Gaster : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    165 research outputs found

    PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU

    Full text link
    Latar Belakang: Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Upaya program P4K sudah dimulai sekitar tahun 2010, namun hingga saat ini tujuan untuk menurunkan AKI yang tertuang dalam MDGs  sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 belum tercapai. Menurut SDKI tahun 2012 AKI di Indonesia justru mengalami peningkatan sebesar 359 per 100.000 KH .Tujuan : Mendiskripsikan pelaksanaan program P4K di Puskesmas Plupuh II. Hasil: Kegiatan pendataan ibu hamil dilakukan oleh bidan dan kader kesehatan. Bidan desa melakukan konseling tentang P4K pada ibu hamil . sebagai legalitas jika ibu hamil telah terdata dan diberi konseling P4K rumah ibu hamil ditempel dengan stiker P4K. Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), notifikasi stiker P4K terlaksana dengan baik, penempelan stiker dilakukan oleh kader, ibu hamil, dan bidan desa. Pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat tetapi belum ada perjanijian secara formal kepada pemilik mobil, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya. Simpulan: Kegiatan pendataan ibu hamil dapat terlaksana dengan baik (100%), pertolongan persalinan 100% oleh tenaga kesehatan, tabulin belum terlaksana, ambulan desa menggunakan mobil masyarakat, persiapan donor darah sudah ada tetapi belum ditest kesamaan golongan darahnya

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGATASI PASIEN GADUH GELISAH DI RUANG IGD DAN ASOKA RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR SUMATERA SELATAN PALEMBANG TAHUN 2017

    No full text
    Dari data World Health Organization ( WHO), masalah gangguan kesehatan jiwa di seluruh dunia memang sudah  menjadi masalah yang sangat serius. WHO ( 2001 ) menyatakan, 1 dari 4 orang atau sekitar 450 juta orang  di dunia terganggu  jiwanya. Dari data medical record di rumah sakit ernaldi bahar kasus gangguan jiwa pada tahun 2012 berjumlah  5.092  jiwa dan pada tahun 2013 mengalami peningkatan sebanyak 5.600 jiwa. Setelah di lakukan studi awal terdapat 4.102 jiwa yang mengalami gangguan jiwa terhitung dari bulan Januari sampai bulan September 2016.                    Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptik analitik yaitu suatu metode penelitian yang di lakukan dengan  tujan untuk mengetahui hubungan Karakteristik Perawat dengan Tingkat Kecemasan dalam Mengatasi Pasien gaduh Gelisah di Ruang IGD dan Ruang Asoka Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan Palembang Tahun 2017. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2017 dengan responden berjumlah 26 orang merupakan perawat di ruang IGD dan Ruang Asoka Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan.                Berdasarkan Hasil Penelitian yang ada, saran untuk perawat diharapkan agar dapat meningkatkan pengetahuan perawat tentang tingkat kecemasan perawat dalam merawat pasien dengan gangguan perilaku kekerasan

    DETERMINAN PERILAKU KADER DALAM PENERAPAN PROGRAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS PLUPUH I SRAGEN

    Full text link
    Latar Belakang: Program pendampingan bagi ibu hamil  sudah merupakan salah satu program pemerintah dalam bidang kesehatan sebenarnya sangat penting. Tujuan utamanya adalah untuk menurunkan angka kematian bayi dan ibu. Kader melakukan kegiatan pendampingan ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa hal. Tujuan: mengetahui determinan perilaku kader dalam penerapan program pendampingan ibu hamil di Puskesmas Plupuh I Sragen. Metode: penelitian ini penelitian deskriptif observasional dengan subjek penelitian sebanyak 38 kader dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Juli 2018. Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang pengetahuan, sarana prasarana, sikap dan perilaku kader terhadap program pendampingan ibu hamil. Hasil: 34.21% responden berumur 36-45 tahun, 68.42% responden sebagai ibu rumah tangga, 65.79% responden mempunyai pengetahuan baik, 39.47% responden menjawab sarana dan pra sarana baik, 81.58% responden mempunyai sikap yang baik, 65.79% responden mempunyai perilaku baik. Simpulan: mayoritas responden mempunyai pengetahuan, sarana dan pra sarana, sikap dan perilaku yang baik terhadap penerapan program pendampingan ibu hamil.

