22509 research outputs found
Sort by
PENGUATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENGHIJAUAN PEKARANGAN MELALUI BANTUAN BIBIT BUAH di DESA PLOSO
Desa Ploso menghadapi permasalahan lingkungan akibat urbanisasi dan berkurangnya ruang hijau, yang berdampak pada peningkatan suhu mikroklimat serta menurunnya kualitas udara. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai ruang hijau produktif masih rendah. Oleh karena itu, program penghijauan melalui metode Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot) dilakukan sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penghijauan pekarangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahap: (1) observasi dan koordinasi dengan mitra untuk memahami kondisi pekarangan dan kesiapan masyarakat, (2) pelaksanaan pelatihan yang mencakup edukasi, praktik budidaya tabulampot, dan distribusi bibit buah, serta (3) pendampingan dan evaluasi untuk memantau keberhasilan
program. Hasil program menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki motivasi tinggi dalam menerapkan metode tabulampot, dengan 70% peserta menunjukkan ketertarikan yang besar. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dari
hasil panen serta memperkuat interaksi sosial dalam komunitas. Kesimpulannya, program penghijauan pekarangan dengan metode tabulampot terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Keberlanjutan program ini memerlukan pendampingan serta dukungan dari pemerintah desa dan pihak terkait agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang
Analisis penokohan dan konflik batin tokoh utama dalam novel hati suhita karya khilma anis
Novel Hati Suhita karya Khilma Anis menyoroti fenomena tentang
kehidupan tokoh utama Alina Suhita, yang mengalami konflik batin selama ia
menjalani kehidupan rumah tangganya. Konflik batin yang dialami Alina Suhita
berpengaruh pada penggambaran penokohan tokoh Alina Suhita di dalam novel.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penokohan tokoh utama di
dalam novel Hati Suhita, (2) mendeskripsikan konlik batin yang dialami tokoh
utama di dalam novel Hati Suhita, (3) mendeskripsikan adanya keterkatitan antara
penokohan dengan konflik batin tokoh utama di dalam novel Hati Suhita.
Keterkaitan antara konflik batin dan penokohan dapat dianalisis
menggunakan pendekatan psikologi sastra teori hierarki kebutuhan jiwa Abraham
Maslow. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini
berupa kata dan kalimat yang menunjukkan data mengenai penokohan dan konflik
batin tokoh utama di dalam novel. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini
merupakan Novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Teknik pengumpulan data
dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data dalam
penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis model interaktif Miles dan
Huberman
Hasil dari penelitian ini merupakan deskripsi mengenai penokohan Alina
Suhita dan deskripsi mengenai konflik batin yang dialami Alina Suhita. Serta
mendeskripsikan adanya keterkaitan antara penokohan dengan konflik batin
dalam dirinya yang disebabkan oleh ada tidaknya pemenuhan hierarki kebutuhan
jiwa.
Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi
dalam pemahaman lebih mendalam mengenai penokohan dan konflik batin dalam
karya sastra. Serta memperkaya wawasan tentang bagaimana penulis
menggambarkan konflik batin dalam hidup seorang tokoh di dalam sebuah karya
sastra
Analisis kepribadian tokoh dalam novel perahu kertas karya dee lestari
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur instrinsik novel
Perahu Kertas, (2) mendeskripsikan kepribadian tokoh dalam novel Perahu Kertas.
Penelitian ini berfokus pada permasalahan aspek kepribadian tokoh dalam novel
Perahu Kertas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kepribadian
Carl Gustav Jung. Teori yang digunakan untuk mendeskripsikan unsur pembangun
dalam novel menggunakan teori Nurgiyantoro.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan metode simak
dan catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan model pembacaan
semiotik Rolland Barthes. Model pembacaan semiotik Rolland Barthes terdapat dua
yakni pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Sumber data primer dalam
penelitian ini adalah novel Perahu Kertas karya Dee Lestari, sedangkan sumber data
sekunder berupa buku-buku, dan artikel yang relevan dengan penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini berupa unsur intrinsik yang terdiri dari tiga tema yaitu
impian, cinta, dan persahabatan, kemudian alur dalam novel perahu kertas
merupakan alur maju yang terdiri dari tahap penyituasian, pemunculan konflik,
peningkatan konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian. Tokoh dalam novel ini
terdiri dari dua tokoh utama yaitu Kugy dan Keenan, kemudian terdapat tokoh
tambahan yaitu, Eko, Noni, Lena, Adri, Wayan, Ojos, Wanda, Luhde, dan Remi.
