Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Not a member yet
    280 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI PENGAWASAN EKSPOR IMPOR BARANG PADA KPPBC TIPE MADYA PABEAN JUANDA

    Full text link
    Indonesia one of the countries do export, import activities. In exporting / importing goods activity required controling. Institution that possesses of this is KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda. The kind of research is descriptive qualitative approach. The result of this research shows implementation of controls export import of goods on KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda are compliance with laws and customs regulations. Factors inhibiting the implementation of export controls of imported goods is an imbalance in the workload to be borne by the officer carrying out surveillance in the field, Factors inhibiting the implementation of controls export import of goods coming from service users (exporters,importers, PPJK) is if there are exporters or PPJK are still new and do not understand about customs procedures and is the uncertainty regarding the specifications listed in the customs documents. Factors supporting the implementation of export controls of imported goods originating from KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda is conducive working environment, adequate infrastructure, and this agreement by KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda while factors supporting the implementation of export import goods control from community is the lack of information related to indications of violations of customs of society. Keywords : Controling, Export , Import ABSTRAK Indonesia salah satu negara yang melakukan kegiatan ekspor impor barang. Dalam setiap kegiatan ekspor impor barang diperlukan pengawasan. Institusi yang memiliki tugas tersebut salah satunya adalah KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda. Jenis penelitian yang dilakukan penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan implementasi pengawasan ekspor impor Ubarang pada KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda sesuai dengan peraturan perundang- undangan kepabeanan. Faktor penghambat yang berasal dari KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda adalah kurang seimbangnya jumlah beban kerja yang harus ditanggung oleh petugas yang melakukan pengawasan di lapangan, faktor penghambat yang berasal dari pengguna jasa adalah adanya eksportir baru yang belum memahami peraturan tentang ekspor dan ketidakjelasan spesifikasi yang dicantumkan dalam dokumen pelengkap pabean. Faktor pendukung yang berasal dari KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda adalah lingkungan kerja yang kondusif, sarana dan prasarana yang memadai, dan kerjasama yang dijalin sedangkan faktor pendukung yang berasal dari masyarakat adalah adanya informasi terkait indikasi terjadinya pelanggaran kepabeanan dari masyarakat. Kata Kunci : Pengawasan, Ekspor , Impo

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Pegawai Seksi PKC di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menjelaskan pengaruh simultan dan parsial variabel gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin terhadap kinerja pegawai seksi PKC di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Surabaya. Jenis penelitian bersifat penjelasan atau explanatory research Hasil pengujian hipotesis menunjukan ada pengaruh signifikan secara simultan dan parsial dari variabel gaya kepemimpinan(X1), motivasi(X2), dan disiplin kerja(X3) terhadap kinerja pegawai (Y). Penelitian ini menyarakan agar seksi PKC dapat mempertahankan variabel-variabel tersebut dalam membuat keputusan dan kebijakan dalam rangka peningkatan kinerja pegawai. Selain itu pegawai diharapkan dapat mematuhi SLA dan 5R dan menepati janji layanan yang telah dibuat. Pimpinan harus lebih memperhatikan laporan pelaksanaan tugas terkait pemberian jadwal yang diberikan kepada pegawai dengan mengevaluasi apakah terdapat kendala atau masalah yang terjadi selama pelaksanaan tugas, selain itu memperhatikan keterkaitan hubungan dengan bawahan dengan menjalin hubungan yang harmonis agar terjalin kerjasama yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pegawai di seksi PKC. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai ABSTRACT   Research aimed to analyze and to explain the simultaneous and partial effect of leadership style, motivation and work discipline on the performance of PKC Section employees at The Office of Customs Supervision and Service, Medium Level, Customs Region of Tanjung Perak Surabaya. Type of research was explanatory research. Hypothesis testing had produced several results which meant that there was a simultaneous and partial effect of leadership style (X­1), motivation (X­2), and work discipline (X­3) on employee performance (Y). This research was suggested that PKC Section at The Office of Customs Supervision and Service, Medium Level, Customs Region of Tanjung Perak Surabaya, should consider research variables in making policies and decisions in order to improve employee performance. Employees must show their discipline in executing SLA and 5R and keep their promises in delivering the service. Leaders should control the duty report and the work schedule of the employees, and also evaluate whether there was problems impairing work accomplishment. Leaders were also required to foster good relationship with subordinates in order to produce harmonious encounter and better cooperation, to facilitate the accomplishment of work and function of employees in PKC Section Keywords : Leadership Style, Motivation, Work Discipline, Employee Performance

