Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK TEKNIK DASAR DRIBBLING DALAM PERMAINAN FUTSAL KELAS XI SMAS MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi teknik dasar dribbling dalam permainan futsal melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas XI SMA Swasta Muhammadiyah 2 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik yang terdiri atas 12 laki-laki dan 11 perempuan. Instrumen yang digunakan berupa tes unjuk kerja dribbling futsal untuk menilai hasil belajar yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 33%, dari rata-rata 77% pada siklus I (kategori cukup) menjadi 100% pada siklus II (kategori sangat baik). Pada aspek sikap, ketuntasan belajar mencapai 100% pada kedua siklus dengan kategori baik. Aspek pengetahuan meningkat dari 74% (kategori cukup) menjadi 100% (kategori sangat baik), sedangkan aspek keterampilan meningkat dari 58% (kategori cukup) menjadi 100% (kategori sangat baik). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar PJOK, khususnya pada materi teknik dasar dribbling dalam permainan futsal pada peserta didik kelas XI SMA Swasta Muhammadiyah 2 Singaraj
MINAT ANAK TERHADAP PERMAINAN BOLA BASKET SEBAGAI AKTIFITAS FISIK DALAM KEGIATAN JASMANI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat anak terhadap permainan bola basket sebagai aktivitas fisik dalam kegiatan jasmani serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhan, kebugaran, dan perkembangan sosial anak, sementara permainan bola basket menjadi salah satu bentuk olahraga yang menuntut kerja sama tim, koordinasi, dan semangat kompetitif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik studi pustaka, yaitu menganalisis berbagai jurnal terdahulu yang relevan dengan topik minat anak terhadap bola basket. Hasil kajian menunjukkan bahwa minat anak terhadap permainan bola basket tergolong bervariasi, dengan sebagian besar menunjukkan minat sedang hingga tinggi. Faktor yang paling memengaruhi adalah dukungan teman sebaya, metode pengajaran guru, serta ketersediaan fasilitas olahraga. Selain itu, kepercayaan diri dan motivasi intrinsik juga turut menentukan partisipasi aktif siswa. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa peningkatan fasilitas dan penerapan metode pembelajaran yang menarik mampu mendorong keterlibatan siswa dalam kegiatan jasmani melalui permainan bola basket
LATIHAN PLYOMETRIC DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN LONCATAN PADA ANGGOTA CLUB BOLA VOLI VORJAS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tinggi loncatan pada klub bola voli Vorjas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest. Populasi berjumlah 15 atlet dan sampel diambil 10 atlet dengan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu dengan kereteria umur 11-15 tahun. Pengumpulan data menggunakan Vertical Jump Tes. Analisis data menggunakan analisis pairet sample t test IMB SPSS Statistics 26. Berdasarkan temuan peneliti dan analisis data dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tinggi loncatan pada klub bola voli Vorjas karena diperoleh thitung 5.518 > ttabel 2.262 dan diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05.
