REKAM: Jurnal Fotografi, Televisi, dan Animasi
Not a member yet
    198 research outputs found

    Dampak Covid Terhadap Pekerja Animasi Indonesia

    Full text link
    ABSTRAKMunculnya covid-19 tidak hanya berimbas pada aspek kesehatan saja. Namun disaat yang sama juga menyangkut pada aspek sosioekonomi dari para pekerja yang memiliki posisi sangat rentan di masa pandemi ini. Pada penelitian sebelumnya memperlihatkan banyak sekali dampak yang dirasakan oleh para pekerja di sektor pendidikan, kesehatan, sektor non-formal, pariwisata, dan pekerja migran. Namun sayangnya masih belum menyentuh secara mendalam dalam melihat dampak pandemi pada pekerja kreatif khususnya di bidang animasi. Disisi lain sektor animasi dianggap sebagai salah satu sektor industri yang dianggap mampu bertahan pada masa pandemi ini. Sehingga mengetahui seperti apa dampak pandemi pada pekerja di sektor animasi menjadi sangat penting. penelitian ini akan menggunakan pendekatan studi kasus dengan mewawancarai 120 pekerja animasi di 23 kota di seluruh Indonesia. Dari penelitian ini ditemukan bahwa dampak pandemi covid-19 ini terdiri dari 2 aspek, yaitu aspek internal dan eksternal. Para pekerja animasi seringkali dianggap sebagai pihak yang bisa beradaptasi pada masa pandemi karena kemampuannya dalam memanfaatkan teknologi terbaru. Faktanya tidak semua pekerjaan di bidang animasi dapat dikerjakan secara jarak jauh atau remote, karena masih dibutuhkan proses kerja secara onsite untuk memudahkan proses komunikasi dan koordinasi

    Penciptaan Film Seri Animasi “Sahabat Pancasila” sebagai Media Pendidikan Moral Pancasila di Kanal Youtube

    Full text link
    Pancasila sebagai landasan ideologi diharapkan menjadi watak yang mencirikan pribadi bangsa Indonesia. Toleransi antar umat beragama sebagai bagian nilai-nilai moral Pancasila idealnya tumbuh dalam kesadaran batin setiap manusia. Sikap toleran dapat ditanam dan dipelihara sejak usia dini sebagai bagian pendidikan karakter. Edukasi dalam bentuk film dianggap lebih efektif di tengah tumbuh kembang budaya layar saat ini. Film animasi “Sahabat Pancasila” dibuat sebagai salah satu usaha menanamkan nilai-nilai moral Pancasila kepada anak melalui contoh kongkrit menghormati ibadah pemeluk agama lain. Penggambaran sikap toleransi melalui adegan dan dialog dalam bentuk film animasi diharapkan lebih menarik perhatian, mudah diingat dan dapat ditiru oleh penonton anak-anak. Akan tetapi bentuk edukasi nilai-nilai moral Pancasila melalui film tidak cukup hanya dengan satu judul film, melainkan harus ada judul-judul lain yang sesuai dengan butir-butir Pancasila lainnya dan ditayangkan secara berkelanjutan supaya mudah diingat anak-anak. Film animasi ini dibuat dengan metode five-stage production dalam bentuk dua-dimensi digital dan ditayangkan melalui kanal YouTube agar mudah dijangkau penontonnya

    Analisis Perubahan Sifat Karakter di Sepanjang Perjalanannya Berdasarkan Pola Kejadian dan Plot Segment dalam Film “Green Book”

    Full text link
    Film “Green Book” merupakan film yang membahas tentang diskriminasi yang dialami oleh pekerja Italy bersama teman sekaligus atasannya yang merupakan orang Negro. Pola kejadian dalam keseluruhan cerita dapat dilihat melalui rangkaian adegan yang menggambarkan perjalanan karakter. Dalam pola kejadian tersebut, perubahan karakter dapat dilihat melalui setiap masalah dari luar (outer problem) dan masalah batin (inner problem) yang dialami. Perubahan tersebut memberikan nilai – nilai yang merefleksikan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kejadian dan perubahan karakter di sepanjang perjalanan karakter dalam cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang mengumpulkan berbagai macam teori sebagai bahan untuk menganalisa secara akurat. Teori yang digunakan adalah teori plot segment dari David Bordwell, 7 pola kejadian dalam cerita oleh David Trottier serta perubahan sifat karakter sepanjang perjalanan oleh Christopher Vogler. Dari penjabaran yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa terdapat 7 pola kejadian yang dapat digambarkan melalui setiap kejadian dalam cerita film. Perubahan sifat karakter terjadi sepanjang perjalanan yang dihadapi. Perubahan karakter tersebut memberi nilai yang merefleksikasn nilai – nilai kehidupan. Dalam perubahan dimensi pada aspek  sosiologi, psikologi, dan ciri – cici fisik, karakter dapat mengalami perubahan terhadap satu atau lebih dari satu aspek lain, namun karakter juga dapat mengalami perubahan pada satu aspek dalam sifatnya saja

