Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
    361 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ATLETIK LARI CEPAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENDEKATAN BERMAIN

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran lari cepat melalui metode bermain pada sis kelas V SD Negeri 1 Kemiri Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu salah satu jenis penelitian yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelasnya. Subyek penelitian ini terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi yaitu melakukan pengamatan terhadap subyek penelitian dengan lembar observasi yang sudah disiapkan, pengamatan sebelum pembelajaran, saat pembelajaran, dan setelah pembelajaran serta angket. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi, angket, dan catatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskritif dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil pembelajaran lari cepat menggunakan metode bermain. Peningkatan ditunjukan adanya peningkatan motivasi, kerjasama dan perkembangan gerak lari cepat siswa dalam pembelajaran. Hasil dari pra siklus terdapat 3 siswa yang berhasil tuntas belajar dengan persentase nilai rata-rata hasil belajar 44%. Pada siklus I terdapat 11 siswa yang berhasil tuntas belajar dengan persentase nilai rata-rata hasil belajar 69%. Sedangkan pada siklus II terdapat 13 siswa yang berhasil tuntas belajar dengan persentase nilai rata-rata hasil belajar 81%

    PENGARUH MODEL LATIHAN EL RONDO DAN SMALL SIDED GAMES TERHDAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model latihan Elrondo dan Small Sided Games terhadap ketepatan passing sepakbola pada atlet U14 di SSB ASTAF Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 20 atlet yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan passing melalui pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t = –8,616 dengan df = 18 dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model latihan Elrondo dan Small Sided Games berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan passing. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, sehingga kombinasi kedua model latihan terbukti lebih efektif dibandingkan latihan konvensional

    PERBANDINGAN LATIHAN GIVE AND GO DAN LATIHAN RONDO GAMES TERHADAP KETEPATAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA

    Get PDF
    Penelitian Penelitian ini didasari dari kemampuan passing pemain SSB Brebes United yang kurang dan masih perlu ditingkatkan serta variasi latihan guna meningkatkan teknik passing dan akurasi passing masih kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan give and go dan latihan rondo games terhadap peningkatan ketepatan passing. Ketepatan pasing ini diukur menggunakan point apabila bola masuk mendapat point 50 dan sedangkan yang tidak mendapatkan point 0. Data penelitian dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif, yang mana dari sebelum dilakukan latihan (pre test) dan sesudah dilakukan latihan (post test) akan dihitung menggunakan point. Sampel dalam penelitian ini ada 24 siswa SSB Brebes United yang terdiri dari U-12 sebanyak 12 siswa dan U-14 sebanyak 12 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketepatan pasing menggunakan pelatihan give and go dan rondo games memiliki peningkatan tetapi hanya latihan passing give and go saja yang signifikan dan latihan ketepatan passing menggunakan passing rondo games tidak signifikan. Hal ini dibukikan dari hasil analisis data menggunakan SPSS versi 26 yaitu uji Paired sampel t-test sebagai pengujian hipotesis dimana hasil dari pengujian tersebut nilai signifikansi latihan give and go nilainya 0,000 < 0,05 dan rondo games nilai signifikansinya sebesar 0,555 > 0,05. Dan Pengujian statistik menggunakan independent sampel t-test kedua latihan passing give and go dan rondo games ini diperoleh hasil nilai sig. 0.001 < 0,05. Simpulan dari penelitian ini ada peningkatan antara sebelum dan setelah diberikan perlakuan melalui latihan give and go dan latihan rondo games terhadap peningkatan ketepatan passing pada SSB Brebes United U-12 dan U-14. Saran bagi pelatih dapat menjadikan latihan ini sebagai variasi latihan passing guna meningkatkan ketrampilan teknik dasar passing

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SERANGN BERBASIS WEBSITE BERORIENTASI PROJECT BASED LEARNING PADA MATA KULIAH TEORI DAN PRAKTIK PEMBELAJARAN PENCAK SILAT

