JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal)
Not a member yet
475 research outputs found
Sort by
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT BERSUMBER RODENSIA DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR
Rodensia (tikus) merupakan hewan liar dari golongan mamalia dan dikenal sebagai hewan pengganggu dalam kehidupan manusia. Penyakit bersumber Rodensia masih sangat sedikit mendapat perhatian dan dilaporkan di Indonesia. Pengetahuan masyarakat akan penyakit bersumber Rodensia yang masih rendah dan keterbatasan media informasi yang dapat dijadikan sumber informasi guna melakukan pencegahan dini terhadap resiko terkena penyakit menjadi kendala mengapa penyakit ini tidak mudah diatasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian dengan tujuan untuk mengembangkan suatu aplikasi komputer yang mampu melakukan diagnosa seperti layaknya seorang pakar penyakit bersumber Rodensia.Dalam penelitian ini yang menjadi obyek adalah aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit bersumber Rodensia yang terjadi pada manusia. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan study literature. Tahap pengembangan aplikasi meliputi penilaian keadaan, koleksi pengetahuan, perancangan sistem, dan pembangunan struktur. Alur keputusan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode forward chaining, metode yang digunakan adalah certainty factor dimana perhitungan ketidakpastian ini dapat digunakan untuk mengetahui kepastian hasil diagnosa suatu penyakit dari gejala-gejala yang dialami oleh pasien. Dan pengujian sistem dengan black box test dan alpha test.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah sistem yang dapat mendiagnosa penyakit bersumber Rodensia dengan kemampuan memberikan informasi untuk mendiagnosa 6 penyakit bersumber Rodensia yang disertai nama penyakit, gejala, penyebab, solusi dan nilai kepastian (CF) dari penyakit yang diderita. Hasil pengujian sistem dengan Black Box meyimpulkan bahwa sistem mampu menganalisa dan mendiagnosa penyakit bersumber Rodensia. Dan pengujian Alpha Test yang dilakukan kepada 30 (tiga puluh) responden diperoleh presentase jawaban SS = 61,67%, jawaban S = 37,5%, jawaban KS = 0,83% maka dapat disimpulkan bahwa sistem layak dipergunakan sebagai media bantu bagi masyarakat dalam mengenal dan mendiagnosa penyakit bersumber Rodensia. Untuk analisis kasus menghasilkan kesimpulan bahwa sistem perhitungan kepastian dengan CF pada aplikasi yang dibangun telah sesuai dengan teori yang diacu.Kata Kunci: Certainty Factor, Diagnosa Penyakit, Rodensia, Sistem Pakar
MEDIA KOMUNIKASI DAN INFORMASI PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM BERBASIS WEB MOBIL DAN SMS GATEWAY
Informasi sebagai bagian teknologi informasi merupakan suatu hal yang sangat penting saat ini. Dengan adanya teknologi informasi, suatu Instansi dapat menyampaikan informasi secara aktual dan akurat. Akan tetapi, berbagai informasi dan komunikasi antara anggota Koperasi seperti undangan rapat anggota, pemberitahuan masalah kapan waktu kebanyakan hampir semua masih secara manual. Hal tersebut bisa dirasakan kurang efektif karena selain membuang banyak waktu juga membutuhkan banyak kertasdan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat menangani masalah – masalah informasi ini lebih efektif dan terkontrol dengan dibangunya sebuah webserver dengan pengelolaan melalui web application base.Tahapan penelitian dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dengan kepala koperasi, serta mengobservasi koperasi dan mengumpulkan data dari dokumen koperasi. langkah pengembangan selanjutnya dengan menganalisis kebutuhan user dan sistem, merancang, mengimplementasikan system dan menguji system. Pada perancangan system dimulai dari perancangan proses, merancang database dan user interface Subyek penelitian ini yaitu dengan memanfaatkan perangkat lunak pendukung seperti xampp sebagai web server, PHP sebagai bahasa pemrograman berbasis web dan MYSQL sebagai basis datanya. Untuk pengujian system menggunakan Black Box Test dan Alpha Test.Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi system SMS gateway yang dapat memberikan kemudahan dalam mengelola administrasi seperti pengiriman surat dan informasi. Dimana aplikasi SMS gateway ini hanya dapat melakukan pengiriman pesan atau informasi apabila dilakukan oleh administrator atau user yang sudah terdaftar.Kata Kunci : Informasi, Koperasi, Sms Gatewa
