PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
    158 research outputs found

    Penerapan Pengajaran Terbalik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD UMSIDA pada Materi Pertidaksamaan Linier

    Full text link
    Salah satu masalah pada pembelajaran matematika di lingkungan PGSD adalah rendahnya kompetensi mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menguasai materi-materi di tingkat sekolah dasar. Masalah yang terjadi pada mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo semester I tahun ajaran 2015-2016 di kelas A-2 adalah mahasiswa mengalami kesalahan konsep, prinsip, dan operasi yang relatif tinggi; aktivitas pembelajaran belum optimal; minat mahasiswa terhadap matematika kurang; dan interaksi antar mahasiswa belum optimal. Masalah-masalah tersebut bermuara pada rendahnya hasil belajar matematika mahasiswa pada materi pertidaksamaan. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dicarikan solusi yang tepat yakni penerapan pengajaran terbalik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “apakah penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pertidaksamaan linier bagi mahasiswa di kelas A-2 semester I?’. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yang dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa PGSD universitas muhammadiyah sidoarjo di kelas A-2 pada materi pertidaksamaan matakuliah konsep dasar matematika. Peningkatan tersebut ditandai dengan: (1) menurunya kesalahan kesalahan konsep, prinsip, dan operasi; (2) meningkatnya aktivitas mahasiswa; (3) meningkatnya minat mahasiswa terhadap matematika; (4) meningkatnya interaksi antar mahasiswa selama pembelajaran

    Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD Pada MataKuliah Konsep IPS Dasar

    Full text link
    Hasil belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku dalam pengetahuan, sikap, dan ketrampilan yang diperoleh dalam jangka waktu yang lama.Mata kuliah Konsep IPS Dasar merupakan mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa PGSD tentang konsep dasar IPS sebagai landasan kajian yang bahannya bersumber dari kehidupan manusia di masyarakat, yang aspek-aspeknya meliputi social science (ilmu sosial), social studies (studi sosial), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). IPS merupakan pembelajaran pada tingkat sekolah yang berperan mengfungsionalkan ilmu-ilmu sosial yang bersifat teoritik dalam kehidupan nyata dalam masyarakat. Model pembelajaran CTL adalah model pembelajaran yang menuntut kreatifitas guru dalam mengaitkan subject matter dengan kehidupan nyata mahasiswa guna membantu mahasiswa untuk lebih mudah memaknai materi tersebut

    Metode Kunjungan Lapangan untuk Menanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup

    Full text link
    Kerusakan lingkungan saat ini berada dalam tahap memprihatinkan sehingga diperlukan tindakan konkret untuk menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan. Tindakan konkret yang dilakukan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup melalui metode kunjungan lapangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD sejumlah 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang lingkungan hidup. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 77,5% meningkat pada siklus II dengan ketuntasan klasikal sebesar 97,5%. Sejumlah 40,7 % mahasiswa sering terlibat dalam kegiatan menjaga lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode kunjungan lapangan mahasiswa mampu memperdalam pemahaman tentang teori dan praktek yang dipelajari di kelas melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan alam

    Analisis Vegetasi di Hutan Mbeji Daerah Wonosalam Jombang

    No full text
    Analisis vegetasi terhadap hutan perlu dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang terdapat di hutan tersebut sehingga mempermudah didalam melakukan pemeliharaan dan pemberdayaan hutan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hayati dan struktur vegetasi (frekuensi, kerapatan, dominansi, dan Indeks Nilai Penting) di hutan mbeji, Wonossalam, Jombang. Pada penelitian ini digunakan metode point centered quarter. Pennelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Hasil penelitian menujukkan padaHutan Mbeji terdapat 11 jenis pohon yang teridentifikasi dan 15 spesies tumbuhan, dimana ada 10 spesies yang telah teridentifikasiNilai penting  tumbuh-tumbuhan di Hutan Mbeji di daerah Wonosalam Jombang  pada tingkat pohon paling tinggi adalah pohon randu (Ceiba petandra)  sebesar 57,42 % sedangkan nilai INP paling rendah dari jenis pohon andong (Rhadamnia cinerea) yaitu sebesar 6,06 %. Pada sapling nilai penting yang paling tinggi adalah talas (Colocasia esculenta) yaitu sebesar 49,23 %. Sedangkan, nilai INP paling rendah dari jenis nanas (Ananas comosus), nangka (Artocarpus heterophyllus), tapak liman (Elephantopus scaber), semak A, semak B, semak C, semak E, dan semak F yaitu sebesar 6,35 %. Tingginya nilai INP menunjukkan bahwa jenis-jenis tersebut dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya yang lebih baik dibanding jenis lainnya

