Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Not a member yet
    280 research outputs found

    PENGARUH BEA MASUK DAN PAJAK DALAM RANGKA IMPOR (BM DAN PDRI) TERHADAP TOTAL PENERIMAAN (Studi Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang Periode Tahun 2011-2015)

    Full text link
    On the basis of this research is the number of postal items abroad are not completed during the last 5 years continues to increase, while revenues Medium Customs and Excise Office Malang has increased. This type of research is explanatory research with quantitative approach. This research uses monthly data from 2011 until 2015 with a sample of 60 pieces of time series data. Sources of the data used in this research is secondary data obtained from the Kantor Pos Lalu Bea Malang and Medium Customs and Excise office Malang. The data analysis technique used for this research is multiple linear regression analysis with independent variable is Import Duties and Tax in Terms of Import, and the dependent variable is Total Revenue of Medium Customs and Excise Office Malang. The results of this research explains that the variable Import Duties and Tax in Terms of Import  partially have a significant effect on Total Revenue. Results of the research simultaneously explains that Import Duties and Tax in Terms of Import have a significant effect by 31%. Keywords: Import Duties, Tax in Terms of Import, Total Revenue   ABSTRAK Dilakukannya penelitian ini atas dasar jumlah kiriman pos luar negeri yang tidak diselesaikan selama 5 tahun terakhir terus meningkat, sedangkan penerimaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang mengalami peningkatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data bulanan tahun 2011 sampai tahun 2015 dengan jumlah sampel 60 buah data runtut waktu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi Kantor Pos Lalu Bea Malang dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan variabel bebas adalah Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor, dan variabel terikat adalah total penerimaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa variabel Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap total penerimaan. Hasil penelitian secara simultan mejelaskan bahwa Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor berpengaruh signifikan terhadap total penerimaan sebesar 31%.   Kata Kunci: Bea Masuk, Pajak Dalam Rangka Impor, Total Penerimaa

    KONTRIBUSI PAJAK HOTEL DAN PAJAK REKLAME DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang)

    Full text link
    The implementation of local autonomy is requiring every locality to finance their interest. One of source of local income is cames from tax sector. One of type comes from tax sector are hotel and advertisement. Seeing there are many tax payer which paid hotel and advertisiment tax in malang city, and strategy of Dispenda in improving income from the twoof tax. So, it expected that hotel and advertisiment tax can improve local genuine income in malang city. Research type is descriptive with qualitative approach. Data collection technique includes interview and documentation. The data involve the report of target and realization of hotel tax income, and also the document related to advertisement tax, local tax, and Local Genuine Income in period 2011-2014. Analysis method is the analysis over effectiveness, growth rate and contribution. Result of research indicates that in average, hotel tax and advertisement tax in period 2011-2014 is very effective. Growth rate of hotel tax and advertisement tax is assigned into unsuccessful criteria. Contribution rate of hotel tax to local tax is very low, so is its contribution to Local Genuine Income. Some efforts are already taken by the Official of Local Income in Malang City such as to look for new potential, to explore further the existing potential, to formulate the law to optimize the revenue of hotel and advertisement taxes, to enforce the sanction, and to implement e-tax online tax system (tax electronic system). ABSTRAK Pelaksanaan otonomi daerah menuntut setiap daerah mampu membiayai keperluan daerahnya sendiri. Sumber pendapatan daerah salah satunya berasal dari sektor pajak. Salah satu sektor pajak tersebut dari pajak hotel dan pajak reklame. Melihat tingginya jumlah Wajib Pajak hotel dan pajak reklame di Kota Malang, serta bagaimana strategi Dispenda dalam meningkatkan pendapatan dua jenis pajak tersebut. Diharapkan pajak hotel dan pajak reklame mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas, laju pertumbuhan, dan kontribusi pajak hotel dan reklame pada Pendapatan Asli Daerah dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan Dispenda dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan adalah laporan target dan realisasi pendapatan pajak hotel, pajak reklame, pajak daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2011-2014. Analisis yang digunakan adalah analisis efektivitas, laju pertumbuhan dan kontribusi. Hasil penelitian yaitu tingkat rata-rata efektivitas pajak hotel dan pajak reklame dari tahun 2011-2014 rata-rata adalah sangat efektif. Rata-rata tingkat laju pertumbuhan pajak hotel dan pajak reklame masuk kriteria tidak berhasil. Tingkat kontribusi rata-rata pajak hotel terhadap pajak daerah adalah sangat kurang dan rata-rata kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah juga sangat kurang. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang adalah dengan cara mencari potensi baru dan menggali potensi yang sudah terdata, merumuskan peraturan optimalisasi penerimaan pajak hotel dan pajak reklame, pemberian sanksi, serta menjalankan sistem pajak online e-tax (elektronik pajak)

