JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
SISTEM PERAMALAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING BERBASIS WEB STUDI KASUS PADA PT.DEXA MEDICA PALEMBANG
Kecanggihan teknologi yang pesat ditandai dengan semakin banyaknya penggunaan media digital sebagai alat bantu dalam kehidupan manusia. Penggunaan computer dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi salah satu bentuk perkembangan teknologi.Sebelum menggunakan komputer, pencatatan produksi suatu perusahaan akan direkap secara manual pada sebuah buku besar, maka sekarang computer dapat membantu hal itu agar pekerjaan manusia semakin mudah. PT. Dexa Medica merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi obat-obatan dan alat kesehatan yang masuk ke dalam kategori distributor yang berperan dalam pelayanan penyedia obat-obatan bagi masyarakat yang sejalan dengan misi dari perusahaan tersebut, yaitu menjadi distributor obat dan alat kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat terutama dalam aspek Kesehatan.peneliti melakukan peramalan penjualan produk menggunakan metode single 3 exponential smoothing sehingga perusahaan dapat melihat produk-produk yang diminati pelanggan, dan dapat mengurangi persediaan stock yang berlimpah serta dapat mengetahui stok–stok produk yang mulai menipis atau waktunya di produksi lagi sehingga menjadi lebih ekonomis. Hasil yang didapat dari sistem peramalan produksi menggunakan single exponential smoothing pada pt dexa medica Palembang adalah sistem yang dibangun dapat membantu perusahaan dalam melakukukan analisa produksi sehingga resiko kekurangan serta kelebihan stok dapat diminimalisir dan dapat membantu menentukan persediaan stok produk obat-obatan dalam setiap periode ke depannya dengan menggunakan metode exponential smoothing
ANALISIS SENTIMEN HATE SPEECH MENGENAI CALON WAKIL PRESIDEN INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA BERT
Indonesia sebagai negara demokratis mengalami momen penting menjelang pemilihan umum, khususnya presiden dan wakil presiden. Persaingan politik yang sengit diwarnai dengan beragam pandangan dan retorika politik. Namun, munculnya hate speech sebagai bentuk ekstrem dari ekspresi politik mengancam stabilitas sosial dan integritas demokrasi. Hate speech dapat mengganggu harmoni masyarakat, mempengaruhi proses pemilihan umum dengan menyebarkan informasi palsu, dan merusak suasana politik. Analisis sentimen sangat penting dalam mendeteksi dan menangani hate speech terkait dengan calon Wakil Presiden Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Twitter untuk mengeksplorasi opini masyarakat terhadap calon presiden dengan kata kunci Imin, Gibran, dan Mahfud MD sebanyak 2692 data. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa algoritma BERT memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi, mencapai rata-rata 100% pada dataset Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD. Analisis juga menunjukkan bahwa proporsi sentimen positif terhadap calon wakil presiden menunjukkan kecenderungan bahwa Muhaimin Iskandar mencapai tingkat akurasi 98,17%
Model Blockchain Untuk Pembayaran Lintas Batas Negara Bagi UMKM
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memainkan peran krusial dalam perekonomian Indonesia, dengan sekitar 64,2 juta unit usaha yang menyerap 97% tenaga kerja. Di tengah dampak pandemi global, pemerintah meluncurkan Pemulihan Ekonomi Nasional, dengan UMKM sebagai fokus utama. Digitalisasi menjadi penting untuk meningkatkan ekspor dan memudahkan pembayaran lintas batas yang aman dan cepat. Hal ini juga menjadi bagian dari agenda Presidensi G20 Indonesia, yang menekankan pengembangan pembayaran lintas negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode pencarian solusi (solution-seeking) untuk menghasilkan berbagai artefak desain, termasuk arsitektur menggunakan bahasa pemodelan ArchiMate, algoritma, model, dan peranti lunak untuk pembayaran lintas batas. Kami mengadopsi Blockchain Layer 1 Stellar, yang menawarkan protokol terbuka dan terdesentralisasi untuk transaksi mata uang digital dan fiat dengan biaya rendah. Hasil akhir dari penelitian ini adalah model peranti lunak yang memungkinkan pembayaran lintas negara menggunakan Blockchain Stellar, dengan pengembangan yang mengikuti metodologi Disciplined Agile Delivery (DAD). Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada upaya digitalisasi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan konektivitas global melalui pembayaran lintas batas yang lebih efisien
ROLE-BASED ACCESS CONTROL (RBAC) UNTUK SISTEM OTORISASI TERPUSAT BERBASIS FLASK STUDI KASUS PT. XYZ