ANALISIS DAN PERANCANGAN VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN) MENGGUNAKANLAYER 2 TUNNELING PROTOCOL (L2TP) / IPSEC PADA KANTOR PEMASARAN BPJS KESEHATAN
Pengiriman data dari kantor pemasran BPJS kepada kantor cabang BPJS hanya menggunakan jaringan internet publik yang tentunya tidak aman untuk melakukan pengiriman data perusahaan. Maka dilakukan analisis keamanan jaringan pada kantor pemasaran BPJS yang bertujuan untuk dapat mengoptimalkan kemanan jaringan dari aksi penyadapan data dan mengamankan lalu lintas jaringan pada kantor pemasaran BPJS Kesehatan. Salah satu solusi terbaik adalah dengan teknik Virtual Private Network (VPN) dengan Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP) / IP Security (IPSec) dalam mengoptimalkan kemanan jaringan kantor pemasaran BPJS Kesehatan.Subjek pada penelitian ini menjelaskan tentang analisiskeamanan jaringan dan analisis Quality Of Service (QoS) kantor pemasaran BPJS Kesehatan. penelitian diawali dengan menganalisis kemanan jaringan dengan cara melakukan aksi sniffing data dengan mengirimkan data berupa dokumen tesk kemudian menganalisis dari segi QoS dengan parameter delay, packetlost, throughput dan bandwidth. Setelah itu melakukan persiapan, pelaksanaan yang meliputi pengukuran tahap I sebeum menerapkan teknik VPN L2TP/IPSec, pengukuran tahap II setelah menerapkan teknik VPN L2TP/IPSec. Setelah itu melakukan tahap evaluasi, uji validasi dan bagian terakhir merekomendasi kepada pihak IT BPJS Kesehatan.Berdasarkan hasil analisis keamanan jaringan dan Quality Of Service (QoS) kantor pemasaran BPJS Kesehatan dan penerapan teknik VPN L2TP/IPSec yang dilakukan di kantor BPJS, didapat prosentase dari user sebanyak 28.1% mengatakan sangat setuju, 46.9% mengatakan setuju, 17.2% mengatakan tidak setuju dan 7.8% mengatakan sangat tidak setuju, ini menunjukan bahwa hasil pengukuran sesudah menerapkan teknik VPN L2TP/IPSecpada kantor Pemasaran BPJS Kesehatan mengalami peningkatan dari segi keamanan jaringan menjadi lebih baik.Kata Kunci :VPN, L2TP, IPSec, Keamanan Jaringan
APLIKASI DETEKSI KEMATANGAN BUAH SAWIT MENGGUNAKAN METODE PERBANDINGAN HISTOGRAM CITRA
Sawit merupakan bahan pokok pembuatan minyak sayur selain itu sawit juga memiliki beberapa manfaat lain di antaranya sebagai bahan baku untuk industri pangan dan industri non pangan. Dengan alasan tersebut aplikasi untuk deteksi kematangan buah sawit merupakan aplikasi yang dibutuhkan bagi banyak pihak khususnya “P.T Baritoâ€, dan bertujuan menghasilkan aplikasi deteksi buah sawit sudah termasuk siap panen atau belum siap panen. Karna kurang tepatnya pemilihan waktu panen dapat menyebabkan merosotnya hasil panen dan mempengaruhi kualitas buah sawit. Aplikasi deteksi kematangan buahsawit merupakan proses memasukkan informasi berupa citra kedalam komputer. Selanjutnya komputer menerjemahkan serta deteksi buah sawit tersebut dengan menggunakan metode perbandingan histogram citra.Subjek penelitian menggunakan aplikasi Matlab R2010a sebagai imageprocessing. File citra buah sawit berekstensi bitmap. Sistem mempresentasikan citra buah sawit ke dalam bentuk piksel (pixel based models). Sistem yang digunakan pendekatan perbandingan histogramwarna grayscale citra buah sawit. Ada 2 tahapan dalam Aplikasi ini yaitu, mengubah citra digital menjadi citra grayscale dimana citra masukan akan diproses dan dideteksi warna RGB didalamnya, kemudian dari unsur warna tersebut akan diubah menjadi satu nilai derajat keabuan. Tahap kedua adalah mencari histogram citra dan ekstraksi ciri sampel awal kemudian dibandingkan dengan database, selanjutnya dihitung kedekatan dari setiap citra yang diujikan dengan menghitung nilai ekstraksin cirinya. Parameter ekstraksi ciri yang digunakan adalah mean, skewness, kurtosis dan entropy.Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan selain dari usia tanam, segi warna kulit dan ukuran fisik buah, buah kelapa sawit juga bisa diketahui kematangannya dari warna kulit buah. Selain itu dari empat parameter yang digunakan parameter Mean () adalah parameter yang paling berpengaruh dalam penentuan ciri citra. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah apilkasi deteksi kematangan buah sawit. Hasil eksperimen dari pengujian aplikasi menunjukkan tingkat akurasi yang baik yaitu 80 % untuk pengujian pada buah sawit belum siap panen sedangkan pada buah sawit siap panen juga menunjukan tingkat akurasi sama yaitu 80%Kata Kunci: kematangan buah sawit, perbandingan histogram citra, warna kulit buah sawit, ekstraksi cir
PEMBUATAN MODEL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA DIVISI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PERUSAHAAN (DP3) PT.XYZ
Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan PT. XYZ belum memutuskan kebijakan pengelolaan pelanggan menggunakan Customer Relationship Management (CRM). Proses pengelolaan pelanggan di PT. XYZ sangat berpengaruh terhadap tingkat kemajuan perusahaan. Pengelolaan pelanggan di PT. XYZ masih dilakukan secara manual tanpa aplikasi yang terkontrol, sehingga integrasi data atau history pelanggan kantor pusat maupun kantor cabang tidak terintegrasi. Sehingga analisis pelanggan dan proyek sesuai dengan Great Plains. Modifikasi dan klasifikasi setiap proses bisnis yang disesuaikan dengan id proyek belum dapat dilakukan di Great Plains, sehingga menyulitkan administrasi dalam konteks monitoring kode history pelanggan. Monitoring realisasi pelanggan dan proyek belum dapat diakomodir Great Plains sehingga menyulitkan Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) untuk melakukan controlling terhadap pelanggan dan proyek. Kemudian data pelanggan dan proyek belum dapat terintegrasi secara integral dari setiap unit kerja. Metode pengumpulan data yang akan dilakukan yaitu menggunakan metode observasi, metode wawancara dengan kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) PT. XYZ, dan metode studi pustaka. Berdasarkan data tersebut, maka dilakukan analisis data dan pembuatan model CRM. Hasil dari perancangan akan dilakukan pengujian kesesuaian antara hasil perancangan model Customer Relationship Management dengan kebutuhan perancangan pada Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) PT. XYZ. Perancangan yang sudah teruji maka akan digunakan oleh PT. XYZ dalam pembangunan model CRM.Hasil uji kelayakan pembuatan model CRM di Divisi Perencanaan dan Pengembangan (DP3) PT. XYZ yang dibagikan pada 5 responden menghasilkan 96,96 % yang sesuai dan 3,04 % tidak sesuai. Dengan hasil demikian maka dapat dikatakan bahwa model CRM yang dibuat sesuai dengan yang dibutuhkan, dengan adanya perbaikan untuk kedepannya. Diharapkan mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data pelanggan dan proyek. Sehingga pemantauan history setiap proyek dan pelanggan dapat dilakukan secara cepat dan akurat, yang diharapkan mampu meningkatkan efisien dan efektivitas kerja.Kata kunci : CRM, Customer Relationship Management, Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DIAGNOSA KERUSAKAN PRINTER INKJET DENGAN BACKWARD CHAINING