    INTENSIFIKASI PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN SEBAGAI SALAH SATU CARA MENINGKATKAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH KOTA MALANG (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang)

    Full text link
    Entertainment tax is a tax levied on the organization of entertainment. Type of research was descriptive. The location of reseach was the Local Income Official of Malang City. Data type included primary and secondary. Primary data were obtained from interview, whereas secondary data were collected from documents archived by the Local Income Official of Malang City. Result of research indicates that the intensification of entertainment tax collection by the Local Income Official of Malang City was involving some measures such as: conducting the socialization, increasing the supervision, improving Human Resource (HR) quality, and upgrading the accuracy of data and information. The realization of Malang City entertainment tax improved every year. However, the contribution of entertainment tax to Malang City local tax revenue was still very low. Such low contribution percentage was not due to the failure of realizing entertainment tax revenue, but because the target and realization of local tax were always always upgraded annually. Intensification by the Local Income Offical of Malang City was often followed by factors supporting and constraining entertainment tax intensification. Keyword : Entertainment Tax, Local Tax, Intensification ABSTRAK Pajak hiburan adalah pajak yang dikenakan atas penyelenggaraan hiburan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian di lakukan di Dispenda Kota Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen yang dimiliki oleh Dispenda Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensifikasi pemungutan pajak hiburan yang dilakukan oleh Dispenda Kota Malang dengan cara : sosialisasi, peningkatan pengawasan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan meningkatkan akurasi data dan informasi. Pajak hiburan di Kota Malang realisasinya selalu meningkat setiap tahun. Kontribusi pajak hiburan terhadap penerimaan pajak daerah di Kota Malang masih tergolong sangat kurang. Kurangnya persentase kontribusi bukan dikarenakan tidak tercapainya realisasi penerimaan pajak hiburan, tetapi karena target dan realisasi pajak daerah secara keseluruhan selalu meningkat setiap tahunnya. Pelaksanaan intensifikasi oleh Dispenda Kota Malang diwarnai dengan adanya faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan intensifikasi pajak hiburan. Kata kunci : Pajak Hiburan, Pajak Daerah, Intensifikas

    PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN, SANKSI ADMINISTRASI DAN TINGKAT PEMAHAMAN WAJIB PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DALAM MEMENUHI KEWAJIBANNYA (Studi PPh Pasal 21 pada KPP Pratama Singsosari)

    Full text link
    Taxation not an easy job, in addition to the active role of the tax authorities, awareness and willingness Taxpayer are also very important in the conduct of the process of tax collection. The purpose of this research is to find the effect of between the Socialization Taxation, Administrative Sanctions and level of understanding on level of compliance of individual taxpayers. This type of research is explanatory research with a quantitative approach which aims to determine the causal relationship between the variables that exist in order to prove a hypothesis. A type of samples used in this study is simple random sampling using slovin formula to determine the number of samples, as many as 100 respondents. Collecting data in this study conducted by collecting data directly from the object studied using questionnaires. The data analysis is descriptive analysis, multiple linear regression analysis and classical assumption. The results of research showed Socialization of taxation, Administrative Sanctions and level of understanding on level of compliance of individual taxpayers simultaneously effect significantly. Administrative sanction is a variable that more dominant than the other variables. Keywords: Socialization Taxation, Administrative Sanctions, Taxpayer Understanding and Taxpayer Compliance Abstrak Perpajakan bukan pekerjaan yang mudah, selain peran aktif dari otoritas pajak, kesadaran dan kemauan Wajib Pajak juga sangat penting dalam melakukan proses pengumpulan pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Administrasi dan Tingkat Pemahaman pada tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kausal antara variabel yang ada untuk membuktikan hipotesis. Jenis   sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan Sosialisasi Perpajakan , Sanksi Administrasi dan Tingkat Pemahaman Wajib Pajak Orang Pribadi secara bersamaan mempengaruhi secara signifikan dan Sanksi Administrasi merupakan variabel yang lebih dominan dibanding variabel yang lain. Kata kunci: Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Administrasi, Pemahaman Wajib Pajak dan Kepatuhan Wajib Paja

