JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Not a member yet
249 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGANGGARAN INFRASTRUKTUR JALAN (PEMELIHARAAN, PENINGKATAN DAN PEMBANGUNAN JALAN) TERHADAP KETIMPANGAN WILAYAH DI KOTA KOTAMOBAGU
Kota Kotamobagu merupakan pusat pertumbuhan ekonomi diwilayah Bolaang Mongondow Raya. Ketersediaan jalan merupakan salah satu urat nadi dalam pertumbuhan ekonomi wilayah karena berhubungan dengan AKSESBILITAS dan DISTRIBUSI berbagai aktivitas ekonomi para agen ekonomi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penganggaran pada pemeliharaan jalan, peningkatan jalan dan pembangunan jalan terhadap ketimpangan wilayah di Kota Kotamobagu. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari instansi terkait.Metode análisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan model semi logaritma.
Hasil penelitian membuktikan bahwa peningkatan penganggaran pada pemeliharaan jalan dan pembangunan jalan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penurunan ketimpangan wilayah di Kota Kotamobagu. Sedangkan penganggaran peningkatan jalan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan wilayah di Kota Kotamobagu. Secara Bersama-sama dibuktikan bahwa peningkatan penganggaran pada pemeliharaan jalan, peningkatan jalan dan pembangunan jalan berpengaruh signifikan terhadap penurunan ketimpangan wilayah di Kota Kotamobagu.
Kata Kunci: Infrastruktur Jalan, pengaruh penganggaran, dan ketimpangan wilaya
ANALISIS AGLOMERASI INDUSTRI OLAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA KOTAMOBAGU
Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi konsentrasi aglomerasi industri olahan di Kota Kotamobagu, Untuk menganalisis pengaruh aglomerasi industri olahan terhadap PDRB ADHK per kapita Kota Kotamobagu, Untuk menganalisis pengaruh industri olahan terhadap PDRB ADHK per kapita Kota Kotamobagu, Untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja yang bekerja di industri olahan terhadap PDRB ADHK per kapita Kota Kotamobagu dan Untuk menganalisis pengaruh industri olahan, jumlah industry olahan dan tenaga kerja yang bekerja di industri olahan terhadap PDRB ADHK per kapita Kota Kotamobagu.
Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi terkait seperti BPS, Dinas Perindustrian dan Bappelitbangda. Data yang digunakan adalah data jumlah industri olahan, jumlah tenaga dan PDRB ADHK, Pertumbuhan Ekonomi, jumlah penduduk dan PDRB ADHK/kapita periode 2017-2021 (lima tahun).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya aglomerasi industri olahan yang terjadi di Kecamatan Kotamobagu Timur dalam meningkat pertumbuhan ekonomi yang diproksi dengan PDRB ADHK per kapita. Besaran aglomerasi di Kecamatan Kotamobagu Timur mencapai diatas 10 selang 5 (lima) tahun terakhir atau memiliki rata-rata tingkat spesialisasi industri olahan sebesar 11,65. Sesuai dengan fungsinya bahwa Aglomerasi industri pada suatu daerah akan mempercepat pertumbuhan perekonomian, karena menciptakan pola konsumsi yang berbeda antar daerah sehingga perkembangan industri di daerah tersebut akan mempengaruhi perkembangan daerah-daerah lainnya.
Kata Kunci : Aglomerasi, Industri Olahan, Pertumbuhan Ekonom
ANALISIS JUMLAH PENDUDUK DAN PDRB TERHADAP PKB, BBNKB DAN PBBKB PROVINSI SULAWESI UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk dan PDRB terhadap PKB, BBNKB dan PBBKB. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan Eviews 8. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negative terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan PDRB berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB). Jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap penerimaan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan PDRB berpengaruh positif terhadap penerimaan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), serta PDRB berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).
Kata Kunci : Jumlah Penduduk, PDRB, PKB, BBNKB dan PBBK
ANALISIS SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI KOTA KOTAMOBAGU
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis sektor basis dan non-basis yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan perekonomian, menganalisis perubahan dan pergeseran sektor perekonomian serta menemukan sektor unggulan di Kota Kotamobagu selama tahun 2010-2021.
