JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
PREDIKSI JUMLAH TENAGA KERJA ASING DI JAWA BARAT MENGGUNAKAN PERBANDINGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR REGRESSION DAN DECISION TREE REGRESSION
Beberapa tahun ini, Indonesia sedang menghadapkan masalah mengenai peningkatan jumlah tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia, salah satunya di provinsi Jawa Barat. Sehingga diperlukan model prediksi untuk memprediksi jumlah tenaga kerja asing yang masuk di provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah CRISP-DM, dengan menggunakan dataset jumlah tenaga kerja asing di Jawa Barat periode 2014-2023, dan pada tahap pemodelan membandingkan 2 algoritma yaitu Decision Tree Regression (DTR) dan Support Vector Regression (SVR) dengan metode pengujian Cross-Validation (CV). Hasil pengujian performa kedua algoritma menggunakan Mean Squared Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model peramalan untuk melakukan prediksi terhadap jumlah tenaga kerja asing yang masuk di provinsi Jawa Barat. Kesimpulan penelitian ini adalah model prediksi yang memiliki performa lebih unggul adalah Decision Tree Regression (DTR) dengan nilai RMSE sebesar 78.04% dan MAE sebesar 69.57%, sedangkan Support Vector Regression (SVR) hanya memiliki nilai RMSE sebesar 81.80%. dan MAE sebesar 70.79%.
Aplikasi Mobile SiPJuHOG (Sistem Presensi Jurnal Harian Online Guru)
A teacher has many responsibilities, from teaching activities to fulfilling all existing administration. The existence a social gap between ASN and non-ASN regarding attendance is one of the problems at the School. Another problem is that attendance is written directly on the class agenda, making difficult for the School to monitor teacher attendance and there's no daily teacher journal attendance system at SMKN 2 Purwakarta. Based on this, SiPJuHOG (Teacher Online Daily Journal Presence System) mobile application was built to solve the problem. The purpose of research: 1) Make easier and faster for teachers to fill in their daily journal attendance; and 2) Make easier for schools to recap the attendance of ASN and non-ASN teachers when teaching. The type and design of research used is prototype method. Based on research, conclusions were obtained: 1) SiPJuHOG Mobile Application was built using dart language, flutter framework, PHP, SQL, and using wampserver. Based on manual testing using ‘Browserstack’ all functions run well; and 2) The results of mobile application functionality test to users succeeded through all function instruments. The usability test results obtained total score of 71,59 with the category ‘GOOD’ (adjective ratings), grade C (grade scale), and ‘ACCEPTABLE’ (acceptability ranges). Meanwhile, efficiency test using ‘DevTools’ obtained an average frames per second of 58. This means that the application runs quite well in terms of visual performance. Finally, portability test conducted during mobile user testing and using ‘BrowserStack’ obtained results according to criteria (running on Samsung, Oppo, Vivo, and Motorola mobile phones)
PENERAPAN DATA MINING UNTUK CLUSTERING MASYARAKAT KURANG MAMPU PADA DESA RAWANG PASAR VI DENGAN ALGORITMA K-MEANS
Berkaitan dengan penyaluran bantuan pemerintah, permasalahan yang sering muncul pada kelayakan penerima bantuan. Banyak yang terjadi bahwa penerima bantuan selalu salah sasaran atau kurang tepat. Permasalahan tidak tepatnya sasaran penerima bantuan juga dialami oleh masyarakat di Desa Rawang Panca Arga yang merupakan salah satu desa di Kabupaten Asahan dengan jumlah penduduk 1335 jiwa dan jumlah jumlah KK ± 450 kepala keluarga. Masyarakat menganggap sasaran penerima bantuan kurang tepat karena ada masyarakat yang layak menrima bantuan pada kenyataanya justru tidak menerima dan sebaliknya yang tidak layak menerima karena tergolong masyarakat mampu tapi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial. Agar penerima bantuan sosial pemerintah tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat maka diperlukan teknik data mining untuk mengelompokkan tingkat masyarakat kurang mampu dengan begitu penyaluran bantuan itu akan diberikan tepat sasaran.Analisa K-Means Clustering untuk memprediksi seberapa banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan bantuan serta untuk dapat memudahkan pihak pemerintaha desa dalam menentukan setiap masyarakat yang masih belum mendapatkan bantuan
SYSTEM DESIGN FOR EARLY DETECTION OF DIABETES MELLITUS USING IOT-BASED NON-INVASIVE SENSORS
This research aims to design a diabetes mellitus early detection tool using IoT-based non-invasive sensors. This tool uses blood pressure sensors and color sensors to detect glucose levels in urine. The data obtained from these sensors is sent to the Arduino Uno microcontroller, displayed on the LCD screen, and saved to the Firebase platform for further monitoring and analysis. The test results show that this tool is able to measure and display blood pressure data and urine glucose levels accurately and in real time so that it can be used as a practical and efficient diabetes mellitus diagnostic tool. This research makes a very important contribution to the development of IoT-based health technology, especially in facilitating early detection of diabetes non-invasively. This research aims to design a diabetes mellitus early detection tool using IoT-based non-invasive sensors.
