Haluan Sastra Budaya
Not a member yet
119 research outputs found
Sort by
RITUAL SEBLANG MASYARAKAT USING DI KECAMATAN GLAGAH, KABUPATEN BANYUWANGI JAWA, TIMUR
Di Banyuwangi terdapat berbagai macam rangkaian kegiatan adat yang berhubungan dengan berbagai peristiwa yang terjadi dalam suatu masyarakat. Salah satunya, tradisi ritual Seblang yang hanya dilakukan oleh masyarakat Using di dua desa dalam lingkungan kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Using merupakan sebutan bagi sisa rakyat Blambangan yang selamat dari perang Puputan Bayu, perang antara Blambangan melawan Belanda. Ritual ini dilakukan sebagai tujuan bersih desa dan tolak bala yang dimaksudkan agar desa tetap dalam keadaan tentram dan terhindar dari mara bahaya. Dalam ritual Seblang terdapat kegiatan berziarah ke makam leluhur, selametan, ider bumi, tarian Seblang dan kirab. Ritual ini mempunyai syarat ketentuan dan tatanan tertentu seperti umur penari, aksesoris yang dipakai penari, dan waktu pelaksanaan tarian. Ritual ini hanya terdapat pada dua desa, desa Olehsari dan Bakungan. Di dalam ritual ini terkandung nilai vertikal, ucapan terima kasih kepada Tuhan atas berbagai kesejahteraan dan horizontal, adanya hubungan sosial yang didasari oleh perasaan senasib sehingga ritual ini unik dan menarik untuk dikaji. Penelitian ini hendak mengkaji lebih jauh tentang ritual Seblang di desa Bakungan dan desa Olehsari, Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ritual, tatanan, pemilihan pelaku ritual, syarat dan ketentuan hingga perbedaan di kedua desa tersebut.Kata Kunci: Ritual, Seblang, masyarakat Using, buday
KEPRIBADIAN TOKOH SENIMAN DAN GADIS MUDA DALAM CERPEN WAJH AL-HAQIQĀH
This article aims at describing the personalities of characters in Wajh Al-Haqiqāhshortstory by Taufīq Al-Chakīm based on Carl Gustav Jung’s theory of personality. Data used in this research were obtained from primary and secondary data. Primary data source in this research is Wajh Al-Haqiqāh shortstory by Taufīq Al-Chakīm and secondary data sources are books, journals, and internet sources relevant to this study. The problem analyzed in this research is the personality of each character in Wajh Al-Haqiqāh shortstory by Taufīq Al-Chakīm. When explaining the research problem, the researchers applied Cal Gustav Jung’s theory of personality. The results of analysis show that each character has different personalities. The structure of human’s soul consists of two worlds, consciousness and unconsciousness
PEMANFAATAN ASPEK KEBAHASAAN BENTUK KATA TUTURAN HUMOR DALAM KARIKATUR
Pemakaian bahasa dalam masyarakat ditentukan oleh faktor linguistik faktor sosial. Hal ini juga berlaku pada karikatur, karikatur tersebut ditampilkan dengan berbagai gambar yang lucu dan menarik serta diikuti kalimat singkat. Penggunaan bahasa yang khas dalam karikatur menjadikan karikatur sebagai suatu register dalam kebahasaan yang menarik untuk diteliti. Untuk mengetahui maksud karikatur dalam tiap gambar dapat dikaji secara pragmatik. Wijana (2004) mengatakan bahwa karikatur secara sengaja menciptakan tuturan yang menyimpangkan prinsip-prinsip dan parameter pragmatik secara langsung atau lewat perantara tokoh atau tokoh-tokoh rekaannya yang berperan sebagai peserta tindak tutur yang irrasional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menekankan pada masalah proses dan makna (tindak tutur). Dalam sebuah karikatur untuk sampai pada pemahaman humor yang sebenarnya perlu dilacak berbagai jenis tindak tutur, fungsi pragmatis, implikatur percakapan dan kategorinya yang dikandung oleh berbagai jenis tuturan dalam wacana karikatur tersebut. Kata Kunci: Tuturan Humor, Karikatur, Pragmati
REVEALING THE GENDER INEQUALITY IN PATRICIA MC. CORMICK’S SOLD CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS
This study aims to reveal the gender inequality between male and female in the novel entitled Sold. It is the representation of Nepalese culture in social life. The data sources data are the novel of Sold. The data in this study are in the form of words, phrases, and sentences that found in the Sold which contains gender inequality. Critical discourse analysis by Van Dijk’s theory is applied in this study. The result of this study shows that male tends to dominate over female. Male points how irresponsibility they are to their own family. Moreover, women have limited decision powers. They will be abandoned by their husbands and they are not allowed to make their own choices due to cultural or religious instructions.Keywords: Gender inequality, critical discourse analysis, sold, domination
MENILIK ASPEK MORAL DALAM LIRIK LAGU CAMPURSARI JAWA TIMUR: SEBUAH KAJIAN SEMIOTIKA
Penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika (Ferdinand D. Saussure) ini bertujuan untuk meninjau aspek moral yang terdapat dalam lirik lagu campursari karya musisi Jawa Timur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi pun cara berpikir masyarakat, saat ini banyak bermunculan lagu campursari karya beberapa seniman lokal Jawa Timur yang krisis akan moral. Karya tersebut lebih mengangkat sisi seksualitas, sikap melawan tataran norma dalam masyarakat (perselingkuhan), poligami, pengangguran, membuka aib seseorang, maupun merendahkan martabat orang lain. Kata kunci: moral, lirik lagu campursari, Jawa Timur, semiotik