    ANALISIS LAJU PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK REKLAME TERHADAP PENDAPATAN PAJAK DAERAH (StudiPada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Probolinggo)

    Full text link
    Local governments are required to manage and maximize the potential of existing economic resources for the survival and progress of their respective regions through regional revenue. One effort that can be done to maximize revenue from the sector area of local taxes. Probolinggo city which is a city of commerce and industry as well as its strategic location has great potential in local tax revenues in particular advertisement tax. This research include to kind of descriptive researchis using a quantitative approach. The purpose of this study is to determine the rate of growth and contribution of advertisement tax and local tax, as well as the barriers and efforts which done to increase advertisement tax and local  tax revenue. Results of this research shows that the average growth rate of advertisement tax revenue for 2009-2014 reaches 2.57% and the growth rate of local tax revenue reaches 29,44%. The average contribution advertisement tax revenues toward local taxes income in 2009-2014 reaches 6,20% with low criteria.The efforts and strategies which is done by DPPKA Probolinggo City to increase  tax revenue by optimizing advertisement tax through intensification and extensification. Key Word: Advertisement tax, Local Tax, Rate of Growth, Contribution. ABSTRAK Pemerintah daerah diminta untuk mengelola dan memaksimalkan potensi sumber daya ekonomi yang ada untuk kelangsungan hidup dan kemajuan daerah masing-masing melalui pendapatan daerah.Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pendapatan dari daerah sektor pajak daerah. Kota Probolinggo yang merupakan kotaperdagangan dan industri serta lokasinya yang strategis memiliki potensi besar dalam pendapatan pajak daerah pajak reklame. Penelitian ini termasuk ke jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pertumbuhan dan kontribusi pajak reklame dan pajak daerah, serta hambatan dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pajak reklame dan pendapatan pajak daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan rata-rata penerimaan pajak reklame untuk 2009-2014 mencapai 2,57% dan tingkat pertumbuhan pendapatan pajak daerah mencapai 29,44%. Pendapatan pajak reklame rata-rata kontribusi terhadap pendapatan pajak daerah di 2009-2014 mencapai 6,20% dengan kriteria rendah. Upaya dan strategi yang dilakukan oleh DPPKA Kota Probolinggo untuk meningkatkan penerimaan pajak dengan mengoptimalkan pajak reklame melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Kata Kunci: Pajak Reklame, Pajak Daerah, Laju Pertumbuhan, Kontribus

    STUDI PEMIKIRAN PENERAPAN TAX EARMARKING PADA BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) DI KOTA MALANG

    Full text link
    This research is aimed to deliver a contribution to the application of tax earmarking in Malang City. Tax Earmarking is a regulation that requires the allocation of several tax revenues to be used in specific project or other public service as stated in Law No.29/2008 about Local tax and Local Retribution. The application of tax earmarking is designated to improve a service needed by community. Other benefit from tax earmarking application is the increased accountability of local government in allocating tax revenue to satisfy what has been needed by the community. The idea to imply the taxation against the Entitlement Duty of BPHTB is to maximizing tax earmarking application in Malang City. Based on the result of research, it is concluded that tax earmarking application to BPHTB is plausible in Malang City. A local regulation is needed to arrange tax earmarking in Malang City. It may be suggested that the local government of Malang City shall accommodate tax earmarking regulation into the budgeting system to improve the accountability of budget usage in Malang City. Keywords: Tax Earmarking, BPHTB, Budgeting System   ABSTRAK Tax Earmarking merupakan sebuah peraturan yang mewajibkan pengalokasian penerimaan beberapa jenis pajak untuk digunakan secara khusus proyek atau pelayanan publik lainnya yang tercantum dalam UU No 29 Tahun 2008 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Tujuan diterapkannya peraturan tax earmarking ini adalah untuk meningkatkan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, manfaat lain yang bisa didapatkan dari penerapan tax earmarking ini adalah meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengalokasikan penerimaan pajak sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemberian ide pemikiran untuk menambahkan jenis pajak BPHTB dimaksudkan untuk memaksimalkan penerapan tax earmarking di Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan tax earmarking pada BPHTB sangat mungkin untuk dilakukan dan diterapkan di Kota Malang dan dibutuhkan sebuah peraturan daerah yang mengatur tentang tax earmarking di Kota Malang dan Pemerintah Daerah Kota Malang diharapkan dapat mengakomodir peraturan tax earmarking kedalam sistem penganggarannya agar meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran di Kota Malang. Kata Kunci: Tax Earmarking, BPHTB, Sistem Anggaran