Latar tempat yang digunakan dalam novel Perahu Kertas yaitu Amsterdam, Jakarta,
Bali, dan Bandung. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang
pertama, sudut pandang orang kedua, dan sudut pandang orang ketiga. Gaya bahasa
yang digunakan adalah hiperbola, metafora, dan asosiasi. Kepribadian tokoh yang
ditemukan dalam novel ini yaitu berupa 13 kepribadian psike atau ego, 18
kepribadian kesadaran, 13 kepribadian ketaksadaran personal, dan 1 kepribadian
ketaksadaran kolektif
Analisis ekologi sastra dalam novel “teruslah bodoh jangan pintar” karya tere liye
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur intrinsik dalam
novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya Tere Liye; dan (2) mendeskripsikan
ekologi sastra dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya Tere Liye.
Penelitian ini berfokus pada unsur intrinsik dan ekologi sastra yang
terdapat dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya Tere Liye. Teori
yang digunakan pada aspek ekologi sastra adalah teori Robins yakni degradasi
dan marjinalisasi, konflik lingkungan serta identitas lingkungan dan gerakan
sosial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif. Data berupa kutipan dialog antar tokoh yang mengandung tuturan
berupa ekologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan
catat. Terdapat dua sumber data penelitian yaitu sumber data primer berupa kata,
kalimat, dan simbol yang ada dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya
Tere Liye cetakan kelima dan sumber data sekunder meliputi jurnal, skripsi, dan
buku. Teknik analisis data menggunakan model pembacaan semiotik Rolland
barthes berupa pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur fisik pembangun novel yang
terdapat dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” karya Tere Liye meliputi
unsur intrinsik dengan tema yakni perjuangan, tokoh utama Aktivis lingkungan,
penokohan, alur menggunakan alur flashback, latar meliputi latar tempat, latar
waktu dan latar suasana, sudut pandang orang pertama yakni “aku” dan orang
ketiga yakni “dia”, dan gaya bahasa. Ekologi sastra dalam novel “Teruslah Bodoh
Jangan Pintar” karya Tere Liye yakni degradasi dan marjinalisasi 19 data, konflik
lingkungan 10 data, serta identitas lingkungan dan gerakan sosial 9 data
Pengaruh model pembelajaran think talk write (ttw) berbantuan aplikasi statease terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa disebabkan
oleh beberapa faktor, baik itu faktor eksternal guru maupun faktor internal siswa.