    HUBUNGAN PENGETAHUAN, POLA MAKAN DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI KALURAHAN SAMBUNG MACAN SRAGEN

    No full text
    Latar belakang. Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal. Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi. Banyak factor yang mempengaruhinya diantaranya, pola makan, jenis kelamin maupun pengetahuan seseorang. Data di propinsi Jawa Tengah tahun 2015 urutan pertama untuk hipertensi sebesar 57,87%. Studi pendahuluan di kalurahan Sambung Macan Sragen  di peroleh data bahwa dari 30 orang  yang ada 15 orang yang menderita hipertensi dan berdasarkan wawancara dengan sarah satu kader bahwa hipertensi dikarenakan pola makan yang tidak sehat ataupun sembarangan serta dari kebiasaan masyarakat disana terlalu banyak mengkomsumsi bumbu masak setiap masak selalu menambahkan penyedap rasa. Tujuan mengetahui  pola makan dan hubungan  pengetahuan terhadap kejadian hipetensi. Metode. penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi masyarakat Sambung Macan yang berada di kalurahan Sambung macan berjumlah 100 orang.teknik sampling purposive Hasil; Ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertensi dengan nilai p< 0.001, Simpulan, 72% berpengetahuan tinggi, 48% hipertensi stage 2, 31 % berjenis kelamin perempuan, 56 % selalu menggunakan penyedap rasa, ada hubungan pengetahuan dan kejadian hipertens

    PROGRAM “AKU MANDIRI” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH

    Full text link
    Latar Belakang: Fenomena gunung es kekerasan seksual pada anak yang semakin meningkat jumlahnya tiap tahun mendorong adanya upaya promotif dan preventif sejak dini. Hal ini dikarenakan  beragam dampak negatif yang ditimbulkan akibat kejadian KSA terhadap tumbuh kembang anak. Program “Aku Mandiri” merupakan psikoedukasi pencegahan KSA yang dapat diberikan pada anak usia pra sekolah dengan beragam metode yang menarik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh program “ Aku Mandiri”terhadap pengetahuan dan ketrampilan anak usia pra sekolah dalam pencegahan kekerasan seksual. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain kuasi eksperimen pre dan post test dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini terdiri dari 40 orang siswa yang terbagi menjadi 20 siswa kelompok kontrol dan 20 siswa kelompok perlakuan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan siswa terdiri dari 8 item pertanyaan valid dan reliabel yang diadopsi dari Personal Safety Questionare sedangkan ketrampilan pencegahan kekerasan seksual siswa diukur dengan menggunakan “What if” Situation Test . Kelompok perlakuan mendapatkan Program “Aku Mandiri” , sedangkan kelompok kontrol mendaptkan leaflet dengan bergambar “Aku Mampu Menjaga Diri”. Materi dari program “Aku Mandiri” adalah organ pribadi, sentuhan aman dan tidak aman serta cara menghadapi sentuhan tidak aman. Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan paired t test dan wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p kurang dari 0,05 yang berarti terdapat perbedaan  yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen setelah pemberian intervensi. Kesimpulan: Program “Aku Mandiri” mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa dalam pencegahan kekerasan seksual anak usia pra sekola

    PERKEMBANGAN USIA MEMPENGARUHI KEKUATAN OTOT PUNGGUNG PADA ORANG DEWASA USIA 40-60 TAHUN

    No full text
    ABSTRAKLatar belakang: Bertambahnya umur seseorang pada usia dewasa diikuti perusakan jaringan-jaringan tubuh yang menyebabkan penurunan kemampuan fisik yang terjadi yaitu penurunan pada kekuatan otot punggung yang berpengaruh pada aktivitas. Penurunan kemampuan melakukan aktivitas dan kemampuan kerja menjadi menurun disebabkan oleh penurunan fungsi fisiologis, neurologis, dan kemampuan fisik terjadi sesudah umur antara 30 sampai 40 tahun dengan irama yang  berbeda untuk setiap orang. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh usia terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun. Metode penelitian: observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan usia 40-60 tahun di daerah Kecamatan Jebres yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian: uji Spearman’s rho menunjukkan hasil p= 0,011 < 0,05 yang berarti bahwa usia berpengaruh terhadap kekuatan otot punggung pada orang dewasa usia 40-60 tahun.

    PENDEKATAN QSAR DALAM PEMODELAN SENYAWA TURUNAN ASAM KARBAMAT SEBAGAI ANTI KANKER DENGAN METODE PARAMETERIZATION MODEL 3

    Full text link
    dan pemodelan persamaan struktur senyawa turunan asam karbamat dilakukan dengan metode semiempiris Parameterization Model 3 (PM3). Analisis QSAR dilakukan dengan regresi multilinier untuk memperoleh persamaan QSAR terbaik, persamaan tersebut adalah: Log 1/IC50 = -24,259 + 0.129 (LogP) + 0.439 (dipole) – 23.615 (qC16) + 92.833 (qC17) + 83.519 (qN29) – 35.323 (qO31) – 33.963 (qO32).(n= 13, R= 0,940, R2= 0.883, Fhitung/Ftabel= 1.1038026 , PRESS= 0,7799634, SD= 0.134815) Berdasarkan model diatas, dapat dilakukan penelitian lanjut untuk merancang senyawa baru dengan aktivitas inhibitor yang lebih tinggi terhadap kanker. Senyawa tersebut nantinya dapat direkomendasikan untuk disintesis di laboratorium sebagai senyawa anti kanker baru

