Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Not a member yet
    194 research outputs found

    Dekonstruksi Cerita Rakyat Indonesia dalam Iklan Televisi

    Full text link
    The challenge to maintain the sustainability of Indonesian folklore is big that it may cause the loss of pride in Indonesian folklore among the youth. One of the efforts made by PT Lasallefood Indonesia is by presenting a Marjan syrup advertisement themed Indonesian folklore in Ramadhan. This study describes how Indonesian folklore, a traditional cultural product, is deconstructed into a syrup product television advertising with its creative side in generating brand awareness to the audience. This is a qualitative research relying on Derrida\u27s Deconstruction theory. The data in this study are the folklore of Timun Mas and Lutung Kasarung. The result is the deconstruction of the folklore in Marjan\u27s advertisement is not entirely the same as the original story. The folklore presented has almost all been developed. Some have been reconstructed into advertisements with a new and modern storyline, even though the characters presented are still the same. Some characterizations have changed, but don\u27t affect the essence of the story. The folklore story plot has all been almost developed. The brand is featured three times at every important and reasonable moment. This advertisement has made a breakthrough to introduce Indonesian folklore that is full of moral messages with a contemporary look. Tantangan untuk mempertahankan kelestarian cerita rakyat Indonesia semakin besar dengan banyaknya budaya global yang masuk ke Indonesia sehingga tidak menutup kemungkinan hilangnya rasa kebanggan terhadap cerita rakyat Indonesia di kalangan generasi muda. Salah satu upaya telah dilakukan oleh PT Lasallefood Indonesia dengan menghadirkan iklan sirop Marjan yang bertemakan cerita rakyat Indonesia menjelang dan hingga akhir Ramadhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana cerita rakyat Indonesia sebagai produk budaya tradisional didekonstruksi menjadi iklan televisi produk sirop serta melihat sisi kreativitasnya dalam memunculkan brand awareness kepada penonton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif yang ditopang oleh teori dekonstruksi Derrida. Data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Timun Mas dan Lutung Kasarung. Hasil penelitian menjelaskan bahwa cerita rakyat yang ada dalam iklan Marjan mengalami dekonstruksi dan tidak sepenuhnya sama dengan cerita aslinya. Penokohan dan perwatakan ada yang mengalami perubahan, tetapi tidak memengaruhi esensi cerita. Alur cerita rakyat yang ditampilkan dalam iklan Marjan hampir semuanya telah dikembangkan. Brand sirop Marjan juga ditampilkan sebanyak tiga kali pada setiap momen penting dan masuk akal. Iklan ini telah melakukan terobosan untuk memperkenalkan cerita rakyat Indonesia yang sarat dengan pesan moral dengan tampilan kekinian

    Subjektivitas Kekuasaan Dalam Pemberitaan Media Online

    Full text link
    At present, the social media newsroom has been widely used to branding images that are certain political symbols, while deconstructing political images. The news portal Detik.com and Kompas.com include those that are widely used to construct or deconstruct certain political images. In the year of politics, where presidential elections will be held, it is difficult to avoid the subjectivity of power sneaking into the media room. This fact is proven through the study of the reporting of the hashtag (#)2019overthepresident’s on the news portal Detik.com and Kompas.com. This descriptive-interpretive qualitative study with the Pan-Kosicki framing analysis found an element of subjectivity in discourse #2019overthepresident’s on both news portals. Judging from the syntactic, script, thematic, and rhetorical elements of analysis there are aspects of subjectivity in the news Detik.com and Kompas.com. Through the language analysis tool on the four elements of Pan-Kosicki, found a tendency to positive framing on #2019Ganti President\u27s hashtag at Detik.com. On the contrary, Kompas.com tends to give negative framing on #2019overthepresident’s hashtag. There is power subjectivity in news framing in both sample media with different variations, accents, and degrees.Saat ini ruang berita media sosial telah banyak digunakan untuk mem-brading citra yang menjadi simbol politik tertentu, sekaligus mendekonstuksi citra politik. Portal berita Detik.com dan Kompas.com termasuk yang cukup banyak dimanfaatkan untuk mengonstruksi atau mendekonstruksi citra politik tertentu. Di tahun politik, ketika pemilihan presiden akan digelar, sulit dihindari subjektivitas kekuasaan menyelinap masuk ke ruang media. Fakta ini dibuktikan melalui kajian pemberitaan tagar (#)2019GantiPresiden di portal berita Detik.com dan Kompas.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif-interpretif dengan analisis framing Pan-Kosicki untuk menemukan adanya unsur subjektivitas pemberitaan media online terkait wacana #2019GantiPresiden di kedua portal berita. Hal tersebut dapat diketahui dari elemen analisis sintaksis, skrip, tematik, dan retoris terdapat aspek subjektivitas dalam pemberitaan Detik.com dan Kompas.com. Melalui analisis bahasa pada keempat elemen analisis Pan-Kosicki, ditemukan kecenderungan framing positif pada tagar #2019GantiPresiden di Detik.com. Sebaliknya, Kompas.com cenderung memberi framing negatif pada tagar #2019GantiPresiden. Terdapat subjektivitas kekuasaan dalam framing berita di kedua media sampel dengan variasi, aksentuasi, dan derajat yang berbeda