Faktor eksternal seperti metode atau strategi pembelajaran. Sementara itu faktor
internal seperti emosi dan sikap terhadap matematika. Hal ini dibuktikan dengan
hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematis yang masih rendah, dari 36
siswa yang mengerjakan hanya 4 orang yang tuntas. Tujuan penelitian ini: (1)
menganalisis rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas
eksperimen yang diajarkan menggunakan model TTW berbantuan aplikasi
Statease lebih baik dibanding dengan rata-rata kemampuan pemahaman konsep
matematis kelas kontrol menggunakan model direct learning pada materi
statistika, (2) menganalisis perbedaan kempampuan pemahaman konsep
matematis sebelum dan sesudah menggunakan model TTW berbantuan aplikasi
Statease, (3) menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman konsep
matematis siswa sebelum dan sesudah diterapkan model TTW berbantuan aplikasi
Statease.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK N 1
Kalinyamatan semester II tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa
kelas X DKV 1 dan X DKV 2 yang keseluruhannya berjumlah 71 siswa. Metode
yang digunakan yaitu metode eksperimen. Bentuk yang digunakan adalah jenis
Quasi Eksperimental denngan rancangan penelitian yaitu Nonequivalent Pretest
Posttest Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes
tertulis.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kemampuan
pemahaman konsep matematis siswa yang diajar menggunakan model TTW
berbantuan aplikasi Statease dengan siswa yang diajar menggunakan model
pembelajaran langsung, (2) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep
matematis siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan model TTW
berbantuan aplikasi Statease, (3) terdapat peningkatan kemampuan pemahaman
konsep matematis siswa yang diajar menggunakan model TTW berbantuan
aplikasi Statease. Oleh karena itu, pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
model TTW berbantuan aplikasi Statease berpengaruh dalam peningkatan
kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Ngaruh model pembelajaran missouri mathematics project berbantuan media articumath ratio terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence siswa
Model pembelajaran inovatif yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam
mengajarkan matematika untuk mengembangkan kemampuan penalaran
matematika siswa adalah model pembelajaran Missouri Mathematics Project
(MMP). Model pembelajaran MMP adalah salah satu pendekatan pembelajaran
yang terstruktur yang melibatkan pengembangan ide dan perluasan konsep
matematika. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis rata-rata kemampuan
pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran
MMP berbantuan media Articumath Ratio dengan siswa yang belajar melalui model
pembelaran direct instruction, menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan
pemecahan masalah matematis siswa yang belajar melalui model pembelajaran
MMP berbantuan media Articumath Ratio lebih baik dibandingkan dengan siswa
yang menggunakan model pembelajaran direct instruction, menganalisis
peningkatan self confidence dengan menerapkan model pembelajaran MMP
berbantu media media Articumath Ratio, dan menganalisis pengaruh self
confidence siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu 287 orang siswa
kelas VII SMP 2 Gebog. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan
teknik probability sampling dan simple random sampling, sehingga menggunakan
kelas VII I dan VII F SMP 2 Gebog dengan 62 siswa sebagai sampel. Variabel
bebas pada penelitian ini adalah model dan media pembelajaran. Variabel terikat
pada penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis dan self
confidence siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan berupa angket,
dokumentasi, dan tes. Analisis data awal menggunakan uji normalisasi, uji
homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata, sedangkan analisis data akhir
menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rata-rata kemampuan pemecahan
masalah matematis siswa kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran
MMP berbantuan media Articumath Ratio lebih baik dibandingkan dengan siswa
yang belajar melalui model pembelajaran direct instruction, (2) kemampuan
pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model
pembelajaran MMP berbantuan media Articumath Ratio mendapat N-Gain sebesar
0,75 berada pada kriteria tinggi, (3) self confidence yang diajar dengan model
pembelajaran MMP berbantuan media Articumath Ratio memperoleh nilai sebesar
0,49 berada pada kriteria sedang, dan (4) self confidence berpengaruh secara positif
sebesar 82,8% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis yang diajar
dengan model pembelajaran MMP berbantuan media Articumath Ratio.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran
MMP berbantuan media Articumath Ratio berpengaruh terhadap kemampuan
pemecahan masalah matematis dan self confidence. Maka dengan ini, diperlukan
penelitian selanjutnya mengenai model pembelajaran MMP berbantuan aplikasi,
sehingga diharapkan pembelajaran matematika akan berkembang sesuai zamannya
Efektivitas model pembelajaran problem based learning berbantuan media bamer terhadap pemahaman konsep ipas kelas iv sd 6 jekulo
Keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran, khususnya melalui
media pembelajaran, diukur dari hasil pemahaman konsep peserta didik. Rendahnya
pemahaman konsep IPAS pada materi Sumber Energi kelas 4 SDN 3 Jekulo .
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media Bamer berpengaruh
terhadap hasil pemahaman kosep peserta didik dan seberapa besar peningkatan
hasil pemahaman konsep peserta didik materi IPAS SD 6 Jekuo.