Naira computer merupakan tempat jasa service elektronik khususnya bergerak pada bidang jasa service printer.Naira computer membantu konsumen dalam menangani permasalah konsumen didalam mendiagnosa kerusakan printer inkjet.Banyak jenis printer, misalnya printer inkjet, laserjet, thermal printer dan dot matrix. Permasalahan dalam proses penanganan di Naira computer terganggu dengan adanya seringnya bergantinya seorang teknisi. Seorang teknisi kurang berpengalaman dan tidak memasukkan basis pengetahuan yang mereka miliki ke dalam sistem juga merupakan permasalahan utama lamanya penanganan diagnosa kerusakan printer inkjet. Dengan adanya permasalahan di Naira Computer, penulis akan membuat “Sistem Pendukung Keputusan Diagnosa kerusakan printer inkjet dengan Backward Chainingâ€.Pada penelitian ini yang menjadi subyek adalah Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Diagnosa kerusakan Printer Inkjet dengan Backward chaining.Sistem pendukung keputusan klinis (SPKK) merupakan suatu sistem elektronik maupun non-elektronik yang didesain untuk membantu klinisi secara langsung dalam mengambil keputusan klinik. SPKK ini digunakan untuk menangani masalah pendiagnosaan kerusakan printer inkjet dengan metode pelacakan ke belakang atau Backward chaining yang dibantu dengan proses pendekatan penelusuran knowledge base. Tahap pengembagan aplikasi sistem diagonisis pada penelitian ini diawali dengan tahap perancangan, basis pengetahuan, tabel  keputusan, tabel aturan, mesin inferensi, pembuatan diagram alir data, desain interface, implementasi, dan pengujian sistem menggunakan black box test dan alpha test.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan prosentase penilaian terhadap sistem aplikasi berdasarkan black box test 100% setuju dengan aplikasi Sistem Pendukung keputusan diagnosa kerusakan Printer Inkjetdengan backward chaining.Dari hasil penelitian pengujian sistem menggunakan alpha test menghasilkan prosentase penilaian terhadap sistem responden yang sangat setuju sebanyak 30 % dan setuju dengan progam sebanyak 70% . Berdasarkan hasil prosentase yang dihasilkan dapat disimpulkan bahwa aplikasi layak digunakan dan telah sesuai dengan basis pengetahuan untuk menghasilkan diagnosa kerusakan printer inkjet berdasarkan gejala kerusakan.Kata Kunci :Backward Chaining , Kerusakan Printer, Knowledge base, SPK
PENERAPAN METODE TOPSIS DALAM PEMILIHAN PROGRAM STUDI BAGI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta didirikan untuk menyiapkan peserta didik menjadi sarjana muslim yang beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia yang mempunyai kemampuan akademik dan atau profesional dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama adil makmur yang diridloi Allah SWT. Faktor yang perlu banyak mendapat perhatian serius bagi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta adalah calon mahasiswa sering asal memilih program studi dan panitia PMB yang kewalahan dalam melayani calon mahasiswa. Pengolahan data terkomputerisasi merupakan salah satu upaya untuk mempermudah mendapatkan informasi yang dapat digunakan unutk mengambil sebuah keputusan dalam menangani masalah pemilihan program studi di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Adapun tujuan penelitian sistem pendukung keputusan ini adalah: Mengembangkan aplikasi sistem pendukung keputusan untuk membantu permasalahan penentuan program studi bagi calon mahasiswa baru yang ada di di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.Subjek penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan pemilihan program studi bagi mahasiswa baru universitas ahmad dahlan Yogyakarta menggunakan metode TOPSIS yang disesuaikan dengan pertanyaaan yang didapatkan oleh Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Tahapan SPK meliputi : alur keputusan, membangun basis pengetahuan, tabel keputusan, pemodelan proses yang meliputi: diagram konteks dan data flow diagram (DFD), pemodelan data yang meliputi : konseptual basis data, entity relationship diagram (ERD), mapping table, struktur tabel, struktur menu, desain user interface, implementasi, dan pengujian. Pembangunan dimulai dengan merekayasa pengetahuan. Dalam pembuatan basis pengetahuan dapat diperoleh dengan cara yaitu melalui buku, internet, artikel-artikel ilmiah atau acuan lainnya. Teknik representasi pengetahuan yang digunakan dalam rekayasa pengetahuan sistem ini menggunakan kaidah produksi yaitu pengetahuan dipresentasikan dalam suatu bentuk fakta (facts). Pengetahuan dalam sistem produksi dipresentasikan oleh himpunan kaidah dalam bentuk IF kondisi THEN (aksi). Penelitian ini dibatasi untuk calon mahasiswa yang masih ragu dengan dalam memilih program studi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah calon mahasiswa baru dan panitia PMB.