    PENGARUH EDUKASI, SOSIALISASI, DAN HIMBAUAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MELAPORKAN SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara)

    Full text link
    Personal tax compliance in the reporting of income tax SPT (Yearly of Income Tax Report) is a classic problem that must be faced, especially the Tax Office Primary North Malang. In the last four years (2011-2014), the realization of an individual taxpayer compliance reporting SPT are less than the number of individual taxpayers registered. This problems can be solved by tax officials consist of education, socialization, and appealed to taxpayer . Researcher uses  questionnaire and distributed to 100 individual taxpayers that are registeed in Tax Office Primary North Malang . The questionnaire discusses about statement of tax compliance efforts. Simultaneous analysis result indicates that education, socialization, and appealed to taxpayer have a significant influences toward Yearly Tax Income Report Compliance. The result of  partial research are education and appealed to taxpayer significantly influences Yearly Tax Income Report Compliance and show appealed to taxpayer is a dominant variable. Keywords : Education, Socialization, Appealed to taxpayer, Yearly Tax Income Report Compliance ABSTRAK Kepatuhan wajib pajak Orang Pribadi dalam melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan adalah masalah klasik yang harus dihadapi Kantor Pelayanan Pajak terutama Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Dalam empat tahun terakhir (2011-2014), realisasi kepatuhan wajib pajak orang pribadi melaporkan SPT Tahunan pajak Penghasilan lebih sedikit daripada jumlah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan upaya yang dilakukan oleh pegawai pajak dengan cara edukasi, sosialisasi, dan himbauan. Dan ketiga upaya diatas dijadikan dasar peneliti sebagai variabel bebas dan memberikan solusi dari salah satu upaya tepat dari peneliti sebagai pemecahan masalah. Peneliti menggunakan angket yang disebarkan kepada 100 wajib pajak orang pribadi yang terdaftar yang berisi daftar pernyataan yang membahas tentang upaya kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian secara bersama-sama menunjukkan bahwa edukasi, sosialisasi, dan himbauan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara parsial menunjukkan variabel edukasi dan himbauan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, variabel yang dominan adalah variabel himbauan. Kata kunci: Edukasi, Sosialisasi, Himbauan, Kepatuhan SP

    ANALISIS PENERAPAN PERENCANAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (Studi Kasus Pada CV Guyub Rukun Putra Sakti Tahun Pajak 2014)

    Full text link
    This research aims to determine how the Implementation of Value Added Tax planning precisely at CV Guyub Rukun Putra Sakti and how far that tax planning implementation could minimize the tax burden or Value Added Tax  payable at CV Guyub Rukun Putra Sakti. This research uses descriptive research with qualitative approach. Results of this research indicate that tax planning which is delaying of Input Tax credit could leveling the Value Added Tax  payable so there wasn’t overpayment Value Added Tax , while applying of Taxable Goods  purchase with using Value Added Tax  could minimize Value Added Tax  payable by 15 %. Based on these research, the authors suggest to CV Guyub Rukun Putra Sakti to make a purchase of Taxable Goods   with only using Value Added Tax  or purchase towards Taxable Employers. The authors also suggests to manager of accounting to continously update the tax plan along with tax regulations which is continuously updated by the Directorate General of Taxation. Keywords: Value Added Tax ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan perencanaan Pajak Pertambahan Nilai yang tepat pada CV Guyub Rukun Putra dan sejauh mana perencanaan pajak tersebut dapat meminimalkan beban pajak atau Pajak Pertambahan Nilai terutang milik CV Guyub Rukun Putra Sakti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pajak menggunakan penundaan pengkreditan Pajak Masukan mampu meratakan Pajak Pertambahan Nilai  terutang sehingga tidak ada lagi Pajak Pertambahan Nilai  yang lebih bayar sedangkan saat menerapkan pembelian Barang Kena Pajak dengan Pajak Pertambahan Nilai  mampu meminimalkan Pajak Pertambahan Nilai  terutang sebesar 15%. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan kepada CV Guyub Rukun Putra Sakti untuk melakukan pembelian Barang Kena Pajak dengan Pajak Pertambahan Nilai saja atau pembelian dari Pengusaha Kena Pajak. Penulis juga menyarankan kepada manajer accounting agar terus memperbaharui perencanaan pajak seiring dengan peraturan pajak yang terus diperbaharui oleh Direktorat Jendral Pajak. Kata kunci :        Pajak Pertambahan Nila

