POROS TEKNIK
Not a member yet
    161 research outputs found

    PERENCANAAN GEOMETRI JALAN SEDERHANA UNTUK JALAN PEDESAAN

    Get PDF
    Kebutuhan dan pembangunan akan prasarana transportasi jalan di Pedesaan sangat mendesak. Pembangunan jalan yang dihasilkan di Pedesaan paling tidak ditinjau dari as-pek geometri, pelaksanaan, dan biaya tidak jauh berbeda dari kaidah-kaidah teknis, ling-kungan, dan ekonomis. Kendala yang ada di Pedesaan akan selalu dihadapkan pada sumber daya manusia pelaksana yang memadai. Tulisan ini akan mencoba menguraikan dasar-dasar perencanaan sederhana untuk geometri jalan di Pedesaan, yang mudah di-pahami dan dilaksanakan.Ditinjau dari sejarah terjadinya jalan di Pedesaan banyak dijumpai jalan berubah peran dan fungsinya seiring dengan waktu, perubahan tersebut dimulai dari jalan setapak, lalu berubah jadi jalan lokal, jalan kolektor, dan mungkin jadi jalan arteri. Oleh karena banyak ditemui elemen geometri jalan yang tidak sesuai dengan ketentuan teknis yang ada dan ini sangat berbahaya untuk pergerakan lalu lintas.Undang Undang, No. 38 Tahun 2004, Tentang Jalan, bahwa prasarana transportasi jalan bertujuan untuk meningkatkan pembangunan dan sekaligus menyalurkan hasil pem-bangunan ke seluruh pelosak hingga ke Pedesaan. Prasarana transportasi dalam bentuk jalan untuk kawasan pedesaan merupakan pilihan utama, selain murah dalam pem-bangunan juga mempunyai keunggulan dalam aksesibilitas

    TEORI PERHITUNGAN UNTUK JARINGAN FUZZY

    Get PDF
    Seperti yang kita ketahui bersama ada beberapa Metode Komputasi yang digunakanoleh beberapa peneliti dalam mengatasi suatu permasalahan yang berada disekitar kitamisal Neural Network, Fuzzy, algoritma genetika, Artificial Intelegent dan Adaptive NeuroFuzzy (ANF) yang akan menjadi pembahasan kita. Dengan adanya gabungan antaraneural network dan fuzzy mempunyai kemampuan untuk membangun model denganmenggunakan beberapa data sample yang digunakan dari system target. Secara kasatmata, system target membantu untuk membangun inisial dari struktur modelMetode Komputasi dapat digunakan dalam berbagai cara termasuk system kontrolfeedback klasik, fuzzy controller dan JST dengan melihat berbagai faktor. Secarakonseptual metode ANF tidak lebih dari teknologi yang menggabungkan beberapa ide danparadigma untuk memecahkan persoalan. Bagaimanapun juga ANF sangat berguna untukmenyelesaikan permasalahan yang ada sehingga persoalan dapat dibedakan lebihspesifik lagi

    RANCANG BANGUN PARKIR SUSUN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535

    Get PDF
    Pertumbuhan penduduk di dunia menimbulkan banyak problem baru. Dimana harus di pecahkan secara cepat dan efisien. Dengan kemajuan teknologi membuat semua pro-blem permasalah dapat di rumuskan dan dapat di pecahkan dengan bantuan system komputerisasi dan system informasi. Automatic system merambah di berbagai bidang, baik industry maupun rumah tangga. Seringnya terjadi pertumbuhan dan penambahan komponen teknologi membuat kita harus berpikir lebih untuk memberikan solusi peme-cahannya. Keterbatasan lahan yg tersedia membuat kita harus bias memanfaatkanya se-maksimal mungkin, seperti halnya parkir kendaraan, petikemas, dan komponen lainnya