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengembangkan produk multimedia pembelajaran teknik dasar serangan berbasis website berorientasi project based learning pada mata kuliah teori dan praktik pembelajaran pencak silat. Dalam penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model Borg & Gall. Model penelitian Borg & Gall terdiri dari sepuluh tahapan, yaitu:, 1) Penelitian awal dan pengumpulan data, 2) Perencanaan, 3) Pengembangan draf produk, 4) Uji coba lapangan awal, 5) Revisi hasil uji coba, 6) Uji coba lapangan produk utama, 7) Revisi produk, 8) Uji coba lapangan skala luas/uji kelayakan, 9) Revisi produk akhir, 10) Desiminasi dan implementasi, namun dibatasi sampai tahap ke 9 dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji ahli isi/materi pembelajaran memperoleh persentase sebesar 95% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli media pembelajaran memperoleh persentase sebesar 96% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar 90% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 95% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 96,5% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 94,4% dengan kualifikasi sangat baik dan uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 94,9% dengan kualifikasi sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa pengembangan multimedia pembelajaran teknik dasar serangan berbasis website berorientasi project based learning pada mata kuliah teori dan praktik pencak silat yang dikemas dalam website google sites ini dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai penunjang proses pembelajaran pencak silat

    EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE DALAM MENGURANGI GEJALA DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS) PADA OTOT GASTROCNEMIUS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas massage effleurage dengan dan tanpa es dalam mengurangi gejala Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada otot gastrocnemius remaja laki-laki usia 12–15 tahun. Gejala DOMS diinduksi melalui latihan eksentrik seperti heel drop, calf hop, dan box step down. Sebanyak 30 peserta dibagi menjadi dua kelompok perlakuan dan mendapatkan intervensi selama dua hari. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen. Hasil menunjukkan kelompok massage dengan es mengalami penurunan nyeri sebesar 65,6%, peningkatan ROM 44,1%, dan penurunan denyut nadi 10,4%, sedangkan kelompok tanpa es mengalami penurunan nyeri 65,2%, peningkatan ROM 40,6%, dan penurunan denyut nadi 1,9%. Terdapat perbedaan signifikan antara kelompok pada nyeri (p = 0.000), ROM (p = 0.008), dan denyut nadi (p = 0.000), namun tidak pada suhu tubuh (p = 0.463). Kesimpulannya, massage effleurage dengan es lebih efektif dalam mengurangi gejala DOMS dan dapat direkomendasikan sebagai strategi pemulihan non-farmakologis yang praktis bagi remaja aktif

    PENGARUH LATIHAN SENAM LANTAI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA SMP NEGERI 1 PATTALLASSANG

    Get PDF
    Latihan fisik yang rutin dan terstruktur, seperti senam lantai, diharapkan dapat memperbaiki keterampilan motorik siswa. Melalui senam lantai, siswa dapat melatih keterampilan motorik kasar yang berhubungan dengan keseimbangan dan kelincahan, serta keterampilan motorik halus yang melibatkan koordinasi yang lebih presisi antara anggota tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan senam lantai terhadap peningkatan keterampilan motorik siswa SMP Negeri 1 Pattallassang. Latihan senam lantai merupakan aktivitas fisik yang melibatkan kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Keterampilan motorik siswa yang masih kurang optimal diidentifikasi sebagai masalah yang dapat diperbaiki melalui latihan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental jenis pre-test post-test. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Tes keterampilan motorik dilakukan pada awal dan akhir program latihan senam lantai yang berlangsung selama 8 minggu. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan motorik siswa, dengan nilai pre-test rata-rata 72.3 dan post-test rata-rata 84.5. Uji t menunjukkan nilai p-value < 0.001, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test. Penelitian ini membuktikan bahwa latihan senam lantai dapat meningkatkan keterampilan motorik siswa di SMP Negeri 1 Pattallassang

    ANALISIS TEKNIK DASAR TENDANGAN T PADA ATLET BKMF PENCAK SILAT FIKK UNM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar tendangan T pada atlet putra BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Subjek penelitian berjumlah 20 atlet putra yang dipilih secara purposive. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan tendangan T. Instrumen yang digunakan meliputi stopwatch, blanko penilaian, petching/samsak, hurdle/gawang rintang, dan kamera sebagai alat dokumentasi. Prosedur tes dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada setiap atlet untuk melakukan tendangan T selama 15 detik, diulang sebanyak tiga kali, dan hasil terbaik yang dicatat sebagai data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan nilai minimum tendangan T sebesar 17 kali dan maksimum 23 kali, dengan rata-rata 19,80 dan standar deviasi 1,82. Berdasarkan kategorisasi kemampuan, sebanyak 15% atlet berada pada kategori baik, 75% berada pada kategori cukup, dan 10% berada pada kategori kurang. Hal ini mengindikasikan bahwa secara umum kemampuan tendangan T atlet BKMF Pencak Silat FIKK UNM sudah cukup baik, namun masih terdapat variasi kemampuan individu yang perlu ditingkatkan. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan program latihan berbasis bukti, khususnya melalui latihan kekuatan, plyometric, core stability, dan pengembangan koordinasi gerak, agar kemampuan tendangan T atlet dapat ditingkatkan ke level yang lebih optimal

