JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
SISTEM PAKAR DETEKSI KONDISI KESEHATAN MENTAL PADA GENERASI Z MENGGUNAKAN METODE BACKWARD CHAINING
Kesehatan mental adalah keadaan di mana seseorang tidak mengalami gangguan mental dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal, terutama dalam menghadapi tantangan hidup. Kesehatan mental yang baik ditandai dengan perkembangan fisik, intelektual, dan emosional yang optimal, serta dapat berinteraksi dengan baik dalam kehidupan social. Biasanya yang banyak mengalami kondisi kesehatan mental yang kurang baik adalah remaja atau sekarang yang lebih dikenal dengan Generasi Z karena pada seusia mereka yang masih belum bisa mengontrol diri mereka, dan juga kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun aplikasi sistem pakar deteksi kondisi kesehatan mental untuk membantu Generasi Z dalam memahami kondisi kesehatan mentalnya. Sistem pakar ini meggunakan metode Backward Chaining yang mempunyai aturan-aturan hubungan antara gejala dan penyakit yang nantinya akan mendeteksi kesehatan mental. Pengujian sistem menggunakan metode black box testing yang menyatakan sistem berhasil berjalan sesuai fungsionalnya, dan pengujian pakar yang mendapatkan nilai akurasi sebesar 91,67% dan dapat disimpulkan bahwa sistem layak digunakan
NAIVE BAYES CLASSIFICATION UNTUK PREDIKSI CACAT PERANGKAT LUNAK
Cacat perangkat lunak atau bug merupakan bagian yang tak terhindarkan dari pengembangan perangkat lunak dan dapat memiliki dampak signifikan terhadap keandalan dan kinerja aplikasi perangkat lunak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prediksi dan pemantauan cacat perangkat lunak dalam konteks pengembangan perangkat lunak. Kestabilan sistem dan pencegahan cacat perangkat lunak menjadi hal yang sangat krusial dalam industri perangkat lunak. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai tindakan proaktif seperti pengujian perangkat lunak yang ketat, pemeliharaan rutin, dan pemantauan sistem secara berkelanjutan perlu diterapkan. Masalah utama yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah kurangnya prediksi yang efisien terkait dengan cacat perangkat lunak selama proses pengembangan. Dalam penelitian ini, metode Naive Bayes Classification dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Hasil uji coba yang dilakukan terhadap seluruh dataset menunjukkan bahwa metode Naive Bayes mampu menghasilkan klasifikasi dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, mencapai nilai 98%. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode ini berpotensi menjadi alat yang sangat efektif dalam memprediksi cacat perangkat lunak dan mencegahnya selama proses pengembangan perangkat lunak. Selain itu, melalui analisis regresi linear, model ini memiliki nilai "Intercept" (intersepsi) sebesar -0.093 dan koefisien "Coef" sebesar 0.007. "Intercept" mencerminkan titik awal atau baseline dalam prediksi model ini, sementara koefisien "Coef" mengindikasikan sejauh mana perubahan dalam variabel independen berpengaruh terhadap prediksi variabel dependen. Hasil penelitian ini memiliki dampak yang signifikan dalam konteks implementasi metode Naive Bayes untuk analisis prediksi cacat perangkat lunak, terutama dalam penggunaan bahasa pemrograman Python dengan bantuan Google Colab. Implementasi metode ini dapat membantu dalam memitigasi risiko dan meningkatkan kualitas perangkat lunak selama proses pengembangan
PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE WEBSITE PLATFORM “TELKOM MENTORING” PADA MODULE MENTEE MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