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP REINVENTING POLICY DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Madya Bekasi)

    Full text link
    The pursuit of an ever-increasing state revenues in every year it must be offset by increased tax compliance . In order to improve taxpayer compliance that impact on state revenue then by this government launched a policy such as the elimination of administrative sanctions set out in Finance Minister Regulation No. 91 / PMK.03 / 2015 on April 30 , 2015 by reinventing term policy. To support the government's policy is to run smoothly , then the quality of care by working unit tax authorities needs to be improved . The object of research is conducted on a registered taxpayer in KPP Madya Bekasi by distributing questionnaires and record documentation. Source of data used comes from the primary data and secondary data with quantitative approach . Analysis of the data used in this research is descriptive analysis and path analysis. Keywords : Quality of Tax Authority Service, Reinventing Policy, Compliance of the Taxpayers ABSTRAK Upaya mengejar penerimaan negara yang selalu meningkat disetiap tahunnya maka harus diimbangi dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Demi meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak yang berdampak pada penerimaan negara maka dengan hal ini pemerintah meluncurkan suatu kebijakan berupa penghapusan sanksi administrasi yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015 pada tanggal 30 April 2015 dengan istilah reinventing policy. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut dapat berjalan lancar, maka kualitas pelayanan oleh satuan kerja aparat pajak perlu ditingkatkan. Wajib Pajak Badan yang terdaftar di KPP Madya Bekasi merupakan objek dalam penelitian ini dan dengan menyebarkan kuesioner dan mencatat dokumentasi. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis jalur (Path Analysis). Kata kunci : Kualitas Pelayanan Fiskus, Reinventing Policy, Kepatuhan Wajib Paja

    ANALISIS PEMUNGUTAN PAJAK HOTEL ATAS VILA DI PAGUYUBAN SUPO SONGGORITI (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu)

    Full text link
    This study aims to determine the implementation of collection and factors that affect supporting and obstacle factors of vila on hotel tax collection at Supo Songgoriti association . The type of research uses a descriptive study. Results from this research that collection system of hotel tax applied by Department of Revenue in Batu is self assessment system, but Supo Songgoriti association not use the self assessment system accordance with Peraturan Daerah No. 5 of 2010. Researcher also found a discrepancy between processes of determining amount of tax by Supo Songgoriti association to its members with applicable laws, the amount of tax is determined accordance with the location vilas not based on the turnover received. Supporting factors the vila on hotel tax collection in Supo Songgoriti association is socialization and the dominant role of the association while obstacle factors are lack of public awareness and there are no spesific regulations for vilas. This research recommends that Department of Revenue in Batu determine tax rates for vilas in Supo Songgoriti association by adjusting such boarding rates in Malang imposed by 5%, or the rate below on Peraturan Daerah No. 5 of 2010 by 10%. Keywords: Hotel Tax Collection, Vila, Supo Songgoriti Association ABSTAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pemungutan dan faktor yang mempengaruhi meliputi faktor pendukung dan penghambat pemungutan pajak hotel atas vila di Paguyuban Supo Songgoriti. Peneliti menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pemungutan pajak hotel yang diterapkan oleh Dispenda Kota Batu adalah self assessment system, namun pajak hotel atas vila di Paguyuban Supo Songgoriti belum menggunakan self assessment system yang sesuai dengan Perda Kota Batu Nomor 5 Tahun 2010. Peneliti juga menemukan ketidaksesuaian antara proses penentuan besarnya pajak yang dilakukan oleh Paguyuban Supo kepada anggotanya dengan peraturan yang berlaku, yaitu besarnya pajak ditentukan sesuai dengan letak vila bukan berdasarkan omset yang diterima. Faktor pendukung pemungutan pajak hotel atas vila di Paguyuban Supo adalah sosialisasi dan peran paguyuban yang dominan sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan belum adanya peraturan khusus mengenai vila. Penelitian ini merekomendasikan agar Dispenda Kota Batu menentukan tarif pajak untuk vila yang ada di Paguyuban Supo dengan menyesuaikan seperti tarif kosan yang diberlakukan oleh Kota Malang sebesar 5%, atau berapapun tarifnya asalkan tidak melebihi tarif 10% seperti yang tercantum dalam Perda Kota Batu No. 5 Tahun 2010. Kata Kunci : Pemungutan Pajak Hotel, Vila, Paguyuban Supo Songgorit

