22509 research outputs found
Sort by
Pembangunan Pertanian: Persepsi Masyarakat Terhadap Pertanian Urban (Urban farming) Di Kota Kudus
Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kudus, telah menyebabkan menyusutnya ruang hijau dan alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman dan industri. Fenomena ini menimbulkan tantangan baru dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
persepsi dan minat masyarakat urban terhadap praktik pertanian urban sebagai strategi adaptif dalam menghadapi tekanan urbanisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert terhadap 90 responden yang dipilih secara purposive dari tiga kecamatan urban: Kota Kudus, Bae, dan Jati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki persepsi dan minat yang tinggi terhadap pertanian urban, terutama dalam kaitannya dengan peningkatan ketahanan pangan keluarga,
penghematan pengeluaran, serta pelestarian lingkungan. Responden, yang didominasi oleh perempuan usia produktif dan berpendidikan menengah, menyatakan ketertarikan kuat untuk
mengikuti pelatihan dan terlibat aktif dalam praktik pertanian di lahan pekarangan sempit. Selain itu, masyarakat juga melihat pentingnya peran pemerintah dalam mendukung keberlanjutan program ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertanian urban memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari strategi pembangunan kota yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas sangat diperlukan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam perencanaan kota modern
PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PELATIHAN GROWTH MINDSET, MANAJEMEN KEUANGAN, DAN DIGITAL BRANDING
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kandangmas, Kabupaten
Kudus, dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan
potensi wisata buatan Bendungan Logung. Permasalahan utama yang dihadapi desa
ini meliputi keterbatasan inovasi, lemahnya tata kelola keuangan BUMDes, serta
minimnya strategi promosi digital. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan
dirancang melalui tiga bentuk pelatihan, yaitu growth mindset, manajemen keuangan,
dan digital branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif
melalui workshop, diskusi kelompok terarah, serta praktik langsung. Hasil kegiatan
menunjukkan bahwa pelatihan growth mindset mampu mendorong masyarakat lebih
inovatif dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi wisata; pelatihan
manajemen keuangan meningkatkan kemampuan BUMDes dalam pencatatan dan
penyusunan laporan keuangan secara transparan dan akuntabel; serta pelatihan digital
branding untuk membekali Karang Taruna dengan keterampilan promosi wisata
melalui media sosial. Secara keseluruhan, kegiatan ini memperkuat sinergi antara
Pokdarwis, Karang Taruna, dan BUMDes sebagai tiga pilar pengelolaan wisata,
sekaligus membangun fondasi pengembangan Desa Kandangmas sebagai desa wisata
yang inovatif, profesional, dan berkelanjutan
Abstract
This community service activity was carried out in Kandangmas Village, Kudus
Regency, with the aim of increasing the community's capacity to develop the potential
of the Logung Dam's artificial tourism. The main problems facing this village include
limited innovation, weak financial management of BUMDes (Village-Owned
Enterprises), and a lack of digital promotion strategies. To address these challenges,
the activities were designed through three forms of training: growth mindset,
financial management, and digital branding. The implementation method used a
participatory approach through workshops, guided group discussions, and hands-on
practice. The results of the activities showed that growth mindset training was able
to encourage the community to be more innovative in identifying and developing
tourism potential; financial management training improved BUMDes' ability to
record and prepare financial reports transparently and accountably; and digital
branding training equipped Karang Taruna with skills in promoting tourism through
social media. Overall, this activity strengthens the synergy between Pokdarwis,
Karang Taruna, and BUMDes as the three pillars of tourism management, while also
building the foundation for developing Kandangmas Village as an innovative,
professional, and sustainable tourism village
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Likuiditas, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Struktur Modal Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Perusahaan Barang Konsumen Primer Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2022)
Nilai perusahaan merupakan gambaran dari kondisi yang dicapai perusahaan sebagai bentuk kepercayaan masyarakat dan investor terhadap prospek keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, baik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui struktur modal. Objek penelitian adalah perusahaan sektor barang konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022, dengan metode purposive sampling sebanyak 152 sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis jalur dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, baik secara langsung maupun melalui struktur modal
Pengaruh Komisaris Independen, Dewan Direksi, Komite Audit, Kualitas Audit Dan Karakter Eksekutif Terhadap Tax Avoidance Dengan Corporate Social Responsibility Sebagai Intervening Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Tahun 2018-2022
Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris dan menguji pengaruh komisaris independen, dewan direksi, komite audit, kualitas audit dan karakter eksekutif terhadap tax avoidance dengan corporate social responsibility sebagai intervening pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi tahun 2018-2022. Penelitian ini termasuk dalam pendekatan kuantitatif. Sampel adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022 dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan komisaris independen berpengaruh positif terhadap corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Dewan direksi berpengaruh positif terhadap corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Komite audit berpengaruh positif terhadap corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Kualitas audit berpengaruh positif terhadap corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Karakter eksekutif tidak berpengaruh terhadap corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Dewan direksi tidak berpengaruh terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Komite audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Kualitas audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Karakter eksekutif berpengaruh negatif terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance melalui corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Dewan direksi tidak berpengaruh terhadap tax avoidance melalui corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Komite audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance melalui corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Kualitas audit berpengaruh negatif terhadap tax avoidance melalui corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022. Karakter eksekutif berpengaruh negatif terhadap tax avoidance melalui corporate social responsibility pada perusahaan sektor industri barang konsumsi tahun 2018-2022
Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Dan Return On Asset Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, dan Return On Asset terhadap harga saham pada perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia tahun 2019–2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 20 perusahaan perbankan dan total 100 data yang diolah selama 4 tahun pengamatan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS (Statistical Product for Social Science) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat inflasi dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan Return on Assets berpengaruh negatif terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan direksi, dewan komisaris, komisaris independen, dan komite audit terhadap kinerja keuangan. Pengukuran kinerja keuangan menggunakan Return on Asset (ROA). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 70. Teknik analisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan dewan direksi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan secara parsial. Dewan komisaris, komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan secara parsial
Pengaruh Koneksi Politik, Keragaman Gender, Kinerja Keuangan, Dan Intensitas Aset Tetap Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023)
Agresivitas pajak adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengurangi beban pajak perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koneksi politik, keragaman gender, kinerja keuangan, dan intensitas aset tetap terhadap agresivitas pajak. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 184. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan menggunakan alat analisis Eviews versi 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas aset tetap berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak, dan kinerja keuangan berpengaruh negatif terhadap agresiviats pajak, sedangkan koneksi politik dan keragaman gender tidak berpengaruh terhadap agresivitas paja
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Samsat Keliling Dan Aplikasi New Sakpole Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Empiris Pada Kantor Samsat Kabupaten Grobogan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, kesadaran wajib pajak, SAMSAT keliling, dan aplikasi new SAKPOLE terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Grobogan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan melibatkan 270 responden. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan progam IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, kesadaran wajib pajak, SAMSAT keliling berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sebaliknya aplikasi new SAKPOLE tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor
Pengaruh Financial Technology Terhadap Kinerja Keuangan Pada Sub Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2018-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intrenet banking, mobile banking, dan ATM terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan return on assets (ROA). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian kali ini adalah teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 48 observasi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internet banking berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan return on assets (ROA), berbanding terbalik dengan mobile banking yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan return on assets (ROA), sedangkan ATM tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan return on assets (ROA)
Pengaruh Konservatisme Akuntansi, Investment Opportunity Set (Ios), Capital Structure, Dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)
Kualitas laba adalah gambaran kemampuan perusahaan dalam menyajikan laba yang sesuai fakta yang dilihat dari nilai Earnings Response Coefficient (ERC). ERC adalah pengukuran untuk melihat seberapa besar respon pasar terhadap informasi laba yang disajikan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh konservatisme akuntansi, investment opportunity set (IOS), capital structure, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan sumber data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan melalui website www.idx.ac.id. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 113 total sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi data panel dengan Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh negatif terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Sedangkan, konservatisme akuntansi, investment opportunity set (IOS), dan capital structure tidak berpengaruh terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023