Business Process Reengineering (BPR) Pada PT. Sakari Sumber Abadi
Penelitian ini difokuskan pada PT. Sakari Sumber Abadi, perusahaan pengolahan kayu di Surabaya, yang sedang menerapkan Business Process Reengineering (BPR). Perusahaan ini menghadapi sejumlah tantangan operasional seperti kurangnya integrasi teknologi, keterbatasan tenaga kerja berpengalaman, dan proses manufaktur yang lambat, yang secara signifikan dapat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi mereka. Melalui observasi dan wawancara, ditemukan bahwa PT. Sakari belum memiliki sistem pemesanan online, yang mengharuskan pelanggan untuk melakukan pemesanan secara langsung di kantor. Penelitian ini menggunakan metode BPR untuk menganalisis dan merancang ulang proses bisnis mereka dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Awalnya, proses pemesanan menunjukkan efisiensi throughput sebesar 61%, dengan waktu total 257 menit. Namun, setelah implementasi BPR, termasuk penyederhanaan, penghilangan, pengurangan, standarisasi, dan otomatisasi proses, efisiensi throughput meningkat menjadi 92% dengan waktu total hanya 138 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dan otomatisasi proses pemesanan melalui rekayasa ulang proses bisnis dapat meningkatkan efisiensi throughput sebesar 31%. Hasil temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi PT. Sakari Sumber Abadi dalam upaya mereka untuk meningkatkan proses bisnis dan mengatasi tantangan operasional yang mereka hadapi
ANALISIS KESUKSESAN SISTEM TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI (TPP) UNTUK APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI KABUPATEN PURWAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL DELONE & MCLEAN
Beberapa fungsi penting Sistem Tambahan Penghasilan Pegawai termasuk memantau kehadiran pegawai, mengelola pembayaran tunjangan kinerja, dan membuat laporan kinerja ASN. Sistem ini dirancang untuk mempermudah manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara. Namun, ada masalah dengan sistem ini saat digunakan. Yaitu, keterlambatan dalam merekam kehadiran pegawai menyebabkan data kehadiran tidak akurat, yang mengganggu proses menghitung kinerja pegawai. Selain itu, memasukkan ringkasan tunjangan kinerja yang tidak sesuai. Penelitian ini menggunakan lima variabel dari Model Delone McLean Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat kesuksesan sistem tambahan penghasilan pegawai serta variabel yang mempengaruhi kepuasan pengguna. Variabel-variabel tersebut adalah kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Metode penelitian yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) pengolahan data. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program statistik IBM SPSS versi 26 dan AMOS Graphics versi 24. Dengan menggunakan metode sampling simple random sampling, rumus Slovin digunakan untuk mengumpulkan sampel populasi. hasil dari penelitian Kualifikasi informasi berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; kualitas sistem berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; kualitas layanan tidak berpengaruh besar terhadap kepuasan pengguna; dan kepuasan pengguna berpengaruh besar terhadap manfaat bersi
PENERAPAN TEST DRIVEN DEVELOPMENT DALAM PENGEMBANGAN BACKEND UNTUK KEBUTUHAN DATA PADA APLIKASI PEER-TO-PEER LENDING SYARIAH
Kemajuan transformasi digital telah mengubah berbagai aktivitas, termasuk transaksi keuangan. Fintech (financial technology) menjadi penggerak penting dalam layanan keuangan, termasuk peer-to-peer (P2P) lending. Namun, model fintech konvensional memiliki tantangan seperti bunga fluktuatif tinggi dan pelanggaran data. Solusi hadir dalam bentuk fintech syariah, mengutamakan prinsip-prinsip Islam dan inklusi keuangan. Namun, munculnya platform fintech ilegal menyebabkan eksploitasi konsumen dan keluhan hukum. Studi ini mengusulkan implementasi Test Driven Development (TDD) untuk menciptakan backend Application Programming Interface (API) P2P lending yang aman dan efisien pada fintech