    KAJIAN EMISI GAS BUANG BIODIESEL MINYAK GORENG BEKAS PADA MESIN DIESEL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besarnya campuran biodiesel dan solar terhadap emisi gas buang pada motor diesel. Bahan bakar yang digunakan dalam penelitian adalah solar murni (B0), campuran biodiesel 20% (B20), 40% (B40), 60% (B60), 80% (B80), dan 100% (B100). Penelitian menggunakan micro emission analyzer, dimana sampel dikondisikan sebelum memasuki analyzer dengan melalui perangkap kondensasi dan filter partikulat. Sejumlah sensor menganalisis kandungan gas dan suhunya serta mengkalkulasi dan menampilkan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi gas buang CO, NO2, opasitas dan partikulat semakin menurun seiring dengan bertambahnya konsentrasi biodiesel. Penurunan emisi gas buang CO bekisar antara 97,27-99,82%, emisi NO2 bekisar antara 60,92-86,21%, opasitas bekisar antara 16,67-50%, dan partikulat bekisar antara 0,12-3,38%

    PEMBUATAN MODEL TIGA DIMENSI (3D) SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK VISUALISASI WILAYAH KOTA

    Get PDF
    Visualisasi informasi geospasial 3D untuk wilayah kota di Indonesia masih jarang dan bahkan di beberapa tempat tidak ada. Informasi geospasial 3D biasanya hanya terdapat pada kota-kota besar yang memilki bangunan bertingkat. Informasi visualisasi data geo-spasial 3D dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan terkait keber-langsungan perencanaan, pembangunan dan operasional infrastruktur wilayah kota. Salah satu metode untuk visualisasi obyek 3D di wilayah kota adalah 3D CGIS (3D City GIS). Model 3D CGIS dapat diartikan sebagai representasi digital dari permukaan (ter-rain) dan obyek yang terdapat di wilayah kota. Model 3D CGIS memiliki tingkat detail informasi yang beragam tergantung kepada jenis informasi dan detail obyek yang di-sampaikan. Tingkat detail model 3D CGIS ini terdiri atas LD0, LD1, LD2, LD3 dan LD4.Hasil penelitian ini adalah model 3D CGIS dari wilayah Kota Kupang berbasiskan desk-top. Model 3D CGIS ini memiliki tingkat detail LD02 dengan jenis informasi yang terdiri atas permukaan, obyek bangunan dan infrastruktur serta vegetasi. Informasi permukaan diperoleh dari data DTM, informasi bangunan dan infrastruktur serta vegetasi diperoleh dari data foto udara.Tiap obyek bangunan dan infrastruktur memiliki informasi non-spa-sial yang dinyatakan denga

    ANALISIS PEMANFAATAN LAHAN PERSAWAHAN RAWA MUNING KABUPATEN TAPIN

    Get PDF
    Daerah Rawa Muning merupakan daerah pengembangan lahan persawahan yang ditun-jukan untuk menunjang program transmigrasi. Namun pengembangan Rawa Muning se-bagai lahan persawahan menghadapi permasalahan akibat kondisi alam yang meng-ganggu transmigran dalam mengolah lahan. Gangguan tersebut berupa genangan banjir pada areal usaha tani apabila musim hujan dan mengalami kondisi kekeringan pada saat musim kemarau. Permasalahan ini mengakibatkan berkurangnya jumlah transmigran.    Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi unsur-unsur yang bekerja pada sistem lahan persawahan rawa muning dan membuat suatu model sistem dinamis pemanfaatan lahan persawahan Rawa Muning untuk mengetahui perilakunya. Metode penelitian dilakukan dengan cara survey dan analisis dilakukan melalui  pendekatan sistem yang dilakukan dengan permodelan dinamis.Hasil analisis perilaku model menunjukan pemanfaatan lahan persawahan Rawa Muning tidak optimal yang disebabkan tidak berhasilnya pengendalian debit air yang masuk ke lahan yang mengakibatkan terjadinya genangan pada lahan. Genangan inilah yang me-nyebabkan berkurangnya jumlah petani dan terlantarnya lahan persawahan Rawa Mu-ning

