Gaster : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
165 research outputs found
Sort by
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMSIA/EKLAMSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD KOTA TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Kasus kejadian pre-eklamsia/eklamsia di RSUD Kota Tanjungpinang dari tahun 2013-2015 memperlihatkan peningkatandari 11,72%; 14,65% menjadi 16,06%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre-eklamsia/eklamsia pada ibu bersalin di RSUD Kota Tanjungpinang tahun 2015. Desain penelitian kasus kontrol. Kasus adalah ibu bersalin yang didiagnosis pre-eklamsia/eklamsia. Kontrol adalah ibu dalam kehamilan dan persalinan normal. Sampel kasus 52 dan kontrol 52.Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi logistik. Hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu (OR 5,4 95% CI 1,794-16,281), status gizi ibu berdasarkan indeks masa tubuh (OR 4,5 95% 1.714-11,762) dan kunjungan antenatal care(OR 5,1 95% CI 1,033-24,735)dengan kejadian pre-eklamsia/eklamsia. Usia ibu merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian pre-eklamsia/eklamsia(OR 5,4 95% CI 1,794 – 16,281). Oleh sebab itu disarankan untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membangun rujukan balik, peningkatan peran kelas ibu hamil serta meningkatkan pengawasan terhadap tenaga kesehatan supaya mematuhi standar operasional proseduryang telah ditetapkan terkait pelayanan ibu hamil dalam rangka pencegahan kejadian pre-eklamsia/eklamsia.
GAMBARAN SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL YANG MENJALANI KEMOTERAPI
Latar belakang : nyeri pada pasien kanker kolorektal merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan yang terjadi pada pasien akibat dari adanya penekanan sel tumor dan juga efek samping obat kemoterapi. Nyeri dapat berdampak pada berbagai aspek baik biopsikososiokultural dan spiritual. Tujuan dari penelitian untuk mendeskrisikan skala nyeri pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi. Metode : Metode penelitian merupakan penelitian deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 24 pasien kanker kolorektal dengan kemoterapi ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen buku harian yang didalamnya terdapat numeric rating scale untuk nyeri. Hasil : Nilai rata-rata kemampuan aktivitas pasien hari pertama hingga hari kesembilan yaitu 4,33SD 1,09 hingga 3,45 SD 1,06. Kesimpulan : Nyeri pada pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi ada pada kategori sedang. Perawat hendaknya mengkaji nyeri pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi dan memberikan intervensi yang tepat
INDEX MASSA TUBUH (IMT) MEMPENGARUHI AKTIVITAS REMAJA PUTRI SMP NEGERI 1 SUMBERLAWANG
Gaya hidup sedentarian ditandai dengan banyak duduk serta kuranggerak. Gaya hidup sedentarian menyebabkan menurunya aktivitas fisik sehingga terjadipenurunan penggunaan energi. Remaja putri yang mempunyai Indeks masa tubuh yang tinggimengakibatkan penurunan energy yang menyebabkan penurunan aktivitas seharim- hari Tujuan:penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik remaja putri secaraumum, mengetahui gambaran Index Massa Tubuh (IMT) remaja putri secara umum danmengetahui hubungan Index Massa Tubuh (IMT) dengan aktivitas fisik Metode penelitian:Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Aktivitas fisikdinilai dengan menggunakan TAAG. Responden mengisi kuesioner tersebut selama 3 hari.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 dari 302 responden putri yang berusia 13 - 15tahun di SMPN 1 Sumberlawang, selama tanggal 22 Juli – 24 Juli 2013. Tekhnik pengambilansampel dengan metode Total Sampling. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan Index MassaTubuh dengan Aktivitas fisik maka digunakan uji Chi Square Test. Hasil: Dari hasil pengujianterlihat bahwa ada hubungan, dimana nilai p = 0,043<0,05. maka Ho ditolak dan Haditerima, Sedangkan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,316 sehingga hubunganya lemah.Simpulan: ada hubungan antara IMT dengan aktivitas fisik
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DAPAT MENINGKATAN RESIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS
Kecanduan Gadget dapat mempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang berlebihan menganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yaitu mengontrol emosi, kontrol diri, tanggung jawab, pengambilan keputusan dan nilai-nilai moral lainnya. Kecanduan gadget dapat menimbulkan gangguan pemusat perhatian dan hiperaktivitas. Tujuan penelitian mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan resiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia pra sekolah di TK ABA III Gunungan, Bareng Lor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian semua anak di TK ABA yang berjumlah 135. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling berjumlah 101 responden dengan pengujian hipotesis menggunakan tehnik uji chi square. Hasil penelitian terdapat 81,1% anak menggunakan gadget < 2 jam perhari dan 82,2% anak normal dan tidak memeiliki resiko GPPH . Nilai signifikansi adalah p=0,000 sehingga p < α (α = 0,05). Kesimpulan ada hubungan penggunaan gadget dengan resiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia pra sekolah di TK ABA III Gunungan, Bareng Lor.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN IMD PADA PASIEN PASCA PERSALINAN DI BPM RATNA WILIS PALEMBANG TAHUN 2016
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD pada pasien pasca persalinan di BPM Ratna Wilis Palembang tahun 2016. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada pada saat penelitian ini dilakukan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2016 – Januari 2017. Hasil uji chi square menunjukkan variabel pengetahuan (p = 0,007) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini, pendidikan (p = 0,023) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini dan sikap (p = 0,022) ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini. Disarankan kepada pihak BPM melakukan penyuluhan tentang pelaksanaan inisiasi menyusu dini maupun konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warg