    Model Quantum Teaching dengan Pendekatan Cooperative Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PKn

    Full text link
    Permasalahan pembelajaran PKn pada siswa kelas V SDN Bendo 1 tahun pelajaran 2014/2015, yaitu (1) pembelajaran cenderung berpusat pada guru, (2) pembelajaran belum memusatkan  siswa  untuk  belajar  secara  aktif (3) dalam RPP belum memaksimalkan peran siswa, kegiatan cenderung individualistik, dan penilaian masih berbasis kognitif, (4) penerapan strategi/model inovatif jarang dilakukan. Dari masalah tersebut diperlukan sebuah penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran PKn, meliputi aktivitas belajar siswa, baik secara afektif dan psikomotor, serta meningkatkan hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dan keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran menggunakan Quantum Teaching dengan pendekatan Cooperative Learning terlihat skor keberhasilannya siklus I mencapai 93% dan 100% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 77% pada siklus I dan 86% pada siklus II. Hasil belajar siswa meningkat dari 79% pada siklus I dan 91% pada siklus II. Selama pembelajaran, aktivitas belajar siswa meningkat dan setelah  pembelajaran  hasil  belajar  siswa meningkat.  Karena penggunaan Quantum Teaching dengan pendekatan Cooperative Learning mampu  meningkatkan, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa sebaiknya guru menggunakan model ini pada mata pelajaran PKn dan diharapkan guru lebih sering berinovasi dengan model-model pembelajaran inovatif

    Pembelajaran Civic Values Melalui Mediasi Teman Sebaya pada Peserta Didik SD

    Full text link
    Sekolah yang menjadi harapan besar bagi peserta didik dan orang tua untuk mendapatkan pengalaman belajar positif ternyata didapatkan pula pengalaman belajar yang tidak menyenangkan baik verbal maupun perlakuan fisik. Dari pengalam tersebut tidak sedikit yang menyebabkan trauma yang berkepanjangan. Dengan melakukan civic values (nilai-nilai masyarakat) pada peserta didik yaitu, pengoptimalan peran guru dan mediasi teman sebaya, yaitu dengan cara peserta didik mau mendengar dan bercerita tentang perlakuan-perlakuan yang mereka alami selama proses pembelajaran, dan kegiatan ini dilakukan sminggu sekali dengan membaca catatan-catatan yang sudah mereka tulis. Dengan dilakukannya kegiatan ini civic values pada peserta didik dapat mengatasi bullying antar teman

    Pembelajaran Membaca Permulaan dengan Menggunakan Media Aplikasi Bamboomedia Bmgames Apps Pintar Membaca Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Siswa SD Menghadapi MEA

    No full text
    Mengajar membaca permulaan memang membutuhkan kesabaran yang luar biasa, kesabaran itu dibutuhkan karena objek yang diajar adalah masih anak-anak. Anak-anak memang memiliki kecenderungan untuk bermain daripada belajar. Sikap inilah membuat anak-anak enggan untuk belajar, khususnya membaca. Oleh karena itu, agar anak-anak tertarik untuk membaca seorang guru harus mampu mengkolaborasi antara permainan dan pembelajaran, dengan kata lain, guru mengajak anak-anak untuk belajar membaca sambil bermain. Dengan demikian, anak-akan termotivasi untuk belajar membaca jika pada substansi membaca dikolaborasi dengan sebuah permainan. Salah satu permainan yang bisa digunakan sebagai media pada pembelajaran membaca yaitu aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca. Pada aplikasi  ini, siswa dikenalkan dengan membaca permulaan dalam 12 Level. Pembelajaran membaca permulaan dengan menggunakan aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca dapat dimungkinkan menumbuhkan nilai karakter jujur, kerja keras, rasa ingin tahu, dan gemar membaca. Selain menumbuhkan nilai-nilai karakter, penggunaan aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca ini sangat mendukung dan membentengi peserta didik sedini mungkin untuk tidak buta informasi, aplikasi, dan media terbarukan dalam pembelajaran sehingga media aplikasi Bamboomedia BMGames Apps pintar membaca sangat tepat diterapkan pada pembelajaran untuk menghadapi MEA.