    PENGARUH PAJAK, TUNNELING INCENTIVE DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP INDIKASI MELAKUKAN TRANSFER PRICING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (STUDI PADA BURSA EFEK INDONESIA YANG BERKAITAN DENGAN PERUSAHAAN ASING)

    Full text link
    Transfer pricing happen on the company with high profit purpose  and using tax avoidance become the a to fulfil it. Ownership stucture is also affect management to transfer wealth the themeself or to majority stakeholder. The company that applying good corporate governance will not be able to make a profit manipulation. This study aimed to examine the effect of tax, tunneling incentive and good corporate governance on indication of transfer pricing. The sample used on this study is manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange for years 2012-2014 totaling 40 companies, and the sample is taken by purposive sampling method. The analysis technique used on this study is a binary logistic regression. The result of this study shows that tax and tunneling incentive have significantly effect on transfer pricing. Good corporate governance is not significant to transfer pricing. The determination coefficient is 0,195. This result show that 19,5% transfer pricing is affected by tax, tunneling incentive and good corporate governance. While the rest is explained by other variable that means many other variables in outside of tax, tunneling incentive and good corporate governance that can explain transfer pricing. Keywords: Transfer Pricing, Tunneling Incentive, Good Corporate Governance, Tax ABSTRAK Transfer Pricing dapat muncul pada perusahaan yang memiliki tujuan laba tinggi dan penghindaran pajak sebagai salah satu caranya. Struktur kepemilikan juga mempengaruhi manajemen untuk mengalihkan kekayaan kepada mereka sendiri atau pemegang saham mayoritas. Perusahaan yang menerapkan Good Corporate Governance cenderung tidak akan melakukan manipulasi laba. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak, tunneling incentive dan good corporate governance (GCG) terhadap indikasi melakukan transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2014 yang berjumlah 40 perusahaan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pajak dan tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap indikasi melakukan transfer pricing. Sementara good corporate governance tidak signifikan terhadap transfer pricing. Koefisien determinasi sebesar 0,195. Hasil ini menunjukkan bahwa 19,5% transfer pricing dipengaruhi oleh variabel pajak, tunneling incentive dan good corporate governance. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar dari pajak, tunneling incentive dan good corporate governance. Kata Kunci: Harga Transfer, Tunneling Incentive, Tata Kelola Yang Baik, Paja

    PENGARUH SURAT TEGURAN TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara)

    Full text link
    The research to explain determine of exhortation letter on the liquefaction of lease arrears with letter force as intervening variable of Tax Office North Malang. Research type is explanatory research with quantitative approach. The population used time series with saturated sampling method. Source of data is collected from the secondary data. Analysis used is descriptive analysis and inferential analysis. The variable exhortation letter significantly on variable letter force of  coefficients 0,353 beta and value of sig 0,006 (0,006<0,05). Variable exhortation letter against the liquefaction of lease arrears significantly 0,467 and value of sig 0,000 (0,000<0,05), variable letter force on the liquefaction of lease arrears also affected as much as 0,354 and value of sig 0,001 (0,001<0,05), and letter force as intervening variable also affected as much as 0,124. Inferential that exhortation letter influencing letter force and liquefaction of lease arrears, either through direct or also indirectly. Key Words: Exhortation Letter, Letter Force, Liquefaction of lease arrears ABSTRAK Penelitian digunakan menguji pengaruh surat teguran terhadap pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa sebagai variabel intervening pada KPP Pratama Malang Utara. Penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Populasi yang digunakan data runtutan waktu dengan metode sampling jenuh. Sumber data dari data sekunder. Terdapat analisis deskriptif dan analisis inferensial. Variabel surat teguran berpengaruh terhadap variabel surat paksa dibuktikan nilai koefisien beta 0,353 dan nilai sig (0,006<0,05). Variabel surat teguran terhadap variabel pencairan tunggakan pajak 0,467 dan sebesar (0,000<0,05), surat paksa terhadap variabel pencairan tunggakan pajak juga 0,354 dan nilai probabilitas (0,001<0,05), dan untuk surat paksa sebagai variabel intervening berpengaruh 0,124. Kesimpulannya bahwa surat teguran mempengaruhi surat paksa dan pencairan tunggakan pajak, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Kata Kunci: Surat Teguran, Surat Paksa, Pencairan Tunggakan Paja

