Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
    361 research outputs found

    BERDAYA UNTUK BERSAING: PERAN EFIKASI DIRI DALAM PERTANDINGAN BELA DIRI

    Get PDF
    Studi ini menyelidiki peran efikasi diri dalam meningkatkan performa atlet bela diri, dengan fokus pada bagaimana mereka mengembangkan dan memanfaatkan konstruksi psikologis ini selama kompetisi. Metode penelitian kualitatif digunakan, yang melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan praktisi bela diri di berbagai tingkat kompetitif. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap: pemilihan partisipan, pengumpulan data melalui wawancara, dan analisis tematik dari respons. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa atlet membangun efikasi diri melalui pelatihan yang ketat, penguatan positif dari pelatih, dan praktik reflektif setelah kompetisi. Tema-tema utama yang diidentifikasi meliputi penilaian lawan, adaptasi strategis, manajemen emosional, dan pengaruh pelatihan. Atlet mengkategorikan lawan berdasarkan tingkat keterampilan yang dirasakan dan menyesuaikan strategi mereka. Ketahanan emosional sangat penting untuk mengelola kecemasan dan menjaga kepercayaan diri, terutama dalam situasi bertekanan tinggi. Selain itu, hubungan pelatihan yang mendukung berdampak signifikan pada kepercayaan diri dan hasil kinerja atlet. Hasil tersebut menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan efikasi diri dalam program pelatihan bela diri untuk meningkatkan kinerja kompetitif. Studi ini berkontribusi pada pemahaman faktor psikologis dalam olahraga dan menawarkan wawasan bagi pelatih dan atlet yang ingin meningkatkan kinerja melalui peningkatan efikasi diri. Kata Kunci: Efikasi diri, Atlet bela diri, Performa atle

    PENERAPAN MODEL LATIHAN INTERVAL DALAM MENINGKATKAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER PEMAIN BOLA BASKE FIKK UNM: APPLICATION OF INTERVAL TRAINING MODEL IN IMPROVING CARDIOVASCULAR ENDURANCE OF FIKK UNM BASKETBALL PLAYERS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model latihan interval dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskuler pada pemain bola basket Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 20 pemain bola basket sebagai sampel. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Beep Test untuk mengestimasi nilai VO? max sebagai indikator daya tahan kardiovaskuler. Program latihan interval dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata VO? max dari 42,3 ml/kg/min menjadi 47,6 ml/kg/min. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (p) sebesar 0.000 < 0.05, yang mengindikasikan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan ini mencerminkan adaptasi fisiologis yang positif, seperti peningkatan efisiensi jantung-paru, volume sekuncup, dan toleransi terhadap kelelahan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan interval merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskuler atlet bola basket. Latihan ini tidak hanya efisien dari segi waktu, tetapi juga relevan dengan karakteristik permainan yang bersifat intermiten. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pelatih dan dosen pembina dalam merancang program latihan yang berbasis sains dan kebutuhan performa olahraga

    PENGARUH PARTISIPASI DALAM KEGIATAN OLAHRAGA KAMPUS TERHADAP KESEJAHTERAAN MENTAL MAHASISWA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi dalam kegiatan olahraga kampus terhadap kesejahteraan mental mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang mahasiswa yang ditentukan dengan Teknik purposive samplimg. Adapun kriteria yang ditetapkan sebagai penentuan sample adalah berusia 18 sampai 23 tahun, berbadan sehat, bersedia mengikuti proses penelitian, dan belum memprogram skripsi agar tidak mengganggu proses akademik mereka. Instrument penelitian mengggunakan angket untuk mengetahui partisipasi dalam berolahraga dan kesejahteraan mental mahasiswa. Angket dalam penelitian ini menggunakan skala likert dengan 5 (lima) pilihan jawaban. Dimana sebelum angket ini digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba dan uji validitas agar layak untuk digunakan. Adapun hasil uji Cronbach’s Alpha dari instrument partisipasi dalam kegiatan olahraga adalah sebesar 0,949. Sedangkan hasil uji Cronbach’s Alpha dari instrument kesejahteraan mental mahasiswa adalah sebesar 0,959. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi sederhana dengan uji prasyarat yang terdiri atas uji normalitas dan uji linearitas. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara partisipasi olahraga terhadap kesejahteraan mental. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa partisipasi dalam olahraga secara statistik berkontribusi terhadap perubahan dalam kesejahteraan mental, yang berarti semakin tinggi partisipasi olahraga, semakin besar kemungkinan terjadinya peningkatan dalam kesejahteraan mental. Kata Kunci: Partisipasi, Olahraga, Kesejahteraan, Mental, Mahasisw

    PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING DAN INTERVAL TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN VO2MAX SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMA NEGERI 1 TANJUNG LAGO