    Literasi Digital, Massive Open Online Courses, dan Kecakapan Belajar Abad 21 Mahasiswa Generasi Milenial

    Full text link
    Millennial generation students need to be equipped with adequate digital literacy in order to face the industrial revolution 4.0. Unfortunately, students\u27 digital literacy particularly related to the 21st century learning abilities is relatively low. This article critically discusses digital literacy massive open online courses (DL-MOOCs) need developments in higher education, including; 1) the need of digital literacy for academic purposes; 2) the development of MOOCs around the world and in Indonesia; 3) 21st century learning abilities of millennial generation students. Study in this article is the result of preliminary research using literature review and survey methods involving 245 first-year millennial generation students. The results revealed that; 1) digital literacy for academic purposes is needed since ample digital information has been utilised as learning resources and the learning process in higher education have commonly conducted in a digital environment; 2) the development of MOOCs opens extensive opportunities to be used as a massive, open, and online learning platform to improve digital literacy of millennial generation students; and 3) 21st century learning abilities of millennial generation students are very low in the components of creative collaborator and innovative designer. These results indicate the urgency of MOOCs developments that focus on digital literacy for academic purposes. Mahasiswa generasi milenial perlu dibekali dengan literasi digital yang memadai dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0. Sayangnya, literasi digital mahasiswa terutama yang berkaitan dengan kecakapan belajar secara digital pada abad 21 masih tergolong rendah. Artikel ini mendiskusikan secara kritis kebutuhan pengembangan digital literacy massive open online courses (DL-MOOCs) di perguruan tinggi, meliputi; 1) kebutuhan literasi digital untuk keperluan akademik; 2) perkembangan MOOCs di dunia dan Indonesia; dan 3) kecakapan belajar abad 21 mahasiswa generasi milenial. Kajian dalam artikel merupakan hasil penelitian pendahuluan menggunakan metode kajian pustaka dan survei melibatkan 245 mahasiswa generasi milenial yang sedang menempuh perkuliahan pada tahun pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) literasi digital untuk keperluan akademik sangat dibutuhkan karena hampir semua informasi yang dijadikan sumber belajar dan proses pembelajaran di perguruan tinggi sudah banyak dilakukan dalam lingkungan digital; 2) perkembangan MOOCs membuka kesempatan luas untuk dapat digunakan sebagai platform pembelajaran terbuka dan masif untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa generasi milenial; dan 3) kecakapan belajar abad 21 mahasiswa generasi milenial masih sangat rendah pada komponen creative collaborator dan innovative designer. Hasil tersebut menunjukkan urgensi pengembangan MOOCs yang berfokus pada literasi digital untuk keperluan akademik