    Analisis Keterampilan Mengajar Calon Guru Pendidikan Matematika Pada MataKuliah Micro Teaching

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keterampilan mengajar calon guru pendidikan matematika pada mata kuliah micro teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 mahasiswa angkatan 2012 Program Studi Pendidikan Matematika. Instrumen yang digunakan adalah lembar rubrik penilaian keterampilan mengajar calon guru dan rubrik penilaian RPP. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan membuka pelajaran dengan sangat baik, tetapi  indikator menarik perhatian belum dicapai secara optimal. (2) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan menjelaskan dengan sangat baik, tetapi indikator menarik penggunaan metode  dan penguasaan kompetensi belum dicapai secara optimal. (3)  Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan bertanya pelajaran dengan sangat baik. Semua indikator  keterampilan bertanya sudah dicapai, namun kurang optimal pada indikator penyebaran. (4) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan memberi penguatan dengan sangat baik, tetapi kurang optimal pada indikator variasi dalam penggunaan. (5) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan mengadakan variasi dengan sangat baik., tetapi indikator variasi dalam cara mengajar dan variasi alat atau bahan yang dapat didengar belum tercapai secara optimal. (6) Calon guru pendidikan matematika memiliki keterampilan menutup pelajaran dengan sangat baik, tetapi belum tercapai secara optimal pada indikator mengevaluasi. (7) Calon guru pendidikan matematika membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan sangat baik, tetapi belum tercapai secara optimal pada indikator metode pembelajaran dan langkah-langkah pembelajaran

    Penerapan Model Problem Based learning (PBL) dipadu Student Team Achievement Division (STAD) melalui Lesson Study (LS) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa MAN 3 Malang

    Full text link
    Berdasarkan observasi pembelajaran Biologi di MAN 3 Malang, secara garis besar kegiatan pembelajaran Biologi masih menggunakan model ceramah sehingga pembelajaran cenderung pasif. Diperlukan proses pembelajaran yang inovatif, menarik dan menyenangkan melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis Lesson Study (LS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan PBL dipadu STAD berbasis LS. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah PTK melalui LS meliputi perencanaan, pelaksanaan terintegrasi dengan observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Meningkatnya kualitas pembelajaran setiap pertemuan dalam setiap siklus dan meningkatnya persentase keterlaksanaan pembelajaran dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu sebesar 75,6% (siklus 1) dan 95,6% (siklus 2). (2) Meningkatnya aktivitas belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan persentase aktivitas belajar siswa 50% (siklus 1) dan 100% (siklus 2). (3) Meningkatnya hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (4) Hasil belajar afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 65% ke siklus 2 sebesar 100%. (5) Hasil belajar psikomotorik siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 50% ke siklus 2 sebesar 100%

    Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kabupaten Sleman [Female Principal Leadership at Muhammadiyah Elementary School, Sleman Regency]

    Full text link
    This study aims to determine conceptual skills, human relationship skills and technical skills of female school principals in improving the performance of Muhammadiyah elementary school teachers throughout Sleman Regency. The research approach used in this study is a qualitative approach. The determination of the research subject was done by purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out using interviews, observation, questionnaires and documentation. The results of the study concluded that the conceptual skills of female principals in Muhammadiyah Elementary School, Sleman Regency included in very good categories (87%). Similarly humanitarian skills are in the very good category (84%). While technical skills are in good category (77%). This means that the technical skills of female principals in Muhammadiyah Elementary School in Sleman Regency are lower than the conceptual skills and humanitarian skills

    155

    full texts

    158

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