Wardah : Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan
Not a member yet
241 research outputs found
Sort by
Pengembangan Medialog Sebagai Media Kampanye Moderasi Beragama Bagi Kaum Milenial
The presence of new media changes all of human life, including in terms of accessing information. The concept of religious moderation has become the government\u27s priority in building public awareness about diversity, but it is still not optimal in targeting all groups. Therefore there is a need for elaboration in a study. This article aims to determine the development of digital blog-based media as a media campaign for religious moderation, which is abbreviated as “MeDiaLog”, the feasibility and practicality of this media campaign. The research method used is a type of research and development (Research and Development) with the ADDIE development model. MeDiaLog feasibility test or validation is carried out by content experts, media experts, and users. The MediaLog trial was carried out in two stages: a small group trial involving 15 people, while a large group trial involving 100 people. The research results obtained from the development of blog-based digital media as campaign media, after going through the stages of analysis, planning/design, and development that have been approved by material experts and media experts can be seen on the blog link: https://maluku-rumahmoderasi-beragama.blogspot.com/. Furthermore, for feasibility, after being assessed by material experts and media experts, a value of 4.85 was obtained in the very good category by material/content experts, while media experts with an average score of 3.8 were in the good category. While the small group limited trial found an average value of 4.205 in the Good category. Next, for the practicality of the medialog itself, after conducting a large group limited trial, the average score for the material aspect and display aspect was 4.325, which is in the very good category. Thus, it can be concluded that MeDiaLog as a medium for campaigning for religious moderation has been tested for its feasibility as a media campaignKehadiran media baru merubah seluruh hidup manusia, termasuk dalam hal mengakses informasi. Konsep moderasi beragama telah menjadi prioritas pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat tentang keberagaman, namun hal itu masih belum optimal dalam menyasar semua kalangan. Oleh karenanya perlu adanya elaborasi dalam sebuah riset. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media digital berbasis blog sebagai media kampanye moderasi beragama yang disingkat “MeDiaLog”, kelayakan dan juga kepraktisan dari media kampanye tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Uji kelayakan atau validasi MeDiaLog dilakukan oleh ahli isi, ahli media, dan pengguna. Uji coba terhadap MeDiaLog dilakukan sebanyak dua tahapan: uji coba kelompok kecil melibatkan 15 orang, sementara uji coba kelompok besar melibatkan 100 orang. Hasil penelitian pengembangan media digital berbasis blog sebagai media kampanye moderasi beragama, setelah melewati tahapan analisis, perencanaan/desain, dan pengembangan yang telah disetujui oleh ahli materi mapun ahli media dapat dilihat pada link blog: https://maluku-rumahmoderasi-beragama.blogspot.com/. Selanjutnya untuk kelayakan, setelah dinilai oleh ahli materi dan ahli madia, diperoleh nilai 4,85 dengan kategori sangat baik oleh ahli materi/isi, ahli media dengan nilai rata-rata 3,8 berada pada kategori baik. Sementara uji coba terbatas kelompok kecil mendapati nilai rata-rata 4,205 dengan kategori Baik. Berikutnya untuk kepraktisan dari medialog itu sendiri setelah dilakukan uji coba terbatas kelompok besar mendapati nilai rata-rata untuk aspek materi dan aspek tampilan adalah 4,325 yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa MeDiaLog sebagai media kampanye moderasi beragama sudah teruji kelayakannya untuk digunakan sebagai media kampanye
Pola Komunikasi Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palembang Dalam Membangun Loyalitas Anggota
This study aims to determine the communication patterns of Islamic student organizations in the Palembang branch in building member loyalty. This study uses a qualitative descriptive research method. Data collection techniques in research are using observation techniques, interviews and documentation. In qualitative research, the communication patterns used include wheel patterns, Y patterns, chain patterns, star patterns and circle patterns as well as communication patterns from top to bottom. The results of the study found out about the communication patterns of Islamic student organizations in the Palembang branch in building member loyalty, namely the loyalty of members of the Palembang branch of the Islamic student association has basically been formed. This loyalty is formed because of a sense of togetherness, friendship, togetherness, mutual trust, a sense of mutual need and mutual assistance among members resulting from the existence of general training education and special training education.