    Peran Media Instagram dalam Memasarkan Produk Fashion Dollies

    Full text link
    Indonesian internet users dominate access to chat services and social media, one of which is Instagram. The business began to enter the medium that is have much audiences. This phenomenon is used by Dollies through Instagram @wearedollies as a product marketing communication medium. This study aims to describe comprehensively the role of social media content in marketing Dollies products via Instagram @wearedollies. The analysis was carried out using marketing mix and promotion mix theory which is connected with the @wearedollies instagram contents. Descriptive qualitative paradigm is used to understand all phenomenons that occured. The result is the Instagram content @wearedollies used all elements of the promotion mix with diverse roles. The content that appeared consists of Instagram profiles, product photos and videos, captions, feedback comments, and direct messages for existence roles, repost and testimonials content for engagement roles, open reseller, discounts, and open orders content for sales roles, as well as endorse and giveaway content traffic roles. Pengguna internet Indonesia mendominasi akses layanan chatting dan media sosial, salah satunya instagram. Bisnis pun mulai memasuki ruang yang banyak diminati khalayak tersebut. Fenomena ini dimanfaatkan Dollies melalui instagram @wearedollies sebagai media komunikasi pemasaran produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai peran konten media sosial dalam pemasaran produk Dollies melalui instagram @wearedollies. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori bauran pemasaran dan promosi yang dikaitkan dengan konten instagram @wearedollies. Paradigma kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami rincian fenomena yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah konten instagram @wearedollies menggunakan seluruh elemen bauran promosi dengan peran yang beragam. Konten yang dimunculkan terdiri dari profil instagram, foto dan video produk, caption, feedback komentar, dan direct message untuk peran eksistensi, konten repost dan testimoni untuk peran engagement, konten open reseller, diskon, dan open order untuk peran penjualan, serta konten endorse dan giveaway untuk peran traffic

    Aspek Hukum Platform E-Commerce Dalam Era Transformasi Digital

    Full text link
    The growth of the Internet in Indonesia is changing so quickly as it progresses, the existence of Internet is attracting interest to facilitate people who have interest in computers. Lately, Internet service users are increasing rapidly, and start to expand widely with changes in the digital transformation era. Advanced information technology has digitized all fields including business (digital revolution era), because it provides practical ease in the dynamic of communication and information.  However, in its development has resulted in a negative impact in the realm of information technology relating to the escalation of crime in cyberspace. This research uses qualitative research methods, a normative juridical approach with descriptive of analysis through data collection techniques in the form of online literature studies that produce secondary data sources with three legal materials. The results of the research present a legal protection effort for consumers conducted in a preventative, repressive, solutive and alternative through dispute resolution both litigation and non-litigation. So that the protection of laws against consumers who utilize e-commerce Platform as an alternative means of online shopping can be assured by the legal efforts of the use of regulations governing the electronic trading, especially on e-commerce Platform social media.Perkembangan internet di Indonesia berubah sangat cepat seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa waktu ke belakang, eksistensi internet telah menarik minat sebagian masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap komputer. Akhir-akhir ini, pengguna jasa internet meningkat secara pesat dan mulai berkembang secara luas dengan adanya perubahan di era transformasi digital. Teknologi informasi yang semakin maju telah mendigitalisasi semua bidang termasuk bisnis (digital revolution era) sebab memberikan kemudahan secara praktis dalam dinamisnya komunikasi dan informasi. Namun, dalam perkembangannya telah mengakibatkan dampak negatif dalam ranah teknologi informasi berkaitan dengan eskalasi kejahatan di dunia maya. Dalam penelitian digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif yang bersifat deskriptif analisis melalui teknik pengumpulan data berupa kajian literatur secara daring yang menghasilkan sumber data sekunder dengan tiga bahan hukum. Hasil penelitian menghadirkan upaya perlindungan hukum bagi konsumen yang dilakukan secara preventif, represif, protektif, solutif, dan alternatif melalui penyelesaian sengketa, baik jalur litigasi maupun nonlitigasi sehingga perlindungan hukum terhadap konsumen yang memanfaatkan platform e-commerce sebagai sarana alternatif dalam berbelanja online dapat terjamin dengan adanya upaya hukum dari pemanfaatan regulasi yang mengatur tentang perdagangan elektronik khususnya pada platform e-commerce

    Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi terhadap Komitmen Organisasi Berdasarkan Perspektif Aparatur Sipil Negara Non-Struktural

