22509 research outputs found
Sort by
Perlindungan hukum bagi konsumen melalui politik dumping pada jual beli online menurut undang undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
Nilai perjuangan dan emansipasi perempuan dalam film “gadis kretek” karya kamila andini dan ifa isfansyah : kajian feminisme
Film merupakan salah satu media yang dapat mempresentasikan berbagai
isu sosial, termasuk perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan gender. Dalam
konteks feminisme, film dapat menjadi alat yang efektif untuk menggambarkan
perjuangan dan emansipasi perempuan dalam melawan ketidak setaraan gender.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk perjuangan dan
emansipasi perempuan dalam film Gadis Kretek. Teori yang digunakan untuk
mengkaji penelitian ini adalah teori Feminisme Sugihastuti. Objek yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah
yang tayang pada tahun 2013 yang berjumlah 5 episode. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah metode menyimak dan mencatat. Sumber data yang
digunakan yaitu sumber data primer (sumber data yang diambil melalui menonton
film) dan sumber data sekunder (jurnal, tesis, buku). Teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Sugiyono yaitu reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terhadap film Gadis
Kretek mengungkapkan tema sejarah industri kretek, persaingan bisnis, dan
percintaan (5 data), dengan alur (5 data), penokohan (39 data/14 tokoh), latar (15
data), sudut pandang (5 data), serta amanat (4 data), sementara nilai perjuangan
tercermin dalam 9 adegan, yaitu nilai rela berkorban (2 adegan), nilai persatuan (1
adegan), nilai menghargai (1 adegan), nilai sabar dan semangat pantang menyerah
(3 adegan), serta nilai kerja sama (2 adegan), sedangkan aspek emansipasi meliputi
sosial (4 data), ekonomi dan pekerjaan (5 data), serta politik (3 data)
Efektivitas model pembelajaran circ berbantuan media “kabut” terhadap membaca pemahaman cerpen kelas v mi miftahul huda
Proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dapat
menyebabkan rendahnya keterampilan menulis cerpen pada siswa. Demikian
dibuktikan dengan kenyataan yang ditemukan di MI Miftahul Huda, Demak
bahwa hasil nilai ulangan bab 2 pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia siswa
kelas V masih rendah. Terdapat 7 siswa (20 %) yang tuntas dan 28 siswa (80 %)
belum tuntas.
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh membaca
pemahaman cerpen siswa saat menggunakan model pembelajaran CIRC
berbantuan Komik KABUT pada materi cerpen. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh membaca pemahaman cerpen saat menggunakan model
CIRC berbantuan media komik KABUT.
Model pembelajaran CIRC merupakan program pembelajaran yang luas
dan lengkap untuk mempelajari pelajaran melalui membaca dan menulis, serta
seni berbahasa di tingkat sekolah dasar pada kelas yang lebih tinggi.
Media komik KABUT merupakan sebuah komik cerita didesain
menggunakan Canva, bercerita tentang budi pekerti yang dibuat dengan cerita
singkat atau pendek untuk membantu siswa mengembangkan imajinasinya dalam
membuat ceita pendek.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan desain yang
digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian akan
dilaksanakan di kelas V MI Miftahul Huda, Karanganyar, Demak, dengan subjek
penelitian sebanyak 35 siswa yang berlangsung selama 5 kali tindakan. Variabel
bebasnya adalah model CIRC berbantuan Media KABUT, sedangkan variabel
terikatnya adalah membaca pemahaman cerpen. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik wawancara, observasi, dan tes. Analisis data menggunakan
yaitu analisis data kuantitatif meliputi uji t dan uji N-Gain
Pengaruh konsentrasi dan jenis sumber n terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (brassica oleracea l.) secara hidroponik sistem apung
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan jenis pupuk
Sumber N terhadap hasil dan pertumbuhan tanaman kailan (Brassica oleracea L.).
Penelitian dilaksanakan greenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Muria Kudus,
Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus pada bulan Juni sampai Juli
2024. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial diulang sebanyak 3 kali
dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dua faktor
yaitu faktor pertama adalah konsentrasi pupuk sumber N terdiri dari 3 taraf yaitu,
0,5 g/tanaman, 1 g/tanaman dan 2 g/tanaman. Faktor kedua adalah jenis pupuk
sumber N yang terdiri dari 2 taraf yaitu, pupuk Urea dan pupuk Za. Perlakuan
konsentrasi sumber N berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman yaitu pada
jumlah daun umur 4 MST, jumlah daun umur 5 MST serta hasil tanaman yaitu pada
bobot segar tajuk. Perlakuan jenis sumber N berpengaruh terhadap pertumbuhan
tanaman yaitu pada tinggi tanaman 2 MST, tinggi tanaman 3 MST, dan jumlah daun
3 MST, tetapi tidak berpengaruh terhadap hasil tanaman. Terdapat interaksi antara
perlakuan terhadap pertumbuhan tanaman yaitu pada tinggi tanaman 1 MST, tinggi
tanaman 2 MST, jumlah daun 2 MST, jumlah daun 4 MST, jumlah daun 5 MST,
luas daun, dan jumlah klorofil, sedangkan pada hasil tanaman tidak terdapat
interaksi antar perlakuan
Upaya guru dalam menangani deviasi sosial siswa di sd negeri 09 panggang jepara
Fenomena deviasi sosial siswa di SD Negeri 09 Panggang Jepara yang
melatar belakangi penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bentuk kenakalan
yang dilakukan siswa dan upaya guru dalam menyikapi menangani deviasi sosial
siswa di SD Negeri 09 Panggang Jepara.
