Muria Kudus University

Repositori Universitas Muria Kudus
Not a member yet
    22509 research outputs found

    Pengaruh kecerdasan emosional, kualitas Kehidupan kerja, efikasi diri, dan fasilitas Kerja terhadap kinerja karyawan pada Dinas perhubungan kabupaten kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, kualitas kehidupan kerja, efikasi diri, dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. Penelitian ini melibatkan 130 responden yang merupakan karyawan pada pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus 2) kualitas kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus 3) efikasi diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus 4) fasilitas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus 5) kecerdasan emosional, kualitas kehidupan kerja, efikasi diri, dan fasilitas kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus

    Pengaruh budaya kerja, kompetensi, dan komunikasi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada sekretariat daerah kabupaten kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja, kompetensi dan komunikasi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sampel penelitian sebanyak 155 responden dari keseluruhan populasi pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas yang terdiri dari convergent validity, average variance extracted (AVE), discriminant validity, construct reliability, sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, serta motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kudu

    Pengaruh dosis dan jenis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kembang kol (brassica oleraceae var. Botrytis l.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan jenis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kembang kol (Brassica oleraceae var. botrytis L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024- Januari 2025 di lahan percobaan yang terletak di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang dengan ketinggian tempat ± 200 m di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan faktorial berpola Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 (dua) faktor sebagai perlakuan dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kalium (D) yakni, D1 (100 kg/ha atau 3,1 g/tanaman), D2 (133,3 kg/ha atau 4,2 g/tanaman), D3 (187,5 kg/ha atau 5,8 g/tanaman), sedangkan faktor ke dua adalah jenis pupuk kalium (P) yakni, P1 (KCl (60% K2O)), P2 (KNO3 (45% K2O, 13% N)), P3 (Multi KP (32% K2O, 51% P)). Hasil menunjukkan bahwa dosis pupuk kalium berpengaruh terhadap jumlah daun 32 HST, diameter batang 32 HST, dan bobot segar bunga per tanaman. Jenis pupuk kalium berpengaruh terhadap tinggi tanaman 25 HST, jumlah daun 25 dan 32 HST, waktu berbunga, umur panen, bobot segar bunga per tanaman, dan diameter bunga. Tidak terdapat interaksi antara dosis dan jenis pupuk kalium terhadap semua parameter pengamatan tanaman kembang kol. Hasil terbaik diperoleh dari perlakuan jenis pupuk kalium KNO3 dengan dosis 4,2 g/tanaman atau 133,3 kg/ha

    Efektivitas model pembelajaran kooperatif think pair share (tps) berbantuan media roda putar terhadap pemahaman konsep kelas v sekolah dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan rata-rata dan peningkatan pemahaman konsep sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan Media Roda Putar, serta mengevaluasi efektivitas model TPS dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional yang sebelumnya digunakan di SD Negeri 1 Ujungpandan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre eksperimental one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas V SD Negeri 1 Ujungpandan, yang sekaligus menjadi sampel penelitian. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran TPS berbantuan media Roda Putar, sedangkan variabel terikatnya adalah pemahaman konsep siswa.Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi tes pretest dan posttest, serta teknik observasi selama pembelajaran di kelas, wawancara dengan guru kelas dan siswa kelas V, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik validasi instrumen dilakukan dengan expert judgment oleh ahli materi serta uji validitas menggunakan Pearson Correlated Items untuk memastikan kualitas butir soal yang digunakan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan IBM SPSS versi 22. Uji normalitas digunakan untuk memverifikasi distribusi data, uji Paired Sample T-Test untuk menguji perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah penerapan model TPS, serta uji N-Gain untuk mengukur tingkat peningkatan pemahaman konsep siswa. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi (Sig. 2 tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TPS berbantuan media Roda Putar memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep siswa. Hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 0,5455, yang termasuk dalam kategori sedang (0,30 ≤ N-Gain ≤ 0,69), mengindikasikan bahwa model pembelajaran ini cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, model pembelajaran TPS berbantuan media Roda Putar terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional yang sebelumnya digunakan, terutama dalam mendorong interaksi siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi dan aktivitas berbasis permainan

    Efektivitas model stad berbantuan media pot penjumlahan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sd 6 getasrabi

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan yang ditemui di SD 6 Getassrabi, hasil nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu 57. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh dan peningkatan STAD berbantuan media Pot Penjumlahan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan bilangan cacah di kelas III SD 6 Getassrabi. Model Pembelajaran STAD merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa baik secara kelompok maupun individu diberikan permasalahan sehingga siswa dapat berpikir untuk mencari solusi mengenai cara penyelesaiannya dalam proses kegiatan pembelajaran. Media Pot Penjumlahan merupakan media yang berbentuk persegi panjang dan desain yang berbentuk papan yang menarik dengan dilengkapi Pot yang akan diisi oleh bunga-bunga angka yang dapat di operasikan. Kemampuan pemecahan masalah yaitu suatu usaha siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan secara mandiri. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali Penelitian Pre-Eksperimental Design ini akan dilaksanakan di kelas III SD 6 Getassrabi dengan Subjek penelitian 15siswa. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik N-Gain dan analisis statistik Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat keefektifan sebelum dan sesudah penggunaan model STAD berbatuan media pot penjumlahan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematematis siswa sebesar 74 dengan kategori efektif. (2) terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah menggunakan model STAD berbantuan media pot penjumlahan sebesar 47,25 dengan kategori sedang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan dan keefektifan penggunaan model STAD berbantuan media pot penjumlahan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas III SD 6 Getassrabi. Saran dalam penelitian ini yaitu mengembangkan media pada penelitian selanjutnya

    Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk silika (si) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (solanum lycopersicum l.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk silika terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus pada bulan Juni – September 2024. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor sebagai perlakuan dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi pemberian pupuk silika (K) yaitu K0 (0 ml/l), K1 (1 ml/l), K2 (2 ml/l), K3 (3 ml/l), sedangkan faktor kedua adalah frekuensi pemberian pupuk silika (F) yaitu F1 (2 kali) dan F2 (4 kali). Konsentrasi pemberian pupuk silika berpengaruh terhadap jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan grade buah. Frekuensi pemberian pupuk silika berpengaruh terhadap diameter buah tanaman tomat. Terdapat interaksi antara konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk silika pada parameter jumlah daun 7 MSPT dan diameter bua

    Efektivitas permainan tradisional congklak terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas ii sdn 3 padurenan

    No full text
    Metode pembelajaran konvensional tidak mampu menumbuhkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Berdasarkan observasi di kelas II dengan total keseluruhan 15 siswa hanya 6 siswa yang mampu mencapai KKTP dengan nilai 75. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas penerapan permainan tradisional congklak terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II SDN 3 Padurenan Kabupaten Kudus. Sementara itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan permainan tradisional congklak terhadap pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II SDN 3 Padurenan Kabupaten Kudus. Congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang berbentuk papan dan mempunyai beberapa lubang. Pemahaman konsep adalah suatu proses dalam memahami sebuah konsep sebagai suatu kemampuan dalam penguasaan materi pelajaran, dimana siswa mampu mengungkapkan kembali konsep yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasa sendiri dan mudah dimengerti serta mampu mengaplikasikannya. Istilah mathematics (Inggris), mathematic (Jerman) atau mathematick/wiskunde (Belanda) berasal dari kata lain mathematica, yang diambil dari bahasa Yunani yaitu mathematike, yang berarti relating to learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre Eksperimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design ini dilakukan di kelas II SDN 3 Padurenan dengan sampel 15 siswa. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu permainan tradisional congklak. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu pemahaman konsep matematika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes yang terdiri dari pretest (tes awal) dan posttest (tes akhir) Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Uji prasyarat yaitu normalitas, uji paired sample t-test,dan uji n-gain. Berdasarkan dari hasil penelitian, nilai pretest adalah sebesar 0,243 dan nilai posttest adalah sebesar 0,218 ˃ 0,05, maka data tersebut berdistribusi normal. Berdasarkan uji T-test, nilai t adalah -8,384 dengan nilai signifikasi sebesar 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pemahaman konsep matematika sesudah dan sebelum penerapan permainan tradisional congklak pada siswa. Berdasarkan uji N-Gain, diketahui nilai sebesar 0,561 dengan kategori sedang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat efektivitas dari penerapan permainan tradisional congklak terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa. Berdasarkan uraian diatas maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika sesudah dan sebelum penerapan permainan tradisional congklak pada siswa kelas II SD 3 Padurenan Kabupaten Kudus dan terdapat efektivitas penerapan permainan tradisional congklak terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II SD 3 Padurenan Kabupaten Kudus. Maka dari itu disarankan kepada siswa, guru, sekolah dan peneliti selanjutnya serta pihak terkait untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika khususnya pada jenjang sekolah dasar

    Efektivitas model pembelajaran problem-based learning berbantuan e-modul etnolinear berbasis budaya jawa tengah untuk meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa smp

    No full text
    Proses pembelajaran secara langsung dengan menggunakan metode ceramah dapat menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir matematis. Hal ini dibuktikan dari hasil studi pendahuluan tes kemampuan berpikir matematis yang diikuti 31 siswa diperoleh rata-rata nilai pada kriteria baru berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu 1) menguji rata-rata kemampuan berpikir matematis siswa yang diajar menggunakan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan E-Modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah lebih baik dibandingkan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran ceramah atau secara langsung; 2) menguji terdapat peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model PBL berbantuan E-Modul etnoliner berbasis budaya Jawa Tengah; dan 3) menguji terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa yang diajarkan model PBL berbantuan E-Modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan bentuk penelitian quasi experiemental design. Penelitian dilakukan di SMPN 2 Bae. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP 2 Bae. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga terpilih siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Variabel terikatnya kemampuan berpikir matematis, sedangkan variabel bebas model berbantuan media pembelajaran. Teknik pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan pemberian soal tes kemampuan berpikir matematis. Teknik analisis data awal meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata, sedangkan analaisis data akhir meliputi uji Mann-Whitney, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan; (1) rata-rata kemampuan berpikir matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan E-Modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah lebih baik dibandingkan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran ceramah atau secara langsung; (2) peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model PBL berbantuan E-Modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah pada kategori sedang; (3) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa yang diajarkan model PBL berbantuan E-Modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung. Kesimpulan penelitian ini yaitu model PBL berbantuan e-modul etnolinear berbasis budaya Jawa Tengah efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa. Upaya dalam meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa disarankan untuk menggunakan model problem based learning pada materi lainnya

    13,901

    full texts

    22,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Muria Kudus
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