Media Bamer ini merupakan media pembelajaran yang menyediakan
beberapa fitur yaitu disajikan seperti, bentuk kata-kata, kalimat, gambar, dan
animasi dapat dilengkapi dengan warna-warna. Model dan media tersebut akan
berpengaruh terhadap pemahaman konsep peserta didik materi Bab 4 Sumber
Energi Topik A Transformasi Energi.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan jenis one
grup pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan subjek seluruh kelas IV
SD 6 Jekulo yang berjumlah 18 peserta didik dengan teknik pengambilan non-
probability sampling jenis sampel jenuh. Pengumpulan data berupa wawancara,
observasi, test (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa
uji paired sample t-test dan Uji N-Gain.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa model PBL berbantuan media
Bamer dapat memberikan perbedaan nilai rata-rata dan dapat meningkatkan hasil
pemahaman konsep peserta didik. Pernyataan tersebut dapat diperoleh dari hasil uji
paired sample T-Test dan uji N-Gain pada aplikasi SPSS versi 26. Pada pengujian
tersebut diperoleh hasil uji paired sample T-Test dengan signifikansi 0,000 yang
berati Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan hasil N-Gain sebesar 74.19% yang
berati artinya peningkatan pemahaman konsep peserta didik dapat dikategorikan
kriteria cukup efektif.
Simpulan dari penelitian ini yaitu : (1) penggunaan model PBL berbantuan
media Bamer terdapat perbedaan rata-rata skor yang signifikan terhadap hasil
pemahaman konsep saat sebelum dan sesudah diberi perlakuan. (2) terdapat
peningkatan hasil pemahaman konsep peserta didik menggunakan model PBL
berbantuan media Bamer pada Pelajaran matematika BAB 4 Sumber Energi Topik
A Transformasi Energi
Pembelajaran seni rupa dalam pemanfaatan bahan daur ulang sampah plastik untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas iv sdn 3 geneng
Permasalahan yang muncul di SDN 3 Geneng yaitu kurangnya peran aktif
siswa dalam kegiatan belajar mengajar khususnya rendahnya kreativitas siswa.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk menjelaskan proses kemampuan
kreativitas siswa melalui pemanfaatan bahan daur ulang pada mata pelajaran seni
rupa di SDN 3 Geneng. (2)Untuk menjelaskan hasil kemampuan kreativitas siswa
melalui pemanfaatan bahan daur ulang pada mata pelajaran seni rupa di SDN 3
Geneng.
Kreativitas merupakan komponen penting dalam kegiatan pembelajaran
yang dilakukan oleh pendidikan dan peserta didik. Pendidikan seni diharapkan
dapat dijadikan sebagai metode untuk menciptakan kreativitas peserta didik. Salah
satu materi pembelajaran yang terdapat pada mata pelajaran Seni Rupa kelas IV
Sekolah Dasar adalah materi seni kriya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed Method dengan desain
sekuensial eksploratori yang di laksanakan di kelas IV SDN 3 Geneng dengan
subjek penelitian 20 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini
menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi untuk fase penelitian
kualitatif. Sedangkan untuk fase penelitian kuantitatif menggunakan soal tes.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif
menggunakan analisis data menurut Sugiyono dan Hardani sedangkan data
kuantitatif menggunakan soal tes.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) proses kemampuan kreativitas
siswa dalam pembuatan karya seni kriya dengan bahan daur ulang sampah plastik
sudah sangat baik hal ini dibuktikan dalam proses pembuatan karya seni kriya
siswa dapat menghasilkan berbagai macam karya melalui bahan daur ulang
sampah plastik. (2) hasil kemampuan kreativitas siswa terlihat semakin baik dan
meningkat, dengan skor rata-rata pretest 65 dan posttes 75,50. Dengan ketuntasan
hasil pretest siswa sebesar 35% dan hasil posttest siswa dinyatakan tuntas sebesar
80% yang menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan kreativitas siswa.
Dapat disimpulkan bahwa kemampuan kreativitas siswa dalam pembuatan
karya seni kriya dengan bahan daur ulang sampah plastik di kelas IV SDN 3
Geneng dapat meningkatkan kreativitas siswa dan menambah pengalaman sisw
Refleksi sejarah cagar budaya sendang sani sebagai edukasi sosial religi di kabupaten pati
Penelitian ini dilatar belakangi karena keprihatinan peneliti sebab ditutupnya
situs sendang sani yang didalamnya banyak sekali sejarah,pesan moral religi yang
seharusnya diturunkan antar generasi untuk dijadikan sumber belajar sejarah
menambah pengetahuan generasi muda maupun masyarakat luas.Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk menggali asal usul cagar budaya tersebut juga menggali
nilai edukasi yang terdapat dibalik cerita situs sendang sani,dan pastinya dari
penelitian yang peneliti kaji dapat menjadi referensi pembaca untuk mengenalkan
situs cagar budaya sendang sani dan juga dapat memupuk rasa cinta tanah air
terutama peninggalan sejarah disekitar dalam upaya pelestarian.
Penelitian ini peneliti Mengkaji mengenai kebudayaan,Cagar Budaya,Sendang
sani,Nilai Edukasi,Nilai Sosial,dan juga Nilai Religi.dimana didalamnya peneliti
menguraikan pokok bahasan tersebut secara deskripsi mendalam mulai dari penjeba
ran secara umum hingga mendetail,dan juga didalamnya peneliti mencantumkan
penelitian relevan dan juga kerangka berpikir yang menjadi pemudahkan dalam
mengkaji penelitian.
Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan
metode kualitatif etnografi yang mengkaji dan menggali lebih dalam bangunan
peninggalan sejarah masa lampau.Teknik pengumpulan data dengan melakukan
wawancara,observasi dan juga dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data.Teknik keabsahan data
dilakukan dengan menggunakan uji kredibilitas yang terdiri dari peningkatan
ketekukan dan triangulasi.
Hasil penelitian pada situs Sendang Sani,didapatkan setelah peneliti melakukan
wawancara terhadap pihak terkait.seperti Juru Kunci,Dinas Kepemudaan dan
Olahraga,dan juga kepada Masyarakat sekitar untuk menggali informasi penting
terkait asal-usul dan juga nilai sosial religi dari kisah dibalik situs Sendang Sani.
Kesimpulan Penelitian tentang refleksi nilai edukasi sosial dan religi di Sendang
Sani menunjukkan bahwa tempat ini memiliki potensi besar sebagai sarana
pembelajaran karakter dan pengembangan spiritual bagi siswa sekolah dasar (SD)
Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi terhadap kinerja guru smp negeri di kabupaten kudus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Kudus, (2) pengaruh
iklim organisasi terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Kudus, dan (3)
pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi secara simultan
terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Kudus.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert kepada 291
guru SMP Negeri di Kabupaten Kudus yang dipilih menggunakan teknik
proportional random sampling. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji
validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan Structural
Equation Modeling (SEM) berbasis perangkat lunak AMOS 24.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan kepala sekolah
memiliki pengaruh dan signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di
Kabupaten Kudus dengan nilai CR = 2,697 > 1,96 dan p = 0,048 < 0.05,
menunjukkan juga kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran penting
dalam meningkatkan kinerja guru; (2) iklim organisasi memiliki pengaruh dan
signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai CR = 2,383 > 1,96 dan p = 0,042 <
0,05, yang berarti iklim organisasi dalam meningkatkan kinerja guru pengaruhnya
lebih kecil dibandingkan variabel lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar kepala sekolah meningkatkan
kompetensi kepemimpinan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif,
serta memperkuat dukungan kepada guru agar lebih termotivasi dalam
meningkatkan profesionalismenya. Selain itu, sekolah dan dinas pendidikan
diharapkan dapat mengembangkan program pelatihan yang berkelanjutan guna
mendukung peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan
pendidikan yang terus berkembang