Jurnal Profesi Kependidikan
Not a member yet
    197 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Mewarnai Gambar Dengan Media Krayon Pada Kelompok B Di Tk Idhata 2 Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek

    Full text link
    Salah satu pengembangan fisik motorik halus adalah dengan mewarnai gambar. Dengan mewarnai gambar melatih keterampilan motorik sekaligus kemampuan kognitif. Krayon digunakan sebagai media yang cocok untuk digunakan mewarnai pada usia TK. Ada beberapa hal penting dalam mempelajari keterampilan motorik, diantaranya adalah: Kesiapan belajar, Kesempatan belajar, Kesempatan berpraktik, Model yang baik, Bimbingan, Motivasi. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan fisik motorik halus melalui kegiatan mewarnai gambar pada kelompok B di TK Idhata 2 Pule yang terdiri dari 15 siswa. Hasil penelitian : analisis data adanya peningkatan dari RKH 1 siklus pertama 70% sampai RKH 5 siklus kedua dari menjadi 77%.Kata Kunci: Mewarnai, Gambar, Krayo

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting Pola Kelompok B2 TK Oshin Kids

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data observasi yang menunjukkan kemampuan motorik halus anak kelompok B2 TK Oshin Kids belum berkembang secara optimal. Untuk merespon hal itu, maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan motorik halus anak Kelompok B2 TK Oshin Kids melalui kegiatan menggunting pola. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian adalah anak didik kelompok B2 Tk Oshin Kids pada semester II tahun ajaran 2020/2021. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil kemampuan motorik halus pada anak berkembang sesuai harapan.Kata Kunci: Motorik halus, usia dini, menggunting pol

    Penggunaan Media Bahan Alam Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Pada Kelompok B di TK PGRI Cidahu

    Full text link
    Penelitian ini di latarbelakangi oleh kurangnya pemahaman anak dalam penggunaan media bahan alam. Tujuan penelitian ini adalah secara umum untuk mengetahui penggunaan media bahan alam untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada kelompok B di TK PGRI Cidahu. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil dari penelitian ini yaitu, di siklus 1 dalam penggunaan media bahan alam adalah sebanyak 3 anak yang masih Belum Berkembang, 7 anak yang Mulai Berkembang, dan 10 anak yang Berkembang Sesuai Harapan, sedangkan pada siklus 2, kemampuan anak sudah mencapai hampir 100%.Kata Kunci: Media, Alam, Motorik Halu

    Meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara Melalui Metode Dialog Reading pada Anak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode dialog reading dapat meningkatkan kemampuan anak dalam menyimak dan berbicara. Subjek penelitiannya merupakan peserta didik kelompok B TK Pertiwi Anak Rating Sapanang kec. Bungoro Kab. Pangkep yang berjumlah 10 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa, metode dialog reading dapat meningkatkan kemampuan anak dalam menyimak dan berbicara terbukti dari, meningkatnya hasil persentase ditiap siklus yang digunakan, jadi dapat disimpulkan bahwa metode dialog reading dapat mengembangkan keterampilan anak usia 5-6 tahun dalam menyimak dan berbicara.Kata kunci: Dialog reading, Menyimak dan Berbicar

    Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Bermain Puzzle Tangram Pada Kelompok Junior Al Fasihi Dayschool

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak sebelum dan sesudah diberikan stimulasi melalui kegiatan bermain puzzle tangram. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang meliputi tahap perencanaan, aksi atau tindakan, observasi dan refleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelompok Junior usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Al Fasihi Dayschool berjumlah 9 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik pada Siklus I masih sangat rendah dan terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus ke II. Jadi berdasarkan hasil penelitian tersebut, terlihat kemampuan kognitif anak melalui Media Tangram sudah meningkat.Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Alat Permainan Edukatif, Puzzle Tangra

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pelaihari pada Mata Pelajaran Ilmu Penyakit dan Penunjang Diagnostik melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning yang dilatarbelakangi keadaan hasil belajar peserta didik yang rendah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan sistem siklus yang didalamnya terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, yang mana setiap siklusnya berlangsung selama 10 hari. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B Tahun Pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 15 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar peserta didik dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan ketuntasan belajar peserta didik menjadi 33 % pada siklus I, 53% pada siklus II, dan 80% pada siklus III. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Penyakit dan Penunjang Diagnostik peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan B SMK Negeri 2 Pelaihari.Kata Kunci : Problem Based Learning, Penelitian Tindakan Kelas, Hasil Belaja

    Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Menumbuhkan Sikap Disiplin Dan Komunikatif Peserta Didik