BAHASA DAN HABITUS KELAS DALAM BUKU AL-ARABIYAH BAYNA YADAIK JILID 2
Penelitian ini membahas habitus kelas dominan dalam wacana buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2 dan habitus kelas terdominasi di dalamnya. Data utama yang diperlukan untuk penelitian ini adalah data kebahasaan berupa kalimat dalam wacana yang digunakan dalam buku tersebut. Data tersebut dikumpulkan dengan metode simak teknik sadap terhadap buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2. Teknik sadap dilakukan dengan cara sadap bebas libat cakap, yaitu peneliti memerhatikan dengan cermat tanpa ikut berpartisipasi dalam penggunaan bahasa dalam buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2. Penelitian dilakukan pendekatan analisis wacana kritis yang dilakukan dengan menemukan kalimat dari wacana buku tersebut yang menunjukkan dan mengisyaratkan suatu habitus kelas sosial tertentu. Hasil penelitian yaitu sosialisasi habitus kelas atas lebih banyak dilakukan dalam buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2 daripada habitus kelas bawah. Banyak kalimat ditemukan dalam bacaan yang mengindikasikan bahwa pelaku cerita berasal dari kelas atas. Habitus kelas atas ditunjukkan dengan berbagai mekanisme sosialisasi, berupa kebiasaan, simbolisasi maupun karakter kelas atas, sedangkan habitus kelas bawah hanya ditampakkan dalam pencitraan profil saja. Kata kunci: wacana, kelas sosial, analisis wacana kriti
PRINSIP KERJA SAMA DALAM BAHASA TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE DI TOKOPEDIA.COM
Penelitian ini berbentuk kualitatif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah alasan terjadinya pelanggaran dan pematuhan pinsip kerja sama dalam bahasa transaksi jual beli online di Tokopedia.com. Data dalam penelitian ini adalah percakapan yang didalamnya terdapat kalimat tuturan-tuturan yang mencerminkan penerapan prinsip kerja sama dalam bahasa transaksi jual beli online di Tokopedia.com beserta konteksnya. Sumber data pada penelitian ini adalah toko online Tokopedia.com pada bulan Januari – Maret 2016. Analisis menggunakan metode heuristik kontekstual. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa alasan terjadinya pelanggaran dan pematuhan prinsip kerja sama dalam bahasa transaksi jual beli online di Tokopedia.com ditemukan empat jenis pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama yaitu, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi dan maksim cara dengan alasan masing-masing maksim berdasarkan motif-motif tertentu. Kata Kunci: Prinsip kerja sama, transaksi, jual beli onlin
JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA PADA FRASA DAN KATA MAJEMUK DALAM PUISI DON QUIXOTE KARYA GOENAWAN MOHAMAD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan frasa dan kata majemuk yang memiliki fungsi dan makna dalam puisi. Sumber data penelitian adalah 2 puisi Don Quixote. Teknik pengumpulan data dilakukan teknik pembacaan dan teknik pencatatan atau simak catat dan dianalisis dengan teknik analisis deksriptif kualitatif secara formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis frasa yang ditemukan dalam kumpulan puisi ini ada 5, yaitu: frasa determiner/FD, frasa nominal (FN), frasa verba (FV), frasa ajektiva (F Adj.) dan frasa preposisional (F Prep.). (2) Fungsi yang dibedakan menjadi 3, yaitu referensial, puitis/estetis dan komunikatif. (3) Makna yang ada dalam sajak terdiri dari 5 yaitu denotatif, gramatikal, kiasan, idiom dan konotatif. (4) Fungsi frasa dan kata majemuk dalam sajak. Kata Kunci: jenis, fungsi, makna, frasa, kata majemu
MOTIVASI TINDAKAN SALMAN FARIS DALAM MEMBANGUN DISKURSUS KARISMA TUAN GURU DI DALAM NOVEL TUAN GURU
Artikel ini bertujuan untuk membongkar motivasi tindakan Salman Faris dalam membangun diskursus karisma Tuan Guru di dalam novel Tuan Guru. Data yang digunakan dalam penelitian adalah semua ekspresi bahasa maupun ungkapan-ungkapan yang merupakan diskursus karisma Tuan Guru yang terdapat dalam novel Tuan Guru serta data yang didapatkan melalui hasil wawancara dengan para informan yang dianggap paling representatif. Data yang ada dianalisis dengan teori diskursus oleh Foucault yang digunakan secara eklektik dengan teori simulacra Baudrillard. Hasil analisis menunjukkan bahwa Salman Faris membangun diskursus karisma Tuan Guru atas dasar pengamatan dan interaksi sosial dengan masyarakat Lombok di tengah lingkungan Tuan Guru maupun di luar, sehingga Salman Faris berhasil membongkar motivasi tindakan Tuan Guru di tengah masyarakat Lombok yang memiliki tujuan untuk menjadi penguasa. Tuan Guru merupakan tokoh agama yang paling berpengaruh di Lombok. Kata kunci: Salman Faris, diskursus karisma tuan guru, novel tuan gur