PENGETAHUAN DAN PENERAPAN FIVE MOMENTS CUCI TANGAN PERAWAT DI RSUD SUKOHARJO
Pasien rawat inap di rumah sakit mengalami infeksi nosokomial sebesar 1,4 juta infeksi setiap tahunnya. Infeksi nosokomial dapat dicegah dengan 10% lingkungan dan 90% perilaku. Salah satu perilaku untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial adalah dengan melakukan cuci tangan. WHO (2009) merumuskan strategi pencegahan infeksi nosokomial dengan menerapkan five moments cuci tangan perawat. Tujuan; Mengetahui gambaran pengetahuan dan penerapan five moments cuci tangan perawat di RSUD Sukoharjo. Metode; Penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif dengan teknik total sampling dengan subyek penelitian adalah perawat ICU dan NICU sebanyak 29 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat. Hasil; Hasil penelitian pengetahuan dengan hasil pengetahuan baik yaitu sebesar 22 responden (75,9%) dan pengetahuan cukup dengan 7 responden (24,1%). Sebagian besar perawat sudah menerapkan five moments cuci tangan yaitu 17 responden (58,6%) dan perawat yang tidak menerapkan five moments cuci tangan yaitu 12 responden (41,4%). Kesimpulan; Pengetahuan perawat tentang five moments cuci tangan adalah baik dan sebagian besar perawat telah menerapkan five moments cuci tanga
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER
Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi.Penyakit ini menjadi salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia WHO 2011 ada 1 milyar orang didunia menderita hipertensi dan 2/3 di antaranya berada dinegara berkembang. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama terjadi di negara berkembang pada tahun 2025 dari Jumlah total 639 juta di tahun 2000. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 1,15 miliar kasus ditahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group designPopulasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Wredha Pajang Surakarta sebanyak 74 orang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 11 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sehingga jumlah keseluruhan sampel adalah 22 responden.Hasil penelitian menunjukkanuji Mann Whitney untuk pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi primer sesudah diberikan perlakuan (post test) p value (0,000 < 0,05) ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan terapi pijat refleksi kaki.Terapi pijat refleksi sebagai salah satu terapi komplementer diharapkan mampu untukdiaplikasikan perawat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertens
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE PENGAJARAN DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES ‘AISYIYAH SURAKARTA
Sektor pendidikan adalah salah satu faktor yang cukup berperan besar dalam rangka pengelolaan sumber daya manusia, guna menghasilkan sumber daya yang bermutu dan berkualitas baik. Keberhasilan dalam proses belajar mengajar dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh mahasiswa. Penelitan ini dilakukam pada mahasiswa keperawatan Stikes ‘Asyiyah Surakarta. Merupakan rancangan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan metode cross sectional. Sampel 49 mahasiswa dengan pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur. Dianalisis dengan analisis uji Korelasi Rank Spearman dengan bantuan program komputer (tingkat kepercayaan 95% p ≤ 0,05). Analisis hubungan persepsi mahasiswa tentang metode pengajaran dosen dengan prestasi belajar mahasiswa digunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi mahasiswa tentang metode pembelajaran dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa Stikes ‘Aisyiyah Surakarta.Diharapkan kepada para pengajar dapat lebih mengoptimalkan metode pengajaran yang diberikan bagi para mahasiswa dalam proses belajar untuk meningkatkan prestasi belajar mahasisw
PENGETAHUAN IBU PADA PENATALAKSANAAN BBLR DI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA
Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, Jumlah BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya (2016) diketahui pada bulan Januari 2015–Maret 2016 adalah 202 kejadian. Dampak dari BBLR akan terjadi gangguan pernafasan, gangguan nutrisi dan mudah terkena infeksi. Tujuan Peneitian : Mengetahui pengetahuan ibu pada penatalaksanaan BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 2016. Metode. Metode menggunakan deskriptif. Populasi adalah ibu yang melahirkan BBLR sebanyak 35 responden dengan tehnik accidental sampling. Hasil. Penelitian menunjukkan pengetahuan penatalaksanaan BBLR baik sebanyak 1 orang (2,9%), cukup sebanyak 11 orang (31,4%), dan kurang sebanyak 23 orang (65,7%). Simpulan. Pengetahuan ibu pada penatalaksaan termoregulasi didapatkan hasil kurang dari 24 orang (68,6%) penatalaksanaan nutrisi sebanyak 20 orang (57,1%), pencegahan infeksi kurang dari 21 orang (60,0%), dan pengetahuan ibu kurang dari 23 orang (65,7%)
PENERAPAN MODUL KONSELING KEHAMILAN TERHADAP PENINGKATAN SIKAP BIDAN DALAM KONSELING ANTENATAL CARE
Latar belakang: Pelayanan antenatal merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan yang secara professional menyediakan upaya pencegahan dan meminimalkan risiko komplikasi dengan pemberian pendidikan kesehatan, konseling dan berbagai jenis intervensi pada ibu selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis peningkatan sikap bidan dalam pemberian pelayanan antenatal care di wilayah Kabupaten Sragen, melalui penerapan modul konseling kehamilan oleh bidan terhadap ibu hamil yang melakukan antenatal care (ANC). Metode: Penelitian ini quasi experiment dengan pre-post test control group desain. Sampel pada penelitian untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol masing-masing 23 bidan dan 69 ibu hamil di 15 Puskesmas Kabupaten Sragen. Pengujian statistik dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p0,05). Untuk nilai postest terjadi perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol nilai P-Value 0,000 < 5%. Simpulan: Hasil analisis bivariat diketahui terdapat perbedaan yang bermakna/signifikan antara peningkatan sikap bidan antara kelompok bidan yang menggunakan modul dan tidak menggunakan modul di BPM wilayah Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah