JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
Implementasi ISO 9126 dan Fishbone Analisis pada Sistem Perpustakaan Sekolah di UPT SD Negeri 27 Gresik
Sistem Perpustakaan Sekolah UPT SD Negeri 27 Gresik telah menerapkan sistem manajemen pelayanan untuk mendukung operasional perpustakaan. Namun, belum jelas apakah sistem tersebut memenuhi kriteria evaluasi. Penulis menggunakan standar ISO 9126 untuk mengevaluasi persyaratan untuk memperoleh sertifikat dalam aplikasi Perpustakaan dengan melakukan berbagai analisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem perpustakaan dengan ISO 9126. Metode penelitian analitik yang digunakan meliputi klausa pendefinisian, skor checklist, skala likert, dan diagram tulang ikan. Berdasarkan hasil analisis penulis, sistem aplikasi perpustakaan sekolah UPT SD Negeri 27 Gresik belum lulus standar ISO 9126, sehingga sistem perpustakaan masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan. Skor skala Likert hanya 21,30%, sedangkan untuk mencapai standar ISO 9126, skor skala Likert minimal harus mencapai 60%. Masalah umum dari tinjauan analitik ini yang menyebabkan aplikasi Sistem Perpustakaan gagal memenuhi standar kualitas ISO 9126 adalah kurangnya skor skala Likert dan diagram tulang ikan. Saat menggunakan diagram tulang ikan, masalah utama adalah kurangnya pendanaan. Hipotesis penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya agar aplikasi dapat memenuhi uji kelayakan standar mutu ISO 9126
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA PT. TRISATYA CIPTA HUTAMA MENGGUNAKAN TOGAF
Sistem informasi dan teknologi informasi saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan sistem yang terintegrasi dengan komputer. Perancangan arsitektur enterprise diharapkan dapat membantu perusahaan untuk mewujudkan hal tersebut. Perancangan arsitektur dinilai dapat membantu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan sistem dalam proses meningkatkan kinerja dari setiap aktivitas bisnis yang berjalan. Langkah yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut yaitu dibutuhkan sebuah kerangka kerja yang digunakan sebagai metode pada penelitian ini yaitu TOGAF ADM. Metode tersebut dapat membantu mengelola dan menyelaraskan bisnis dengan teknologi informasi pada perusahaan. Pada metode TOGAF ADM, terdapat siklus atau tahapan yang harus dilalui ketika melakukan perancangan arsitektur enterprise. Mulai dari tahap awal yaitu fase preliminary hingga ke tahap akhir dalam proses analisis dan perancangannya. Berdasarkan siklus atau fase-fase tersebut, kemudian didapatkan rincian kebutuhan untuk setiap aktivitas bisnis pada PT. Trisatya Cipta Hutama beserta dengan rancangan yang diusulkan agar dapat dijadikan sebagai pedoman pengembangan sistem yang akan membantu aktivitas bisnis pada perusahaan
PERANCANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY UNTUK VISUALISASI MODEL 3 DIMENSI DESIGN PACKAGING PRODUK
Teknologi Visualisasi 3D adalah Teknologi yang memungkinkan membuat objek menjadi lebih nyata. Salah satu fungsi utama teknologi visualisasi 3D dalam pembuatan kemasan yang dapat memberikan gambaran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan menyediakan visualisasi yang akurat dan detail dari kemasan yang akan diproduksi. sehing-ga membantu dalam proses design, produksi, dan komunikasi yang lebih efisien dan efektif dalam pembuatan kemasan. Visualisasi model 3D dapat membantu dalam proses perencanaan dan pembuatan kemasan produk menjadi lebih baik. Dengan menggunakan software visualisasi 3D, Anda dapat dengan mudah mengetahui model kemasan yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan Anda. Software visualisasi 3D seperti SketchUp atau Blender dapat digunakan untuk membuat model kemasan dengan tingkat detail yang tinggi. Anda dapat mengetahui elemen seperti tekstur, bentuk, warna, dan informasi tambahan seperti ukuran dan bahan yang dibutuhkan. Augmented reality (AR) adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek virtual atau informasi di lingkungan dunia nyata. Ini melibat-kan overlay konten digital ke dunia fisik, menggunakan perangkat seperti smartphone atau tablet untuk menampilkan konten. Dalam konteks penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi AR yang menampilkan model 3D design pada smartphone. Pada penelitian ini hasil dari penerapan Multimedia Development Life Cycle pada pembuatan aplikasi visual-isasi 3D dapat membantu terciptanya aplikasi pengenalan packaging produk sebagai media edukasi alternatif untuk mem-permudah pengguna belajar mengenai packaging produk pada kemasan makanan dan minuman. Aplikasi ini digunakan untuk memudahkan user mempelajari design packaging produk melalui model 3D yang disajikan pada Android dan dengan pembacaan markerless melalui kamera Smartphone
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY SEBAGAI VIRTUAL GUIDE MENGGUNAKAN METODE MARKER BASED TRACKING