    Get PDF
    Jenis penelitian ini kuantitatif dengan populasi pada penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler futsal dengan sampel yang digunakan sebanyak 20 siswa.Metode penelitian yang digunakan merupakan metode eksperimen (Quasi Eksperimental), dengan desain penelitian berupa Two-group-pretest-posttest desain.. Untuk mengukur VO2Max, digunakan teknik pengambilan data berupa bleep test, dan uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil analisis kelompok circuit training dengan hasil uji paired sample t test nilai sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05 dengan thitung > ttabel = 13.996 > 2.262 dan mengalami peningkatan nilai pretest 37.19 menjadi posttest sebesar 43.61, dengan peningkatan sebesar 6.42 sedangkan untuk latihan interval training dengan hasil uji paired sample t test nilai sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05 dengan thitung > ttabel = 5.592 > 2.262 dan mengalami peningkatan nilai pretest 33.05 menjadi posttest sebesar 36.60 dengan peningkatan sebesar 3.55. Berdasarkan hasil independent sample test  dengan menggunakan equal variance assumed diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0.029 < 0.05 dengan thitung > ttabel = 2.366 > 2.100 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh signifikan setelah diberikan perlakuan melalui latihan circuit training dan interval training terhadap kemampuan VO2Max siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Tanjung Lago dan peningkatan latihan circuit training lebih baik dari interval training

    PERILAKU SEDENTER MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN JASMANI BERDASARKAN HASIL GPAQ

    Get PDF
    Guru pendidikan jasmani memainkan peran penting sebagai pendidik dan promotor kesehatan sehingga mahasiswa calon guru pendidikan jasmani direkomendasikan untuk memiliki gaya hidup aktif serta perilaku sedenter harian yang minim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran perilaku sedenter para mahasiswa calon guru pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional untuk menggambarkan perilaku sedenter mahasiswa. Sampel penelitian adalah 157 mahasiswa (105 laki-laki dan 52 perempuan) program studi pendidikan jasmani yang tersebar pada beberapa perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Data aktivitas fisik dan perilaku sedenter dikumpulkan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan statistik frekuensi dan persentase untuk menggambarkan pola perilaku sedenter mahasiswa. Data juga dianalisis berdasarkan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) rata-rata mahasiswa calon guru pendidikan jasmani memiliki perilaku sedenter yang tinggi dengan rata-rata waktu sedenter harian yaitu 468,03 menit atau 7,3 jam per hari, 2) terdapat perbedaan yang signifikan dari perilaku sedenter mahasiswa berdasarkan gender dengan perilaku sedenter lebih tinggi ditunjukkan oleh mahasiswa perempuan. Temuan ini menegaskan perlunya perhatian lebih dalam pengelolaan pola aktivitas fisik mahasiswa agar dapat menjalankan peran sebagai agen perubahan gaya hidup sehat secara optima

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI PASSING BOLA VOLI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis ICT dalam meningkatkan hasil belajar PJOK materi passing bola voli pada peserta didik kelas VII-1 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2024/2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis ICT dalam meningkatkan hasil belajar PJOK pada materi passing bola voli di kelas VII-1 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus untuk mengkaji peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik setelah penerapan model PBL berbasis ICT. Pada siklus I, 78,12% peserta didik mencapai ketuntasan pada aspek pengetahuan dan 84,37% pada aspek keterampilan. Pada siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 93,75% untuk pengetahuan dan 90,62% untuk keterampilan. Tidak ada peserta didik yang memperoleh nilai "Kurang" pada siklus II, dengan sebagian besar berada pada kategori "Baik" dan "Sangat Baik". Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis ICT terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, baik pada aspek pengetahuan maupun keterampilan, serta mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan bekerja sama dalam kelompok, yang meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Kata kunci:       Problem Based Learning (PBL), Pembelajaran berbasis ICT, Hasil  belajar PJOK, Passing bola vol

    The Effectiveness of the Drill Method in Improving Club Phinisi Tennis Forehand Ability in Court Tennis Games: Efektivitas Metode Drill terhadap Peningkatan Kemampuan Forehand Club Phinisi Tenis dalam Permainan Tenis Lapangan

