Jurnal Profesi Kependidikan
Not a member yet
    197 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Bermain Stempel Media Bahan Lingkungan Sekitar

    Full text link
    Kemampuan motorik halus anak belum ada kemajuan semenjak awal tahun ajaran baru. Hal tersebut dialami oleh anak Kelompok A1 TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Madiun Tahun Pelajaran 2020/2021. Penyebab tidak adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak karena adanya pandemi yang menyebabkan anak-anak kurang mendapatkan stimulus dari guru melalui pembelajaran daring maupun dari orang tua dengan berbagai kendala selama belajar dari rumah. Sehingga diperlukan pembelajaran yang inovatif mendorong anak untuk mengasah kemampuan motorik halusnya. Oleh karena itu dilakukan pengamatan dengan melakukan tindakan sekaligus memberi solusi cara meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain stempel menggunakan media bahan lingkungan sekitar. Hal ini diharapkan kemampuan motoric halus dapat meningkat. Dalam melakukan tindakan ini peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas dan tindakan dilakukan selama 2 siklus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana analisa datanya berdasarkan pada observasi dan refleksi. Siklus I dan II pada setiap siklus terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi dan Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus dalam hal kemampuan bermain stempel, membuat pola, dan ketertarikan terbukti meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan melakukan kegiatan bermain stempel dan kepuasan anak 84,6%, serta kemampuan membuat pola saat bermain stempel 76,92%. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah memberikan kegiatan yang menyenangkan belajar dari rumah.Kata kunci: Motorik Halus, Bermain Stempel, Media, Bahan Lingkunga

    Pengaruh Kegiatan Bermain Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok A Tk Al Hidayah 7 Palebon

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan kognitif anak sebelum dan setelah diberi kegiatan bermain gambar, dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kegiatan bermain terhadap kemampuan kognitif anak Kelompok A di TK Al Hidayah 7 Palebon dengan menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelompok A TK Al Hidayah 7 Palebon yang berjumlah 15 anak. Berdasarkan hasil pengkajian dalam observasi diperoleh nilai 59% pada siklus I dan meningkat menjadi 81% pada siklus II, yang semula memiliki nilai 33,3%, artinya terdapat pengaruh kegiatan bermain gambar terhadap kemampuan kognitif anak Kelompok A TK Al Hidayah 7 Palebon.Kata kunci: Bermain gambar, kemampuan kogniti

    Peningkatan Kemampuan Berhitung Angka 1 – 10 Melalui Penggunaan Kartu Angka Berwarna Ukuran 30 Cm X 30 Cm Pada Anak Kelompok B Tk. Islamiyah Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022

    Full text link
    Kemampuan berhitung angka 1-10 anak usia 5-6 tahun yang rendah dan lemahnya ingatan akan bentuk angka, membuat peneliti tertarik mengadakan penelitian. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung angka 1-10 melalui penggunaan kartu angka berwarna ukuran 30x30 cm. Subyek penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Islamiyah Tanjung Raja semester 1 tahun pelajaran 2021/2022 berjumlah 11 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase pra-siklus sebesar 18%, pada RKH ke-5 siklus I meningkat menjadi 46%. Dilanjutkan dengan siklus II, pada RKH ke-5 telah mencapai 91% sehingga ada peningkatan sebesar 73%. Dan disimpulkan penggunaan kartu angka berwarna ukuran 30x30 cm dapat meningkatkan kemampuan berhitung angka 1-10.Kata Kunci : Kemampuan, Berhitung, Kartu Angk

    Meningkatan Kemampuan Kognitif Anak melalui Kegiatan Membuat Rumah Pintar dari Kardus di Kelompok B TK Kamboja

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif anak melalui pembuatan APE rumah pintar dari kardus dengan berbagai bentuk geometri di kelompok B TK Kamboja. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode proyek dengan subjek penelitian adalah murid kelompok B TK Kamboja pada semester ganjil tahun 2021/2022 yang berjumlah 18 anak. Hasil observasi di TK Kamboja terdapat 30% dari jumlah peserta didik yang ada di kelompok B kurang memahami bentuk geometri,warna dan ukuran,karena kegiatan yang di berikan guru kurang menarik minat anak. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya metode proyek dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak.Kata Kunci : Kemampuan kognitif , APE rumah pinta

    Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Wayang Gepit Kelompok B Tk Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa melalui kegiatan bercerita dengan media wayang gepit kelompok B di TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian sebanyak 15 peserta didik. Tema pembelajaran pada siklus I dan II adalah Binatang. Perbaikan pembelajaran menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas model rancangan Kemmis & Taggart. Setelah dilakukan tindakan yang disepakati yaitu Peningkatan kemampuan berbahasa pada akhir perbaikan kegiatan pengembangan. Secara kuantitatif berdasarkan grafik hasil pencapaian pembelajaran akhir siklus II, telah terjadi peningkatan kemampuan berbahasa peserta didik dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 80%. Dengan demikian, 80% peserta didik kelompok B TK Kusuma Mulia Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri telah memiliki kemampuan berbahasa minimal berkembang sesuai harapan (BSH).Kata kunci: Kemampuan Berbahasa, metode bercerita, media, wayang gepi

    Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Kegiatan Mengurutkan Benda Dari Ukuran Besar-Kecil Dengan Media Gambar Kelompok B Di TK Tunas Harapan Batulappa Kab.Luwu

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan mengurutkan benda dari ukuran besar–kecil dengan media gambar di TK Harapan Batulappa. Jenis penelitan adalah penelitian tindakan kelas, subjek penelitian adalah kelompok B di TK Tunas Harapan Batulappa semester I 2021-2022 sebanyak 6 anak, berdasarkan hasil observasi kemampuan kognitif anak rendah. Penelitian dilaksanakan dua tahap yaitu siklus I dan siklus II. Analisis data menunjukkan kemampuan kognitif anak sebesar 61% pada siklus I dan 85 % pada sikus II. Hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui kegiatan mengurutkan benda dari ukuran besar-kecil dengan media gambar dapat meningkatkan kognitif anak.Kata kunci: Kemampuan Kognitif, Mengurutkan benda dengan media gamba

    Pemanfaatan Bahan Alam Untuk Meningkatkan Kognitif Anak Kelompok B Tk Dharma Wanita IIManggis Tahun Ajaran 2021/2022

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Dharma Wanita II Manggis. Anak didik yang dikatakan tuntas dalam peningkatan kognitif hanya 16%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Bahan Alam dalam meningkatkan kemampuan Kognitif anak kelompok B di TK Dharma Wanita II Manggis. Metode yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas. Terdiri dari siklus 1 dan siklus 2. Penelitian ini terdapat 4 tahapan, perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Satu siklus dilaksanakan selama 3 hari dengan subjek anak TK Kelompok B TK Dharma Wanita II Manggis yang berjumlah 10 anak. Hasil penelitian pada siklus 1 meningkat 62,4%. Sedangkan pada siklus 2 meningkat 96,5%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Bahan Alam dapat meningkatkan kemampuan kognitif.Kata Kunci : Kognitif, Bahan Alam, Anak Usia Dini

    Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Media Benda Konkret Pada Kelompok A Di TK Rizki Ananda Kota Bekasi

    Full text link
    Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pendidikan anak di kelompok A TK Rizki Ananda yang masih rendah untuk pembelajaran kognitif khususnya dalam mengenal konsep bilangan walaupun mampu mengurutkan bilangan dan kurangnya ketertarikan pada media. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan pendidik sebelumnya kurang menunjukkan hasil yang memuaskan, sehingga perlu adanya kegiatan pembelajaran yang menarik yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif yaitu dengan media benda konkret yang ada di sekolah. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggart terdiri dari empat tahap : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek Penelitian adalah peserta didik TK Rizki Ananda yang berjumlah 17 anak. Objek dalam penelitian ini yaitu kemampuan kognitif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi, instrumen penelitian yang digunakan berupa panduan observasi teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dengan praktik langsung mengenal konsep bilangan dengan menggunakan media benda konkret lebih menarik dan diminati anak dengan mencapai keberhasilan berupa peningkatan di setiap pertemuan.Kata Kunci : Kognitif, Media Benda Konkret, Kelompok

    Meningkatkan Kemampuan Kreativitas Seni Melalui Metode Proyek Kelompok B TK Perintis Pangkalan Tiga

    Full text link
    Melalui metode proyek dengan menggunakan tiga kegiatan; (1) Finger painting; (2) membuat mahkota dari daun Nangka; (3) membuat sate dari buah terbukti meningkatkan kreativitas seni pada anak kelompok B TK. Perintis dengan memperoleh nilai berkembang sesuai harapan paga kegiatan yang telah di berikan.Kata kunci: Kreatifitas seni, metode proye

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mencap Dengan Pelepah Pisang Pada Murid Kelompok B

    Full text link
    Penelitian ini di latar belakangi hasil pengamatan bahwa belum meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B TK Cendrawasih Kota Bontang karena dalam masa pandemic yang hampir 1 tahun lamanya anak hanya mengambil tugas dan belajar daring sehingga untuk kegiatan ini tidak pernah di berikan guru. Hal tersebut Nampak jelas kurang terampilnya dari hasil kegiatan mencap dengan pelepah pisang, sehingga tujuan dari pemebelajaran khususnya kegiatan mencap tidak mencapai hasil menggembirakan (hasil belajarnya rendah). Selain factor pembelajaran daring, pemilihan kegiatan dan metode pembelajaran yang kurang tepat dan tidak menarik, terutama guru yang menguasai jenis-jenis kegiatan mencap. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 85% anak yang mendapatkan nilai bintang 3 dan nilai bintang 4 dari siklus pertama ke siklus II, dan 90% dari siklus II ke siklus III. Dengan demikian terjadi rata-rata peningkatan kemampuan motorik halus dengan mencap sebesar 90%, jadi penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan mencap melalui media pelepah pisang pada anak kelompok B TK Cendrawasih ini membuktikan bahwah ipotesis diterima.Kata Kunci: Motorik halus, Mencap, Pelepah Pisan

    189

    full texts

    197

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Profesi Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