Perkembangan teknologi saat ini berpengaruh signifikan pada individu dan organisasi. PT. XYZ, sebagai salah satu perusahaan ritel terkemuka di Indonesia yang ikut memanfaatan teknologi dalam kegiatan bisnisnya, menghadapi tantangan terkait manajemen hak akses yang rumit pada sistem informasinya akibat dari struktur organisasi yang kompleks. Manajemen hak akses menjadi sangat penting dikarenakan perlu adanya pembatasan dalam mengakses informasi pada sistem untuk menjaga keamanan data dan integritas informasi. Oleh karena itu pada penelitian ini dibangunlah sistem otorisasi terpusat dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen hak akses pada sistem informasi yang ada di PT. XYZ. Sistem otorisasi terpusat ini dibangun dengan mengadopsi model Role Based Access Control (RBAC) dan dalam proses pengembangannya menggunakan Python Flask Framework. Dalam penelitian ini, proses dan tahapan penelitian dilakukan secara berurutan dari identifikasi masalah, perancangan sistem, dan implementasi. Hasil dari pengembangan sistem ini menunjukkan bahwa menggunakan model RBAC didalam proses pemberian hak akses sangat cocok dilakukan pada suatu organisasi
BUSINESS PROCESS REENGINEERING LAPORAN SERTIFIKASI PADA CV.AGROBAS
Rekayasa ulang sistem merupakan langkah untuk menguji sejauh mana kinerja sebuah sistem mampu memenuhi kebutuhan dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. CV.AGROBAS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian. CV.AGROBAS perlu menata ulang sistem karena menyadari bahwa proses pelaporan sertifikasi yang dilakukan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan teknologi saat ini, dan juga karena jumlah sertifikasi yang harus dilakukan untuk mencapai Standar Nasional Pertanian Indonesia semakin banyak. Selama ini agen lapangan harus melaporkan informasi sertifikasi ke kantor, namun saat ini proses tersebut dinilai kurang efektif. Salah satu solusi yang diambil adalah menerapkan business process reengineering (BPR) dengan mengintegrasikan teknologi informasi kedalam bisnis, sebuah konsep yang bertujuan untuk memodifikasi proses bisnis yang memiliki kelemahan agar dapat meningkatkan efisiensinya. Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan referensi yang berkaitan dengan business process reengineering. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi permasalahan, wawancara dengan pihak CV. AGROBAS, dan studi literatur yang relevan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian efisiensi throughput dan analisis proses dengan mengacu pada standar ASME (American Society of Mechanical Engineers). Pada penelitian ini didapatkan bahwa laporan sertifikasi memiliki nilai efisiensi sebesar 66,93%, namun pada saat dilakukan re-engineering didapatkan 11 proses yang dieliminasi dan 14 proses yang diotomatisasi secara online. Hasil akhir yang didapatkan adalah nilai efisiensi sebesar 95,40% setelah melakukan Business Process Reengineering. Dan menghasilkan sebuah system informasi yang dapat mendukung kegiatan laporan sertifikasi CV.AGROBA
Penerapan Algoritma Boyer Moore yang di Modifikasi untuk stemmer Bahasa Indonesia
Proses stemming dalam Natural Language Processing (NLP) adalah tahap penting dalam pra-pemrosesan data untuk mengurai bentuk kata menjadi kata dasar. Dalam konteks bahasa Indonesia, proses ini melibatkan penghapusan imbuhan untuk menemukan kata dasar. Beberapa metode stemming yang umum digunakan termasuk Porter stemmer, Lancaster stemmer, Snowball stemmer, dan Nazief Andriani stemmer. Meskipun banyak penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan akurasi stemming, penelitian ini menyoroti peran algoritma string matching, terutama algoritma Boyer Moore, dalam mencocokkan hasil stemming dengan kamus kata. Namun, implementasi langsung algoritma Boyer Moore menghadapi kendala karena mencocokkan pattern pada seluruh teks, yang harusnya hanya pada bagian kanan kata. Oleh karena itu, algoritma ini dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan dan tetap mempertahankan kinerjanya. Studi terdahulu menunjukkan bahwa algoritma Boyer Moore memiliki kinerja yang lebih cepat dibandingkan dengan beberapa algoritma string matching lainnya seperti Knuth Morris Pratt, Brute Force, dan Rabin Karp. Hasil penelitian ini berhasil mencapai tingkat akurasi sebesar 95,2% dari total 500 kata yang diproses. Hasil dari penilitian ini juga menunjukan kesalahan stemming yang terjadi hanya diakibatkan dari understemming dan beberapa yang kata tidak ter-stemming
CRICKET PRODUCTION FORECASTING USING THE MOVING AVERAGE METHOD
Cricket production in Indonesia has promising business potential, particularly in rural areas. However, production variability is often a major challenge for farmers to maintain economic stability. Therefore, production forecasting methods are needed for better management. This study aims to predict cricket production using Moving Average (MA) and Weighted Moving Average (WMA) methods and compare their accuracy. The research was conducted in Rejotangan District, Tulungagung, using 12 weeks of cricket production data from May to August 2024. The accuracy of the method was measured using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE) and Mean Absolute Percentage Error (MAPE). From this research, the best model that can be used to predict the amount of cricket production is the Weighted Moving Average (WMA) model with n = 4 with the lowest prediction accuracy value (MAD, MSE and MAPE) of 16.05, 514.513 and 10.985% respectively. From the forecasting results, the total production of crickets in the existing farm for one period ahead with the WMA model n = 4 is 150.9 kg