    Full text link
    The organizational changes occur due to the emergency need of working production and effectiveness.  A commitment from all of the organizational members is needed to cooperate and adapt towards the changes in order to maintain the performance’s quality. This study was aimed to determine the influential impact of organizational communication climate on organizational commitment according to the non-structural civil servant’s perspective, and also to determine the influential factors of organizational communication climate on organizational commitment. This is a quantitative study which was conducted at The Research Center for Biotechnology and Tree Improvement (BBPBPTH), Sleman in September-October 2015. The primary data was collected through survey. The random sampling was used to determine the sample which involved 96 participants. The data analysis used Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The result confirmed that organizational communication climate had positive effect on organizational commitment. The trust and concern for high performance goals proved to affect significantly on organizational commitment, while listening in upward communication was not significantly affecting civil servant’s organizational commitment. Perubahan dalam organisasi terjadi karena munculnya kebutuhan untuk peningkatan produktivitas dan efektivitas dalam bekerja. Permasalahannya ialah bahwa perubahan tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak terhadap penurunan produktivitas organisasi. Oleh karena itu, diperlukan komitmen tinggi dari seluruh anggota organisasi di pemerintahan guna beradaptasi dan bekerja sama melampaui perubahan guna menjaga kualitas kerja. Salah satu hal yang dapat menjaga kestabilan kinerja adalah komitmen kuat dari anggota organisasi terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim komunikasi terhadap komitmen organisasi menurut perspektif aparatur sipil negara non struktural serta memetakan faktor-faktor iklim komunikasi organisasi yang berpengaruh terhadap komitmen organisasi. Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) Sleman pada bulan September-Oktober 2015 dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling, sementara pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner terhadap 96 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil dari penelitian ini mengkonfirmasi bahwa iklim komunikasi organisasi secara positif memiliki pengaruh terhadap komitmen organisasi. Kepercayaan (Trust) dan perhatian terhadap tujuan-tujuan berkinerja tinggi (concern for high performance goals) terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi, sementara mendengarkan dalam komunikasi keatas (listening in upward communication) terbukti tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi aparatur sipil negara di Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH)

    Dinamika Relasi dan Kuasa Negara dalam Produksi Konten di Media Siber Pemerintah Menjelang Pemilihan Umum Presiden 2019

    Full text link
    This study aims to describe the dynamics of state power in producing political and economic content at www.indonesiabaik.id cyber media prior to the 2019 Presidential Election. This study uses the constructivism paradigm with a qualitative approach and case study methods. Two informants were selected purposively. The validity of data was using source triangulation techniques. The data collective techniques were through interviews, observations, and library studies. The result shows that the Indonesian government intervenes and puts pressure on editors in the news productions in a hard campaign way style. In terms of power relations, the role of government cyber media was to create an open space for public opinion creation through dialogues. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kuasa negara dalam produksi konten politik dan ekonomi di media siber www.indonesiabaik.id selama Pemilihan Umum Presiden 2019. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Informan berjumlah dua orang yang dipilih secara purposif. Uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan cara pemerintah memproduksi konten isu politik dan ekonomi di situs ini dengan melakukan intervensi dan memberi tekanan kepada editor untuk membuat konten bermuatan hard campaign. Peran media siber ini dalam relasi kuasa menjelang Pemilu Presiden 2019 yakni membuka ruang dalam membangun opini publik melalui dialog yang terbangun di dalamnya

    Instagram Tourism: Menciptakan Hype Pada Destinasi Wisata (Studi pada Akun @Indoflashlight)

    Full text link
    The popularity and user-friendliness of social media have put them in various roles, including promotion. Instagram as one of the most popular photo-sharing social media platforms these days, is potential for promoting  Indonesia\u27s tourism. Captivating Instagram shots have boosted tourism numbers in many destinations. The objective of this study is to analyze social media\u27s role done by indoflashlight account (@indoflashlight) in promoting and creating hype for Indonesian tourism This is descriptive qualitative research using virtual ethnography methods. The results showed that Indoflashlight has applied the four Cs in social media ie context, collaboration, communication, and connectivity in conducting promotion for Indonesian tourism. The promotions are designed in order to inform, invite, and remind. The result also shows that the use of social media Instagram can create hype/buzz about tourist destination, including for introducing tourism destination that has not yet acknowledged by most people. Kepopuleran dan kemudahan dalam menggunakan media sosial telah menempatkannya dalam berbagai  peran, termasuk sebagai sarana promosi. Sebagai salah satu media sosial yang sangat populer saat ini, Instagram berpotensi untuk promosi pariwisata Indonesia. Foto-foto menawan di Instagram telah meningkatkan jumlah wisatawan di banyak destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial instagram yang dilakukan oleh akun Indoflashlight dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Metode penelitian menggunakan etnografi virtual dengan objek konten pada akun Instagram @Indoflashlight selama bulan Desember 2019.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Indoflashlight telah  menerapkan 4C dalam penggunaan media sosial yaitu konteks, kolaborasi, komunikasi dan konektivitas. Kegiatan promosi didisain untuk menginformasikan, mengajak, dan mengingatkan melalui sosial media untuk memenuhi tujuan dari promosi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa media sosial instagram dapat digunakan untuk menciptakan hype/buzz tentang destinasi wisata, termasuk destinasi yang belum banyak dikenal oleh masyarakat

