JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal)
Not a member yet
475 research outputs found
Sort by
Pengukuran Kinerja Lembaga dengan Penerapan Sentiment Analysis
Pengukuran kinerja lembaga merupakan hal yang penting untuk dilakukan guna menjamin mutu kualitas pendidikan. Pengukuran kinerja lembaga di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilakukan oleh Badan Penjaminan Mutu menggunakan angket kepuasan responden dengan 4 skala jawaban yaitu "sangat tidak memuaskan", "tidak memuaskan", "memuaskan" dan "sangat memuaskan". Data angket masih diolah secara manual dan belum digunakan untuk memberikan kesimpulan atau rekomendasi terhadap kinerja unit/lembaga. Data angket tersebut bisa dimanfaatkan untuk diklasifikasikan ke dalam kelas positif dan negatif sehingga dapat digunakan untuk pengukuran kinerja lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengukuran kinerja lembaga dengan penerapan sentiment analysis menggunakan kombinasi metode Fuzzy C-Means (FCM) dan K-Nearest Neighbors (K-NN). Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat mempermudah evaluasi kinerja lembaga secara efisien, optimal dan akurat.Metode pengumpulan data dengan studi pustaka dan teknik wawancara. Tahapan pengembangan sistem meliputi analisis data, analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem terdiri dari perancangan flowchart sistem, flowchart FCM, flowchart K-NN dan perancangan antarmuka, implementasi dan pengujian.Hasil penelitian ini yaitu sistem yang dapat memprediksi kelas sentimen pada angket kepuasan responden ke dalam kelas positif dan negatif, serta menghasilkan rekomendasi perbaikan untuk setiap unit/lembaga. Akurasi tertinggi menggunakan metode confusion matrix sebesar 98%, precision 0,97 dan recall 0,97 pada nilai k (K-NN) yaitu k=4 dan k=5. Penelitian ini menggunakan 1564 data angket dari 11 unit dengan jumlah data masing-masing unit berbeda. Hasil sentiment analysis terhadap 11 unit didapatkan prosentase sentimen positif 22% dan negatif 78%. Prosentase sentimen negatif yang lebih tinggi bermakna bahwa kinerja unit/lembaga di UAD secara rata-rata kurang baik
Evaluasi Ketergunaan Sistem Pencarian Lokasi Buku di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
Usability adalah seberapa mudah atau ukuran pengguna dalam menggunakan sistem. Pada saat ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah (Dinas ARPUS) belum ada sistem pencarian lokasi buku (SILOKU). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor ketergunaan suatu tampilan SILOKU pada Dinas ARPUS. Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi tampilan SILOKU yang sudah diuji ketergunaannya. Pada penelitian ini digunakan lima aspek yaitu aspek effectiveness, efficiency, satisfaction, ease of use, dan ease of learning. Pengumpulan data untuk aspek effectiveness dan efficiency dilakukan dengan cara melakukan observasi. Sedangkan pengumpulan data untuk aspek satisfaction, ease of use, dan ease of learning dilakukan dengan cara pengisian kuesioner yang dilakukan oleh responden. Uji ketergunaan dilakukan pada pengguna super_admin, petugas, dan pengunjung perpustakaan. Super_admin dan petugas yang dimaksud adalah petugas yang berada di Dinas ARPUS. Kasus uji coba dibuat berdasarkan Hierarchical Task Analysis (HTA) SILOKU. Pada hasil perhitungan didapatkan nilai evaluasi yang menunjukan adanya masalah yaitu tampilan SILOKU tidak menarik. Akan tetapi hasil uji coba tampilan SILOKU dari pengguna super_admin, petugas, dan pengunjung tidak mengalami kesulitan. Berdasarkan masalah tersebut, maka didapatkan rekomendasi dari hasil uji ketergunaan untuk aspek effectiveness, efficiency, satisfaction, ease of use, dan ease of learning adalah warna pada tampilan SILOKU yang tidak menarik sebaiknya diperbaiki. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan responden dalam menggunakan tampilan SILOK
Implementasi Algoritma Dijkstra Untuk Menentukan Jarak Terdekat Pondok Pesantren Berbasis Situs
