22509 research outputs found
Sort by
Rancang bangun si ratdela ( surat desa lahar ) berbasis website untuk memudahkan dalam pelayanan masyarakat di desa lahar
Penelitian mempunyai tujuan guna rancangan serta pembangunan Sistem
Informasi pelayanan Masyarakat untuk memudahkan pelayanan administratif di
Desa Lahar. Sistem informasi seperti tersebut memudahkan staf kantor Desa Lahar,
mengurangi beban administrasi desa, meningkatkan transparansi desa, dan
memudahkan masyarakat untuk melakukan administrasi serta mengajukan
permohonan surat-surat administrasi secara online tanpa perlu datang ke balai Desa
Lahar. Pendekatan metodologi adalah OOAD, meliputi empat komponen utama:
Analisis Berorientasi Objek (Object Oriented Analysis), Desain Berorientasi Objek
(Object Oriented Design), Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented
Programming), dan Pengujian Berorientasi Objek (Object Oriented Testing).
Metode pengumpulan data mencakup wawancara, observasi partisipasi, serta studi
dokumentasi. Penelitian menunjukkan sistem ini berhasil mengotomatisasi banyak
proses dilaksanakan sebelumnya manual. Warga Desa Lahar sekarang dapat
mengakses layanan ini dari kenyamanan rumah mereka menggunakan perangkat
yang terhubung ke internet. Sistem memastikan bahwa setiap surat yang diproses
memiliki rekam digital yang dapat dilihat, meningkatkan transparansi dalam
pelayanan desa. Warga lebih puas dengan pelayanan administratif desa berkat "SI
Ratdela"
Komparasi algoritma naive bayes, simple logistic, random forest, dan decision tree j48 dalam klasifikasi situs web phishing
Phishing adalah salah satu ancaman keamanan siber terbesar yang
bertujuan mencuri informasi pribadi pengguna melalui situs web palsu. Penelitian
ini bertujuan untuk membandingkan kinerja empat algoritma machine learning,
yaitu Naive Bayes, Simple Logistic, Random Forest, dan Decision Tree J48,
dalam mendeteksi situs web phishing. Selain itu, penelitian ini juga
mengidentifikasi fitur paling signifikan yang berkontribusi dalam klasifikasi situs
phishing, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas deteksi phishing.
Metode penelitian melibatkan penggunaan dataset berisi 11.055 data situs
web yang diolah dengan teknik SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling
Technique) untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Evaluasi algoritma
dilakukan menggunakan 10-Fold Cross Validation dan metrik evaluasi seperti
akurasi, presisi, recall, F1 Score, MCC, dan ROC AUC. Setiap algoritma diuji
untuk menentukan algoritma terbaik dalam mendeteksi situs phishing berdasarkan
performa metrik tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest
memberikan performa terbaik, dengan akurasi 97,60%, presisi 97,14%, recall
98,08%, dan F1 Score 97,61%. Fitur SSLfinal_State ditemukan sebagai atribut
paling signifikan dalam mendeteksi situs phishing. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi pengembangan sistem deteksi phishing yang lebih andal
dan akurat
Efektivitas penggunaan modul lentera (pelatihan literasi budaya dan kewarganegaraan) untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul LENTERA
(Pelatihan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan) dalam meningkatkan
kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. Partisipan penelitian berjumlah 20
siswa kelas IV dan V SD 3 Jepang, Kudus, yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa modul ini secara
signifikan
meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini
menggunakan desain eksperimen kuasi dengan rancangan one-group pretest
posttest.
Data dikumpulkan menggunakan skala kecerdasan emosional
berdasarkan dimensi Goleman, yaitu kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi,
empati, dan keterampilan sosial. Intervensi terdiri dari 12 sesi yang mencakup
aktivitas literasi budaya dan latihan regulasi emosi. Analisis data menggunakan uji
t
sampel berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan skor kecerdasan
emosional siswa dari rata-rata skor pretest sebesar 72,5 menjadi rata-rata skor
posttest sebesar 85,8 (t = 7,45, p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa modul
LENTERA efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa, sehingga
mendukung pencapaian pendidikan yang holistik
Rancang bangun sistem informasi pengelolaan penjualan perumahan dengan visualisasi siteplan pada pt alesta property indonesia
Perumahan merupakan sekumpulan dari rumah-rumah yang ditempati oleh
orang dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Perumahan merupakan salah satu
opsional tempat untuk tinggal karena tempatnya yang cukup nyaman dan aman.