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dihasilkan sebuah perangkat lunak sistem pendukung keputusan pemilihan program studi bagi calon mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta menggunakan TOPSIS. Dengan memanfaatkan metode TOPSIS kesimpulan yang dapat dihasilkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan penenutuan program studi terhadap calon mahasiswa. Aplikasi sistem pendukung keputusan ini dapat mempermudah calon mahasiswa dalam pengambilan keputusan yang tepat dan cepat, sehinggga dapat membantu dalam memberikan suatu rekomendasi program studi sesuai minat calon mahasiswa.Kata Kunci: SPK, Metode TOPSIS, Prod
Pembuatan Model CRM (Customer Relationship Management) di PT. Mandar Utama Tiga Yogyakarta Dengan Metode Operational, Analytical dan Collaborative
Teknologi informasi di PT. Mandar Utam Tiga Yogyakarta pada dasarnya sudah diterapkan namun belum secara optimal. Hubungan antara perusahaan dengan customer yang belum terjalin dengan baik menyebabkan pertukaran, pencaharian, pelayanan ataupun penyebaran sebuah informasi menjadi kurang efisien dan efektif, ditambah pula dengan masalah keterbatasan fasilitas pendukung pelayanan di PT. Mandar Utama Tiga membuat interaksi antar perusahaan dengan customer tidak berjalan dengan baik.Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan identifikasi strategi bisnis pada desain model CRM. Identifikasi strategi bisnis pada perusahaan dilakukan dengan menerapkan strategi analisis CRM yang dibagi menjadi tiga, yaitu Operational CRM, Analytical CRM dan Collaborative CRM. Dalam hal ini dilakukan analisis mengenai implementasi CRM, permasalahan dalam implementasi, tantangan dalam implementasi CRM dan segmentasi pelanggan. Pada tahap Operational CRM dilakukan identifikasi kebutuhan sesuai alur kerja di perusahaan yang kemudian dituangkan dalam bentuk proses bisnis, pada tahap analytical CRM dilakukan identifikasi keadaan saat ini dan harapan masa yang akan datang yang berorientasi pada pelayanan terhadap customer. Collaborative CRM membahas tentang interaksi antar perusahaan dengan kemungkinan jalur komunikasi ke customer, beberapa jalur komunikasi yang dijadikan alat untuk melakukan interaksi seperti web dan chat/SMS, langkah terakhir yaitu pemodelan system dengan mengedepankan teknologi pelayanan di PT. Mandar Utama Tiga Yogyakarta.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model yaitu: “Pembuatan Model CRM di PT. Mandar Utama Tiga†yang dapat memberikan kemudahan dalam berinteraksi dengan customer melalui media layanan yang tersedia. Hasil uji kelayakan model menunjukan bahwa model yang diusulkan dapat diimplementasikan dan dapat membantu mendukung strategi dalam meningkatkan pelayanan di PT. Mandar Utama Tiga, sehingga terjalin hubungan yang kondusif dengan customer.Kata kunci: Model CRM, PT. Mandar Utama Tiga, operational, analytical, collaborative
PEMBUATAN MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING (EAP) UNIT SINYAL TELEKOMUNIKASI DAN KELISTRIKAN PT.KERETA API INDONESIA (Persero) DAOP 6 YOGYAKARTA BERBASIS ZACHMAN FRAMEWORK