    No full text
    Abstrak Permainan tenis lapangan merupakan cabang olahraga yang membutuhkan koordinasi gerak, teknik yang baik, serta konsistensi dalam melakukan pukulan. Salah satu teknik dasar yang sangat dominan dalam permainan ini adalah pukulan forehand. Forehand menjadi teknik dasar yang sering digunakan dalam serangan maupun pertahanan, sehingga penguasaan teknik ini menjadi sangat penting bagi setiap pemain tenis, baik pemula maupun tingkat lanjut. Namun, dalam praktiknya masih banyak pemain yang belum menguasai teknik forehand dengan baik, terutama dari aspek ketepatan, kekuatan, dan konsistensi pukulan. Oleh karena itu, dibutuhkan metode latihan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan tersebut secara efektif dan efisien. Salah satu metode yang dianggap tepat untuk tujuan tersebut adalah metode drill. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode drill terhadap peningkatan kemampuan forehand pada anggota Club Phinisi Tenis. Metode drill merupakan metode latihan yang menekankan pada pengulangan gerakan secara terus-menerus dengan tujuan memperbaiki teknik dan membentuk pola gerak yang benar. Penggunaan metode ini dalam latihan teknik dasar forehand diharapkan mampu membantu pemain dalam memperbaiki kesalahan, meningkatkan konsistensi, serta memperkuat memori otot dalam melakukan gerakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 orang anggota aktif Club Phinisi Tenis yang dipilih secara purposive, yaitu pemain yang telah mengikuti latihan rutin tetapi masih memiliki kekurangan dalam teknik forehand. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan pukulan forehand, yang dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pelaksanaan program latihan menggunakan metode drill. Latihan dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Setiap sesi latihan berlangsung selama 90 menit dan terdiri dari tahapan pemanasan, inti latihan drill, dan pendinginan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan forehand setelah peserta mengikuti program latihan dengan metode drill. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji t (paired sample t-test), diperoleh nilai signifikansi (p-value) < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan yang terjadi meliputi aspek ketepatan arah pukulan, kekuatan pukulan, dan kestabilan posisi tubuh saat melakukan forehand. Selain itu, pemain juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan penguasaan lapangan yang lebih baik selama bermain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode drill terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan forehand pada pemain tenis lapangan di Club Phinisi Tenis. Temuan ini memberikan implikasi positif bagi pelatih dan instruktur tenis dalam menyusun program latihan teknik dasar, khususnya teknik forehand. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan metode latihan teknik tenis lapangan yang lebih terstruktur dan berbasis pada kebutuhan atlet.   Kata Kunci: Drill, forehand, tenis lapangan, keterampilan teknik, latihan olahraga &nbsp

    PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PENCAK SILAT PSHT RAYON MASKEREBET KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak nya pengaruh latihan Resistance Band terhadap kecepatan tendangan sabit. Metode penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan desain One grup prettest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 atlet dan sampel pada penelitian ini 20 atlet putra pencak silat PSHT Rayon Maskerebet dengan menggunakan sampling total. Hasil penelitian ini adalah .  Menggunakan Uji Normalitas  dengan nilai signifikan pretest resistance band 0,151>0,05 sedangkan posttest resistance band 0,587<0,05. Menggunakan Uji T, berdasarkan hasil perhitungan bahwa thitung 35.534 > ttabel 1.729. Maka dapat disimpulkan bahwa, Ada Pengaruh Antara latihan Resistance Band terhadap kecepatan tendangan sabit

    ANALISIS PERAN NEGARA DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM OLAHRAGA NASIONAL YANG BERKELANJUTAN

    Get PDF
    Olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan nasional karena dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, membentuk karakter, memperkuat persatuan, dan meningkatkan citra bangsa di tingkat internasional. Negara sebagai pemegang kebijakan memiliki tanggung jawab dalam mendorong kemajuan olahraga melalui penyusunan regulasi, penyediaan fasilitas, pembinaan atlet, serta kerja sama antar lembaga dan sektor swasta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran negara dalam pengembangan olahraga di Indonesia, menelaah kebijakan yang diterapkan, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap partisipasi masyarakat dan prestasi atlet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, yaitu penelaahan terhadap regulasi resmi, laporan kebijakan, dokumen perencanaan strategis, serta artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dengan cara mengkaji hubungan antara kebijakan negara, tantangan implementasi, serta dampaknya terhadap partisipasi masyarakat dan prestasi atlet. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran negara dalam olahraga di Indonesia telah tertuang dalam kebijakan strategis seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran, ketimpangan infrastruktur, dan lemahnya koordinasi antar lembaga. Dampaknya, meskipun terdapat peningkatan partisipasi dan prestasi, hasilnya belum merata secara nasional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola, kolaborasi multisektor, dan pendekatan berbasis komunitas dalam membangun sistem olahraga yang berkelanjutan

    GAYA MENGAJAR RESIPROKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PASSING SEPAK BOLA SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar materi passing sepak bola pada siswa SMP Negeri 2 Belitang Mulya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen sebagai langkah pelaksanaannya. Pola eksperimen yang dipilih adalah quasi eksperimen one group pretest-postest. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII berjumlah 102, sedangkan sampel diambil menggunakan acak cluster berjumlah 31 orang siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar afektif, psikomotor dan kognitif hasil belajar passing sepak bola. Analisis data menggunakan uji paired sample t test dengan bantuan SPSS. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa nilai t -8,407 bersifat negative artinya nilai postest memiliki pengaruh lebih besar dari nilai postest. Dengan demikian disimpulkan bahwa gaya mengajar resiprokal memiliki pengaruh terhadap hasil belajar materi passing sepak bola pada siswa SMP Negeri 2 Belitang Mulya. Kata Kunci: Gaya; Resiprokal; Passing; Sepakbol

    281

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ilmiah SPIRIT
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