berbasis syariah. TDD memungkinkan pengembang merancang dan mengembangkan API sesuai dengan tes yang telah ditentukan. API mengikuti prinsip arsitektur Representational State Transfer (REST). Penelitian ini melibatkan pengujian integrations API dan load testing untuk mengevaluasi kinerjanya dalam berbagai skenario pengguna. Hasil menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif dalam mengurangi bugs yang ada pada API karena dapat langsung terdeteksi pada saat proses pengembangan. Selain itu, berdasarkan hasil load testing yang dilakukan dengan jumlah pengguna 50 sampai dengan 300 pengguna yang melakukan hit API secara bersamaan tidak menyebabkan error dan response time rata – rata masih berkisaran pada angka yang dapat diterima oleh pengguna tanpa merasakan adanya gangguan yaitu berkisar 138 milisecond sampai 1420 milisecond
The Use of System Usability Scale as an Evaluation of Shopee PayLater
The increasing popularity of e-commerce in Indonesia has led to the emergence of a variety of financial services that support online transactions, such as Pay Later. Pay Later is a feature that allows users to make purchases on credit, with the option to pay later in installments. One of the most popular e-commerce platforms in Indonesia is Shopee. Shopee offers a Pay Later feature that allows users to make purchases on credit. However, the concept of Pay Later has not yet been fully accepted by the public. Some of its functions are still confusing for ordinary users. A study conducted by the University of Indonesia investigated the usability of the Shopee Pay Later feature. The study used the System Usability Scale (SUS) to measure the usability of the feature. The SUS is a 10-item questionnaire that is used to assess the usability of a system. The results of the study showed that the System Usability Scale score for the Shopee Pay Later feature was 75.38. This score indicates that the feature has an overall usability rating of "OK." However, the study also found that there were some areas where the features could be improved. The study conducted by the student Paramadina University suggests that usability enhancements can improve the user experience of Shopee Pay Later. These enhancements can make the feature more accessible and understandable for ordinary users, which can lead to increased adoption and satisfaction
IMPLEMENTASI FRAME INTERPOLATION PADA ANIMASI STOPMOTION
Salah satu keterbatasan dalam pembuatan animasi stop-motion adalah kesulitan dalam menciptakan gerakan yang halus dan natural, terutama dalam konteks waktu. Time interpolation adalah proses menghitung bingkai-bingkai perantara dalam urutan waktu, yang memungkinkan transisi yang lebih mulus antara bingkai kunci dalam animasi stop-motion. Dalam penelitian ini, berbagai metode time interpolation dieksplorasi dan diimplementasikan dalam konteks stop-motion. Melalui serangkaian eksperimen yang terkontrol, teknik time interpolation yang berbeda diuji untuk efektivitas dan efisiensi dalam menciptakan gerakan yang lebih lancar. Implementasi ini diuji dalam berbagai skenario yang mencerminkan kondisi produksi nyata. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas animasi dengan penggunaan time interpolation, dengan pergerakan yang lebih halus dan transisi yang lebih natural antara bingkai. Selain itu, teknik ini juga terbukti mengurangi waktu produksi, membuat proses lebih efisien. Secara keseluruhan, penelitian ini menawarkan wawasan penting dan inovasi dalam bidang animasi stop-motion. Implementasi time interpolation dalam stop-motion bukan hanya meningkatkan estetika visual tetapi juga efisiensi proses produksi, membuatnya relevan dan berharga bagi industri animasi, pendidik, dan peneliti
Sistem Informasi Eksekutif pada kecamatan jakabaring kota palembang
