Gaster : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    165 research outputs found

    KARAKTERISTIK PSK DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DENGAN KONDOM DI OBYEK WISATA BANDUNGAN

    Full text link
    Latar Belakang : Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka HIV/AIDS di Indonesia. PSK merupakan salah satu kelompok resiko tinggi penular PMS. kota bandungan sudah menjadi kota metropolis yang penuh dengan dunia hiburan. Keadaan tempat tersebut menjadi sumber penularan PMS dikabupaten Semarang. Tujuan : untuk mengetahui distribusi frekuensi PSK dalam upaya pencegahan PMS dengan kondom. Metode : Penelitian Deskriprif Observasional. Populasinya adalah PSK yang berada di obyek wisata bandungan, pemilihan sampel dengan teknikProbability Sampling, jenis sampel simpel random sampling, diperoleh 33 responden. Hasil : 72.1% respoonden berumur 20-29 tahun, 72.7% berjenis kelamin perempuan, 51,5% berpendidikan SMA, 81.8% pernah mendapatkan informasi tentang kondom, 66.7% responden menjadi PSK semala 1-5 tahun, 81.1% berpengetahuan baik, 93.9% merasa rumit ketika mengunakan kondom ketika berhubungan intim. Simpulan : mayoritas responden berumur 20-29 tahun berjenis kelamin perempuan, berpendidikan SMA pernah mendapaatkan informasi dari media elektronik, lama menjadi PSK 1-5 tahun, memiliki tingkat pengetahuan baik, merasa rumit ketika menggunakan kondom, dan mayoritas menggunakan kondom saat berhubugan intim.Kata Kunci : Kondom, Penyakit Menular Seksua

    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN PSIKOSEKSUAL FASE FALIK PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI POSYANDU DESA NGROMO NAWANGAN PACITAN

    Full text link
    Berdasarkan kehidupan anak terdapat berbagai macam proses perkembangan, diantaranya perkembangan psikoseksual. Perbedaan seksual antara anak laki-laki dan anak perempuan terjadi dimasa falik pada usia 3-5 tahun dimana zona erogen pada fase ini adalah organ genital, diwujudkan dengan perilaku anak memainkan alat kelaminnya. Penyimpangan seksual dapat disebabkan karena kebanyakan dari orangtua malu dan ingin menunjukkan superioritasnya dengan memarahinya. Hal ini justru membuat pola komunikasi orangtua dan anak menjadi rusak sehingga tidak menutup kemungkinan anak akan bermasturbasi secara sembunyi-sembunyi. Pola asuh yang salah juga bisa mempengaruhi perkembangan anak dimana dampak dekatnya yaitu anak laki-laki yang sangat dekat dengan ibunya, tidak jarang mereka sampai mengidolakan ibu kandungnya.Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang perkembangan psikoseksual fase falik pada anak usia 3-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden 96. Analisa data dengan menggunakan teknik prosentase.Hasil: dari 96 responden, mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 45 responden (47%), cukup sebanyak 19 responden (20%), baik sebanyak 32 responden (33%) Simpulan: mayoritaspengetahuan responden secara umum terhadap perkembangan psikoseksual fase falik pada anak usia 3-5 tahun berpengetahuan kurang sebanyak 45 responden (47%)

    KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN PEMAHAMAN TENTANG PELAYANAN KEBIDANAN DI RB KINASIH SIDOHARJO WONOGIRI

    Full text link
    Latar belakang : Penurunan jumlah pengunjung ANC di RB Kinasih yang pada kenyataan RB tersebut sudah meningkatkan standart mutu pelayanan kebidanan dan rendahnya pemahaman ibu hamil mengenai pelayanan kebidanan yang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan : berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan dari peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu hamil dengan pemahaman tentang pelayanan kebidanan. Metode : Desain penelitian ini adalah diskripsi korelasi dengan pendektan cross seksional. Dalam pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik quota sampling. data diambil menggunakan kuesioner. Untuk uji validasi dengan rumus Product Moment dan reabilitas mengunakan Spearman Brown. Hasil : hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara karakteristik ibu hamil dengan pemahaman tentang pelayanan kebidanan, hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan Chi Square lebih besar dari tabel. Kesimpulan : karakteristik ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pemahamannya dalam menerima pelayanan kebidanan sehingga diharapkan bidan harus lebih memperhatikan karakteristik ibu hamil dalam memberikan pelayanan karena segala informasi dan tindakan yang diberikan sangat tergantung dari karakteristik ibu hamil tersebut.Kata Kunci : karakteristik ibu hamil dan pemahaman tentang pelayanan kebidana