    PENGARUH KOMPETENSI FISKUS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara)

    Full text link
    This research aims to test and analyze the effect of tax authorities competence and service quality, both simultaneous and partial towards the taxpayer agency that is registered in Tax Office of Pratama North Malang. The research method used is explanatory research with a quantitative approach. The sample used is about 100 respondents from the taxpayer agency that is registered in Tax Office of Pratama North Malang. The data source is obtained from primary and secondary data with the method of questionnaire distribution as well as through documentation. The data analysis used is Descriptive Statistic Analysis and Inferential Statistic Analysis by using multiple linier regression. The research result shows that the Tax Authorities Competence variable  (X1) and Service Quality variable (X2) affects simultaneously towards Taxpayer’s Satisfaction variable (Y). The Tax Authorities Competence variable (X1) and the Service Quality variable (X2) also partially affects towards the Taxpayers Satisfaction variable (Y). Keywords: Tax Authorities Competence, Service Quality, Taxpayer’s Satisfaction ABSTRAK Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi  fiskus dan kualitas pelayanan secara simultan maupun parsial terhadap kepuasan Wajib Pajak badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Penelitian ini adalah  jenis explanatory research dengan metode pendekatan yaitu kuantitatif. Penggunaan sampel sebanyak 100 responden Wajib Pajak badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data yaitu penyebaran kuesioner kepada responden dan pencatatan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah secara simultan Kompetensi Fiskus (X1) dan Kualitas Pelayanan (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Wajib Pajak (Y). Kompetensi Fiskus (X1) dan Kualitas Pelayanan (X2) secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Wajib Pajak (Y) Kata Kunci : Kompetensi Fiskus, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Wajib Paja

    PENGARUH PERSEPSI PERAN ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL, SIFAT MACHIAVELLIAN, DAN PREFERENSI RISIKO TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS (STUDI PADA KONSULTAN PAJAK DI KOTA MALANG)

    Full text link
    The purpose of this research is to find the effect of Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously and partially on Ethical Decision Making. The type of research is explanatory with the quantitative approach. The data collection method uses form of questionnaire. Samples are 34 respondents of Tax Practitioners joined in IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) in Malang, Indonesia. The data analysis is descriptive and multiple linear regression. The result of research showes Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously effect significantly on Ethical Decision Making. Perceived Role of Ethics and Social Responsibility partially effect significantly on Ethical Decision Making. Machiavellian Behaviour and Risk Preference partially effect not significantly on Ethical Decision Making. The results test of determination coefficient showes that Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously give effect of 56,5% on Tax Practitioners’ Ethical Decision Making. Keywords : Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, Risk Preference, Ethical Decision Making ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama maupun parsial terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Jenis penelitian adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sampel sebanyak 34 Konsultan Pajak yang terdaftar di IKPI cabang Malang. Analisis data secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Sifat Machiavellian secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Preferensi Risiko secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Hasil Pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama memberikan pengaruh sebanyak 56,5% terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Kata kunci : Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, Preferensi Risiko, Pengambilan Keputusan Eti

    185

    full texts

    280

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Perpajakan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