Deviasi soaial dapat didefinisikan sebagai tingkah laku atau perbuatan siswa
yang dapat menimbulkan permasalahan yang merugikan dirinya sendiri atau orang
lain. Upaya guru dalam menangani deviasi sosial siswa menjadi peran penting bagi
siswa karena dapat mencegah tingkat deviasi soaial dan membangun karakter siswa
yang baik sesuai dengan norma-norma yang ada.
Penelitian di laksanakan di SD Negeri 09 Panggang Jepara sejak bulan
Oktober 2024 sampai Desember 2024 menggunakan metode kualitatif deskriptif.
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan
triangulasi metode dengan cara memvalidasi data yang diperoleh dari wawancara,
observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis
data dengan tahapan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) bentuk-bentuk kenakalan
yang ditemukan antara lain, tidak masuk tanpa keterangan, ramai, usil saat
pembelajaran, berkelahi dengan teman, menyembunyikan barang teman dan
mencuri uang di sekolah. (2) Upaya yang dilakukan oleh guru antara lain, upaya
preventif (nasehat, teguran), upaya kuratif (tes kejujuran siswa, peringatan), upaya
pembinaan (memberi sanksi sesuai kesalahan yang dilakukan). Dengan beberapa
upaya yang telah dilakukan diharapkan siswa tidak mengulangi kenakalannya lagi.
Upaya guru dalam menyikapi deviasi soaial menggunakan tindakan preventif
dengan aturan yang konsisten, keteladanan yang konsisten, melakukan pembiasaan
budaya positif, menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman, bekerja sama
dengan orang tua, tindakan represif dengan melakukan segitiga restitusi dalam
setiap permasalahan dan tindakan kuratif dengan memberikan perhatian khusus
kepada siswa yang melakukan kenakalan
The correlation between students’ perception of classroom environment and their english academic achievement of eleventh-grade students at sma n 1 jekulo
The interaction between teachers, students and peers in the classroom
creates a learning environment that influences academic achievement. Many
students experience problems in learning English, such as a less conducive learning
environment and less effective teacher-student interaction. These factors can
significantly affect students' academic achievement.
This study aims to determine the correlation between students' perceptions
of classroom environment and their English academic achievement in eleventh
grade students at SMA N 1 Jekulo in the academic year 2024/2025. The method
used was quantitative with a correlational design. Cluster random sampling
technique was used to collect data of 69 students. Data collection was carried out
using the What Is Happening In This Class (WIHIC) questionnaire to assess student
perceptions and student academic scores as indicators of achievement.
The results showed that the majority of students had a positive perception
of the classroom environment, with the main focus on task orientation. However,
the level of involvement in class discussions is still relatively low. Based on data
analysis, the Pearson Product Moment correlation coefficient value was 0.427 with
a significance value of p = 0.000. Because the p < 0.05, the alternative hypothesis
(Hₐ) is accepted, which means that there is a positive and significant correlation
between students' perceptions of classroom environment and their English
academic achievement.
This finding suggests that the more positively students perceive the
classroom environment, then the higher their academic achievement in English. A
conducive classroom environment can increase students' motivation and
involvement in learning, which can eventually have a positive impact on academic
achievement. Therefore, it is important for educators to create a supportive
classroom atmosphere and enhance active interaction in the learning process. This
study is expected to be a reference for English teachers and other researchers to
improve the quality of English education in schools.
i
Efektivitas model pembelajaran stad berbantuan media ulta obica terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas iv sekolah dasar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan
masalah siswa. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan yang ditemui di SD Negeri
4 Getassrabi, hasil nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu
60,30. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan rata-rata
kemampuan pemecahan masalah dan meningkatkan kemampuan pemecahan
masalah dengan menerapkan model pembelajaran STAD berbantuan media Ulta
Obica
Model pembelajaran STAD salah satu model pembelajaran yang berfungsi
untuk menekankan kerjasama antar siswa. Media Ulta Obica yaitu media yang
dibuat untuk membantu siswa agar dapat menyelesaikan soal pemasalahan secara
kelompok lebih konkrit. Kemampuan pemecahan masalah yaitu suatu usaha siswa
untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Pada pnelitian ini, peneliti
menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah, yaitu memahami
masalah,
merencanakan penyelesaian masalah, melaksanakan rencana
penyelesaian, dan memeriksa kembali.
Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 4 Getassrabi dengan
subjek penelitian 13 siswa. Metode yang digunakan dengan Pre-Eksperimental
Design. Variabel terikat pada Penelitian ini adalah kemampuan memecahkan
masalah siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik Paired Sample T-test dan N
Gain.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata kemampuan
pemecahan masalah sebelum dan sesudah diterapkan model STAD berbantuan
media Ulta Obica sebesar nilai 0,000 < 0,05 . Terdapat keefektifan peningkatan
rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa setelah menggunakan model
STAD berbantuan media Ulta Obica sebesar 59,63 dengan kategori sedang.
Dalam presentase sebesar 59,63% mengkonversi dalam kategori cukup efektif.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan tedapat pengaruh penerapan model
pembelajaran STAD dengan media Ulta Obica terhadap kemampuan Pemecahan
Masalah siswa kelas IV SDN 4 Getassrabi. Saran dalam penelitian ini agar
terdapat pengembangan media penelitian pada penelitian lebih lanjut
Peningkatan minat menulis kalimat langsung dan tidak langsung menggunakan model stad berbantuan media pakalating siswa kelas v sdn 2 mayonglor
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan minat menulis dan aktivitas
belajar siswa materi kalimat langsung dan tidak langsung menggunakan model
STAD berbantuan media Pakalating siswa kelas V SDN 2 Mayonglor. Berdasarkan
permasalahan yang ada di kelas V SDN 2 Mayonglor, faktor hambatan dalam
pembelajaran yaitu rendahnya minat menulis siswa dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini membahas tentang (1)minat menulis, (2)kalimat langsung dan
tidak langsung, (3)media pembelajaran, (4)media Pakalating, (5)model
pembelajaran STAD, (6) aktivitas belajar siswa, dan (7)keterampilan mengajar
gruru
Lokasi penelitian di SDN 2 Mayonglor, Mayong, Jepara. Subjek penelitian
siswa kelas V yang berjumlah 23 siswa, terdiri atas 13 laki-laki, dan 10 perempuan
pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan model
penelitian tindakan kelas berbantuan media Pakalating dalam dua siklus, setiap
siklusnya terdiri dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui melalui wawancara,
observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan
pendekatan analisis data deskripsi kuantitatif dan kualitatif.
Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat menulis, aktivitas
belajar siswa, dan keterampilan mengajar guru. Berdasarkan hasil angket minat
menulis siswa pada siklus I mencapai presentase rata-rata 35,9% meningkat pada
siklus II menjadi 81,5%, hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I
mencapai presentase rata-rata 68% meningkat pada siklus II menjadi 92,2%, dan
hasil keterampilan mengajar guru pada siklus I sebesar 70% dan pada siklus II
sebesar 82,9%.
Berdasarkan latar belakarang, pembahasan, dan hasil penelitian, peneliti
menyimpulkan bahwa minat menulis siswa, aktivitas belajar siswa, dan
keterampilan mengajar guru mengalami kenaikan dari indikator keberhasilan yang
telah ditentukan. Saran peneliti untuk peneliti selanjutnya supaya digunakan bahan
perbandingan peneliti selanjutnya yaitu model pembelajaran yang digunakan untuk
lebih efektif
Pelaksanaan penggunaan sistem computer assisted test (cat) pada pengisian jabatan perangkat desa di kabupaten kudus tahun 2022
Skripsi dengan judul “Pelaksanaan Penggunaan Sistem Computer Assisted
Test (CAT) Pada Pengisian Jabatan Perangkat Desa di Kabupaten Kudus Tahun
2022”, secara umum bertujuan: 1) mengetahui pelaksanaan penggunaan sistem
Computer Assisted Test (CAT) pada pengisian jabatan perangkat desa di
Kabupaten Kudus tahun 2022; 2) mengetahui kendala dalam pelaksanaan
penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada pengisian jabatan
perangkat desa di Kabupaten Kudus tahun 2022.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis
empiris. Metode penentuan sampel dengan purposive sampling. Metode
pengumpulan menggunakan data primer dan data sekunder. Setelah data
diperoleh, kemudian disusun secara sistematis, selanjutnya dianalisa secara
kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan
selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan penggunaan
sistem Computer Assisted Test (CAT) pada pengisian jabatan perangkat desa di
Kabupaten Kudus tahun 2022 tidak berjalan secara maksimal. Penggunaan sistem
CAT menimbulkan ketidaksesuaian dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
Pelaksanaannya melibatkan perguruan tinggi terakreditasi A, seperti UNTAG,
UNISBANK, UNSOED, dan UNPAD, dengan permasalahan paling tinggi
pelaksanaan CAT yang bekerjasama dengan UNPAD. Kendala utamanya adalah
sistem Computer Assisted Test (CAT) error karena terlalu banyak peserta yang
mengakse