E-Mentoring, bentuk mentoring elektronik, yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan bimbingan, nasihat, dan dukungan dari dosen atau mentor dalam pengembangan akademik, pemahaman materi, pemilihan karir hingga tantangan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking, yang melibatkan serangkaian tahap seperti pemahaman masalah, eksplorasi, ideasi, prototyping, dan pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah platform mentoring di Telkom University sebagai medium interaksi antara mahasiswa dan dosen, dengan tujuan menyediakan solusi yang efektif sesuai dengan fungsi dan tujuan e-mentoring. Peneliti menghasilkan sebuah produk berbentuk platform website yang dinamakan "Telkom Mentoring" sebagai solusi yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen untuk menjalankan proses 1:1 mentoring. Setelah perancangan desain protype website selesai, dilakukan tahap pengujian dengan melibatkan sejumlah partisipan mahasiswa dan dosen. Hasil pengukuran yang didapat untuk skor SEQ sebesar 6,6 dan pada pengukuran SUS, memperoleh skor 85,6 dengan grade B, menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari user. Skor tersebut menandakan bahwa mahasiswa dan dosen merasa sistem tersebut mudah digunakan, efektif, dan memenuhi kebutuhan mereka dalam menjalankan proses mentorin
ARSITEKTUR ENTERPRISE SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE) SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SMART VILLAGE PADA DIMENSI VILLAGE SERVICE (ENTERPRENEURSHIP)
Dalam mendukung pembangunan desa di Indonesia, SDGs atau Sustainable Development Goals merupakan suatu hal yang penting sebagai acuan dalam pembangunan berkelanjutan. Namun, berdasarkan nilai hasil SDGs Desa pada tahun 2023, nilai SDGs Desa Rancamanyar pada tujuan Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata masih berada di angka 22,27, dimana menunjukkan nilai pertumbuhan ekonomi yang masih cukup rendah. Dalam upaya penyelesaian permasalahan tersebut, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dapat dimanfaatkan untuk merancang enterprise architecture dalam pembentukan desa menjadi smart village yang dapat mendukung upaya desa dalam mempertahankan nilai IDM dan meningkatkan nilai SDGs yang berada di lingkungan Kecamatan Baleendah. Penelitian ini diselesaikan dengan tiga tahapan, yaitu tahap inisiasi, tahap analisis dan perancangan, dan tahap penyelesaian. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara secara langsung kepada stakeholder terkait serta analisis dokumen jurnal dan modul yang berkaitan dengan topik penelitian ini. Kemudian, data dianalisis dianalisis sebagai sumber dan acuan dalam pengerjaan penelitian ini. Dari kesenjangan yang teridentifikasi, dilakukan perancangan enterprise architecture pada delapan fase, yakni preliminary phase, architecture vision, arsitektur proses bisnis, arsitektur data dan informasi, arsitektur aplikasi, arsitektur infrastruktur, arsitektur layanan, dan arsitektur keamanan. Penelitian ini menghasilkan output berupa blueprint enterprise architecture SPBE yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dan dapat dijadikan sebagai pedoman untuk pengembangan desa menjadi smart village oleh Desa Rancamanyar
IMPLEMENTASI WEBSITE SELF-SERVICE TECHNOLOGY PEMESANAN DAN PEMBAYARAN BAGI PELANGGAN PADA TENANT YANG BERADA DI AREA HALLWAY SPACE MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE
Penelitian ini mengimplementasikan website self-service technology untuk pemesanan dan pembayaran pelanggan pada tenant atau restoran di Hallway Space dengan metode prototype. Tujuannya adalah merancang website yang mempermudah pelanggan dalam pemesanan dan pembayaran dengan metode kuantitatif melalui wawancara. Implementasi menggunakan metode prototype dan diuji dengan usability testing dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil menunjukkan website self-service ini mendapat respons positif dari pelanggan dengan Usability score baik dan hasil UAT mencapai 87%. Semua kriteria diuji diterima dengan baik, menunjukkan platform ini berfungsi dengan baik dan sesuai kebutuhan pelanggan. Penggunaan self-service technology dalam restoran memungkinkan pelanggan memesan dan membayar lebih efisien, menghindari antrian, serta mengurangi ketergantungan pada pelayan. Platform ini efektif meningkatkan kepuasan pelanggan dan efisiensi di tenant atau restoran. Dengan optimalisasi fitur dan perluasan penggunaan, platform ini juga dapat mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman. Pemanfaatan website self-service technology di tenant atau restoran di Hallway Space inovatif dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dan memberi keuntungan bagi pemilik usaha