    CAT STRETCH EXERCISE SEBAGAI UPAYA MENGURANGI NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk emnjelaskan pengaruh cat stretch excercise terhadap tingkat nyeri haid pada remaja putri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test-post-test dengan kelompok kontrol. Populasi adalahremaja putri di SMP 1 Bendosari Kabupaten Sukoharjo. Sampel penelitian ini adalah 40 reponden, diambil dengan mengunakan teknik random sampling yang terdiri dari 20 responden sebagai kelompok intervensi dan 20 responden sebagai kelompok kontrol, yang memenuhi kreteria inklusi. Variable bebas adalah cat stretch exercise dan variabel terikat adalah tingkat nyeri haid pada remaja putri. Data dikumpulkan dengan mengunakan Kuesioner Numeric Pain Rating Scale. Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada penurunan signifikan dalam tingkat nyeri haid pada remaja putri (p value = 0,0001) pada kelompok intervensi setelah diberikan cat stretch excercise. Analisis lebih lanjut menunjukan pada perbedaan tingkat nyeri haid pada remaja putri secara signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kotrol dengan p value = 0,0001. Kesimpulan : cat stretch excercise berpengaruh secara signifikan dalam mengurangi tingkat nyeri haid pada remaja putri.Kata Kunci : cat stretch excercise, nyeri hai

    PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN POLA MENYUSUI EKSLUSIF MELALUI KEIKUTSERTAAN DALAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU (KP IBU) DI PUSKESMAS NUSUKAN SURAKARTA

    Full text link
    ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan terbaik untuk bayi. WHO (World Health Organization) merekomendasikan pemberian ASI saja pada 6 bulan pertama kehidupan. Cakupan ASI di Indonesia masih berada di bawah target yang ditetapkan secara nasional. KP Ibu merupakan suatu kelompok yang dibentuk dengan tujuan mendukung program ASI Ekslusif. Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh keikutsertaan ibu dalam kegiatan KP Ibu terhadap pengetahuan dan pola pemberian ASI secara eksklusif. Metode: Desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan bulan November-Desember 2015 di Puskesmas Nusukan Kota Surakarta. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Subyek penelitian ibu yang pernah mengikuti KP Ibu dengan balita usia 6-24 bulan sejumlah 43 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 21 orang(48,8%)  ibu aktif dalam kegiatan KP ibu. Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik yaitu 35 orang (81,4%). Hanya sebagian kecil ibu yang mempunyai pola pemberian ASI secara ekslusif yaitu sebanyak 17 orang (39%). Analisa bivariat menunjukkan menunjukkan pengaruh keikutsertaan ibu terhadap pengetahuan mempunyai nilai p= 0,241 (p>0,05).  Sedangkan pengaruh keikutsertaan ibu dalam KP terhadap pola pemberian ASI mempunyai nilai p = 0,032 (p<0,05). Kesimpulan: Keikutsertaan ibu dalam KP Ibu secara aktif mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap pola pemberian ASI secara ekslusi

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SELF CARE DIET NUTRISI PASIEN HEMODIALISA DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

    Full text link
    Hemodialisa adalah salah satu terapi yang digunakan pada pasien dengan gagal ginjal kronik. Pasien yang menjalani hemodialisa sering mengalami malnutrisi. Pencegahan malnutrisi salah satunya dengan meningkatkan kemampuan self care pasien dalam mengelola diet nutrisi untuk menekan timbulnya gejala penyakit yang buruk serta menghindari reshospitalisasi. Tujuan penelitian; Mendeskripsikan  tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan minimal self care dalam pengelolaan diet nutrisi pada pasien yang menjalani hemodialisa. Metode Penelitian; ini menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan consecutive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan penyakit gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel dalam  studi ini berjumlah 60 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independent yang diteliti dicantumkan melalui kuesioner demografi serta menggunakan modifikasi kuesioner self care of CKD index. Hasil penelitian; Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, tingkat pendidikan dan penghasilan keluarga. Tingkat pendidikan dan penghasilan keluarga merupakan faktor yang paling kuat berhubungan dengan kemampuan self care dalam pengelolaan diet nutrisi pada pasien yang menjalani hemodialisi

    KNOWLEDGE RELATIONSHIP WITH MOTHER OF CONDUCT GIVING FOOD COACH ASI (MP-ASI) IN THE VILLAGE KEMUNING, NGARGOYOSO, KARANGANYAR

    Full text link
    Food Companion mother's milk (breast milk) is a food or drink other than breast milk contains nutrients given to infant feeding during the period of transition, namely when food or drink is supplied with breastfeeding. Preliminary studies conducted in Desa Kemuning, Ngargoyoso showed 70% of mothers have give breast milk before the baby is 6 months old and 30% of mothers who give complementary feeding on time. 70% of mothers who breast milk before the age of 6 months had less knowledge about the provision of complementary feeding. Objective: To determine the relationship between the mother's knowledge by giving complementary feeding behavior. Methods: The study was observational analytic with cross sectional design. The subjects were mothers of infants aged 0-12 months as many as 76 respondents with a sampling technique uses accidental sampling. Data analysis used was Spearman Rank. Results: Most of the mothers' knowledge of breast milk is low (69.7%) and the majority of the provision of complementary feeding behavior less (78.9%). Spearman Rank test result values ​​obtained Zhitung> Ztabel (9.13> 1.96) p value 0.336 so that Ho refused and Ha accepted. Conclusion: There is a relationship between the mother's knowledge by giving complementary feeding behavior

