Wardah : Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Not a member yet
    241 research outputs found

    Pemaknaan Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Di UIN Raden Fatah Palembang

    Full text link
    Pembelajaran daring merupakan salah satu inovasi di bidang pendidikan untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi dan ketersediaan sumber yang lebih bervariatif. Pengalaman Pembelajaran Jarak Jauh membentuk jiwa kemandirian belajar, dan juga mendorong interaksi antar mahasiswa, terutama untuk mahasiswa yang biasanya tidak aktif berbicara maka akan dapat lebih leluasa menyampaikan pendapat/ pertanyaannya. Pembelajaran daring memiliki sisi positif dan sisi negatif yang saling beriringan. Hal ini nantinya akan membawa konsekuensi seberapa efektifkah pembelajaran daring di masapandemi Covid-19 ini. Arti kata efektif menurut KBBI adalah ada efeknya, akibatnya, pengaruh, dan atau membawa hasil atau berhasil guna. Oleh karena itu, tingkat keefektifannya bisa dikatakan relatif, tergantung dari masing-masing komponen yang menunjang atau turut serta dalam proses pembelajaran daring ini sehingga diharapkan pembelajaran ini membawa hasil yang terbaik meskipun dalam keterbatasan yang ada. Mahasiswa diharapkan mandiri dan lebih aktif belajar bukan hanya mengandalkan materi yang telah diberikan saja tetapi juga dari sumber lain

    Pola Komunikasi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Lubuk Linggau

    Full text link
    Pola komunikasi adalah suatu bentuk penyampaian pesan yang terstruktur atau sistematis oleh seseorang kepada orang lain. Dalam pola komunikasi terdapat beberapa unsur komunikasi yaitu pengirim pesan (communicator), penerima pesan (communicant), pesan, respon dan efek. Pola komunikasi verbal adalah berkomunikasi secara tertulis dan lisan. Sedangkan pola komunikasi nonverbal adalah berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, gerak tubuh, ekspresi wajah, alfabet jari dan lain-lain. Dalam proses belajar mengajar, guru biasanya menggunakan bentuk komunikasi kelompok atau komunikasi interpersonal dengan komunikasi dua arah. Strategi yang digunakan dalam eksplorasi ini adalah dengan menggunakan teknik subjektif, yaitu informasi yang digunakan dalam ujian berupa pertemuan dan gambar untuk mengetahui bagaimana desain korespondensi instruktur dalam mengembangkan lebih lanjut kapasitas belajar siswa penyandang cacat di SLB Negeri Lubuk Linggau (belajar tentang gangguan pendengaran dan pendengaran). Ilmuwan pelemah wacana dimanfaatkan dalam kajian ini sebagai data esensial dan opsional. Informasi primer sebagai informasi yang diambil langsung dari hasil pertemuan dengan pengurus dan pendidik di SLB Lubuk Linggau. Informasi sekunder berupa dokumentasi dan foto-foto di SLB Negeri Lubuk Linggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa contoh korespondensi instruktur dalam pengembangan lebih lanjut kemampuan belajar siswa difabel di SLB Negeri Lubuk Linggau (studi pada siswa tuna rungu dan siswa tuna wicara) dengan menggunakan desain korespondensi verbal dan nonverbal memiliki unsur pendukung dan penghambat selanjutnya Dalam mengembangkan kapasitas belajar, khususnya faktor populasi, pendidik dapat memanfaatkan tayangan pendukung pemberian topik kepada siswa. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah indra pendengaran mereka, yang memiliki batasan jika mereka tidak menggunakan panduan visual, batasan nyata, penghalang semantik dan penghalang mental