    PENGARUH LATIHAN ABC RUNNING TERHADAP KECEPATAN LARI PADA ATLET FUTSAL SINJAI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan ABC Running terhadap kecepatan lari 100 meter pada atlet futsal putra di Kabupaten Sinjai. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri atas 20 atlet futsal putra berusia 16–22 tahun, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok: 10 atlet kelompok perlakuan (latihan ABC Running) dan 10 atlet kelompok kontrol (latihan rutin futsal). Instrumen pengukuran berupa tes sprint 100 meter dengan pencatatan waktu menggunakan stopwatch digital. Latihan ABC Running dilakukan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kelompok perlakuan, dengan penurunan rata-rata waktu sprint sebesar 1,08 detik (p < 0,05). Sementara itu, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ABC Running efektif dalam meningkatkan kecepatan sprint melalui perbaikan teknik, koordinasi gerak, dan efisiensi langkah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pelatih futsal dapat mengintegrasikan latihan ABC Running ke dalam program latihan rutin untuk meningkatkan performa kecepatan atlet

    PENGARUH METODE LATIHAN HILL REPEATS TERHADAP HASIL LARI JARAK MENENGAH PADA SISWA KELAS VIII MTs AL-HIDAYAH KARANGPUCUNG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil lari jarak menengah siswa MTs Al-Hidayah Karangpucung. Salah satu penyebabnya adalah kurang bervariasinya metode latihan yang digunakan dalam pembelajaran atletik. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti menerapkan metode latihan hill repeats sebagai upaya meningkatkan kekuatan otot tungkai, daya tahan, dan kecepatan lari siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan hill repeats terhadap hasil lari jarak menengah siswa kelas VIII MTs Al-Hidayah Karangpucung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 18 siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes lari 800 meter dan 1500 meter. Analisis data dilakukan dengan uji Paired Sample t-Test menggunakan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah diberikan latihan hill repeats. Rata-rata waktu lari 800 meter mengalami peningkatan dari 248,44 detik menjadi 231,44 detik, sedangkan lari 1500 meter meningkat dari 427,39 detik menjadi 416,33 detik. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode latihan hill repeats berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil lari jarak menengah siswa. Dengan demikian, latihan hill repeats efektif diterapkan sebagai variasi latihan dalam pembelajaran atletik di sekolah, khususnya untuk meningkatkan kemampuan lari jarak menengah siswa

    PENGARUH LATIHAN SMALL-SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN TACTICAL AWARENESS ATLET MUDA BOLA BASKET

    Get PDF
    Kesadaran taktis (tactical awareness) merupakan aspek penting dalam performa permainan bola basket yang mencakup kemampuan membaca situasi, mengambil keputusan cepat, dan memahami strategi tim. Namun, banyak pelatih masih menggunakan metode latihan konvensional yang menekankan teknik dasar dan kurang mengasah kemampuan berpikir taktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan small-sided games (SSG) terhadap peningkatan tactical awareness atlet muda bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 atlet berusia 14–17 tahun dari klub Old School Basketball Makassar. Instrumen yang digunakan adalah Game Performance Assessment Instrument (GPAI) untuk menilai indikator decision making, support, dan cover. Program latihan dilaksanakan selama 6 minggu, dengan frekuensi 3 kali per minggu, menggabungkan format permainan 3v3 dan 4v4 untuk menstimulasi pengambilan keputusan dalam situasi permainan nyata. Analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata tactical awareness setelah perlakuan (pretest = 61,3 ± 5,4; posttest = 78,6 ± 6,1; t-hitung = 8,42; p < 0,001). Peningkatan ini mencakup seluruh aspek GPAI, terutama pada kemampuan pengambilan keputusan dan dukungan terhadap rekan tim. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan small-sided games efektif dalam meningkatkan tactical awareness atlet muda bola basket, sekaligus mendukung pembelajaran taktis yang lebih kontekstual dan dinamis

    281

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ilmiah SPIRIT
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