Unit Sinyal Telekomunikasi Kelistrikan (Sintelis) Merupakan satuan organisasi di Lingkungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang berada di Daerah Operasi 6 Yogyakarta, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dituntut melakukan inovasi sehingga memberikan manfaat strategis agar dikategorikan sebagai World Class Company, Sistem informasi sangat bermanfaat untuk membantu kelancaran proses bisnis atau kegiatan suatu enterprice, maka dibutuhkan dukungan sistem teknologi informasi yang handal pada kondisi yang ada. Permasalahan yang saat ini muncul dalam Unit Sinyal Telekomunikasi dan Kelistrikan (Sintelis) belum tersedianya model SI/TI yang menyebabkan arah pengembangan SI/TI menjadi tidak jelas, Sehingga Unit Sintelis membutuhkan perencanaan yang strategis menyangkut teknologi informasi pada proses persediaan barang, Salah satu cara untuk menentukan bentuk SI/TI yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis dan sesuai dengan perkembangan bisnis organisasi yaitu mengembangkan suatu enterprise Metode yang digunakan dalam penelitian ini Enterprise Architecture Planning dengan kerangka kerja Zachman. Metode pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Proses analisis dimulai dengan tahapan perencanaan, pemahaman kondisi saat ini, analisis SWOT yang kemudian melakukan pembuatan model arsitektur enterprise menggunakan kerangka kerja Zahcman, tahapan selanjutnya pembuatan rencana implementasi dan portofolio aplikasi dan proses pengujian model arsitektur enterprise yang meliputi arsitektur data, arsitektur informasi, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi, dan beberapa rekomendasi kepada Unit Sinyal Telekomunikasi Kelistrikan (Sintelis) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 YogyakartaDari penelitian yang di lakukan, dihasilkan sebuah blueprint perancangan Enterprise Architecture Planning (EAP) Unit Sinyal Telekomunikasi Kelistrikan (Sintelis) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta. Dari hasil uji kelayakan bahwa pemodelan arsitektur enterprise yang dibuat layak diterapkan di Unit Sinyal Telekomunikasi Kelistrikan (Sintelis) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta serta valid dengan dua kali pengujian pada tahap pertama diperoleh 83,33% dan pada pengujian kedua diperoleh 100%. Kata Kunci: Enterprise Architecture Planning, Kerangka Kerja Zachman, Unit Sinyal Telekomunikasi Kelistrikan PT.Keretaapi Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta
PEMBUATAN FILM ANIMASI “ MEMBANTU ORANG TUA “
Film animasi memiliki fungsi sebagai alat penghibur dan sebagai media edukasi untuk anak. Namun dari sekian banyak film animasi yang ditayangkan di televisi, belum banyak film yang mengajarkan tentang sesuatu yang mengandung makna membantu, misalnya tentang membantu orang tua. Di dalam kehidupan sehari-hari, masih ada anak yang tidak pernah membantu orang tua dikarenakan malas dan ketidaktahuan anak tentang membantu orang tua sehingga membuat anak tidak mengerti tentang cara membantu orang tua. Berdasarkan hal tersebut, maka dalam tugas akhir ini akan dibuat film animasi 2D yang bertemakan membantu orang tua khususnya menyapu halaman dengan menggunakan teknik frame by frame dan tweening.Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka yaitu mencari, membaca, dan mengumpulan dokumen-dokumen sebagai referensi yang berhubungan dilakukan dengan pembuatan film animasi serta melalui wawancara dan pembagian quisioner. Selanjutnya perancangan sistem dengan beberapa tahap yaitu dimulai dari penentuan ide, tema, alur cerita, pembuatan storyboard, perancangan tokoh karakter, proses animasi, pengisian suara dan editing video.Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan metode black box oleh animator diperoleh hasil jawaban yang menyatakan layak ditonton 89%, tidak layak 11% dan hasil 100% dari psikolog menyatakan layak ditonton. Pengujian menggunakan metode alpha test diperoleh hasil 52.85 % menyatakan sangat setuju untuk ditonton dan 47.14 % setuju untuk ditonton. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa film animasi “membantu orang tua†layak ditonton oleh anak-anak dan dapat dijadikan sebagai referensi bagi orang tua untuk menanamkan pendidikan karakter kepada anak khususnya dalam hal membantu orang tua yaitu menyapu halaman.Kata kunci : Film Animasi 2D, Frame by Frame, Tweening, Menyapu Halama