    Pengaruh Kepuasaan Terhadap Penggunaan Komunikasi Islam Pada Pelayanan Publik

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk dapat menemukan pengaruh kepuasaan terhadap komunikasi islami yang dilakukan lembaga-lembaga pelayanan publik dikota Palembang. Tujuan penelitian ini menjelaskan adanya pengaruh kepuasaan konsumen terhadap penggunaan komunikasi islam pada lembaga publik di Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empirik dan menemukan fakta-fakta serta menguji secara ilmiah tingkat kepuasaan yang dicapai dalam terhadap komunikasi islami pada lembaga publik, dengan menggunakan etika komunikasi islam dan teori kepuasaan. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory survey method, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna atau konsumen dari lembaga publik dikota Palembang. Lembaga publik dalam penelitian di wakil dari lembaga yaitu Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu, Universitas Negeri IslamRaden Fatah dan PT Taspen Persero dikota Palembang. Penarikan sampel  penelitian ini menggunakan teknik teknik purposive sampling dan Cluster Random Sample,untuk menghitung ukuran sampel dari populasi peneliti memakai cara, cross sectional. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang dikumpulkan dari responden dengan ukuran sampel sebanyak 250 responden. Analisis data menggunakan analisi anova dan Pearson Correlation. Hasil penelitian terungkap bahwa: “adanya pengaruh tingkat kepuasaan dalam penggunaan komunikasi islami pada lembaga publik dikota Palembang. Konsep baru yang dikemukakan dari hasil penelitian ini, terungkap bahwa “kepuasaan konsumen sangat berpengaruh terhadap pengguna komunikasi islami pada lembaga publik di Kota Palembang

    Sinergitas Penegakan Hukum Terpadu Antara Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh sinergitas dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan di Organisasi Sentra Gakkumdu dalam menangani tindak pidana pemilihan umum. Tujuan dari Sentra Gakkumdu adalah sebagai Forum Komunikasi, untuk menyamakan pemahaman serta pola penanganan tindak pidana pemilihan umum. permasalahan yang sering ditemui masih adanya ego sektoral dari masing-masing unsur penegak hukum sehingga menjadi perdebatan kontraproduktif yang akan berdampak pada kasus yang sedang ditangani serta permasalahan yang juga sering terjadi kurangnya koordinasi antar intansi yang tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik. Interaksi Simbolik adalah suatu cara berpikir mengenai pikiran, diri, dan masyarakat yang telah banyak memberikan kontribusi kepada tradisi sosiokultural dalam membangun teori komunikasi atau suatu proses yang berasal dari interaksi sosial individu dengan orang lain. Tipe penelitian ini kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang kenyataan melalui proses induktif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan teknik penentuan informannya yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Sinergitas antara Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam Organisasi Sentra Gakkumdu dapat dilihat dari Bentuk perilaku komunikasi  yang dilakukan ke tiga instansi tersebut dalam penerimaan laporan, Bentuk Pemaknaan Personil Organisasi Sentra Gakkumdu, setiap personilnya mempunyai peran masing-masing dalam menangani tindak pidana pemilihan dan Pengalaman Personil dalam menangani kasus tindak pidana pemilihan masih banyak sekali kendala dan hambatan, seperti regulasi waktu yang sangat singkat, masih ada perbedaan pemahaman tentang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 serta dalam hal pelaporan masyarakat masih engan menjadi saksi

    Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Gender Di Desa Putat

    Full text link
    Isu mengenai pemberdayaan masyarakat menjadi hal penting untuk diteliti, terutama jika dikaitkan dengan gender. Kesenjangan gender masih saja terjadi, sebab banyak yang mengalami kesalahpahaman mengenai gender. Kesalahpahaman sering kali disebabkan oleh budaya dan komunikasi yang tidak efektif. Artinya, komunikasi gender adalah hal yang penting terutama dalam kehidupan bermasyarakat. Komunikasi gender dapat digunakan sebagai salah satu strategi dalam pemberdayaan wanita. Penelitian komunikasi gender dalam proses pemberdayaan masyarakat belum banyak dilakukan. Sehingga, penelitian ini penting dilakukan. Tulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diambil melalui wawancara dengan 14 informan dan 11 narasumber, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat empat program pemberdayaan masyarakat sebagai sarana komunikasi gender, yakni Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKS), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Program Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLPBK) dan Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Empat program tersebut menggunakan pendekatan ruang sluas-luasnya sebab memberikan masyarakat kesempatan untuk berpartisipasi seluas-luasnya. Selain itu, empat program ini masuk dalam level makro pada strategi pemberdayaan masyrakat.  Pada level makro, hal yang dilakukan meliputi melakukan kebijakan, aksi sosial sekaligus kegiatan yang dapat mengorganisasikan masyarakat. Melalui kegiatan ini, juga dapat dikatakan sebagai komunikasi gender yang dapat meminimalisir konflik. Diharapkan akan ada penelitian lain yang membahas mengenai strategi lain untuk pembedayaan masyarakat, guna melengkapi penelitian lain sebelumnya