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi organisasi himpunan mahasiswa islam cabang palembang dalam membangun loyalitas anggota. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian kualitatif digunakan pola komunikasi meliputi pola roda, pola Y, pola rantai, pola bintang dan pola lingkaran serta pola komunikasi dari Atas ke Bawah. Hasil penelitian tentang mengetahui pola komunikasi organisasi himpunan mahasiswa islam cabang palembang dalam membangun loyalitas anggota adalah Loyalitas anggota Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palembang pada dasarnya sudah terbentuk. Loyalitas ini terbentuk oleh adanya rasa kesatuan, persahabatan, kebersamaan, rasa saling percaya, rasa saling membutuhkan dan saling membantu satu sama lain antar anggota yang dihasilkan dari adanya Pendidikan pelatihan umum dan Pendidikan Pelatihan Khusus
Moderasi Beragama Melalui Penguatan Media Siber Aswaja LTN NU Temanggung Sebagai Kontra Radikalisme
The aims of this research are to develop the values of religious moderation through the Aswaja cyber media and to test the Aswaja cyber media as counter-radicalism. The research method used is Participatory Action Research (PAR). The data collection instruments used in this research are focused Group discussions (FGD), observation, and documentation. In this research, it was concluded that Aswaja cyber media at LTN NU Temanggung was very weak. The weakness of Aswaja cyber media is caused by five factors : media ideology, content theme determination, trust, media sustainability, and low content traffic. To overcome the existing problems, training on content, SEO, marketing strategies, and journalistic workshop were carried out. In addition, the media website aswajanesia.com was created as a trial for Aswaja cyber media as counter radicalismTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan nilai-nilai moderasi beragama melalui media siber Aswaja dan untuk menguji coba media siber Aswaja sebagai kontra radikalisme. Metode penelitian yang dipakai adalah Participatory Action Research (PAR). Instrumen pengumpulan data menggunakan Diskusi terarah (FGD), observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini disimpulkan media siber Aswaja di LTN NU Temanggung sangat lemah. Lemahnya media siber Aswaja dipengaruhi lima faktor yaitu: ideologisasi media, penentuan tema konten, kepercayaan, sustainability media, dan traffic konten yang rendah. Untuk mengatasi masalah yang ada dilakukan pelatihan konten, SEO, strategi marketing, dan jurnalistik. Selain itu dibuat media website aswajanesia.com sebagai ujicoba media siber Aswaja.  
Hegemoni Amerika Dalam Film Independence Day: Resurgence: (Tinjauan Teori Depedensi Media dan Teori Media Marxist)
The United States uses Hollywood as a mecca for the world\u27s entertainment industry to instill its ideology in ruling and controlling other countries through films. This article discusses films that can hypnotize audiences and are the product of a socio-political and cultural structure, one of the films entitled Independence Day: Resurgence is inserted by hegemonic practices by instilling ideology in the audiences who watch it. This study aims to explain how the hegemony of the United States in the world through a content analysis approach that is reviewed by media dependency theory and Marxist media theory, data collection techniques by looking at the text in the film and the context behind it. In conclusion, the theory of media dependency analyzing the influence of the media is able to create new cognitions for the reputation of society and the state so that it can easily instill its influence, doctrine and global hegemony. This is evidenced by the film\u27s theme, namely the historic day of "independence day" of the United States. This is where the momentum is to be used as a venue for "proofing" them or the big countries\u27 Self Assertion. Through a Marxist media theory approach, in fact the United States wants to show a friendly face to all countries while maintaining its image as the ruling state and world police. The United States consciously applies the established status quo as a superpower. The scientific argument that is built is that the specific political-economic conditions that develop in a country, have a mutually determining relationship influenced by global political-economic conditions.Amerika Serikat memanfaatkan Hollywood sebagai kiblat industri hiburan dunia untuk menanamkan ideologinya dalam menguasai dan mengontrol negara lain melalui film. Artikel ini membahas tentang film yang merupakan produk sebuah struktur sosial politik dan budaya, salah satu film yang berjudul Independence Day:Resurgence disisipi praktik hegemoni dengan menanamkan ideologi kepada khalayak yang menontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hegemoni Amerika Serikat di dunia melalui pendekatan analisis isi yang ditinjau dengan teori depedensi media dan teori media Marxist, Teknik pengumpulan data dengan melihat teks dalan film dan konteks yang melatarinya. Hasil penelitian menyatakan bahwa teori dependensi media menganalisis pengaruh media dalam menciptakan kognisi baru bagi reputasi masyarakat dan negara sehingga dengan mudah menanamkan pengaruh, doktrin dan hegemoninya secara global. Hal ini dibuktikan dengan tema film yakni hari bersejarah “hari kemerdekaan” Amerika Serikat. Disinilah momentum yang hendak dimanfaatkan sebagai ajang “pembuktian” mereka atau Self Assertion negara besar. Melalui pendekatan teori media Marxist, Amerika Serikat hendak menunjukan wajahnya yang bersahabat kepada semua negara bersamaan dengan mempertahankan image sebagai negara penguasa dan polisi dunia. Amerika Serikat secara sadar menerapkan kemapanan status quo sebagai negara adidaya. Kondisi ekonomi-politik yang berkembang di suatu negara, mempunyai hubungan yang saling menentukan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi-politik global