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional khas Indonesia yang mampu eksis hingga saat ini. Pondok pesantren terbukti merupakan lembaga pendidikan yang unik, mandiri, dan syarat dengan kultur lokal sejak 500 tahun yang lalu. Model pendidikan barat yang diadopsi pemerintah sebagai pendidikan formal di Indonesia telah memberikan tantangan dan warna terhadap perkembangan pondok pesantren. Pesantren pun menyikapi tantangan tersebut dengan cara yang berbeda-beda, di sisi lain pesantren dituntut untuk mampu mempertahankan idealismenya sekaligus memenuhi tuntutan pragmatis dari masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah sistem informasi pemetaan Pondok Pesantren yang tersebar di Kota Maupun Kabupaten Sukabuni dengan menggunakan metode algoritma Dijktra dalam menghitung jarak terdekat Pondok Pesantren. Hasil penelitian ini bisa menjadi sebuah media informasi bagi masyarakat tentang Informasi Pondok Pesantren, Lokasi Pondok Pesantren, dan jarak terdekat Pondok Pesantren
Aplikasi Pengolahan Citra Untuk Deteksi Tingkat Kematangan Pada Buah Kelengkeng Dengan Metode Perbandingan Kadar Warna
Perkembangan Teknologi yang pesat di bidang komputer telah mendorong semakin berkembangnya penelitian dan penerapan teknik pengolahan citra. Proses identifikasi buah-buahan dan sayuran yang dilakukan secara manual tidak efisien dan kurang teliti untuk jumlah yang cukup besar. Bertitik tolak pada kasus tersebut, maka penelitian ini bertujuan membangun sistem untuk penentuan tingkat kematangan berdasarkan tingkat kandungan nilai warna RGB pada buah kelengkeng. Subyek penelitiannya adalah membangun aplikasi untuk mengetahui tingkat kematangan kedalam 2 fase yaitu matang dan tidak matang. Data dalam penelitian ini menggunakan citra buah kelengkeng yang diambil dengan menggunakan kamera akan diambil sebagian (crooping) menjadi 300 x 300 pixels dan diganti format menjadi *.bmp,*.jpg, atau *.png yang kemudian akan diekstrak ciri warnanya, dan dikalkulasi tingkat kadar warna R(red), G(green), B(blue). Kemudian dibandingkan nilai rata-rata RGB dengan nilai RGB pada database yang telah dilakukan pengujian kematangannya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi literatur dengan menggunakan data-data dari buku dan internet, metode wawancara kepada pedagang buah untuk memastikan data yang diperoleh mengenai informasi buah. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan 20 sampel citra buah kelengkeng yang terdiri 10 citra kelengkeng mentah dan 10 citra kelengkeng matang menunjukkan bahwa hasil untuk pengujian buah kelengkeng matang mencapai 100% dan untuk buah kelengkeng mentah mencapai 100%
Penerapan Algoritma Floyd-Warshall Terhadap Pencarian Rute Bangunan Cagar Budaya Berbasis Web di Kota Sukabumi
Kota Sukabumi menawarkan eksotisme moderinitas kota yang berpadu dengan kekayaan peninggalan sejarah. Terdapat beberapa peninggalan sejarah yang menjadi cagar budaya di Kota Sukabumi seperti bangunan-bangunan, benda-benda, serta peninggalan-peninggalan sejarah lainnya yang memiliki nilai penting. Namun dikarenakan keterbatasan informasi, maka akses terhadap cagar budaya tersebut sulit untuk didapat, hal tersebut dapat menghambat dalam melakukan pengelolaan terhadap cagar budaya. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memudahkan dalam penyediaan informasi dan penentuan rute terpendek antar bangunan cagar budaya yang dapat akses dimana saja, agar dapat membantu masyarakat atau wisatawan dalam mencari solusi yang efektif untuk mengoptimakan jarak menuju lokasi. Pencarian rute terpendek bangunan cagar budaya sebagai wadah penyedia data atribut dari suatu objek peta berdasarkan data spasialnya. Dalam penelitian ini menggunakan algoritma floyd-warshall menerapkan pemrograman dinamis lebih menjamin keberhasilan penemuan solusi optimum untuk kasus penentuan lintasan terpendek. Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan algoritma floyd-warshall untuk pencarian rute terpendek bangunan cagar budaya mampu menjadi suatu sistem yang dapat membantu pemerintah dalam mengelola dan sebagai media informasi bangunan cagar budaya dengan efektif kepada masyarakat
Optimasi Fungsi Keanggotaan Fuzzy Mamdani Menggunakan Algoritma Genetika Untuk Penentuan Penerima Beasiswa
