Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
    361 research outputs found

    PENGARUH METODE LATIHAN EL RONDO DAN CIRCLE PASSING DRILL TERHADAP KETEPATAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SSB HARIMAU BEKONANG TAHUN 2024

    Get PDF
    Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan el rondo dan circle passing drill terhadap ketepatan passing dalam permainan sepakbola pada atlet putra usia 15-17 Tahun SSB Harimau Bekonang Sukoharjo, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara metode latihan el rondo dan circle passing drill terhadap ketepatan passing dalam permainan sepakbola pada atlet putra usia 15-17 Tahun SSB Harimau Bekonang Sukoharjo. Sampel penelitian adalah Pada Atlet SSB Harimau Bekonang Sukoharjo dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik porpusive sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil ketepatan passing dengan latihan el rondo dan circle passing drill sebagai variabel bebas serta hasil ketepatan passing variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui ketepatan passing menggunakan tes ketepatan passing menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan el rondo dan circle passing drill terhadap ketepatan passing dalam permainan sepakbola pada atlet putra usia 15-17 Tahun SSB Harimau Bekonang Sukoharjo Tahun 2024. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.036 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan el rondo lebih baik pengaruhnya dari pada metode circle passing drill terhadap ketepatan passing dalam permainan sepakbola pada atlet putra usia 15-17 Tahun SSB Harimau Bekonang Sukoharjo Tahun 2024. Berdasarkan persentase peningkatan ketepatan passing dalam permainan sepak bola menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan latihan el rondo) adalah 95.745% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat latihan circle passing drill) adalah 58.929%. Kata Kunci  : El Rondo, Circle Passing Drill, Ketepatan Passin

    SURVEI KEMAMPUAN SHOOTING SEPAK BOLA PADA CLUB REMAJA BHAYANGKARA SUNGAI ROTAN KABUPATEN MUARA ENIM

    Get PDF
    Sepakbola merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing tim terdiri atas 11 orang pemain, yang lazim disebut kesebelasan. Masing-masing tim berusaha memasukan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan dan berusaha mempertahankan gawangnya sendiri, agar tidak kemasukan bola lawan, sesuai  dengan FIFA law of the gameâ€Â. Penelitian ini merupakan deskritif  yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran, sehingga memberikan gambaran mengenai apa yang akan diteliti berupa angka- angka dan diukur secara pasti. Hasil Survei Kemampuan Shooting Sepak Bola Pada Club Remaja Bhayangkara Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim dapat disimpulkan bahwa dari 20 orang pemain diclub remaja bhayangkara sungai rotan ini sebanyak 12 orang pemain mendapatkan hasil sangat baik jika diprosentase adalah 65.00%. 8 orang pemain mendapatkan hasil baik jika diprosentase adalah 35.00%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan shooting sepak bola pada club remaja Bhayangkara sungai rotan kabupaten muara enim memiliki kemampuan shooting sangat baik

    PENGARUH LATIHAN PASSING BERPASANGAN DAN PASSING KE DINDING TERHADAP AKURASI PASSING ATAS PADA PESERTA EKSTRAKULIKULER BOLA VOLI DI SMP NEGERI 1 BELITANG II

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan passing berpasangan dan passing ke dinding terhadap akurasi passing atas pada peserta ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 1 Belitang II. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes akurasi passing atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari kedua metode latihan terhadap peningkatan akurasi passing atas, dibuktikan melalui uji-t dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan t hitung -12,665 > t tabel 1,699. Uji normalitas dan homogenitas juga menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Kesimpulannya, kombinasi latihan passing berpasangan dan passing ke dinding efektif dalam meningkatkan teknik dasar passing atas siswa, dan layak diterapkan secara rutin dalam program latihan bola voli di sekolah.   Kata Kunci: passing berpasangan, passing ke dinding, akurasi passing atas, bola voli, ekstrakurikuler

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PJOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media digital dalam pembelajaran PJOK terhadap peningkatan keterampilan motorik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group. Sampel terdiri atas 60 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan motorik TGMD-2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok yang memperoleh pembelajaran berbasis media digital dibandingkan kelompok konvensional. Analisis statistik menghasilkan nilai t = 5,216 (p < 0,001) dan F = 21,584 (p < 0,001), dengan effect size ?² = 0,275. Media digital terbukti mampu memperkuat pemahaman gerak dan meningkatkan keterlibatan belajar siswa. Implikasi temuan ini mendorong integrasi teknologi sebagai strategi pembelajaran PJOK yang adaptif dan inovatif