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap disiplin dan komunikatif peserta didik melalui Penerapan Model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Asisten Keperawatan A Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pelaihari yang terdiri dari 15 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap disiplin dari siklus I sebesar 50%, siklus II sebesar 72%, siklus III sebesar 92%, serta menunjukkan adanya peningkatan sikap komunikatif dari siklus I sebesar 58%, siklus II sebesar 75%, dan siklus III sebesar 93 %.Kata Kunci : Problem Based Learning, Sikap Disiplin, Komunikati

    Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Dalam Kegiatan Mozaik Melalui Metode Demonstrasi di TK Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2020/2021

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini dalam kegiatan mozaik melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan motivasi siswa sebagai hasil dari perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajar. Pada kondisi awal prosentase nilai rata-rata kemampuan siswa dalam kegiatan mozaik pada siklus I sebesar 68% dan mengalami kenaikan pada siklus II yaitu sebesar 83,33% yaitu anak dapat membuat bentuk gambar melalui kegiatan mozaik. Sedangkan ketuntasan belajar siswa dalam pembelajaran mozaik dari siklus I yang semula 75% mengalami peningkatan yang signifikan pada siklus II menjadi 100%.Kata Kunci: Motorik Halus, Mozaik, Demonstras

    Upaya Meningkatkan Berhitung Anak dalam Penjumlahan dan Pengurangan Melalui Permainan Jaritmatika pada Anak Kelompok B di TK PGRI 5 Dawuhan

    Full text link
    Upaya peningkatan kemampuan berhitung anak pada penjumlahan dan pengurangan melalui permainan Jarimatika pada anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2019/2020” di PGRI 5 Dawuhan kec Tenggarang Bondowoso. Penelitian ini dilaksanakan pada kelompok B di TK PGRI 5 DAWUHAN Kec Tenggarang Bondowoso.Dilakukan Penelitian ini karena kemampuan berhitung anak kelompok B masih kurang, hal ini dikarenakan mereka mengacu pada LKS dan tidak menggunakan media, sehingga pembelajaran berkesan monoton. Oleh karena itu peneliti menggunakan cara yang inovatif yaitu melalui permainan jaritmatika.Fokus penelitian ini adalah bagaimana penambahan dan pengurangan kemampuan berhitung anak melalui permainan jaritmatika kelompok B di TK PGRI 5 Dawuhan menurut Kemmis-Modelo dan Taggart. Penelitian ini terdiri dari Pra-Siklus, Siklus I dan Siklus II. masing-masing siklus dilakukan 4 kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observasi dan evaluasi), dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif deskriptif persentase.Kata kunci: permainan jaritmatik

    Upaya Menumbuhkan Karakter Kemandirian Pada Pendidikan Anak Usia Dini di TK Mahmuda Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis

    Full text link
    Pendidikan karakter sebagai salah satu alternatif yang dianggap mampu mengatasi atau paling tidak mengurangi masalah-masalah yang terjadi karena adanya krisis karakter di Indonesia. Pendidikan karakter merupakan sebuah proses pembiasaan, yaitu pembiasaan untuk berbuat baik; pembiasaan untuk berkata jujur; permbiasaan untuk malu berbuat curang; pembiasaan untuk malu bersikap malas dan sebagainya. Penumbuhan karakter kemandirian pada anak usia dini di PAUD TK Mahmuda Tasik Serai Barat dilakukan dengan metode bercerita dan pembiasaan. Kemandirian yang ditumbuhkan meliputi: kemandirian makan dan minum sendiri, kemandirian memakai pakaian dan sepatu sendiri, kemandirian merawat dirinya sendiri, kemandirian menggunakan toilet, kemandirian memilih kegiatan yang disukai, kemandirian tidak mau ditunggui saat di sekolah dan kemandirian untuk membereskan mainan sendiri setelah selesai bermain. Faktor yang mendukung dalam penumbuhan karakter kemandirian pada anak usia dini di PAUD TK Mahmuda antara lain terdapat berbagai fasilitas yang memadai, adanya guru yang berkompeten dan adanya kerjasama dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah, guru dan orang tua. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah masih adanya anak yang kurang memperhatikan guru bercerita dan masih adanya orang tua yang memanjakan anak di rumah, sehingga terjadi pola penumbuhan karakter yang tidak sama ketika anak berada di lingkungan sekolah dengan anak berada di lingkungan rumah.Kata Kunci : Pendidikan karakter, Kemandirian, Penumbuhan karakter

    189

    full texts

    197

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Profesi Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