Kata Kunci: Latihan; Plyometric; Loncatan; Bola-Vol
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND DAN ANKLE WEIGHT TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PSHT RAYON SMEBAJA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak nya pengaruh latihan Resistance Band dan Ankle Weight terhadap kecepatan tendangan sabit. Metode penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan desain Two grup prettest posttest. Popolasi dalam penelitian ini adalah 20 atlet dan sampel pada penelitian ini 20 atlet putri pencak silat PSHT Rayon Sembaja. Hasil penelitian ini adalah 1). Menggunakan Uji Normalitas dengan nilai signifikan pretest resistance band 0,445>0,05 sedangkan posttest resistance band 0,106<0,05. Sedangkan pretest ankle weight sebesar 0,496>0,05 dan posttest 0,383< 0,05. 2). Menggunakan Uji T, berdasarkan hasil perhitungan bahwa thitung 20.409> ttabel 2.093. Maka dapat disimpulkan bahwa, Ada Pengaruh Antara latihan Resistance Band dan Ankle Weight terhadap kecepatan tendangan sabit dan Terdapat selisih antara latihan resistance band dan ankle weight atlet pencak silat, yaitu sebesar 21.950 poin. dengan kata lain, pengaruh latihan resistance band lebih tinggi 21.950 poin dibandingkan pengaruh latihan ankle weight
UKURAN TINGKAT RESILIENSI BELAJAR PADA ANGGOTA EKSTRAKURIKULER DAN NON EKSTRAKURIKULER DI SDN 20 PENUKAL
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengukur tingkat resiliensi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dan tidak mengikuti ekstrakulikuler bola voli di SDN 20 Penukal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan skala Likert yang disebarkan secara langsung di SDN 20 penukal dengan membagi angket ke 28 siswa ekstrakulikuler dan 28 siswa non-ekstrakulikuler total keseluruhan 56 siswa, Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang ditampilkan pada Tabel di atas, diketahui bahwa rata-rata (mean) tingkat resiliensi pada siswa ekstrakurikuler adalah 76,44, sedangkan pada siswa non ekstrakurikuler adalah 78,64. Nilai rata-rata ini menunjukkan bahwa secara umum, siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler memiliki tingkat ketahanan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.Tingkat Relisiensi kemampuan atau kapasitas insani yang dimiliki sesorang, kelompok yang memungkinkannya untuk menangani, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak yang merugikan dari kondisi yang tidak menyenangkan atau mengubah kondisi kehidupan yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk di atasi anggota Ekstrakurikuler SDN 20 Penukal siswa yang secara sukarela mengikuti kegiatan di luar jam pelajaran sekolah. Mereka memiliki minat dan ketertarikan khusus pada bidang yang ditawarkan dalam kegiatan ekstrakurikuler tersebut, misalnya olahraga, seni, atau klub tertentu. Anggota ekstrakurikuler biasanya bergabung dengan kelompok atau tim yang dibimbing oleh seorang pembina atau pelatihUji Validitas dan Reliabilitas Dalam uji validitas kuesioner, peneliti menggunakan uji korelasi dengan perbandingan antara r hitung dan rtabel pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (30) 28. Semua butir soal dalam kuesioner valid dengan nilai r hitung yang lebih besar dari rtabel. Misalnya saja dalam aspek regulasi emosi, nilai r hitung dari butir-butir soal berkisar antara 435 hingga 715, yang semuanya lebih besar dari nilai rt tabel 0,2632. Hasil serupa ditemukan pada aspek, Uji reliabilitas juga menunjukkan hasil yang memuaskan. Nilai Cronbach’s Alpha untuk aspek regulasi emosi adalah 0,914, menunjukkan reliabilitas yang cukup tinggi. Pada aspek kontrol
SURVEI KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SSB PUTRA SUNDA PALEMBANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan teknik dasar permainan sepak bola siswa SSB Putra Sunda Kota Palembang. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian berjumlah 24 orang siswa. Sampel penelitian diambil dari total populasi berjumlah 24 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran mengadopasi soccer jhonson test dengan mengukur passing, dribbling dan shooting pemain. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskripsi persentase. Adapun hasil penelitian disimpulkan pada level kemampuan passing siswa diterangkan bahwa sebanyak 4 orang siswa memiliki kemampuan passing dengan kategori rendah, sebanyak 18 orang memiliki kemampuan passing dengan kategori sedang dan sebanyak 2 orang memiliki kemampuan passing dengan kategori tinggi. Pada level kemampuan dribbling diterangkan bahwa sebanyak 5 orang siswa memiliki kemampuan dribbling dengan kategori rendah, sebanyak 15 orang memiliki kemampuan dribbling dengan kategori sedang dan sebanyak 4 orang memiliki kemampuan dribbling dengan kategori tinggi. Pada level kemampuan shooting diterangkan bahwa sebanyak 1 orang siswa memiliki kemampuan shooting dengan kategori rendah, sebanyak 19 orang memiliki kemampuan shooting dengan kategori sedang dan sebanyak 4 orang memiliki kemampuan shooting dengan kategori tinggi.