Penerapan Fungsi Manajemen pada Gerakan Dakwah di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan
The function of da\u27wah management consists of 4 (four) functions, namely takhthith, thanzim, tawjih, and riqobah. Muhammadiyah has a da\u27wah movement that is carried out in accordance with the Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) of Medan City which is one of the structural Muhammadiyah organizations appointed in accordance with the congress formed based on previous Muhammadiyah deliberations. The da\u27wah movements carried out by PDM Medan City are: a) da\u27wah bil lisan; b) da\u27wah bil hal; c) da\u27wah bi tadwin; d) da\u27wah bil hikmah. The application of the management function to the cultural da\u27wah movement carried out by the Muhammadiyah Regional Leadership of Medan City is applied by paying attention to the cultural da\u27wah approach. The management function refers to takhtith (da\u27wah planning) where Muhammadiyah previously conducted deliberations and then would lower the decision to carry out how to da\u27wah, thanzim (organizing da\u27wah) where this organization is adjusted to the existing organizational structure, tawjih (driving da\u27wah), namely the implementation of da\u27wah that has been decided or planned in deliberations then realized, finally riqobah (control and evaluation of da\u27wah), namely supervision carried out on da\u27wah is carried out so that there is no confusion in da\u27wah
Konten Analisis Program Mimbar Agama Islam Di Radio Dsb 93.80 Mhz
This article aims to discuss the content analysis of the Islamic Religion Mimbar program on DSB Radio 93.80 MHz. Local radio must also compete with national or private television stations which have very strong networks with capital, excellent quality, and professional personnel. Local exhibitions with religious, social, cultural, tourism, economic and other regional characteristics are of course important for all levels of society. As a result, observing the evolution of radio transmission is of little interest to the general public. Has Radio DSB 98.80 Deli Serdang succeeded in presenting content that can attract listeners to the Islamic pulpit program? The purpose of this research is to examine and analyze the positive things that can be studied from the content of the Islamic Religion Mimbar program. The qualitative research approach used is the In-Dept Interview research methodology, which is a technique or method of searching data with this technique which is carried out in detail to informants in the form of questions or oral conversations. The results of the study show that the content presented by Radio DSB 98.80 Deli Serdang has used a communication strategy. The communication strategy implemented so that the content can be heard by many people is to know the audience or target listeners, compose messages into content scripts, and apply informative, persuasive and educative methods.Artikel ini bertujuan untuk membahas konten analisis program Mimbar Agama Islam di Radio DSB 93.80 MHz. Radio lokal memiliki daya saing dengan stasiun televisi nasional atau swasta yang memiliki jaringan sangat kuat dengan permodalan, kualitas prima, dan personel profesional. Pameran lokal dengan kekhasan religi, sosial, budaya, pariwisata, ekonomi, dan kedaerahan lainnya tentu saja penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Mengamati evolusi transmisi radio yang tidak terlalu menarik bagi masyarakat umum. Namun, Radio DSB 98.80 Deli Serdang berhasil menyajikan konten yang dapat menarik pendengar dengan program mimbar Islam. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk menelaah dan menganalisis hal-hal positif yang dapat dikaji dari konten program Mimbar Agama Islam. Pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan adalah metodologi penelitian In-Dept Interview, yaitu teknik atau cara pencarian data dengan teknik ini yang dilakukan secara mendetail kepada informan dalam bentuk pertanyaan atau percakapan lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten yang disajikan oleh Radio DSB 98.80 Deli Serdang telah menggunakan strategi komunikasi. Strategi komunikasi yang dilakukan agar konten dapat di dengar oleh banyak orang adalah dengan mengenal khalayak atau sasaran pendengar, menyusun pesan ke dalam naskah konten, dan menerapkan metode informatif, persuasif, dan edukatif.