Analisis Tingkat Kematangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 Pada PT Nusantara Turbin Dan Propulsi
Perkembangan teknologi mengubah persepsi organisasi tentang Teknologi Informasi (TI) sebagai peran utama dalam meningkatkan keunggulan kompetitif. Pentingnya tata kelola TI terbukti dari implementasinya yang sejalan dengan strategi perusahaan dan membantu keberhasilan fungsi TI. PT Nusantara Turbin dan Propulsi, sebagai anak perusahaan BUMN di industri MRO pesawat terbang, menerapkan COBIT 5 dalam tata kelolanya berdasarkan peraturan BUMN. Namun, audit intern diperlukan untuk memastikan tata kelola yang baik sesuai regulasi yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan mengukur sejauh mana tata kelola TI pada perusahaan menggunakan framework COBIT 2019 sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi tata kelola TI perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuisoner, wawancara, serta dokumen perusahaan yang dapat membantu pengambilan data. Penilitian ini menggunakan domain acuan sesuai dari hasil design factor COBIT 2019 yaitu proses BAI07 Managed IT Acceptance and Transitioning dan DSS01 Managed Operations. Hasil dari analisis tingkat kematangan pada perusahaan berada pada level 3 (defined), dengan target berada pada level 4. Rekomendasi diberikan berdasarkan aspek people, process, dan technology untuk meningkatkan tingkat kematangan pada PT Nusantara Turbin dan Propulsi untuk pengelolaan tata kelola TI yang lebih baik
IMPLEMENTASI DAN ANALISA QOS UNTUK KINERJA VOIP DENGAN SIP BERBASIS DEBIAN DI SD NEGERI SEPAKUNG
SD Negeri Sepakung merupakan sekolah gabungan dari SD 01 dan SD 03. Penempatan gedung sekolah yang berbeda memberikan kesulitan dalam proses komunikasi antara guru atau karyawan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan media komunikasi seperti teknologi komunikasi suara melalui internet yaitu Voice over Internet Protocol (VoIP) untuk meningkatkan efektifitas proses komunikasi. Dalam perancangannya diperlukan sebuah server pada Debian dan menggunakan protokol Session Initiation Protocol (SIP) yang dapat memberikan kontrol inisiasi panggilan, modifikasi panggilan, izin panggilan dan kehadiran sebuah sesi pada atau lebih partisipan, seperti konferensi video, telepon internet dan distribusi multimedia. Namun kualitas jaringan yang ada kurang memadai maka dari itu diperlukan adanya manajemen bandwidth dengan fungsi prioritas untuk memungkinkan klien mendapatkan bandwidth yang sesuai kebutuhan sehingga dapat meningkatkan kualitas panggilannya. Metode manajemen bandwidth yang digunakan adalah Hierarchical Token Bucket (HTB) pada teknik antrian pohon antrian. Manajemen bandwidth ini diterapkan pada routerboard mikrotik RB941-2nD yang sekaligus digunakan untuk menghubungkan antara client dan server dalam satu segmen. Untuk mengetahui kualitas yang dihasilkan dilakuakan analisis Quality of Service (QoS) yang dilakukan pada empat bandwidth yang berbeda untuk mengetahui masalah yang terjadi berdasarkan empat parameter. Nilai tertinggi yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada bandwidth 512k yang memiliki rata-rata throughput = 579,732 kbps, packet loss = 0%, delay = 20,01692396 ms dan jitter = 19,99467112 ms
PENERAPAN METODE DECISION TREE PADA SENTIMEN MEDIA SOSIAL TERKAIT KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) SEBELUM DAN SESUDAH PILPRES 2024
Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia menandai momen krusial dalam dinamika politik negara. Penelitian ini mengamati perubahan pandangan masyarakat terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum dan setelah Pilpres 2024 dengan menerapkan metode klasifikasi Decision Tree. Dataset yang digunakan terdiri dari 5794 (tambahin tanggal) tweet yang telah melewati serangkaian tahap, mulai dari crawling, pre processing data, terjemahan, pelabelan, klasifikasi, hingga evaluasi model. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum Pilpres 2024, sentimen positif mencapai 39.98%, sentimen netral sebesar 38.39%, dan sentimen negatif sebesar 21.63%. Setelah Pilpres 2024, terjadi peningkatan dalam sentimen positif menjadi 45.45%, sedangkan sentimen netral mengalami penurunan menjadi 36.67%, dan sentimen negatif juga mengalami penurunan menjadi 17.87%. Berdasarkan dataset Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah Pilpres 2024 akurasi prediksi meningkat menjadi 67, dengan sentimen netral memiliki presisi sebesar 70. Sedangkan berdasarkan dataset pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah Pilpres 2024, recall untuk sentimen positif adalah 69, sementara f1-score untuk sentimen netral adalah 72
SISTEM ASESMEN PEMBELAJARAN SQL DENGAN METODE COSINE SIMILARITY DAN SQL PARSER BERBASIS WEBSITE
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pada bidang pendidikan. Penilaian esai, khususnya dalam mata pelajaran teknis seperti pemrograman SQL, menghadapi tantangan efisiensi dan akurasi dalam penilaian manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem penilaian otomatis berbasis web yang menggunakan SQL Parser dan algoritma Cosine Similarity. Sistem ini dirancang untuk mengevaluasi query SQL siswa secara efisien dan akurat, mengurangi beban kerja pengajar, serta memberikan umpan balik cepat dan konstruktif kepada siswa. Metode penelitian melibatkan analisis arsitektur sistem, perancangan diagram UML, dan penerapan SQL Parser untuk tokenisasi query SQL, diikuti dengan perhitungan kemiripan menggunakan Cosine Similarity. Pengujian sistem menggunakan teknik black box menunjukkan bahwa sistem dapat menilai jawaban siswa dengan akurasi yang baik, diukur melalui nilai MAE dan RMSE yang rendah, serta mampu memberikan penilaian dalam waktu yang cepat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penilaian otomatis ini efektif dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pembelajaran SQL di pendidikan tingg
ANALISA QUALITY OF SERVICE (QOS) VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) PADA POWERLINE COMMUNICATION (PLC) DI ALIRAN LISTRIK 110 VOLT DAN 220 VOLT
Perkembangan teknologi melahirkan inovasi dan terobosan yang membantu aktifitas kehidupan manusia dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. TK Harapan Popongan merupakan sebuah pendidikan taman kanak yang masih berkomunikasi dengan cara bertatap muka, hal ini membuat efektifitas pembelajaran terganggu akibat hilangnya kontrol pengawasan terhadap siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka penerapan teknologi dibutuhkan untuk memudahkan para guru dalam berkomunikasi agar lebih efektif. Voice Over Internet Protocol (VOIP) sebuah inovasi teknologi yang berguna untuk membantu memudahkan aktifitas komunikasi antar individu tanpa harus bertatap mata secara langsung. Dalam penerapan Voice Over Internet Protocol (VOIP) menggunakan server Trixbox sebagai pengganti PBX server, dan softphones Zoiper sebagai sarana komunikasi. Jaringan internet yang ada belum bisa menjangkau seluruh ruangan yang ada, oleh karena itu Voice Over Internet Protocol (VOIP) memanfaatkan Powerline Communication (PLC) yang memanfaatkan aliran listrik sebagai jalur transmisinya. Tujuan penggunaan Powerline Communication (PLC) adalah untuk menyalurkan internet keseluruh ruangan tanpa harus membangun jaringan internet yang tentu membutuhkan biaya ekstra. Untuk mengetahui kualitas Voice Over Internet Protocol (VOIP) pada Powerline Communication (PLC) dilakukan analisa Quality of Service (QoS) dengan menggunakan parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter di dua aliran listrik yaitu aliran listrik bertegangan 110 volt, dan 220 volt, kedua percobaan dilakukan di ruangan TKA dan TKB. Hasil menunjukkan bahwa performa Voice Over Internet Protocol sedikit lebih baik ketika dijalankan pada aliran listrik bertegangan 220 volt di kedua ruangan yang berbeda dengan nilai throughput tertinggi pada TKA = 180k, packet loss keduanya = 0%, delay TKB = 9,5489, jitter TKB = 9,5484