Kata Kunci: Kemampuan-Dasar; Sepak-Bol
EVALUASI PEMBENTUKAN KARAKTER DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MELALUI PROGRAM RUMAH REVOLUSI MENTAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembentukan karakter dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta melalui Program Rumah Revolusi Mental yang diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2024. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas karakter aparatur akademik melalui penguatan nilai-nilai revolusi mental dalam lingkungan kampus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain evaluatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap dosen serta tenaga kependidikan yang mengikuti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pembentukan karakter dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di universitas. Selain itu, terdapat peningkatan dalam hal integritas, profesionalisme, dan etika kerja para peserta. Kesimpulannya, program Rumah Revolusi Mental di Kabupaten Karanganyar dapat menjadi model efektif dalam membentuk karakter dosen dan tenaga kependidikan untuk mendukung tercapainya visi dan misi universita
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO FEEDBACK DALAM MENINGKATKAN TEKNIK SERVIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH PERMAINAN TENIS LAPANGAN
Kemampuan teknik servis merupakan aspek penting dalam tenis lapangan, namun banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan menguasainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video feedback dalam meningkatkan teknik servis mahasiswa pada mata kuliah permainan tenis lapangan. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 60 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen pengukuran menggunakan Hewitt Tennis Achievement Test, dengan prosedur perlakuan selama 12 pertemuan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata skor posttest 36,97 dibandingkan pretest 25,07, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari rata-rata 24,03 menjadi 26,77. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Temuan ini membuktikan bahwa video feedback efektif dalam memperbaiki teknik servis melalui penguatan visual dan reflektif. Oleh karena itu, video feedback dapat menjadi strategi pembelajaran alternatif yang mendukung pengembangan keterampilan motorik dalam pembelajaran tenis lapangan
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI
Jenis penelitian bertujuan untuk meningkatkan atau memperbaiki hasil pembelajaran yang seharusnya dilakukan oleh guru secara profesional yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan dokumentasi. Penelitian ini mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilakukan dalam 2 siklus, hasil siklus I pada aspek pengetahuan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 76,2% dan pada aspek keterampilan peserta didik mendapatkan kategori tuntas sebesar 81%. Setalah diberikan siklus II pada aspek pengetahuan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 95,3% dan pada aspek keterampilan peserta didik yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 90,7%. Berdasarkan hasil diatas menunjukan bahwa implementasi model pembelajarn Problem Based Learning ini dapat meningkatkan hasil belajar terhadap peserta didik kelas VI di SD Negeri 1 Mambal. Disarankan dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas, terutama pada materi pemecahan masalah dan untuk menunjang semangat serta kemampuan peserta didik dalam menganalisis dan berpikir kritis tentang materi yang diajarkan
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM ANAK INDONESIA HEBAT
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 32 mahasiswa PKO UMUKA, yang terbagi menjadi 30 laki-laki dan 2 perempuan. Data penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber, yaitu mahasiswa, peneliti, dan guru yang berperan sebagai kolaborator. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi, serta untuk memastikan validitas data digunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode persentase untuk mengamati perkembangan dan kecenderungan dalam proses pembelajaran.Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada tahap prasiklus, dari 32 mahasiswa, sebanyak 20 mahasiswa (63%) sudah masuk dalam kategori minimal layak pada aspek afektif, 18 mahasiswa (56%) pada aspek kognitif, dan 17 mahasiswa (53%) pada aspek psikomotor. Pada siklus I, terjadi peningkatan, di mana 28 mahasiswa (88%) telah mencapai kategori minimal layak pada aspek afektif, 22 mahasiswa (69%) pada aspek kognitif, dan 23 mahasiswa (72%) pada aspek psikomotor. Kemudian pada siklus II, pencapaian semakin meningkat dengan 32 mahasiswa (100%) memenuhi kategori minimal layak pada aspek afektif, 31 mahasiswa (97%) pada aspek kognitif, dan 30 mahasiswa (94%) pada aspek psikomotor.Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran audio visual efektif dalam meningkatkan hasil belajar gerakan Senam Anak Indonesia Hebat pada mahasiswa PKO UMUKA untuk tahun ajaran 2024/2025.
Kata Kunci: Senam Anak Indonesia Hebat; Audio Visual; Pembelajara