    Fotografi sebagai Rekonstruksi Visual dalam Seni Bercerita Rakyat Studi Kasus “Sarip Tambak Oso”

    Full text link
    Cerita rakyat memiliki gambaran yang menarik untuk digambarkan kembali pada era kemajuan teknologi ini, mengingat cerita rakyat atau “folklore” adalah ciri khas dan kekayaan suatu bangsa. Namun beberapa “folklore” di Indonesia menjadi menghilang, karena kurang dimunculkan dan jarang dibicarakan lagi karena banyaknya faktor, salah satunya ketidaktahuan kronologis suatu cerita. Beberapa cerita yang hilang ini tentunya perlu rekonsiliasi dari berbagai pihak untuk memunculkan kembali cerita rakyat yang hilang  atau tidak populer. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembalikan eksistensi suatu cerita rakyat yang hilang atau tidak lagi populer. Metodenya melalui rekonstruksi visual pada cerita rakyat, dengan menggunakan metode perekaman Fotografi. Rekonstruksi cerita rakyat melalui teknik fotografi ini menarik untuk diteliti lebih lanjut, karena akan merepresentasikan kembali cerita rakyat yang tidak populer. Penelitian ini adalah model penelitian deskriptif yang bertujuan untuk membuat definisi awal penelitian, kemudian hasilnya dikembangkan lebih lanjut pada penelitian berikutnya. Penelitian ini mengambil studi kasus “Sarip Tambak Oso” yang berada pada wilayah Sidoarjo – Surabaya, hal ini karena jarak kampus peneliti dengan objek lokasi penelitian berjarak 10 menit. Selain itu wilayah Tambak Oso termasuk Renstra (Rencana Strategis) pengembangan Tri Dharma kampus UPN Veteran Jatim. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni wawancara, observasi, pendalaman literasi dan artikel ilmiah untuk mendukung pola rekonstruksi visual Sarip Tambak Oso. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Tambak Oso, wilayah perbatasan Surabaya dan Sidoarjo

    Studi Tentang Digitalisasi Ondel-Ondel Betawi Melalui Teknologi 3D Animasi

    Full text link
    Indonesia kaya akan warisan budaya, salah satu ragam warisan budaya yang terdapat di Indonesia adalah seni pertunjukan tradisional. Seni pertunjukan ini melibatkan peran individu atau kelompok di dalam satu waktu dan ruang. Kesenian tradisional merupakan identitas kultural masyarakat lokal. Hal ini merupakan wajib menjadi pertahanan identitas masyarakat tersebut, agar tidak kehilangan jati diri dalam masyarakat berbudaya. Terlebih lagi arus globalisasi yang membuat budaya tradisional mulai kurang di apresiasi, dibandingkan budaya global. Ondel-ondel merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional, memiliki nilai ikonik dan komersial. Apresiasi terhadap Ondel-ondel pun mulai pudar, melalui penelitian ini bagaimana membuat produksi animasi 3D digital untuk Ondel-ondel Betawi. Data didapatkan melalui experimental visual dan gerak, kemudian data di analisa dan di deskripsikan.  Hasil dari penelitian ini adalah menjadi kajian prinsip gerak terhadap kesenian pertunjukan tradisional, sehingga masyarakat dapat menikmati kesenian tradisional Indonesia dalam media yang baru

    Game-Based Learning: Media Konstruktif Pembelajaran Mandiri Bagi Siswa

    Full text link
    Pembelajaran mandiri membutuhkan motivasi dan disiplin yang tinggi. Materi ajar yang terstruktur dan kontekstual juga merupakan faktor keberhasilan proses belajar yang mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa. Pembelajaran mandiri di masa pandemi COVID-19 menjadi sebuah strategi transformasi sistem pendidikan di Indonesia baik yang berbantukan teknologi maupun yang mengandalkan interaksi manual di daerah pelosok Indonesia. Formula yang tepat dalam mengimplementasikannya sangat perlu diteliti dengan menggunakan beragam media sebagai alat bantu belajar. Gim sebagai sebuah media belajar muncul sebagai alternatif yang mampu mengintegrasikan elemen belajar yang tersusun sistematis. Skenario pembelajaran dapat diterapkan secara kontekstual yang mendekatkan materi belajar ke siswa dengan cara yang lebih natural. Proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan terjadi secara sukarela. Penelitian ini akan mencoba memformulakan pembelajaran mandiri dan konstruktif bagi siswa dengan menggunakan media gim, sehingga dapat menjadi acuan bagi pendidik yang ingin menggunakan atau mengimplementasikannya dalam sistem pembelajaran di kelas

    Strategi Resiliensi Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Menghadapi Pandemi Covid-19