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Getcontact Sebagai Perlindungan Modus Penipuan Dengan Metode User Experience Questionnaire
Era digital saat ini, para penipu menggunakan teknologi untuk keuntungan pribadi. Berpura-pura sebagai orang terdekat atau bahkan karyawan bank adalah salah satu taktik yang sering digunakan. Namun, aplikasi bernama GetContact muncul untuk mengatasi penipuan ini. Aplikasi ini dapat mencari nomor telepon dan menemukan panggilan dan pesan singkat dari kontak yang tidak dikenal. Metode User Experience Questionnaire (UEQ) digunakan dalam penelitian aplikasi GetContact untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna dengan berbagai kriteria, seperti daya tarik, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki beberapa keuntungan dalam mendeteksi dan menghindari modus penipuan dengan nomor yang tidak dikenal, tetapi ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki. Dengan nilai sebesar 0.69, ketepatan deteksi nama pada nomor telepon masih dapat ditingkatkan. Selain itu, fitur seperti daya tarik, efisiensi, stimulasi, dan kebaruan aplikasi kurang dari rata-rata. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemampuan untuk mengakses informasi dan membantu pengguna menemukan nomor telepon, pengalaman pengguna kurang memuaskan. Namun, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan GetContact dapat membantu mengidentifikasi dan mencegah modus nomor tidak dikenal. Aplikasi ini memiliki kelemahan, tetapi masih memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik di masa mendatang
SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN ANIME MENGGUNAKAN USER-BASED COLLABORATIVE FILTERING
Dalam era digital saat ini, banyak orang memiliki akses ke internet dan menikmati menonton anime sebagai hiburan. Namun, dengan banyaknya pilihan anime yang tersedia, seringkali sulit bagi seseorang untuk memilih anime yang ingin ditonton. Oleh karena itu, diperlukan sistem rekomendasi yang dapat membantu pengguna dalam memilih anime sesuai dengan preferensinya. Penelitian ini menggunakan metode User-based collaborative filtering (UCF) dalam pembuatan sistem rekomendasi anime. Metode UCF menggunakan kesamaan preferensi antara pengguna untuk merekomendasikan anime kepada pengguna lain. Dalam penelitian ini, data anime dan data rating pengguna diperoleh dari platform Kaggle.com. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pembersihan data, pemodelan machine learning, pemberian rekomendasi, dan penampilan hasil rekomendasi. Evaluasi kinerja dilakukan dengan menggunakan metode Mean Absolute Error (MAE). Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem rekomendasi anime yang dapat memberikan rekomendasi 5 anime teratas berdasarkan preferensi pengguna. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa sistem rekomendasi ini memiliki MAE sebesar 2.9449, yang menunjukkan kualitas yang baik. Dengan demikian, sistem rekomendasi ini dapat membantu pengguna dalam memilih anime yang sesuai dengan preferensi mereka
ASSESSING TEACHING FACTORY READINESS IN MECHANICAL ENGINEERING EDUCATION USING GOOGLE FORMS TO IMPROVE 21ST CENTURY SKILLS
Teaching Factory (TEFA) is a production-based learning model that aims to align student skills with industry needs. This study analyzes the readiness and implementation of TEFA in the Mechanical Engineering Education Study Program at Surabaya State University to improve 21st-century skills in the digital era. Using a simple random sampling method with 44 respondents, the data were analyzed using Rasch modeling because of its accurate measurement in identifying the level of response suitability. The results show that the educational aspect of TEFA received a very positive response, reflecting the contribution of this program in supporting the development of 21st-century competencies, including critical thinking, communication, collaboration, creativity, character, and civic engagement. Students are trained to think critically and solve real problems so that they are ready to face industry challenges. However, the marketing aspect needs to be improved so that information about TEFA is better known and this program gets more comprehensive support from the community. With a more effective promotion strategy, opportunities for collaboration with external parties can increase, and more students can be involved, strengthening the collaboration and communication aspects of 21st-century competencies. Overall, TEFA not only helps students master technical skills but also strengthens 21st-century competencies that are relevant and applicable in the professional worl