    UPAYA MENGURANGI DISMENORE PRIMER DENGAN EKSTRAK JAHE ASAM JAWA PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AISYIYAH SURAKARTA

    Full text link
    Dismenore adalah nyeri haid yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti tidak masuk kerja atau sekolah, apabila masalah ini tidak segera di atasi akan merugikan. Tujuan; Mengetahui efektivitas ekstrak jahe merah dan asam jawa terhadap penurunan dismenore primer pada mahasiswi Kebidanan STIKES Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian quasi experiment dengan non-equivalent pretest-postest with control group, pengambilan sampel kuota sampling. Jumlah sampel 36 subyek (18 kontrol dan 18 intervensi). Kelompok perlakuan diberikan ekstrak jahe merah dan  asam jawa 2x1 kapsul selama 5 hari dosis jahe merah 250 mg dan asam jawa 100 mg. kelompok kontrol mendapatkan kapsul yang berisi tepung amilum, diminum 2 hari sebelum menstruasi dan 3 hari saat menstruasi. Nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Uji statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann-Whitney. Hasil: Terjadi penurunan skala nyeri dismenore primer setelah diberikan ekstrak jahe merah dan asam jawa pada kelompok perlakuan pada hari ke-1 sampai ke-3 (p=0,0000,05). Tidak ada hubungan antara umur, usia menarche dan lama menstruasi terhadap penurunan dismenore primer (p=0,827;0,639;0,0,649> α=0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak jahe merah dan asam jawa selama 5 hari efektif terhadap penurunan dismenore prime

    KARAKTERISTIK RESPONDEN YANG MENGALAMI ATONIA UTERI DI RSUD SUKOHARJO

    No full text
    Latar belakang : data WHO menunjukan 25% kematian meternal disebabkan oleh pendarahan post partum dan diperkirakan 100.000 kematian maternal tiap tahunnya disebabkan oleh pendarahan post partum pada masa nifas. Angka kemitia Ibu (AKI) memang terus menunjukan tren menurun namun tidak signifikan. Hasil SDKI 2007 menunjukan AKI sebesar 228 per 100.000, namun masih diperlukan upaya-upaya prefentif agar AKI bisa ditekan. Pendarahan Pos Partum tersebut paling banyak diakibatkan oleh atonia uteri. Berdasarkan fenomena diatas peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang karakteristik responden yang mengalami atonia uteri di RSUD Sukoharjo. Tujuan penelitian : mendapatkan gambaran karakteristik responden yang mengalami atonia uteri meliputi karakteristik umur ibu saat melahirkan, paritas, lama persalinan, jarak persalinan terakhir dan bayi yang dilahirkan. Metode penelitian : Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami utonia uteri. Pengumpulan data mengunakan data sekunder dengan kreteria inklusi rekam medik yang meliputi data diri pasien dan catatan persalinan pasien lengkap. Analisis data yang digunakan adalah  analisis univariat. Hasil penelitian : Menunjukan bahwa sebagian besar Ibu yang mengalami utonia uteri berumur antara 20-35 tahun, multiparitas, lama persalionan lebih dari 24 jam, jarak persalinan terakhir kurang dari 2 Tahun,dan berat badan bayi yang dilahirkan antara 2500-400 gram. Simpulan : kejadian atonia uteri masih didominasi oleh penyebab-penyebab klasik pendarahan.Kata Kunci : karakteristik responden, atonia uter

    FAKTOR KEPUASAN PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN PERAWATAN PADA PASIEN BEDAH DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

    Full text link
    Pe;ayanan Kesehatan bermutu adalah pelayanan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa, sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk. serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan pada pasien bedah yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta bertujuan untuk mengnalisa faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien tentang mutu pelayanan perawatan pada pasien bedah di RSUD Dr. Moewardi Surakarta, merupakan rancangan penelitian diskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Smapel 50 responden dengan pengambilan data menggunakan kuisioner terstruktur. Dianalisis dengan analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat serta analisis konten. hasil penelitian menunjukan bahawa sebanyak 76% responden merasakan kepuasan pada pelayanan keperawatan yang diterima di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Responden yang paling berpengaruh dengan kepuasan adalah responden tentang bentuk nyata pelayanan keperawatan dengan nilai B nya paling besar (0,815) dan nilai sig P paling kecil yaitu p (p value) lebih kecil dari alpha (0,05) = 0,000<0,05. Diharapkan kepada RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk meningkatkan kinerja perawat ruangan dengan 5 dimensi mutu pelayanan keperawatan seperti kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bentuk nyata pelayanan keperawatan.Kata Kunci : Pasien Bedah, Kepuasan Pelayanan Perawata

    148

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Gaster : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