    Full text link
    The implementation of the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) policy in order to reduce the number of transmission of the coronavirus (Covid-19) pandemic cases in Jakarta leads several cultural heritage sites such as museums close the physical access to visits. In the midst of these limitations, the Antara Journalistic Museum and Photo Gallery made a breakthrough by establishing the museum digitization approach using Video Reality (VR) technology. This article was written to see how the strategy for the resilience of Cultural Heritage Sites in the Museum and Journalistic Photo Gallery is between maintaining some journalistic photo exhibition agendas amidst the lack of public interest in visiting museums plus the threat of a multidimensional crisis due to the Covid-19 pandemic. This research was written using qualitative methods with a descriptive approach. The existence of this facility provides a new alternative for the public to continue visiting and accessing journalistic photo exhibition programs and activities which have been regularly held at the Antara Museum and Photo Journalistic Gallery so far. Having concern with the strength of the mission to preserve historical value as one of the broadcasting spaces for independence and to disseminate journalistic knowledge, especially related to the photojournalism to the younger generation and the strong encouragement of the community, the Antara Journalistic Photo Gallery and Museum is encouraged to survive and continue to operate in organizing activities that have been consistently scheduled yearly.

    Gosip, Hoaks, dan Perempuan: Representasi dan Resepsi Khalayak Terhadap Film Pendek “Tilik”

    Full text link
    Tulisan ini mengkaji bagaimana film Tilik sebagai film pendek  Indonesia yang mendapat antusiasme sangat besar dari khalayak merepresentasikan pesan-pesan utama seperti gosip, hoaks dan perempuan melalui pilihan kode-kode semiotis dalam film. Kajian ini juga secara kualitatif membahas bagaimana resepsi dari khalayak dengan menggunakan teori representasi dan resepsi dari Stuart Hall.  Selain analisis representasi yang menggunakan data dari film,  digunakan pula data resepsi khalayak  yang diperoleh dari komentar-komentar pengguna media sosial Twitter yang memiliki jumlah “suka” besar yang didapat dari hasil analisa data dari Drone Emprit, analis big data sosial media. Tulisan ini menunjukkan bahwa  representasi pada film Tilik mengenai tema-tema di atas dapat dilihat secara denotatif dan konotatif. Dari segi resepsi, film Tilik dimaknai khalayak dari tiga posisi yakni dominan, oposisional dan negosiatif. Walaupun film Tilik  dikritik sebagai film yang tidak edukatif terutama mengenai hoaks dan bias patriarkis, film ini mendapatkan pembacaan dominan sebagai film yang merepresentasikan realitas masyarakat Indonesia.

    Literasi Visual sebagai Pendekatan dalam Pembelajaran Fotografi

    Full text link
    Visual Literacy As an Approach To Learning Photography. This article is an overview of the current photographic phenomena. Visual literacy as an approach becomes an offer in the development of photography learning science. As a of discipline, photography has the complexity of learning, just like other scientific disciplines. In photography learning, visual literacy is a significant capital. Visual literacy can be understood as a person's ability to respond to phenomena. It's not just the ability to switch media (design); from the oral to the visual, from the textual to the visual, from the audio to the visiual or from the visual to the other visual forms, and the ability to conduct studies of existing visual works. In photography, it is necessary not only to be processed artistically but also processed that has critical considerations, both from ethics, aesthetics, and perspective, to a phenomeno

    Rekonstruksi 3D Landmark Memvisualisasikan Perkampungan Peradaban Kuno Situs Liyangan Temuan Balai Arkeologi Yogyakarta

    Full text link
    Selama pandemi COVID-19, keterbatasan akses publik menjadi pemicu peningkatan pelayanan edukasi sejarah dan budaya, khususnya bagi lembaga perpustakaan dan museum di Indonesia. Inovasi virtualisasi akses publik dengan menghadirkan akses terbuka bagi dokumen digital atau rekaman sejarah yang disajikan melalui jaringan internet. Tujuan penelitian menghadirkan kembali kondisi situs seperti pada masa kejayaannya dengan menggunakan metode visualisasi 3D. Rekonstruksi 3D dilakukan semi manual dengan memanfaatkan data temuan arkeologis di lapangan dan catatan sejarah atau temuan terkait dimensi dan kondisi tekstur artefak. Proses rekonstruksi 3D dibantu peneliti arkeologi Balai Arkeologi DIY, sehingga obyektivitas dan validitas data terjaga secara keilmuan di bidang Arkeologi. Adapun situs yang menjadi obyek penciptaan seni digital adalah Situs Liyangan, Temanggung, Jawa Tengah.Proses penciptaan rekonstruksi 3D landmark Situs Liyangan dilakukan dengan pengumpulan data arkeologis di Balai Arkeologi DIY dan di Situs Liyangan, Temanggung, Jawa Tengah. Proses penciptaan diawali dengan permodelan aset, tekstur, dan perancangan tata letak. Produksi rekonstruksi 3D menggunakan perangkat lunak 3Ds Max dan mesin game Unreal sebagai penyaji antarmuka akses bagi pengguna berikut interaksinya. Hasil tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi pengujian dan publikasi karya. Berdasarkan capaian tersebut, maka hasil akhir yang didapat adalah purwarupa rekonstruksi 3D landmark Situs Liyangan.

    155

    full texts

    198

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    REKAM: Jurnal Fotografi, Televisi, dan Animasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