    TEKNOLOGI WIRELESS SEBAGAI KONTROL GERAK MOTOR

    Get PDF
    Penerapan teknologi robotik pada saat ini sudah banyak diaplikasikan pemanfaatannya,  diantaranya penggunaan lengan robot untuk perakitan dan pengelasan kerangka mobil pada industri manufaktur,  sebagai pencari dan pemadam sumber api,  robot boneka,  ro-bot perang (War Robot),  robot intel yang dapat terbang digunakan untuk memotret suatu daerah, dan fungsi-fungsi lainnya baik dibidang kedokteran,  sosial dan lain-lain.Dengan perangkat pengendali Robot dapat bergerak dengan baik. Untuk Sistem Otomatis, sensor pada kotak dapat mendeteksi adanya objek / benda yang di letakkan, sehingga kemudian Robot akan bergerak ke kotak tersebut dan memindahkannya ke kotak lain yang belum terisi objek / benda. Sedangkan untuk Sistem Wireless, robot ber-gerak sesuai pengendalian melalui penekanan tombol-tombol pada  remote control  de-ngan jarak maksimal berdasarkan hasil pengujian adalah sekitar 5 meter

    Pengaruh Beda Media Pendingin Pada Proses Hardening Terhadap Kekerasan Baja Pegas Daun

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beda media pendingin pada proseshardening pada kekerasan pegas daun. Proses penelitian adalah dengan jalan memanasanpegas daun sampai suhu didaerah atau diatas daerah kritis disusul dengan pendinginanyang cepat. Bila kadar karbon diketahui, suhu pemanasannya dapat dibaca dari diagramfasa besi-carbida . Akan tetapi bila komposisi baja tidak diketahui, perlu diadakan percobaanuntuk mengetahui daerah pemanasannya. Cara yang terbaik ialah memanaskan danmencelup beberapa potongan baja pada suhu tertentu disusul dengan pengujian kekerasan.Bila suhu yang tepat telah diperoleh akan terjadi perubahan dalam kekerasan dan sifatlainnya.Hardening dilakukan untuk memperoleh sifat tahan aus yang tinggi, kekuatan danfatigue limit/ strength yang lebih baik, dan untuk mendapatkan kekerasan yang tinggi.Setelah dilakukan hardening langkah selanjutnya yaitu setelah didapat hasil kekerasanmaka dapat dibandingkan hasil kekerasan dari empat sampel dan diambil atau kekerasanyang paling tinggi.Pengolahan data hasil penelitian dengan menggunakan analisa statistic ANOVASampel yang digunakan sebanyak 9 buah, untuk masing-masing media pendingin 3 sampel.Dari hasil pengolahan data tersebut terlihat bahwa Levene Statistik adalah 8,467 dengannilai sig sebesar 0,018, yang berarti varian dari nilai kekerasan dalah sama. Sedangkandengan melihat nilai F hitung sebesar 1,345 dengan nilai sig sebesar 0,329. Dengan hasiltesebut dimana F tabel sebesar 5,99 yaitu F hitung kecil dari F tabel bararti rata-rata nilaikekerasan setiap sistem adalah sama.Kesamaan Rata-rata dari nilai kekerasan adalahsignifikan. Faktor yang mempengaruhi hasil karena kurangnya variasi sampel yang diteliti,dan pada proses perlakuan panas pegas daun

    VARIASI PEMAKAIAN PASIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI f’c 35