Sumber data menggunakan data sekunder berupa data tahun 2010-2021, yaitu data PDRB Kotamobagu dan data PDRB Provinsi Sulawesi Utara. data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kotamobagu dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis Location Quotient (LQ), analisis Shift Share, dan Typologi Klassen.
Hasil Analisis Location Quotient menunjukkan, sektor basis meliputi Pengadaan Listrik dan gas, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Jasa Keuangan dan Asuransi, Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, Jasa lainnya. Hasil Analisis Shift Share, menunjukan Pergeseran Proporsional Sektor di Kota Kotamobagu semua bernilai positif, sehingga semua sektor pertumbuhannya relatif cepat. Hasil Analisis Typologi Klassen menunjukan sektor maju dan tumbuh pesat, meliputi: Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial dan Jasa lainnya.
Kata kunci : PDRB, Location Quotient, Shift Share, Typologi Klassen, Pertumbuhan Ekonom
PENGARUH BELANJA MODAL DAN INVESTASI SWASTA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI SULAWESI UTARA
Indeks Pembangunan Manusia merupakan tolak ukur penilaian terhadap pemerataan pembangunan. Semakin tinggi angka Indeks Pembangunan Manusia maka penduduk didaerah tersebut dapat dikatakan semakin baik dalam hal mengakses hasil pembangunan disegi memperoleh pendapatan, kesehatan, dan Pendidikan. Pertumbuhan ekonomi di suatu daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur apakah masyarakat dalam suatu daerah sudah hidup sejahtera atau tidak. Pertumbuhan ekonomi juga merupakan syarat bagi tercapainya pembangunan manusia karena dengan pembangunan manusia tercermin peningkatan produktivitas dan peningkatan pendapatan melalui penciptaan kesempatan kerjaTujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh belanja modal dan investasi swasta terhadap pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia. metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan menggunakan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan investasi swasta tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja modal dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia sedangkan investasi swasta berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia.
Kata kunci : Belanja Modal, Investasi swasta, Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusi
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BMD SEBAGAI SUMBER PENERIMAAN DAERAH: OPTIMALISASI PEMANFAATAN BMD SEBAGAI SUMBER PENERIMAAN DAERAH
Pandemi Covid 19 merupakan “bencana” dunia yang telah merusak sendi-sendi perekonomian negara dan masyarakat di seantero dunia.
Pembangunan ekonomi negara wajib menjaga momentum pertumbuhan demi menjamin kesejahteraan masyarakatnya.
Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) merupakan salah satu daerah yang dinilai mampu melewati masa sulit paska pandemi covid 19.
SULUT mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi diatas 5% selama 2020-2022. Selain itu mampu meredam inflasi dengan belanja negara (Daerah), sehingga belanja daerah berperang sebagai shock absorber meredam dampak inflasi. Meningkatnya belanja daerah membutuhkan sumber penerimaan, termasuk dari pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Kerja sama daerah dengan dengan daerah lain dan kerja sama daerah dengan pihak ketiga telah diatur dalam PP No. 22 Tahun 2020; sehingga kerja sama dimaksud diharapkan mampu menjadi salah satu sumber penerimaan daerah yang mempuni.
Kata Kunci : Pemanfaatan Barang Milik Daerah, Penerimaan Daera
ANALISIS PENGARUH STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PERTUMBUHAN EKONOMI KOTAMOBAGU
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Standar Pelayanan Minimal (bidang Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Kotamobagu, apakah Standar Pelayanan Minimal (bidang Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur) berpengaruh terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Kotamobagu dan apakah Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Kotamobagu?
Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder. Data dimaksud berasal dari instansi terkait yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kotamobagu, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Kotamobagu, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Kotamobagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis).