    TAX PLAN ANALYSIS BEBAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP EFISIENSI PAJAK TERHUTANG PERUSAHAAN ROKOK AA BURING MALANG

    Full text link
    AA Buring Malang Cigarette Company is a private company in Malang City. AA Buring Malang Cigarette Company is an industrial factory that has an obligation to pay the factory’s and worker’s tax. As company that has the obligation, AA Buring Malang Cigarette Company not have tax planning. The purpose of this research is to determine the best method in calculating income tax based on article 21, in order to gain the most efficient amount of the company tax. This research is conducted because the tax planning is the one which influences to minimize the company indebted tax. Minimizing the tax amount is one of the ways to save the tax so that the company does not feel burdensome by tax done by the government. This research uses descriptive method wich describe the phenomena then processed apropriate this function. The result this research shows the gross up method is the best method to calculating income tax based on article 21 and given an efficient income tax for the company Keywords: Tax Planning, Income Tax Based on Article 21, Efficient Income Tax ABSTRAK Perusahaan Rokok AA Buring merupakan perusahaan perseorangan yang ada di kota Malang. Perusahaan tersebut bergerak dalam industri rokok yang memiliki kewjiban untuk membayar pajak baik untuk pegawai maupun perusahaan. Khusus untuk pajak penghasilan Pasal 21 perusahaan perlu melakukan perencanaan pajak agar dapat mengefisiensikan pajak terhutangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode terbaik dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 21 sehingga memperoleh jumlah pajak yang paling efisien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu metode yang mendeskripsikan keadaan suatu gejala yang kemudian diolah sesuai fungsinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode gross up merupakan metode terbaik untuk menghitung pajak penghasilan pasal 21 dan menghasilkan pajak penghasilan tahunan yang paling efisien. Kata Kunci : Perencanaan Pajak, Pajak Penghasilan Pasal 21, Efisiensi Pajak Terhutan

    KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Pacitan)

    Full text link
    This study describes the contribution of the local taxes and levies on revenue . This study variables include local taxes , levies and revenue. This research uses explanatory research with quantitative approach . The location of research in the Department of Finance and Asset Management Revenue Pacitan. This study use the data of realization of revenue from the financial area in 2011-2014 . Data analysis using descriptive technique . The results showed that the variables of local taxes and levies have contributed in revenue. Keywords: Contribution, local taxes, levies, and revenue ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan tentang kontribusi pajak daerah dan retribusi darah terhadap pendapatan asli daerah. Variable penelitian ini meliputi pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan asli daerah. Jenis penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Pacitan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah realisasi penerimaan keuangan daerah tahun 2011-2014. Analisis data menggunakan teknik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pajak daerah dan retribusi daerah mempunyai kontribusi dalam pendapatan asli daerah. Kata Kunci : Kontribusi, Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Pendapatan Asli Daera

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BENCHMARK BEHAVIORAL MODEL DALAM PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PAJAK (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang)