Alesta property merupakan sebuah cabang dari alesta group Indonesia yang
bergerak dibidang perumahan. PT alesta property sebagai Perusahaan yang
bergerak dibidang pengembangan dan penjualan perumahan menghadapi tantangan
dalam memantau dan mengelola status perumahan. Sayangnya saat ini informasi
terkait ketersedian, status booking, proses kredit, dan terjualnnya rumah hanya
dapat diperoleh melalui komunikasi lansung dengan admin melalui aplikasi pesan
instan yang tentunnya tidak efisien dan rawan kesalahan. Untuk mengatasi hal ini
peneliti memiliki rencana untuk membuat sebuah sistem berbasis website untuk
mengidentifikasi status perumahan dengan menggunakan visualisasi siteplan.
Dengan ini pelanggan dapat melihat status dan progres rumah yang ditawarkan
secara jelas. Dalam hal ini peneliti juga menerapkan sistem CRM untuk
memberikan informasi seperti reminder pembayaran notifikasi pada WhatsApp.
Dalam pembuatan aplikasi ini peneliti menggunakan metode waterfall untuk
perancangan pembuatan aplikasi
Pengaruh layanan konseling kelompok berbasis blended learning dengan teknik behavior contract untuk mengurangi perilaku membolos pada siswa
Perilaku membolos merupakan masalah serius yang dihadapi oleh banyak
sekolah di Indonesia, termasuk di MA Yapim Penawangan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji pengaruh layanan konseling kelompok berbasis blended
learning dengan teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku membolos
pada siswa kelas XII MA Yapim Penawangan. Studi ini dilatarbelakangi oleh
tingginya angka membolos di sekolah tersebut, di mana hasil wawancara dengan
guru BK mengungkapkan bahwa rata-rata 24% dari 117 siswa bolos kelas setiap
bulan.
Membolos adalah perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial. Karena
siswa yang tidak hadir lebih mungkin untuk bertindak buruk, merugikan
komunitas tempat mereka tinggal dan diri mereka sendiri.
Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre
eksperimenal one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini akan terdiri dari 6
siswa kelas XII yang memiliki riwayat membolos setidaknya 3 kali dalam satu
bulan terakhir, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data akan
dikumpulkan melalui melalui observasi, wawancara dan skala perilaku membolos.
Analisis data akan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk
membandingkan skor pretes dan posttest.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest perilaku
membolos siswa adalah 77,16 (kategori rendah), sedangkan rata-rata skor posttest
meningkat menjadi 136 (kategori tinggi). Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test
menunjukkan nilai p = 0,028 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan
signifikan antara skor pretest dan posttest.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling
kelompok berbasis blended learning dengan teknik behavior contract efektif
dalam mengurangi perilaku membolos siswa. Disarankan kepada sekolah untuk
mengintegrasikan layanan ini ke dalam program bimbingan dan konseling rutin,
serta kepada guru BK untuk terus memanfaatkan teknik ini dalam layanan
konseling. Orang tua juga diharapkan lebih aktif dalam memantau aktivitas anak
di
rumah, dan siswa diharapkan meningkatkan kesadaran diri mengenai
pentingnya kehadiran di sekolah
Hubungan antara sibling rivalry dan harapan orang tua dengan non suicidal self injury pada dewasa awal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sibling rivalry dan
harapan orang tua dengan non suicidal self injury pada dewasa awal.
Partisipan dalam penelitian ini yaitu dewasa awal usia 18-40 tahun yang
mengalami
non suicidal self injury berjumlah 140 partisipan. Teknik
pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah teknik purposive
sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan penelitian ini mencakup
skala non suicidal self injury, skala sibling rivalry, dan skala harapan orang
tua. Hail koefiensi korelasi dari ketiga variabel rx12y sebesar 0,637 dengan (p)
sebesar 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara
sibling rivalry dan harapan orang tua dengan non suicidal self injury dengan
sumbangan efektif sebesar 40,6%. Dengan demikian hipotesis mayor dalam
penelitain ini diterima. Hasil analisis variabel sibling rivalry dengan non
suicidal self injury diperoleh koefiensi rx1y sebesar 0,637 dengan p 0,000
(p<01). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat
signifikan antara sibling rivalry dengan non suicidal self injury. Sehingga
hipotesis minor pertama yang diajaukan diterima. Hasil analisis variabel
hrapan orang tua dengan non suicidal self injury diperoleh koefiensi rx2y
sebesar 0,296 dengan p 0,002 (p>0,05), ini menunjukkan ada hubungan
negatif yang sangat signifikan antaraharapan orang tua dengan non suicidal
self injury, sehingga hipotesis minor kedua yang diajukan ditola
Sistem informasi kepuasan pelanggan pada pt yohom solution indonesia dengan menggunakan metode servqual berbasis web
PT Yohom Solution Indonesia merupakan perusahan yang bergerak pada
bidang penyediaan perangkat lunak untuk instansi pemerintahan, dan perusahaan.