    Audit Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Rafa Televisi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan juga menjelaskan tentang audit komunikasi organisasi terhadap kinerja Rafa Televisi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah. Terdapat empat hasil dari audit komunikasi yang dilakukan. Yakni Pergantian Struktur dan Manajemen Rafa Televisi , Penambahan Sumber Daya Manusia Rafa Televisi, Pengalaman Bertugas Rafa Televisi dan Komunikasi Keseharian Kru Rafa Televisi. Artikel ini diperkuat dengan penelitian mix method dengan model strategi eksplanatoris sekuensial. Beberapa sumber data mempertajam analisa mengenai audit komunikasi yang dilakukan di Rafa Televisi. Hasil dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara audit komunikasi organisasi terhadap kinerja Rafa Televisi di UIN Raden Fatah Palembang sebesar 6.8% dengan empat poin penyimpangan yakni, banyak kru yang tidak hadir menunaikan tugas yang telah diberikan dikarenakan kebingungan dengan alur komunikasi yang dijalankan, sehingga muncul rasa malas dan akhirnya tidak mengerjakan tugas, kemudian penambahan sumber daya manusia yang belum cukup memadai yang disebabkan oleh tidak adanya orang yang dianggap cakap untuk mengawasi sumber daya yang ada di Rafa Televisi, pejabat yang terpilih belum memiliki pengalaman dan skill yang mencukupi di bidang penyiaran, serta komunikasi keseharian kru yang belum terjalin dengan baik dikarenakan terdapat kebingungan dengan alur komunikasi yang ada dan seringnya terjadi miscommunication antar sesama

    Perilaku Bermedia dan Kesantunan Berbahasa Netizen di Akun Instagram Jokowi

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konteks komunikasi dan perilaku bermedia netizen di akun instagram Jokowi. Ada dua permasalahan mendasar yang melatarbelakangi penelitian ini yakni; 1) tingginya partisipasi netizen dalam merespon status dan postingan di akun jokowi; 2) munculnya variasi komentar netizen yang berupa dukungan dan ujaran kebencian. Oleh sebab itu, untuk menganalisa secara mendalam permasalahan tersebut, penelitian ini didukung oleh pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Metode ini digunakan untuk menemukan alasan (motif) dan konteks peristiwa komunikasi yang muncul dari dua komunitas virtual tersebut. Data atau informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini didasarkan pada konteks perilaku masyarakat tutur yang terjadi di kolom komentar di akun instagram Jokowi. Netizen yang aktif berargumen dan memberikan pernyataan dalam kolom komentar tersebut dianalisa dengan  dan konsep, yakni konsep maksim kebijaksanaan dan maksim penghargaan. Ada kelompok atau komunitas yang suka memberi komentar negatif dan ada juga komunitas yang memberi respon positif

    Ketokohan dan Pemikiran Dakwah Tuan Haji Yusof Rawa (1922 – 2000) di Malaysia: Ketokohan dan Pemikiran Dakwah Tuan Haji Yusof Rawa (1922 – 2000) di Malaysia

    No full text
    Abstract: Article with the title \u27Characteristics and Thought of Mr. Haji Yusof Rawa\u27s Da\u27wah (1922 - 2000) in Malaysia\u27, this aims to describe and analyze the character and thoughts of al-marhum Mr. Haji Yusof Rawa in the field of Islamic da\u27wah. It starts by highlighting his background in figures and goes on to talk about his Islamic da\u27wah thoughts. The method used in this study uses a library research method or approach. Literature study can be interpreted as a series of activities relating to the method of collecting library data, reading and recording and processing research material. The findings of this study indicate the role of this figure in controlling the age of the old order transition to the new order has been in line with the demands of the era. He succeeded in becoming a father to the party and upholding the fundamental principles that became the basis and compass for the next party journey. Although he sparked ideas and thoughts that symbolized the openness of PAS to the changing times, he was very wise in outlining the idealism of the party to the point of eternity until now. His strong stance in sparking Da\u27wah thoughts that were more similar to PAS-centric and shrouded in controversy at the time, had preceded many parties in introducing great ideas such as the Hadith tajdid which later was recognized as a source of inspiration for the hadhari Islamic ideas launched by the UMNO government led by Tun Abdullah Ahmad Badawi   Keywords: Da’wah thought, Haji Yusof Rawa   Abstrak: Artikel dengan judul ‘Ketokohan dan Pemikiran Dakwah Tuan Haji Yusof Rawa (1922 – 2000) di Malaysia’, ini bertujuan memaparkan dan menganalisis ketokohan dan pemikiran al-marhum Tuan Haji Yusof Rawa dalam bidang dakwah Islamiah. Dimulai dengan menyorot latar belakang ketokohan beliau dan seterusnya membincangkan mengenai pemikiran dakwah Islamiahnya. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research). Studi pustaka dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Temuan dari penelitian ini menunjukkan peranan tokoh ini dalam mengendalikan zaman transisi orde lama kepada orde baru telah sejalan dengan tuntutan zaman. Beliau berhasil menjadi seorang bapak bagi partai dan menegakkan asas fundamental yang menjadi dasar dan kompas kepada perjalanan partai selanjutnya. Walaupun beliau mencetuskan berbagai ide dan pemikiran yang melambangkan keterbukaan PAS kepada perubahan zaman, beliau sangat arif menggariskan idealisme partai hingga kekal utuh sampai sekarang. Ketokohannya dalam mencetuskan pemikiran dakwah yang lebih mirip kepada PAS-centric serta diselubungi dengan kontroversi pada waktu itu, telah mendahului banyak pihak dalam memperkenalkan gagasan besar seperti tajdid hadhari yang kemudian diakui menjadi sumber inspirasi kepada gagasan Islam hadhari yang dilancarkan oleh pemerintahan UMNO pimpinan Tun Abdullah Ahmad Badawi.   Kata kunci: Pemikiran dakwah, Haji Yuso Rawa   &nbsp

    Analisis Konsep Integrasi Ilmu Dalam Islam: Analisis Konsep Integrasi Ilmu Dalam Islam

    No full text
    Abstract: Article with the title ‘Analysis of the Concept of Integration of Science in Islam’, it discusses describing and analyzing concepts between sciences in Islam. Science we will describe later, is a system of meaning of reality and truth, based on revelation supported by reason and intuition. The method used in this study uses the method or literature study (library research). Literature study can be interpreted as an activity relating to the method of collecting library data, reading and recording and processing research materials. With nadzar and fikr processes, ratios will be able to articulate, make propositions, express opinions, argue, make analogies, make decisions, and draw conclusions. In the Islamic worldview, science is closely related to faith, ‘aql, qalb, and taqwa. Not only is knowledge systematically gathered, but knowledge is also an understanding. Where to calculate the haq Of course you will not argue with the haq. However, over time, hegemony and colonialism caused Muslims to replace and apply the concept of Western knowledge that is blindly. This attitude certainly causes confusion. So, trying to develop and develop the concept of science in the Qur\u27an can be made the basis for formulating the basis of knowledge in Islam. Keywords: Integration of knowledge, worldview, and scientific methods.   Abstrak: Artikel dengan judul ‘Analisis Konsep Integrasi Ilmu dalam Islam’, ini bertujuan memaparkan dan menganalisis konsep intergrasi ilmu dalam Islam. Ilmu sebagaimana akan kita uraikan nanti, merupakan system pemaknaan akan realitas dan kebenaran, bersumber pada wahyu yang didukung oleh rasio dan intuisi. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research). Studi pustaka dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan proses nadzar dan fikr, rasio akan dapat berartikulasi, menyusun proposisi, menyatakan pendapat, berargumentasi, membuat analogi, membuat keputusan, serta menarik kesimpulan. Dalam worldview Islam, ilmu berkaitan erat dengan iman, ‘aql, qalb, dan taqwa. Tidak hanya merupakan satu pengetahuan yang terhimpun secara sistematis, tetapi ilmu juga merupakan suatu metodologi. Dimana metodologi yang haq tentu tidak akan bertentangan dengan yang haq. Namun seiring berjalannya waktu, hegemoni dan kolonialisme menyebabkan umat Islam cenderung meniru dan mengadopsi konsep ilmu pengetahuan Barat secara membabi buta. Sikap ini tentu saja menyebabkan kebingungan (confusition) yang berlanjut pada hilangnya identitas. Maka, upaya menggali dan mengembangkan konsep ilmu dalam al-Qur‘an dapat dijadikan landasan bagi upaya merumuskan kerangka integrasi ilmu pengetahuan dalam Islam. Kata kunci: Integrasi ilmu, worldview, metode keilmuan.   &nbsp