Di Kelurahan Jakabaring, Palembang, permasalahan yang sering muncul adalah dalam penanganan informasi laporan, misalnya memberikan penjelasan tentang seluk-beluk informasi dan pengukuran tentang pemerintahan, aset tetap, SDM, ekonomi dan pelatihan, yang belum ditangani sebagai arsip yang dibuat melalui Microsoft Office, yang belum dalam kerangka berpikir penanganan kumpulan data. terorganisir. Sehingga ketika Pimpinan Kantor Camat membutuhkan informasi laporan dalam waktu yang singkat, mereka memiliki banyak kewajiban untuk melacak laporan informasi tersebut.Sehubungan dengan permasalahan tersebut, diperlukan kerangka data kepala yang dapat mengatasi masalah pemimpin terhadap data, baik melalui pengenalan data sebagai bagan item dalam informasi laporan itu sendiri sehingga dapat membantu kepala dalam memutuskan. SIE ini direncanakan dengan menggunakan teknik RAD (Fast Application Improvement), dimana terdapat tiga tahapan yaitu Necessities Arranging, RAD Plan Studio dan Execution. Perbaikan aplikasi yang telah dilakukan hasilnya berupa konfigurasi aplikasi yang terdiri dari cycle stream plan, data set plan, konfigurasi interface (info dan result). Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com.Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang dibawakan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi. dimana terdapat tiga tahapan yaitu Penataan Kebutuhan, RAD Plan Studio dan Eksekusi. Perbaikan aplikasi yang telah dilakukan hasilnya berupa konfigurasi aplikasi yang terdiri dari cycle stream plan, data set plan, konfigurasi interface (info dan result). Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com.Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang dibawakan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi. dimana terdapat tiga tahapan yaitu Penataan Kebutuhan, RAD Plan Studio dan Eksekusi. Perbaikan aplikasi yang telah dilakukan hasilnya berupa konfigurasi aplikasi yang terdiri dari cycle stream plan, data set plan, konfigurasi interface (info dan result). Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com.Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang dibawakan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi. antarmuka konfigurasi (info dan hasil). Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com. Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang dibawakan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi. antarmuka konfigurasi (info dan hasil).Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com. Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang dibawakan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi.Di Kelurahan Jakabaring, Palembang, permasalahan yang sering muncul adalah dalam penanganan informasi laporan, misalnya memberikan penjelasan tentang seluk-beluk informasi dan pengukuran tentang pemerintahan, aset tetap, SDM, ekonomi dan pelatihan, yang belum ditangani sebagai arsip yang dibuat melalui Microsoft Office, yang belum dalam kerangka berpikir penanganan kumpulan data. terorganisir. Sehingga ketika Pimpinan Kantor Camat membutuhkan informasi laporan dalam waktu yang singkat, mereka dalam banyak hal berkewajiban untuk melacak informasi laporan tersebut. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, diperlukan kerangka data kepala yang dapat mengatasi masalah pemimpin terhadap data, baik melalui pengenalan data sebagai bagan item dalam informasi laporan itu sendiri sehingga dapat membantu kepala dalam memutuskan. SIE ini direncanakan dengan menggunakan teknik RAD (Fast Application Improvement), dimana terdapat tiga tahapan yaitu Necessities Arranging, RAD Plan Studio dan Execution. Perbaikan aplikasi yang telah dilakukan hasilnya berupa konfigurasi aplikasi yang terdiri dari cycle stream plan, data set plan, konfigurasi interface (info dan result). Selain itu, produk akhir dari rencana ini adalah Leader Data Framework Area Jakabaring Kota Palembang yang difasilitasi di https://www.sie.camat.jakabaring.com. Dengan adanya SIE ini dapat digunakan untuk membantu perwakilan dalam mengelola berbagai jenis laporan, sehingga kemahiran dan kecukupan pelaksanaan pekerja menjadi cepat dengan informasi yang ditunjukkan oleh sistem dan mendukung Chief dalam navigasi.