Beasiswa merupakan bantuan pendidikan yang ditujukan untuk meringankan biaya pendidikan sekaligus membantu memperbaiki tingkat pendidikan bangsa. Saat ini banyak beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa yang kurang mampu dan mahasiswa berprestasi. Untuk mengantisipasi agar beasiswa tersalurkan kepada yang berhak maka diperlukan suatu system mengambil keputusan yang berdasarkan pada enam kriteria utama yaitu Index Prestasis Komulatif (IPK), semester, penghasilan orang Tua, tagihan listrik, pembayaran PBB dan tanggungan orang tua. Pemanfaatan sistem pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah ketidak tepatan sasaran dalam menentukan penerima beasiswa pada STMIK Surya Intan Kotabumi dengan menggunakan Metode Fuzzy Mamdani dan Metode Algoritma Genetika. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan metode Fuzzy Mamdani dan Algoritma Genetika serta mengukur tingkat akurasi metode Fuzzy Mamdani tanpa optimasi dengan metode Fuzzy Mamdani yang teroptimasi menggunakan Algoritma Genetika berdasarkan kriteria- kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penggunaan kedua metode tersebut dengan membandingkan antara metode Fuzzy Mamdani tanpa optimasi sebesar 0,8801 dengan metode Fuzzy Mamdani yang teroptimasi menggunakan Algoritma Genetika sebesar 0,9172 yang diukur menggunakan kolerasi spearman sehingga disimpulkan bahwa penggunaan algoritma genetika dapat mengoptimalkan tingkat kolerasi sebesar 0,0371
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA POKOK BAHSAN KPK DAN FPB BERBASIS MUTLIMEDIA MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 DI SD IT LUQMAN AL-HAKIM YOGYAKARTA
Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang penting dalam kehidupan. Mata pelajaran matematika merupakan salah satu materi yang sudah diajarkan sejak sekolah dasar. Berdasarkan observasi yang diperoleh dari 20 siswa terlihat bahwa jumlah presentase 25% siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan mempelajari matematika khususnya materi kpk dan fpb, dimana siswa perlu mengulang kembali proses pembagian terlebih dahulu, subjek tidak menguasai konsep kelipatan, konsep factor dan penyebab kesalahan lainnya adalah kurang teliti. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, menuntut para pendidik untuk dapat memanfaatkannya dalam meningkatkan daya tarik siswa terhadap proses pembelajaran, khususnya matematika. Untuk itu perlu dibangun aplikasi media pembelajaran matematika khusunya kpk dan fpb agar dapat digunakan siswa sebagai sarana belajar dan mempermudah guru dalam menyampaikan materi.Metode yang digunakan dalam pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia ini adalah metode pustaka, observasi, wawancara, analisis, perancangan proyek, uji coba dan implementasi.Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi media pembelajaran matematika pada pokok bahasan kpk dan fpb berbasis multimedia layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Pengembangan Multimedia Interaktif Pada Materi Hidrolisis Garam Untuk Siswa Kelas XI SMA/MA (Studi Kasus : SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman)
Perkembangan teknologi dalam pembelajaran berkembang cukup pesat. Manfaat teknologi berperan penting dalam dunia pendidikan seperti elektronik edukasi atau pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan komputer serta software-software digital lainnya. Multimedia pembelajaran yang akhir-akhir ini sangat banyak digunakan oleh guru atau siswa dalam proses belajar mengajar seperti multimedia interaktif pada materi hidrolisis garam. Multimedia interaktif merupakan pola komunikasi dua arah antara komputer dengan siswa atau siswa dengan komputer (interaktif). Program ini dikembangkan dengan metode siklus pengembangan sistem seperti merancang konsep, analisis struktural, desain sistem, pembuat produk, testing, sistem dan memilihara sistem. Multimedia interaktif ini dikembangkan dengan menggunakan software Adobeflash CS3 software yang mampu menghasilkan presentasi, game, film, CD interaktif, maupun CD pembelajaran, serta untuk membuat situs web yang interaktif, menarik, dan dinamis. Penelitian ini diuji dengan menggunakan blackbox test dan alpha test yang hasilnya menunjukan 89% dengan kategori sangat baik untuk alpha text yang diuji oleh siswa dimana pengguna dapat memilih menu berupa menu pendahuluan, menu materi ,evaluasi dan petunjuk. Blackbox test yang hasilnya menunjukan 88.9 % dengan kategori sangat baik yang diuji oleh ahli media selaku guru kimia. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulakan bahwa program yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran kimia dengan topik khusus materi hidrolisis garam untuk SMA Negri I Ngaglik Sleman kelas XI
Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Untuk Pariwisata dan Budaya di Pulau Lombok
Nusa Tengga Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia yang berada dalam kelompok sunda kecil dan termasuk di pulau Nusa Tenggara. Provinsi ini memiliki 10 kabupaten atau kota. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Pulau Lombok yang terletak di sebelah barat dan Pulau Sumbawa yang terletak di sebelah timur. Ibukota provinsi ini adalah kota mataram yang terletak di pulau Lombok. Dengan bentuk kepulauan, Nusa Tenggara Barat memiliki begitu banyak tujuan wisata yang indah, terutama di Pulau Lombok. Selain sektor pariwisata yang dimiliki, Pulau Lombok juga memiliki  beragam budaya yang masih merupakan festival tahunan yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Dalam penelitian ini, objek penelitian adalah pembuatan sistem informasi geografis untuk pariwisata dan budaya. Metode pengumpulan data dengan metode observasi dan metode wawancara. Perancangan sistem menggunakan UML untuk menggambarkan proses apa yang terjadi pada sistem, sehingga bisa mendapatkan gambaran atau langkah kerja yang dapat digunakan untuk membuat sistem terstruktur seperti Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram to Class Diagram Dari penelitian yang dilakukan untuk menghasilkan perangkat lunak sistem informasi geografis berbasis web untuk pariwisata dan budaya di pulau Lombok dengan kemampuan untuk memberikan informasi mengenai lokasi wisata yang ada di pulau Lombok, memberikan panduan atau rute jalan menuju tempat-tempat wisata, budaya, makanan, hotel, panduan dan acara dan menampilkan deskripsi tur, budaya, hotel, makanan, pemandu, acara. Dari hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa aplikasi tersebut layak dan bisa digunakan
Pengembangan Aplikasi Mutaba’ah untuk Evaluasi Ibadah Harian Berbasis Android
Ibadah merupakan perkara yang penting dalam kehidupan manusia. Kepentingan ini jelas dalam Al-Quran yang menjelaskan penciptaan manusia adalah untuk mengabdikan diri kepada Allah, menurut survai yang di lakukan oleh Nurillah (2013) evaluasi dan motivasi sangat berkaitan erat itu dibuktikan dengan angka 0,839 menunjukan bahwa hubungan yang sangat kuat dan signifikan dari probabilitas 0,000 < 0,05. Maka dari itu peningkaan kemampuan dari berrawal dari upaya manusia untuk melaukan evaluasi atau muhasabah terhadap amal dan aktivitas yang dilakukan. Muhasabah juga dapat mempengaruhi fluktuasi keimanan dalam beribadah dengan evaluasi ibadah dapat digunakan sebagai pendukung manusia unuk membantu mengontrol dan mengelola ibadah dalam memotivasi umat muslim dengan cara meriwayatkan ibadah harian yang telah dialakukan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitina untuk mengembangkan native front-end aplikasi Mutaba’ah menggunakan Android yang membantu umat muslim dalam mencatat ibadah harian dengan mudah dan di mana saja sehingga dapat memudahkan umat muslim dalam mengevaluasi diri untuk dapat memotivasi diri dalam meningkatkan keimanan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan pengumpulan data menggunakan metode observasi dan studi pustaka. Kemudian dilakukan analisis data deskripsi kebutuhan userdan deskripsi kebutuhan sistem. Tahapan pengembangan sistem berupa perancangan sistem menggunakan model UML. Implementasi aplikasi memanfaatkan Java Android Framework dan web service. Pengujian sistem dilakukan dengan 2 metode, yaitu Black Box Test dan Alpha Test. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi Mutaba’ah yang diharapkan dapat memotifasi pengguna dalam meningkatkan ibadah dengan melihat grafik ibadah, riwayat ibadah dan melihat persentase pengguna pada grup yang tersedia. Hasil pengujian sistem dengan metode Black Box Test di peroleh hasil 100% lulus, kemudian dari hasil pengukuran kepuasan pengguna dengan nilai rata-rata SUS responden 73,50 (Acceptabel)