Hasil penelitian membuktikan bahwa standar pelayanan minimal bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi, IPM serta berpengaruh positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Kotamobagu
Kata Kunci: Standar Pelayanan Minimal (SPM), kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi
PENGARUH RETRIBUSI PELAYANAN KESEHATAN RSUD KOTAMOBAGU TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTAMOBAGU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan retribusi pelayanan kesehatan rsud kotamobagu terhadap pendapatan asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu. Penelitian ini bersumber dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, BPS Kota Kotamobagu dan RSUD Kotamobagu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data bulanan dari retribusi pelayanan Kesehatan di RSUD Kotamobagu dan data PAD bulanan Kota Kotamobagu selang tahun 2018 – 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID 19 yang melanda dunia sampai ke daerah dibuktikan secara ekonometrika signifikan mempengaruhi pendapatan dari sektor kesehatan di Kota Kotamobagu. Pendapatan dari retribusi pelayanan kesehatan umum yang paling besar pengaruhnya dibandingkan dengan retribusi pelayanan JKN non
Kata Kunci : Pelayanan, Pendapatan, Retribusi
ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PERUMAHAN DI KOTA KOTAMOBAGU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan alokasi anggaran untuk penyediaan dan rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi korban bencana serta masyarakat yang terkena relokasi program pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan minimal bidang perumahan rakyat di Kota Kotamobagu dan untuk mengetahui proyeksi penganggaran pemerintah daerah dalam memenuhi standar pelayanan minimal bidang perumahan rakyat di Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data anggaran Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kota Kotamobagu dan data penerima bantuan anggaran penyediaan dan rehabilitasi Rumah Layak Huni selang tahun 2020 – 2022. Metode Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan korelasi yang sangat kuat antara anggaran rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi korban bencana dan anggaran penyediaan Rumah Layak Huni terkena dampak relokasi program pemerintah dengan Standar Pelayanan Minimal Bidang perumahan di Kota Kotamobagu, terdapat pengaruh signifikan positif baik anggaran rehabilitasi Rumah Layak Huni untuk korban bencana dan anggaran penyediaan Rumah Layak Huni untuk terkena dampak relokasi program pemerintah secara parsial maupun bersama-sama terhadap Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan di Kota Kotamobagu.
Kata Kunci : Standar Pelayanan Minimal, Penganggaran Pemerintah, Rumah Layak Huni
ABSTRACT
This study aims to determine the relationship between budget allocation for the provision and rehabilitation of Livable Homes for disaster victims and communities affected by government program relocation in meeting the minimum service standards in the public housing sector in Kotamobagu City and to determine the projections of local government budgeting in meeting the minimum service standards in the housing sector. people in Kotamobagu City. This study uses secondary data in the form of budget data for the Public Housing and Settlement Area Office of the City of Kotamobagu and data on recipients of budget assistance for the provision and rehabilitation of Livable Homes between 2020 – 2022. The analytical methods used in this study are correlation analysis and multiple linear regression analysis. The results of the study show that there is a very strong correlation between the budget for rehabilitation of Livable Homes for disaster victims and the budget for provision of Livable Homes affected by the relocation of the government program with the Minimum Service Standards for the housing sector in Kotamobagu City, there is a significant positive influence both the rehabilitation budget for Livable Homes for disaster victims and the budget for providing Livable Houses to be affected by the relocation of government programs partially or jointly against the Minimum Service Standards in the Housing Sector in Kotamobagu City.
Keywords:Minimum Service Standards, Government Budgeting, Livable Houses
PENGARUH INFLASI, PENGANGGURAN, DAN BELANJA MODAL TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KOTA KOTAMOBAGU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi, Pengangguran, dan Belanja Modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data inflasi, pengangguran, dan PDRB Kota Kotamobagu periode 2010 – 2021 yang diambil dari Badan Pusat Statistik Kota Kotamobagu serta data Belanja Modal periode 2010-2021 pada APBD Kota Kotamobagu. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel bebas yang terdiri dari Inflasi (X1), Pengangguran (X2), dan Belanja Modal (X3) terhadap variabel terikat yaitu PDRB (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh posiftif namun tidak signifikan terhadap PDRB. Pengangguran berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap PDRB. Belanja Modal berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PDRB. Secara bersama-sama inflasi, pengangguran, dan belanja modal secara signifikan tidak berpengaruh terhadap PDRB di Kota Kotamobagu.
Kata Kunci : Inflasi, Pengangguran, Belanja Modal, PDR