Jurnal Profesi Kependidikan
Not a member yet
    197 research outputs found

    Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Metode Proyek Dengan Memanfaatkan barang Bekas

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang menunjukkan bahwa kemampuan Kognitif anak di TK Pkk Wijaya Kusuma 1 masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan anak setelah guru menggunakan pembelajaran metode proyek dengan memanfaatkan barang bekas. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini yaitu Kelompok B. Hasil penelitian Kognitif anak setelah melakukan tindakan menunjukkan adanya perubahan kearah yang lebih baik. Dari penelitian ini guru dapat mempertimbangkan penerapan metode proyek dengan memanfaatkan barang bekas sebagai strategi pembelajaran alternative khususnya dalam meningkatkan kognitif anak di TK Pkk Wijaya Kusuma 1.Kata Kunci : Kognitif anak, metode proye

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Membentuk Pesawat Mainan

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan membentuk pesawat mainan. Karena kemampuan motorik halus anak masih kurang dari yang diharapkan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sistem spiral refleksi sebanyak dua putaran. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tehnik analisis data menggunakan tehnik kuantitatif deskriptif. Faktor yang diamati yaitu kelenturan jari tangan dan ketepatan bentuk. Dari hasil analisis didapatkan bahwa siswa mampu meningkatkan motorik halusnya yaitu 60 % pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Diperoleh kesimpulan bahwa melalui kegiatan membentuk pesawat mainan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Islam Al-AfiahKata Kunci: Kemampuan motorik halus, kegiatan membentuk, pesawat maina

    Penerapan Model Pembelajaran PBLuntuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik denganmenerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Bahan Kimia dalam Kehidupan. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus secara luring dan daring. Tempat pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Tunas Agro, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Langkah kegiatan PPL menggunakan model PBL terdiri dari pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), media pembelajaran, bahan ajar, Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) dan alat evaluasi. Objek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas VIII A Tahun Pelajaran 2021/2022. Pembelajaran menggunakan model PBL meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dibuktikan dengan meningkatnya jumlah peserta didik yang nilainya melampaui KBM. disimpulkan bahwa menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci : IPA,PTK, Model Pembelajaran PBL, SMP Tunas Agr

    Penerapan Model Pembelajaran Type Make a Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas VII SMP Negeri SATAP Pulo Battoa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Make a match dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri SATAP Pulo Battoa. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang berjumlah 14 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif dan diperoleh hasil belajar bahasa inggris siswa khususnya pada materi memberi dan meminta informasi terkait nama waktu mengalami peningkatan di setiap siklusnya. Jumlah siswa yang mencapai KKM 63 (tuntas) pada skor dasar adalah 6 orang (42,85%), sedangkan ulangan harian I pada siklus I jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 10 orang (71,42%%). Sedangkan pada ulangan harian II pada siklus II jumalah siswa yang mencapai KKM yaitu 12 orang dari 14 siswa sebesar (85,71%)Kata Kunci: Metode, Make a match, hasil belaja

    Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Materi Sistem Reproduksi Manusia Kelas IX SMPN 2 Angsana

    Get PDF
    Tujuan penelitian berfokus pada meningkatkan keaktifan belajar pada materi sistem reproduksi manusia peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Angsana dengan model PBL. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX pada semester ganjil TP 2021/2022 dengan jumlah 14 orang. Penelitian berlatar belakang pengalaman selama mengajar materi sistem reproduksi manusia peserta didik kurang aktif terutama untuk bertanya karena metode pembelajaran yang masih digunakan adalah ceramah, sehingga diharapkan dengan model PBL dapat meningkatkan keaktifan peserta didik untuk belajar terutama untuk bertanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian keaktifan belajar, berupa lembar observasi aktivitas peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar.Kata kunci: PBL, Keaktifan Belajar, Sistem Reproduksi Manusi

    Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Anak Usia Dini

    Get PDF
    Kemampuan adalah keahlian seorang individu untuk mengurus sebuah tugas yang menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya hingga dapat selesai dengan baik. Di era yamg mulai memasuki revolusi industry 4.0 ini, setiap individu mau tidak mau diharuskan mempunyai dan menguasai kemampuan berupa keterampilan abad 21 yang salah satunya adalah kolaborasi. Kolaborasi adalah kemampuan untuk saling bekerjasama, berkelompok, beradaptasi dalam bermacam macam tugas dan tanggungjawab, berempati , dan menghargai pemikiran atau pendapat yang berbeda. Cara pembelajaran yang bisa mendukung peserta didik memiliki keterampilan abad 21 adalah model pembelajaran project based learning (PjBL) dengan kegiatan pembelajaran secara berkelompok atau mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi anak. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode research dan develovment atau penelitian pengembangan. Penerapan PjBL menunjukkan kelebihan dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi anak. Karena melalui kegiatan berkelompok dari model tersebut, anak dapat saling menghargai perbedaan pendapat , menyadari kesalahan yang ia buat, menemukan solusi, dan bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan.Kata Kunci : Project based learning ,kemampuan , kolaboras

    Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Siswa Kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi getaran, gelombang dan bunyi dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 47%, pada siklus II meningkat menjadi 60% dan pada siklus III diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 75%. Persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 59%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III meningkat menjadi 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem-Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem-Based Learning, Motivasi belajar, Hasil belajar

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Media Simulasi PhET untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media simulasi PhET. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 11 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal post test dan observasi untuk mengetahui hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dan keterlaksanaan model pembelajaran PBL. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan terdapat peningkatan hasil belajar, yaitu pada siklus I diperoleh rata-rata 68,18 dengan presentase ketuntasan 54,54 %. Sedangkan pada siklus II pembelajaran diperoleh rata-rata 75,45 dengan presentase ketuntasan 81,81 %.Kata Kunci : Penelitian tindakan kelas, problem based learning, hasil belajar

    Peningkatan Kemampuan Anak Dalam Bereksplorasi Melalui Metode Eksperimen Kelompok B TK Alif Jombang

    Get PDF
    Penelitian yang dilakukan pada anak kelompok B di TK ALIF dilatar belakangi oleh kurangnya eksplorasi anak dalam melakukan praktik sederhana saat membuat sesuatu. Keadaan ini disebabkan oleh guru yang monoton, membosankan dan pembelajaran kurang variatif dalam mengajar. Dengan ini dilakukan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan anak bereksplorasi melalui kegiatan eksperimen dengan roti. Penelitian ini dirancang dengan siklus 1 sampai 3. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan anak bereksplorasi melalui kegiatan kreatif dengan roti yang mudah dan menyenangkan. Hasil pada siklus 3 terjadi peningkatan kemampuan anak (BSB) sebesar 80%. Dengan demikian, penelitian ini telah berhasil  meningkatkan kemampuan anak bereksplorasi melalui metode eksperimenKata Kunci; Kemampuan bereksplorasi, roti hias

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Melipat Kertas Dengan Simetris

    Get PDF
    Pada kegiatan kali ini, peneliti mencoba untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melipat kertas dengan simetris pada kelompok B usia 5-6 tahun, kelas KH.Abdul Rasyid Abul Hasan berjumlah 12 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan di TK Islamic Center Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa nilai keterampilan melipat anak yang kemudian dianalisis dengan statistik sederhana untuk memperoleh nilai rata-rata kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan melipat kertas dengan simetris pada kelompok B dapat meningkatkan motorik halus anak. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi sebelum tindakan, anak yang mendapat kriteria berkembang sangat baik (BSB) diperoleh rata-rata persentase 25% atau 3 anak mengalami peningkatan sebesar 73,6% atau 9 anak. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan peraga yang ukurannya cukup besar, dilengkapi gambar langkah-langkah pembelajaran dan dalam mengajarkan melipat kertas dilakukan secara bertahap. Dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan melipat kertas dengan simetris dinyatakan berhasil, sehingga kegiatan ini dapat diterima sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan motork halus anak.Kata Kunci : Motorik halus, melipat kerta

    189

    full texts

    197

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Profesi Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