    Pengaruh Kualitas Website Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Terhadap Kepuasan Pengguna dengan Metode Webqual

    Full text link
    In early 2020, LAPAN launched the latest version of the website with updated look and features. The problem is that the quality of the LAPAN website has not been able to satisfy users. This study aims to determine the effect of the LAPAN website on user satisfaction with the WebQual method. Respondents are LAPAN employees at the LAPAN Work Unit who have used or interacted with the LAPAN website. The number of samples taken 193 respondents by purposive sampling based on the Slovin formula. The validity and reliability test results of the research instruments are valid and reliable because they meet the requirements. The results are (1) the multiple regression equation model to user satisfaction is Y = 0.305 + 0.067 Usability + 0.016 Information Quality + 0.037 Service Interaction Quality; (2) the Usability, Information Quality, and Service Interaction Quality variables have a positive and significant effect on LAPAN website user satisfaction; (3) the Usability variable and Service Interaction Quality variable have positive and partially significant effect on LAPAN website user satisfaction, while the Information Quality variable has no positive and significant effect on LAPAN website user satisfaction; and (4) Usability, Information Quality and Service Interaction Quality variables contributed 58.4% to LAPAN website user satisfaction, while the remaining 41.6% was influenced by other independent variables. Di awal tahun 2020, LAPAN telah melakukan peluncuran website versi terbaru dengan tampilan dan fitur yang telah diperbarui. Permasalahannya adalah kualitas website LAPAN tersebut belum dapat memuaskan pengguna. Untuk itu penelitian ini bertujuan melihat mengetahui pengaruh website LAPAN terhadap kepuasan pengguna dengan metode WebQual. Responden ialah pegawai LAPAN pada satuan kerja di lingkungan LAPAN yang pernah memanfaatkan atau berinteraksi dengan website LAPAN. Jumlah sampel yang diambil 193 responden secara purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian adalah valid dan reliabel karena telah memenuhi persyaratan. Hasil penelitian adalah (1) model persamaan regresi berganda untuk Kepuasan pengguna Y = 0,305 + 0,067 Usability+ 0,016 Information Quality + 0,037 Service Interaction Quality; (2) Variabel Usability, Information Quality, dan Service Interaction Quality berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pengguna website LAPAN; (3) Variabel Usability dan Service Interaction Quality berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna website LAPAN, sedangkan variabel Information Quality tidak berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna website LAPAN; dan (4) Variabel  Usability, Information Quality dan Service Interaction Quality memberikan sumbangan pengaruh 58,4% terhadap kepuasan pengguna website LAPAN, sedangkan sisanya sebesar 41,6% dipengaruhi oleh variabel bebas lain

    Strategi Pemanfaatan Media Baru NET. TV

    Full text link
    Sudah hampir 30 tahun sejak televisi swasta nasional pertama mengudara di Indonesia. Sejak saat itu, televisi-televisi swasta nasional terus bermunculan, hingga kini lebih dari 15 stasiun televisi swasta nasional mengudara di Indonesia. Dengan persaingan yang ketat, terutama sejak era digital di Indonesia dimulai pada pertengahan tahun 2000-an, stasiun-stasiun televisi swasta nasional di Indonesia harus memikirkan strategi manajemen media mereka, termasuk di dalamnya NET. TV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media baru sebagai platform utama NET. TV untuk bersaing memperebutkan pasar penonton di Indonesia. Metode penelitian studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan new media memang menjadi strategi utama NET. TV dalam persaingan televisi swasta nasional di Indonesia, dengan menggunakan beragam media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, LikedIn, dan Google+) serta kanal digital khusus milik mereka, yakni Zulu.id

    156

    full texts

    194

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Studi Komunikasi dan Media
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