    Konsep Dan Klasifikasi Ilmu Pengetahuan Dalam Islam: Konsep Dan Klasifikasi Ilmu Pengetahuan Dalam Islam

    No full text
    Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk memaparkan tentang konsep dan klasifikasi Ilmu dalam Islam. Ilmu dalam Islam memiliki dimensi yang universal, empirik dan metafisik yang berbeda dengan ilmu yang lahir dari pandangan hidup Barat yang hanya terbatas pada area empirik. Konsep ilmu dalam Islam menjadi bagian integral dari worldview atau pandangan hidup Islam, sehingga dirinya mempunyai ciri khas tersendiri yang menjadikannya berbeda dengan konsep-konsep dalam peradaban lain. Ilmu menurut pandangan hidup Islam tidak hanya melingkupi substansi pengetahuan, namun juga menjadi elemen penting dalam peradaban. Berkenaan dengan urgennya kedudukan ilmu, beberapa tokoh seperti Ibnu Khaldun, Imam al-Ghazali, ataupun Syed Muhammad Naquib al-Attas memberikan beberapa ciri dari klasifikasi ilmu untuk mendudukkan mana yang lebih memiliki prioritas, yang ke depannya terkait dengan bagaimana objek ilmu dalam Islam ditentukan. Dari penuturan tokoh-tokoh ini, dapat diketahui bahwa ilmu di dalam Islam tidak hanya meliputi ilmu-ilmu akidah dan syariah saja, namun juga ada sederet ilmu-ilmu lain seperti ilmu fisika, biologi, dan lain sebagainya yang perlu pula dikaji. Cara perolehan masing-masing cabang ilmu ini memiliki pendekatan dan metodenya, baik dari berupa indra internal dan eksternal, khabar shaadiq, dan intelek. Seorang Muslim selayaknya berpegang teguh kepada tradisi keilmuan Islam dan tidak silau dengan tradisi keilmuan Barat walaupun terlihat lebih menarik. Kata kunci: Klasifikasi Ilmu, Filsafat Islam Abstract: This study aims to describe the concept and classification of science in Islam. Science in Islam has universal, empirical and metaphysical dimensions that are different from science that is born from a Western view of life which is only limited to the empirical area. It will be in the case that the concept of science in Islam is one of integral part of Islamic worldview; so that it has its own characteristics differed from another concept of science in other civilizations. Science according to Islamic worldview is not only cover substance of knowledge, but becomes important element in civilization as well. Related to the important of position of science, number of scholar such as Ibnu Khaldun, Imam al-Ghazali, or Syed Muhammad Naquib al-Attas gave several features of science to know which one has higher priority, to be associated with how the concept of science in Islam decided later. From the discussion offered by the scholars, it will be understood that science in Islam not only encompasses theology and law, but also there is a row of other sciences such as physics, biology, and so forth need to be studied. The acquisition method of each branch of sciences have their own approach, both of internal and external sense, khabar sadiq, and the third is intellect. A Muslim should solidly hold the Islamic tradition and not too impressed with the tradition of Western scholarly even it looks more attractive. Keywords: Classification of Science, Islamic Philosoph

    183

    full texts

    241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Wardah : Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