Perkembangan teknologi informasi sangat siginfikan antara lain dibidang Augmented Reality (AR). Teknologi Augmented Reality telah berkembang akhir-akhir ini dan telah diterapkan di berbagai bidang seperti e-commerce, pemasaran, hiburan dan pariwisata. Teknologi AR memiliki potensi besar sebagai sarana pendidikan pariwisata untuk memberikan hal-hal baru kepada masyarakat. Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang interaktif menggunakan teknologi AR. Manfaat dari aplikasi ini adalah memberikan alternatif lain sebagai pengganti atau pelengkap pemandu tour yang lebih efektif dan menarik. Aplikasi ini menggunakan metode marker-based tracking, metode ini akan memunculkan objek Animasi 2D, 3D, video, audio, ataupun teks. Aplikasi dengan cara scan dari kamera yang kemudian akan muncul dalam layar smartphone melalui pengenalan sebuah penanda. Pengembangan perangkat lunak ini menggunakan metode Waterfall, dimana pembuatan perangkat lunak dilakukan dengan cara berurutan dimulai dari Analisa, desain, penerapan dan pengujian. Hasil dari penelitian mengenai pembuatan aplikasi augmented reality sebagai media edukasi Candi Arjuna yaitu Aplikasi berjalan dengan baik minimal pada android 6 sampai dengan android 11. Serta intensitas Cahaya 20 lx – 500 lx dengan sudut 30 – 90 dengan jarak marker 30 cm – 90 cm adalah komposisi yang baik untuk menampilkan objek. Untuk pengujian fungsionalitas Black-Box menunjukan seluruh tombol antar muka berjalan sesuai dengan yang diharapkan
PERANCANGAN BACKUP-LINK MENGGUNAKAN METODE VRRP PADA JARINGAN VLAN DALAM PENYEDIAAN REDUNDANCY PADA LAYER 3
Dalam Penyediaan Jaringan redundan diperlukan parameter agar digunakan sebagai acuan untuk menilai kualitas jaringan disebut Quality of Service(QoS). Beberapa parameter yang mempengaruhi QoS antara lain delay, dan packet loss pada jaringan internet.maka untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan maka harus sesuai dengan parameter Quality of Service. Virtual Router Redundancy Protocol (VRRP) merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk tujuan redundancy antar router, Virtual Router Redundancy Protocol (VRRP) akan menjamin ketersediaan yang tinggi dan meminimalisir kegegalan pada salah satu perangkat jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang protocol VRRP untuk menyediakan jaringan yang redundan di MAN 1 Semarang. Hasil dari penelitian ini diperoleh rata-rata delay sebesar 55ms dan Packet Loss sebesar 0,075%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa protocol VRRP sangat baik diterapkan sebagai back up link pada topologi jaringan MAN 1 Semarang. Kata Kunci: Back-Up Link, VRRP, Vla
ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP DATA TWEET TRAVELOKA SELAMA RAPID TEST ANTIGEN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES
Traveloka melalui akun twitter selama pandemi, banyak mengeluarkan pendapat berupa komentar-komentar tentang syarat untuk melakukan setiap perjalanan baik di luar maupun di dalam negeri yaitu surat dari hasil rapid test antigen maupun PCR dengan dinyatakan negatif Covid-19. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana cara mendapatkan data analisis sentimen dari media sosial Twitter pada data tweet Traveloka selama rapid test antigen dengan algoritma naïve bayes. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sentimen masyarakat terhadap data tweet Traveloka selama rapid test antigen berdasarkan dari opini masyarakat atau netizen pada Twitter. Sementara itu, analisis pada penelitian ini menggunakan Naïve Bayes. Dalam melakukan pengukuran pada analisis sentimen didapatkan hasil dari pembobotan TF-IDF serta hasil akurasi algoritma Naïve Bayes sebesar 75% dengan membagi data training dan data testing dengan rasio 80:20 serta mendapatkan nilai recall sebesar 67%, nilai precision sebesar 86% dan nilai f1-score sebesar 76%
ARSITEKTUR SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK PADA URUSAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA TOGAF
Teknologi informasi terus mengalami perkembangan di berbagai sektor, tidak terkecuali pada sektor pemerintahan. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kegiatan pemerintahan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Penerapan teknologi informasi akan membantu pemerintahan dalam mengolah informasi yang kemudian disediakan sebagai layanan baik layanan administrasi pemerintahan maupun layanan publik. Pemanfaatan TI pada sektor pemerintahan mulai menjadi perhatian di Indonesia dengan adanya pedoman Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan adanya SPBE, pencapaian visi dan misi serta target pencapaian setiap provinsi di Indonesia menjadi lebih cepat dan mudah. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang harus memenuhi ketentuan SPBE. Disperkim Provinsi Jawa Barat memiliki 4 (empat) bidang yang beroperasi yaitu bidang perumahan, bidang kawasan permukiman, bidang infrastruktur permukiman, dan bidang pertanahan. Keempat bidang tersebut menjalankan tugas dan fungsinya dengan tujuan untuk memenuhi target pencapaian kualitas pelayanan pada urusan perumahan permukiman yang tertuang pada indikator kinerja utama Disperkim Jawa Barat. Namun belakangan ini terdapat indikator kinerja utama yang tidak memenuhi target yaitu pada tingkat kualitas kawasan permukiman yang disebabkan oleh kurang efektifnya penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan kegiatan operasional pada urusan kawasan permukiman. Oleh karena itu, dilakukan penelitian guna memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan metode design science recearch. Dengan menerapkan perancangan arsitektur SPBE berbasis TOGAF ADM yang meliputi domain arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi, penelitian ini akan menghasilkan blueprint arsitektur SPBE sebagai solusi dalam pemecahan permasalahan tersebut sekaligus sebagai perencanaan improvement kegiatan operasional Disperkim Jawa Barat. Pada penelitian ini akan memanfaatkan aplikasi target satu pintu untuk layanan publik Provinsi Jawa Barat, yaitu aplikasi mobile Sapawarga
DATA MINING UNTUK CLASSIFICATION DALAM MENDETEKSI KERUSAKAN ELEKTROKARDIOGRAM MENGGUNAKAN NAIVE BAYES
Dalam dunia kesehatan EKG merupakan salah satu pemeriksaaan yang penting. Elektrokardiogram (EKG) adalah pemeriksaan untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung. EKG umumnya dilakukan untuk memeriksa kondisi jantung dan menilai efektivitas pengobatan penyakit jantung. Dalam penggunaannya, EKG bisa mengalami berbagai kerusakan. Kerusakan alat tersebut bisa dideteksi dari berbagai gejala yang timbul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kerusakan alat paling mendekati dari perhitungan berbagai gejala yang muncul. Teknik yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan yaitu menggunakan data mining dan metode yang digunakan adalah klasifikasi. Klasifikasi dapat dengan mudah menghitung kemungkinan keluaran berikutnya. Beberapa algoritma dapat digunakan dalam data mining, pada penelitian ini algoritma yang digunakan yaitu algoritma Naïve Bayes. Algoritma ini didasarkan pada teorema Bayes. Data yang digunakan yaitu data kerusakan yang muncul pada EKG dan berbagai gejala yang ditimbulkan dari kerusakan tersebut. Pada penelitian ini kasus yang diambil adalah kerusakan yang menimbulkan dua gejala yakni indikator error menyala dan sistem error. Hasil didapatkan dengan melakukan perhitungan secara manual melalui beberapa tahapan dengan hasil akhir presentase tertinggi yaitu 50%
Movie Recommender System Using Decision Tree Method
In this modern era, many things that can be done online, one of which is watching movies. When the number of movies increases, people often find it difficult to decide which movie to watch next. To solve this problem, a useful recommendation system was developed to find movies that one might like based on movies that have been watched before. This research develops a movie recommendation system using Collaborative Filtering (CF) with the Decision Tree algorithm. In this study, the data used were movie data and ratings obtained from the grouplens.org website. Then the movielens dataset is filtered and only saves movies with a rating of more than 50 that are used in the recommendation system. In this study, Mean Absolute Error (MAE) is used as a method to assess the accuracy of the movie recommendation system. Based on the research that has been done, Decision Tree gets better results with an MAE value of 0,942 compared to Collaborative Filtering with an MAE value of 1,242
PERANCANGAN DOMAIN SPECIFIC LANGUAGE PADA PEMBUATAN APLIKASI FRAMEWORK REPORTING DENGAN MENGGUNAKAN PYTHON FLASK
Pertambahan jumlah data harus diikuti dengan sistem pengelolaan data yang lebih baik. Hal ini akan berdampak pada pembuatan laporan perusahaan yang semakin kompleks. Tingkat kompleksitas akan bertambah dengan pembuatan sistem yang pada umumnya menggunakan general purpose language yang memiliki kesulitan jika diterapkan dengan alasan memiliki sifat yang umum dan juga membutuhkan suatu keahlian khusus dalam pemrograman. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan sistem yang dapat mengelola data laporan yang lebih baik. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem aplikasi pembuat laporan dengan menggunakan domain specific language sebagai perantara penulisan perintah – perintah dalam pembuatan laporan sesuai dengan kebutuhan. Sistem ini akan mempermudah pembuatan laporan dengan membaca file konfigurasi yang diberikan sesuai dengan format dan tata bahasa yang telah ditentukan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Black Box Testing dengan hasil testing yang baik dan sesuai dengan harapan. Dengan demikian sistem aplikasi pembuatan laporan dengan menggunakan domain specific language dapat digunakan untuk membuat laporan dengan lebih baik dan lebih cepat