 
Representasi Peran Ibu Ideal Dalam Islam Pada Film Ali Dan Ratu-Ratu Queens
Islam teaches humans to glorify a mother. In carrying out the role of a mother, women face various challenges. A mother\u27s struggle to become an ideal mother can be seen in the scenes in the film Ali and Ratu-Ratu Queens. The representation of the mother\u27s role is seen by using representation theory through the meaning of the scenes that highlight the character of the mother. The approach used in this research is qualitative by using Stuart Hall\u27s representation theory in data collection techniques using observation and documentation. From the results of this study, it can be concluded that the meaning of the mother\u27s role in the film Ali dan Ratu-Ratu Queens is as an educator, a friend, a protector, and as a role model. These roles are part of the intrapersonal communication model of a mother to her child. This research is critical because the film is one of the da\u27wah media. Even though this film is not a film with a religious theme, this film has a very sharp meaning in representing the communication between mother and child to portray the ideal role of mother in Islam..Islam mengajarkan manusia untuk memuliakan seorang ibu. Dalam menjalani peran sebagai seorang Ibu, perempuan menghadapi berbagai tantangan. Perjuangan seorang Ibu untuk menjadi ibu yang ideal terlihat dalam scene-scene yang ada di dalam film Ali dan Ratu-Ratu Queens. Representasi peran ibu dilihat dengan menggunakan teori representasi melalui pemaknaan terhadap scene-scene yang menyoroti tokoh Ibu. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall. Adapun dari segi teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan makna dari peran ibu dalam film Ali dan Ratu-Ratu Queens adalah sebagai pendidik, sebagai sahabat, sebagai pelindung, dan sebagai panutan. Peran-peran tersebut merupakan bagian dari model komunikasi intrapersonal seorang ibu kepada anaknya. Penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan karena film merupakan salah satu media dakwah. Meskipun film ini bukan merupakan film dengan tema religius, tetapi film ini memiliki makna yang sangat tajam dalam merepresentasikan komunikasi Ibu dan anak untuk menggambarkan peran Ibu yang ideal dalam Isla
Starbucks\u27 Marketing Public Relations: A Beverage or a Lifestyle?
The old Islamic culture of \u27drinking coffee\u27 has become integral to Indonesian people\u27s daily lives. The large variety of Cafés also completes the lifestyle of urban people. The Starbucks brand originating from America, has become an option for many coffee lovers, especially in Palembang. Therefore, researchers want to know whether Starbucks is only a food and beverage brand or is it a lifestyle. Conducting desk research and observation methods at four Starbucks outlets in Palembang and using the 4Ps marketing approach and marketing public relations strategy theory, the researchers found that Starbucks is not only a food and beverages outlet but has embedded its brand as a lifestyle and utilizing a theoretical and digital media to further strengthen the existence of the Starbucks brand to consumers and potential customers.Budaya ‘ngopi’ yang sudah dikenal sejak lama di dunia Islam menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. Banyaknya ragam brand tempat ‘ngopi’ juga menjadi pelengkap gaya hidup masyarakat kota besar. Brand Starbucks yang berasal dari Amerika pun menjadi pilihan banyak penikmat kopi khususnya di kota Palembang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui apakah brand Starbucks hanya gerai makanan dan minuman atau telah menjadi bagian dari gaya hidup? Dengan melakukan metode desk research dan observasi di empat gerai Strabucks di kota Palembang dan dengan menggunakan pendekatan 4Ps marketing dan teori strategi marketing public relations, peneliti menemukan bahwa brand Starbucks tak hanya gerai makanan dan minuman namun telah melekatkan brandnya menjadi bagian dari lifestyle sekaligus juga memanfaatkan pendekatan teori dan menggunakan media digital untuk semakin mengkokohkan eksistensi brand Starbucks pada konsumen maupun calon konsumen
Peran Jurnalisme Warga dalam Mendukung Aspirasi Masyarakat (Studi Terhadap Serambinews.com)