    DAMPAK PROGRAM LATIHAN FISIK PENCAK SILAT TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX DAN KESEHATAN KARDIOVASKULAR PADA ATLET BKMF PENCAK SILAT FIKK UNM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program latihan fisik pencak silat terhadap peningkatan VO2max dan kesehatan kardiovaskular pada atlet BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Desain eksperimen digunakan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan VO2max dan detak jantung istirahat. Sebanyak 24 atlet berusia 18-25 tahun, yang sudah berlatih pencak silat selama minimal satu tahun, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menjalani program latihan fisik pencak silat selama 6 minggu dan kelompok kontrol yang tidak menjalani program latihan khusus. Program latihan terdiri dari pemanasan, latihan teknik dasar, latihan kekuatan, serta latihan ketahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program latihan fisik pencak silat berhasil meningkatkan VO2max dan kesehatan kardiovaskular atlet. Pada post-test, nilai rata-rata VO2max meningkat dari 45,23 ml/kg/menit menjadi 48,50 ml/kg/menit, dan rata-rata detak jantung istirahat menurun dari 70,25 bpm menjadi 64,15 bpm. Uji t-berpasangan menunjukkan bahwa perubahan ini signifikan secara statistik dengan p-value masing-masing 0,001 untuk VO2max dan 0,002 untuk detak jantung istirahat. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan fisik pencak silat efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik dan efisiensi sistem kardiovaskular atlet

    HUBUNGAN STABILITAS ANKLE DAN KESEIMBANGAN DINAMIS TERHADAP KELINCAHAN PADA PEMAIN SEPAKBOLA

    Get PDF
    Kelincahan merupakan salah satu kemampuan penting dalam sepakbola yang memungkinkan pemain melakukan perubahan arah dan gerakan cepat tanpa kehilangan keseimbangan. Faktor yang diduga memengaruhi kelincahan adalah stabilitas pergelangan kaki dan keseimbangan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stabilitas ankle dan keseimbangan dinamis terhadap kelincahan pada pemain sepak bola. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan 20 pemain berusia 19 hingga 24 tahun. Stabilitas ankle diukur menggunakan kuesioner Cumberland Ankle Instability Tool, keseimbangan dinamis melalui Y-Balance Test, dan kelincahan dengan Illinois Agility Test. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas ankle dan keseimbangan dinamis memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kelincahan, dengan nilai korelasi masing-masing 0,71 dan 0,74, serta hubungan positif antara stabilitas ankle dan keseimbangan dinamis sebesar 0,69. Analisis regresi berganda memperlihatkan kedua variabel independen bersama-sama menjelaskan 62% variasi kelincahan. Kesimpulannya, pemain dengan stabilitas ankle dan keseimbangan dinamis yang baik memiliki kelincahan lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya latihan penguatan pergelangan kaki dan latihan keseimbangan sebagai bagian dari program pengembangan performa serta pencegahan cedera dalam sepakbola

    AKTIVITAS FISIK, ASUPAN GULA TAMBAHAN, DAN KEYAKINAN PEMBENARAN (LICENSING BELIEF) PADA MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara tingkat aktivitas fisik, asupan gula tambahan, dan keyakinan pembenaran (licensing belief) pada mahasiswa sarjana di Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Desain yang digunakan adalah kuantitatif potong lintang (cross-sectional), melibatkan 167 mahasiswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF), asupan gula tambahan diukur melalui BEVQ-15 dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) 7 hari, sedangkan keyakinan pembenaran diukur menggunakan skala compensatory health beliefs yang telah dimodifikasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki aktivitas fisik tinggi (M = 4,125 ± 1,820 MET-min/week), namun asupan gula tambahan mereka jauh melebihi rekomendasi WHO (M = 56.8 ± 21.3 g/day). Analisis mediasi menggunakan PROCESS Model 4 menunjukkan bahwa keyakinan pembenaran memediasi secara signifikan hubungan antara aktivitas fisik dan asupan gula tambahan, yang mengindikasikan bahwa mahasiswa sering memandang olahraga sebagai pembenaran psikologis untuk mengonsumsi minuman atau makanan manis. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis kampus yang menargetkan kognisi kompensatoris, meningkatkan literasi gizi, dan membentuk ulang norma “hadiah” setelah berolahraga. Kata kunci: aktivitas fisik, asupan gula tambahan, keyakinan pembenaran (licensing belief), keyakinan kesehatan kompensatoris, mahasiswa, gizi perilak

    PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS SQUAT JUMP DAN JUMP TO BOX TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOOT BOLA BASKET

    Get PDF
    Latarbelakang dalam penelitian ini dimana hasil Statistik mengungkapkan bahwa para penembak tiga angka terbaik pun hanya berhasil 40 hingga 45 persen dari usaha lemparan tiga angka mereka. Persentase tembakan tertinggi adalah tembakan dalam, seperti lay up. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh antara latihan squat jump dan jump to box latihan terhadap hasil Lay Up Shoot pada Bola Basket Ekstrakulikuler MTs Negeri 1 Brebes. Desain dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa yang merupakan 100% atau keseluruhan dari jumlah total populasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, pemberian tes (tes awal dan tes akhir), kuisioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji t menunjukkan bahwa thitung adalah 12,765. Ketika dibandingkan dengan nilai kritis ttabel (0,05) (26) sebesar 2,056, nilai thitung jauh melebihi nilai kritis. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000, yang jauh lebih kecil dari nilai alpha yang ditetapkan (0,05). Terdapat kenaikan presentase sebesar 19% hasil posttest dibandingkan pretest, menandakan efektivitas latihan pliometrik dalam meningkatkan kemampuan lay up shoot. Disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) adanya pengaruh latihan pliometrik terhadap hasil lay up shoot dalam olahraga bola basket di MTsN 1 Brebes diterima

    IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI SENAM LANTAI ROLL DEPAN SMP NEGERI 7 SINGARAJA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PJOK melalui senam lantai roll depan di SMP Negeri 7 Singaraja dengan mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.C SMP Negeri 7 Singaraja yang berjumlah 24 orang yang terdiri dari 12 putra dan 12 putri. Penelitian ini mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilakukan sebanyak 2 siklus, hasil siklus I terdapat 6 orang (25%) peserta didik tuntas pada aspek pengetahuan dan 10 orang (42%) peserta didik  tuntas pada aspek keterampilan, selanjutnya pada siklus II terdapat 20 orang (84%)  peserta didik yang tuntas pada aspek pengetahuan, dan 20 orang (84%) peserta didik yang tuntas pada aspek keterampilan. Berdasarkan analisa data dan pembahasan, kesimpulan penelitian ini adalah hasil belajar PJOK materi senam lantai roll depan meningkat melalui implementasi model pembelajaran problem based learning pada peserta didik kelas VIII.C  SMP 7 Singaraja

    ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN RENANG BAGI SISWA SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran renang bagi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode survei dengan melibatkan 60 siswa kelas III dan IV di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta pada bulan Januari 2025. Instrumen penelitian berupa angket kebutuhan media pembelajaran yang mencakup aspek pemahaman konsep, kemudahan penggunaan, motivasi belajar, keamanan, dan kesiapan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki minat dan kebutuhan yang tinggi terhadap penggunaan media AR dalam pembelajaran renang, dengan skor rata-rata pemahaman materi sebesar 3,95 dan tingkat kepuasan siswa 4,05 dalam kategori tinggi. AR juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dengan skor 4,20 dalam kategori sangat tinggi. Namun, aspek kemudahan penggunaan dan keamanan masih memerlukan perhatian, masing-masing dengan skor 3,75 dan 3,40. Selain itu, kesiapan guru dalam mengoperasikan AR memperoleh skor rata-rata 3,30, sehingga diperlukan pelatihan dan pendampingan sebelum implementasi. Secara keseluruhan, media AR memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran renang pada siswa sekolah dasar, terutama dalam membantu memahami teknik gerakan dasar secara visual dan interaktif

    281

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ilmiah SPIRIT
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