    Get PDF
    Teknologi yang selalu meningkat dari zaman ke zaman, kriteria beton mutu tinggi jugameningkat sesuai dengan perkembangan zaman. Berbagai penelitian dan percobaandibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk menigkatkan kualitas beton, teknologi bahandan teknik-teknik pelaksanaan yang mana hasil dari penelitian dan percobaan tersebutdimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap mutu dan pemakianbeton. Salah satu cara agar dalam membuat beton mutu tinggi lebih ekonomis adalahdengan memperbanyak atau mencari proporsi yang paling maksimal untuk agregat halus(pasir) yang digunakan dalam sebuah campuran beton dengan perhitungan yang teliti agarmendapatkan hasil yang diinginkan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat tekan karakteristik 6 variasipemakaian jumlah proporsi agregat halus (pasir) terhadap campuran beton dari 2 jenis pasiryaitu pasir barito dan pasir rantau, kemudian untuk mengetahui variasi campuran mana yangmemenuhi kuat tekan rencana yaitu beton mutu tinggi (fc’35 MPa). Benda uji yang digunakanadalah berbentuk silinder yang keseluruhannya berjumlah 90 benda uji, dan akan di uji kuattekannya pada umur 7, 14 dan 28 hari di Laboraturium Politeknik Negeri Banjarmasin.Dari hasil penelitian diperoleh hasil pengujian 6 variasi campuran beton dari 2 jenis pasirmenunjukkan bahwa hanya 1 variasi campuran beton yang kuat tekan karakteristik nyamencapai kuat tekan rencana 35 MPa yaitu variasi 2 pasir barito dengan komposisi agregathalus 42 persen dan agregat kasar 58 persen. Semua benda uji memenuhi syarat 1 dansyarat II

    Studi Pasir Sungai Sebagai Agregat Halus Pada Laston Permukaan (Asphaltic Concretewearing Course, AC-WC)

    Get PDF
    Konstruksi perkerasan jalan lentur Laston permukaan (Asphaltic Concrete-WearingCourse, AC-WC) harus memiliki sifat-sifat, kuat memikul beban lalu lintas, keawetan tinggi,kedap air, permukaan rata tahan aus dan kekesatan yang cukup. Bahan campuran Lastonpermukaan (AC-WC) terdiri dari fraksi agregat kasar, medium, halus, filler dan bahanpengikat menggunakan aspal. Agregat fraksi halus terdiri dari kombinasi batu pecah danpasir sungai. Deposit pasir sungai cukup banyak. Pasir sungai mempunyai kualitas baik,didapat gradasi dan berat jenis yang bervariasi. Batu pecah dari quary Gunung Martadahdan pasir sungai dari Sungai Awang Bangkal, Sungai Rantau, Sungai Pengaron dan SungaiBarito.Penelitian menggunakan material batu pecah quary Gunung Martadah B denganproporsi fraksi agregat kasar 18%, fraksi agregat medium 40%, fraksi agregat halus 30%,pasir sungai10%, filler menggunakan semen portland 2%. Proporsi pasir sungai disamakansebesar 10%, (Sungai Awang Bangkal atau Sungai Rantau atau Sungai Pengaron atauSungai Barito). Gradasi agregat gabungan mendekati kurva Fuller, persen lolos saringanNo.100 dan No.200 mendekati batas bawah spesifikasi untuk Laston Permukaan (AC-WC)gradasi kasar.Dengan berat jenis semakin besar nilai kepadatan campuran makin besar padagradasi, kadar aspal dan enerji pemadatan yang sama. Nilai kepadatan dipengaruhi olehgradasi, kadar aspal, berat jenis agregat dan enerji untuk memadatkan. Semakin tinggikepadatan (density) maka nilai VIM, VMA lebih rendah dan sebaliknya VFB tinggi didapatstabilitas dan durabilitas tinggi.Pengujian Marshall dengan perendaman selama 24 jam dan60°C untuk material batu pecah Gunung Martadah B dan pasir sungai (Sungai AwangBangkal atau Sungai Rantau atau Sungai Pengaron atau Sungai Barito) pada campuranLaston permukaan (AC-WC) diperoleh niliai stabilitas Marshall sisa lebih besar dari 90persen sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan.Kata kunci: Laston permukaan (AC-WC), batu pecah, pasir sungai, karakteristik Marshal

    116

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    POROS TEKNIK
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