    UPAYA MENURUNKAN RADIKAL BEBAS DENGAN EKSTRAK BUNGA CEMPAKA PADA TIKUS MODEL MENOPAUSE

    Full text link
    Pendahuan: Menopause atau terhentinya haid teratur mulai usia 50 tahun adalah proses alami yang pasti terjadi pada wanita. Murunnya hormon estrogen  akibat menapause menyebabkan terjadinya peningkatan radikal bebas. Ketidak seimbangan jumlah radikal bebas  dengan jumlah antioksidan menyebabkan tubuh mengalami stres oksidatif, yang merupakan penyebab awal terjadinya masalah kesehatan. Bunga Cempaka (Michelia champaca L) kaya akan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan sebagai alternatif upaya menurunkan jumlah radikal bebas.   Tujuan penelitian ini adalah Membuktikan pengaruh pemberian ekstrak bunga Cempaka  terhadap Kadar MDA pada tikus model menopause.  Metode penelitian yang digunakan adalah experimental design dengan pendekatan post test only control group design. Sampel penelitian menggunakan hewan coba tikus Rattus novergicus strain Wistar sejumlah 28 ekor.  Hasil: Data sebelumnya di lakukan uji asumsi normalitas Saphiro Wilk didapatkan p-value 0,679 lebih dari α = 0,05 (p>0,05) dengan arti bahwa asusmsi normalitas pada variabel kadar MDA telah terpenuhi. Uji homogenitas ragam dengan uji Levene  didapatkan p-value 0,128 lebih dari 0,05 (p>0,05) dengan arti bahwa asumsi homogenitas ragam pada variabel kadar MDA telah terpenuhi. Pengujian pengaruh pemberian Ekstrak bunga Cempaka terhadap Kadar MDA dengan menggunakan ANOVA didapatkan p-value 0,000 lebih kecil daripada α = 0,05 (p<0,05). Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan Kadar MDA antar kelompok, baik kelompok kontrol maupun perlakuan. Berdasarkan hasil  uji LSD 5% perbandingan antara kelompok kontrol (K) dengan perlakuan, menggambarkan  bahwa penurunan Kadar MDA secara signifikan didapatkan pada kelompok perlakuan dengan dosis 300 mg/KgBB (Dosis 3). Berdasarkan hasil analisis regresi kadar MDA dengan menggunakan model regresi polynomial, didapatkan koefisien determinasi sebesar 90.72%. Pemberian ekstrak bunga Cempaka mampu mempengaruhi terhadap perubahan kadar MDA sebesar 90.72%. Sisanya sebesar 9.28% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak terlibat dalam penelitian. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak bunga Cempaka terhadap Kadar MDA pada tikus model menopause. Dosis ke 3(300mg/KgBB) mampu menurunkan kadar MDA mendekati kondisi tikus normal.

    HUBUNGAN OBESITAS DENGAN NYERI PERSENDIAN LUTUT PADA LANSIA

    Full text link
    Latar belakang: Lanjut usia adalah usia yang diatas 60 tahun yang semua orang pasti mengalaminya. Pada usia lanjut, tubuh akan mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya nyeri dan melemahkan fungsi otot persendian  khususnya di sendi lutut. Kegemukan merupakan salah satu faktor terjadinya nyeri sendi lutut. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan obesitas dengan nyeri persendian lutut ada lansia di Desa Daleman Kecamatan tulung Kabupaten Klaten. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 63 responden dengan tehnik purposive sampling, sedangkan instrumen penelitin menggunakan lembar observasi dan Skala NRS. Analisa data menggunakan Kendal tau. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil paling banyak lansia obesitas ringan sebesar 57 orang dan mengalami nyeri sedang sebesar 44 orang. Hasil bivariate membuktikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia yang menunjukkan nilai ρ value 0,013, Z hitung (3,534), Z tabel (1,96). Kesimpulan: Ada hubungan antara obesitas dengan nyeri persendian lutut pada lansia di Desa daleman Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten

    EFEKTIVITAS LOVING MASSAGE IN PREGNANCY TERHADAP POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA

    Full text link
    Latar Belakang Ibu hamil selama kehamilan mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan mulai dari trimester I sampai 3, banyaknya perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan, misalnya dengan membesarnya uterus maka akan berpengaruh terhadap pemenuhan istirahat tidur karena kesulitan dalam menentukan posisi yang nyaman, selain itu perubahan hormone dapat menyebabkan perubahan psikis pada wanita hamil sehingga sulit untuk memulai maupun mempertahankan tidur. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Efektivitas loving massase in pregnancy pada ibu hamil primigravida. Metode Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental. Rancangan atau desain penelitian ini adalah posttest only control group design adalah rancangan pre eksperimental dengan menambah kelompok kontrol, dengan cara setelah perlakuan dilakukan pengamatan pada kelompok perlakuan dan pada kelompok kontrol dilakukan pengamatan saja (Hidayat, 2014). Hasil penelitian Berdasarkan hasil uji data penelitian dengan menggunakan Uji Mann Whitney test menunjukkan hasil p=0,000< 0,05 yang berarti bahwa loving massage in pregnancy efektif terhadap pola tidur pada ibu hamil Primigravida

    148

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Gaster : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