terdapat tahapan-tahapan dalam pembuatan model CRM. Tahapan tersebut antara lain pencarian data dengan metode observasi, wawancara dan studi pustaka, analisis data meliputi operational, analytical dan collaborative, dan pembuatan model CRM mulai dari rencana strategi, strategi pengembangan layanan, pembuatan arsitektur sistem informasi, arsitektur infrastruktur jaringan, dan pengujian perancangan sistem dengan menggunakan uji kelayakan.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model sistem yaitu : “Kerangka Model CRM di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY†yang dapat memberikan kemudahan dalam berinteraksi dengan customer melalui media layanan yang tersedia. Hasil uji kelayakan sistem menunjukan bahwa sistem yang di usulkan dapat diimplementasikan dan dapat membantu mendukung strategi organisasi dalam meningkatkan pelayanan E-Goverment di Provinsi DIY khususnya di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, sehingga terjalin sebuah hubungan yang kondusif dengan customer terkait.Kata kunci: Customer Relationship Management (CRM), E-Government, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY
PENERAPAN DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI PREDIKSI PENYAKIT ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) DENGAN ALGORITMA DECISION TREE (ID3)
Pengolahan data yang disimpan tidak hanya bisa disimpan saja, tetapi bisa dijadikan suatu representasi pengetahuan dikemudian hari. Data pasien yang terkena Ispa digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan dari gejala penyakit ispa sebelumnya, yang mana diderita oleh pasien di klinik pengobatan Dharma Husada. Dengan demikian, perlu adanya suatu klasifikasi penyakit yang paling banyak diderita pasien di klinik Dharma Husada.Klasifikasi pada penelitian ini bertujuan untuk membentuk suatu model pohon keputusan untuk memprediksi penyakit pasien dan melihat variable yang paling mempengaruhi penyakit pasien dengan kategori ispa. Obyek penelitian ini adalah hasil data pasien, status imunisasi, jenis kelamin, usia dan kriteria gizi pada tahun 2012 yaitu sebanyak 200 pasien terkena ispa. Data yang digunakan adalah data pemeriksaan pasien oleh dokter untuk kemudian dapat dinyatakan terkena penyakit ispa.Variable bebas atau variable input (predictor) pada penelitian ini adalah pemeriksaan awal pasien yaitu meliputi kategori status imuniasasi, jenis kelamin, usia dan kriteria gizi. Sedangkan kondisi pasien yang diprediksi yaitu terkena ispa atau tidak merupakan output (variable tidak bebas). Tools yang digunakan untuk membuat aplikasi penerapan data mining adalah dengan VB.Net dengan pengolahan database SQL server. Pengujian terhadap pembentukan pohon keputusan menggunakan uji Chi Square untuk mengetahui nilai hipotesis hitung yang dibandingkan dengan tabel chi square. Dari pohon keputusan yang terbentuk dari 200 data pasien maka dapat diketahui bahwa jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap penyakit ispa.Kata kunci : Pohon Keputusan, Decision Tree, Chi Square, Penyakit Ispa
APLIKASI MULTIMEDIA SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA PENGENALAN MONUMEN YOGYA KEMBALI YOGYAKARTA
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini, multimedia merupakan salah satu hal yang paling trend dan unggul di dunia teknologi informasi. Multimedia merupakan salah satu kecanggihan teknologi komputer untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang menarik dan berguna bagi masyarakat. Monumen Yogya Kembali Yogyakarta merupakan suatu tempat atau sarana untuk mengabadikan peristiwa, memperingati dan mewariskan semangat nilai-nilai luhur perjuangan bangsa Indonesia kepada generasi penerus. Dalam penyampaian suatu informasi Monumen Yogya Kembali Yogyakarta sampai saat ini masih menggunakan media cetak buku panduan dan web yaitu www.monjali-jogja.com sebagai media untuk memperkenalkan dan penyampaian informasinya. Media cetak buku panduan dan web yang ada saat ini hanya berisi tentang informasi gambaran secara umum saja dari Monumen Yogya Kembali Yogyakarta dan koleksi - koleksi yang ada di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta, sedangkan untuk keterangan dan penjelasan dari koleksi-koleksi yang ada di Museum Monumen Yogya Kembali belum sepenuhnya ada yaitu hanya berupa nama dari koleksi yang ada dan disajikan dalam bentuk papan nama.                                                               Subjek penelitian dalam skripsi ini adalah membangun sebuah media informasi pada koleksi yang ada dilantai 1 ruang museum III dan koleksi Diorama dilantai 2 yang diimplementasikan dengan menggunakan multimedia interaktif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara langsung, kepustakaan dan dokumentasi. Pada tahap perancangan sistem untuk menyusun sistem yang baru dilakukan beberapa tahap perancangan konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafis, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test, dan aplikasi multimedia ini dibuat dengan menggunakan software Macromedia Flash CS8.Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Multimedia Sebagai Media Informasi Pada Pengenalan Monumen Yogya Kembali Yogyakarta. Dengan hasil pengujian didapat prosentase penilaian= 100% untuk Blackbok test dan untuk Alfa test diperoleh prosentase nilai sangat setuju= 44,16%, setuju= 54,17%, Kurang setuju= 0%, tidak setuju= 0% dan prosentase penilaian= 100% untuk hasil Uji Kelayakan Aplikasi. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi multimedia ini dapat dipergunakan sebagai media informasi kepada pengunjung terutama pengunjung dalam bentuk rombongan untuk memahami dan mendapatkan sebuah informasi mengenai koleksi yang ada dilantai 1 ruang museum III dan koleksi lantai 2 ruang Diorama di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta. Kata Kunci : Multimedia, Monumen Yogaya Kembali, Teknologi Informasi