Advances in technology and information have played a major role in advancing society. With the internet, a vast public space is formed through mass media. This has opened up opportunities for broad community participation. The rapid development of media technology and its ability to combine previous media slowly but surely influenced the practice of journalism. Therefore, Citizen journalism was born, which is a form of journalism that involves public participation in conveying information. Anyone, regardless of educational background, has the ability to plan, dig, search, process, and report information to others in any form. Serambinews.com or aceh.tribunnews.com one of the media that has opened a column of community participation in voicing ideas, ideas and opinions through the Kupi Beungoh column. This research uses a qualitative approach, which is a research method used to investigate the condition of objects naturally, with researchers as key instruments. The results showed that Serambinews.com or aceh.tribunnews.com have begun to provide opportunities for the public or the public to fill in their ideas, ideas and opinions through the Kupi Beungoh column. This column is one of the columns given to anyone to fill it in, with a note that all writing is the personal responsibility of the author. Therefore, this column is called Citizen journalism. The results showed that there was still a lack of public interest in writing their ideas and ideas through the Kupi Beungoh Serambinews.com or aceh.tribunnews.com column. This column also has weaknesses and shortcomings, because not many people know that this column is part of citizen journalism.Kemajuan teknologi dan informasi telah berperan besar dalam memajukan masyarakat. Dengan adanya internet, ruang publik yang luas terbentuk melalui media massa. Hal ini telah membuka peluang partisipasi masyarakat secara luas. Perkembangan teknologi media yang cepat dan kemampuannya dalam menggabungkan media-media sebelumnya, secara perlahan namun pasti memengaruhi praktik jurnalisme. Oleh karena itu, lahirlah Citizen journalism atau jurnalisme warga, yang merupakan salah satu bentuk dari jurnalisme yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi. Siapapun, tanpa memandang latar belakang pendidikan, memiliki kemampuan untuk merencanakan, menggali, mencari, mengolah, dan melaporkan informasi kepada orang lain dalam berbagai bentuk apapun. Serambinews.com atau aceh.tribunnews.com salah satu media yang sudah membuka kolom partisipasi masyarakan dalam menyuarakan idem gagasan dan pendapat melalui kolom Kupi Beungoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu sebuah metode penelitian yang digunakan untuk menyelidiki kondisi objek secara alamiah, dengan peneliti sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Serambinews.com atau aceh.tribunnews.com sudah mulai memberikan kesempatan kepada publik atau masyarakat untuk mengisi gagasan, ide dan pendapatnya melalui kolom Kupi Beungoh. Kolom ini merupakan salah saru kolom yang diberikan kepada siapapun untuk mengisinya, dengan catatan segala tulisan menjadi tanggung jawab pribadi penulis. Oleh karena itu, kolom ini disebut dengan Jurnalisme warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih kurangnya minat masyarakat dalam menulis ide dan gagasannya melalui kolom Kupi Beungoh Serambinews.com atau aceh.tribunnews.com. Kolom ini juga memiliki kelemahan dan kekurangam, karena tidak banyak masyarakat yang tahu bahwa kolom ini bagian dari jurnalisme warga
PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH ANAK DI PANTI ASUHAN CAHAYA KEMUNING MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING
Akhlakul karimah merupakan sifat dan perilaku baik dalam diri individu. Dengan berakhlak yang baik individu dapat berinteraksi baik dengan individu lainnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembinaan akhlakul karimah anak di Panti Asuhan Cahaya Kemuning melalui bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Adapun subyek dari penelitian ini yaitu tiga orang anak yang berakhlak kurang baik di Panti Asuhan Cahaya Kemuning. Teknik pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, serta kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukan konseling ketiga subjek tersebut belum terlalu mewujudkan akhlakul karimah, baik pada aspekmengendalikan nafsu, benar atau jujur, ikhlas, qana’ah, dan aspek malu. Pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik Modeling dilakukan enam kali pertemuan dengan empat tahapan yakni tahapan pertama membangun hubungan, mendefinsikan, dan negosiasi kontrak; tahap peralihan yaitu menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh; tahap kegiatan yaitu inti dari kegiatan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi modeling; tahap akhir yaitu evaluasi, dan penghentian proses bimbingan. Gambaran akhlakul karimah setelah dilakukan bimbingan kelompok dengan teknik Modeling mengalami perubahan dimana ketiga subjek tersebut sudah dapat mewujudkan akhlakul karimah