Perusahaan ini berlokasi di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kabupaten
Kudus. Perusahaan ini memiliki beberapa layanan yang dijual kepada client. Pada
layanan software house yang dimiliki oleh team Yohom sendiri merujuk pada
pembuatan aplikasi dengan basis website dan android. Sampai saat ini Yohom
memiliki kemitraan kerja sama dengan beberapa perusahaan besar seperti
perusahaan manufaktur rokok, percetakan, instansi pendidikan, dan lain-lain.
Kendala yang terjadi pada Yohom dari divisi software house adalah kendala terkait
kepuasaan client, selama ini penilaian kepuasan client belum bisa dilihat
berdasarkan data atau secara kuantitatif dikarenakan keterhambatan penerapan
metode atau pendekatan untuk melihat penilaian tiap indikator-indikator yang
cocok untuk perusahaan software house. Maka dari itu adanya sebuah metode
bernama servqual yang dapat menjadi solusi dikarenakan pendekatan servqual ini
dinilai berdasarkan lima aspek yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness,
Assurance, dan Empathy. Dengan adanya penilaian tiap-tiap aspek di atas maka
terasa adil untuk client menilai performa dari layanan yang diberikan Yohom
Analisis sentimen ulasan aplikasi mobile jkn menggunakan model long short�term memory (lstm) berbasis smote
Aplikasi Mobile JKN berperan penting dalam memberikan akses yang
mudah dan cepat terhadap layanan kesehatan bagi pengguna JKN-KIS. Namun,
ulasan pengguna menunjukkan ketidakpuasan terhadap beberapa aspek aplikasi,
seperti masalah login dan kode OTP, yang dapat memengaruhi pengalaman
pengguna secara keseluruhan. Tantangan lain yang dihadapi adalah
ketidakseimbangan kelas pada dataset ulasan, yang dapat memengaruhi kinerja
analisis sentimen. Penelitian ini menggunakan Long Short-Term Memory (LSTM)
yang dikombinasikan dengan Synthetic Minority Oversampling Technique
(SMOTE) untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Data ulasan dikumpulkan
dari Google Play Store dan Kaggle, kemudian dilakukan preprocessing mencakup
lemmatization, tokenization, dan padding. Kinerja model dievaluasi menggunakan
metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
LSTM dengan SMOTE mencapai akurasi 88%, presisi 90%, recall 88%, dan F1
score 89%. SMOTE berhasil meningkatkan kinerja pada kelas minoritas meskipun
terdapat sedikit penurunan pada akurasi dibandingkan model tanpa SMOTE.
Visualisasi word cloud mengungkapkan sentimen positif terkait kemudahan
penggunaan aplikasi, sementara sentimen negatif menunjukkan area yang
memerlukan perbaikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penanganan dataset
tidak seimbang untuk menghasilkan analisis sentimen yang lebih akurat
Perilaku makan mahasiswa indekos yang sedang mengerjakan skripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
perilaku makan pada mahasiswa indekos yang sedang mengerjakan skripsi.
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik
wawancara dan observasi terhadap tiga informan di universitas muria kudus.
hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional eating, restraint eating, dan
external eating merupakan pola perilaku makan yang dominan. emotional eating
terjadi akibat stres akademik, yang mendorong konsumsi makanan berlebihan
atau camilan tidak sehat. restraint eating sering kali disebabkan oleh keterbatasan
finansial, yang mengakibatkan pola makan tidak teratur dan asupan gizi yang
kurang. external eating dipengaruhi oleh rangsangan sensorik seperti iklan
makanan, yang memengaruhi pilihan makan. perilaku tersebut secara signifikan
memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis mahasiswa, sehingga diperlukan
perhatian pada pola makan seimbang dan teratur untuk mendukung kinerja
akademik dan kesehatan secara menyeluruh
hubungan antara work overload dan lingkungan kerja terhadap stres kerja pada karyawan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana stres kerja pada
karyawan dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan beban kerja berlebihan mereka.
Data dikumpulkan dengan menggunakan skala sebagai bagian dari metodologi
penelitian kuantitatif. Setelah menghilangkan outlier, 94 responden dipilih dari 136
karyawan untuk dijadikan sampel. Temuan analisis menunjukkan bahwa stres kerja,
beban kerja berlebih, dan lingkungan kerja berkorelasi secara signifikan r = 0,274,
p = 0,029. Hubungan yang signifikan juga ditemukan antara stres kerja dan
lingkungan kerja r = 0.273, p = 0.004 dan antara stres kerja dan beban kerja yang
berlebihan r = 0.244, p = 0.009. Menurut temuan penelitian, penyebab utama stres
terkait pekerjaan adalah beban kerja yang berlebihan dan kondisi kerja yang tidak
mendukung. Pekerjaan karyawan dipengaruhi oleh ketidakseimbangan fisik dan
psikologis yang disebabkan oleh stres kerja