    Full text link
    Self assessment system is one kind of tax collection which the taxpayers have a duty to count, calculate, pay and report their tax obligation by themselves. In the other side, not all of taxpayers obey the rule to pay and report it well so supervision and tax audit needed by tax officer. One of the methods that used by tax officer in doing tax supervision and audit is using benchmark behavioral model methods or its usually called by BBM. The objective of research is to know and describe how the implementation of BBM policy in tax supervision and audit. This research using case study with qualitative approach. Result of research shows that BBM method can be used as a tool in supervision and audit but can not be used as the base of tax assessment letter. BBM has a function as an alarm for account representatif in doing tax intensification. BBM also helps tax auditor task in audit planning and audit area arrangement. Keywords : Self Assessmnet System, Supervision, Audit, BBM ABSTRAK Self assessment system adalah salah satu jenis pemungutan pajak dimana wajib pajak mempunyai kewajiban untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor dan melapor sendiri kewajiban perpajakannya. Di lain pihak, tidak semua wajib pajak patuh untuk menyetor dan melapor dengan baik dan benar sehingga diperlukan pengawasan dan pemeriksaan pajak oleh fiskus pajak. Salah satu metode yang digunakan oleh fiskus dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan pajak adalah dengan metode benchmark behavioral model atau yang lebih dikenal dengan BBM. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan BBM dalam proses pengawasan dan pemeriksaan pajak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengemukakan bahwa metode BBM digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam pengawasan dan pemeriksaan namun tidak dapat digunakan sebagai dasar penerbitan surat ketetapan pajak. BBM berfungsi sebagai alarm bagi account representative dalam melakukan intensifikasi pajak. BBM juga membantu tugas pemeriksa pajak dalam hal penyusunan perencanaan pemeriksaan dan luas pemeriksaan. Kata kunci: Self Assessment System, Pengawasan, Pemeriksaan, BB

    DAMPAK PENERAPAN SURAT PEMBERITAHUAN MASA ELEKTRONIK (e-SPT) TERHADAP EFEKTIVITAS DAN PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batu)

    Full text link
    This research aims to know the policy of reporting e-VAT, supporting and inhibitors factor in the adjustment PER-11/PJ/2013, the comparisons degree of reporting e-VAT, the effectiveness before and after the application PER-11/PJ/2013 towards VAT, and the level of contribution before and after the application PER-11/PJ/2013 towards VAT, and obstacles during assembling VAT itself. This research used descriptive with qualitative approach. The result of this research is the regulation from Directorate General of Tax PER-11/PJ/2013 make system of administration that are imposed on Service section, Data Processing section and Information became more efficient. The average number of reporting of submit e-VAT bigger before the implementation PER-11/PJ/2013. The number of effectivness and contribution VAT are bigger after the implementation PER-11/PJ/2013. For the example supporting factor, Primary Tax Office in Batu is socialize to taxable employers, by giving consultation service, and giving information about taxpayer compliance by using SMS Services, Whatsapp, although Email. For the inhibitor factor about assembling e-SPT consist of taxable employers that haven’t known well yet about how to used e-SPT PPN, and for the number of attention about taxable employers is still low. Keywords :    Effectivness, Contributions, Realization of acceptance, Target revenues, e-VAT, Value Added Tax. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kebijakan pelaporan e-SPT Masa PPN (PER-11/PJ/2013) pada KPP Pratama Batu periode tahun 2011-2014, perbandingan tingkat pelaporan e-SPT Masa PPN, tingkat efektivitas sebelum dan sesudah penerapan PER-11/PJ/2013 terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai, tingkat kontribusi sebelum dan sesudah penerapan PER-11/PJ/2013 terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai, dan kendala-kendala dalam penerapan e-SPT Masa PPN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peraturan Direktorat Jenderal Pajak PER-11/PJ/2013 adalah jumlah pelaporan dalam menyampaikan e-SPT Masa PPN lebih besar sebelum diterapkannya e-SPT. Tetapi  tingkat efektivitas dan tingkat kontribusi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai lebih besar setelah diterapkannya PER-11/PJ/2013. Faktor pendukung yang dilakukan KPP Pratama Batu adalah mensosialisasikan kepada PKP, memberikan pelayanan berupa konsultasi, dan memberikan informasi mengenai setiap kebijakan kepada wajib pajak dengan menggunakan SMS Service, Whatsapp, maupun Email. Dan faktor penghambat terkait penerapan e-SPT terdiri dari WP PKP yang masih belum memahami cara penggunaan aplikasi e-SPT PPN, dan kepedulian WP PKP yang masih rendah.   Kata Kunci: Efektivitas, Kontribusi, Realisasi Penerimaan, Target Penerimaan, Surat Pemberitahuan Masa Elektronik, PPN

    185

    full texts

    280

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Perpajakan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