Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN GULING DEPAN SENAM ARTISTIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 JUNGKE KARANGANYAR TAHUN 2017
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan sistem metode bermain dalam memberikan pembelajaran guling depan (roll depan) pada cabang olahraga senam artistik siswa kelas IV SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun 2017. Penggunaan metode dalam penelitian ini yaitu dengan Metode Penelitian Tindakan Kelas, yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan †“ tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran di kelas. Pada Penelitian Tindakan Kelas ini terdapat tahapan dalam sebuah proses siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun 2017, dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan tes formatif dan melalui observasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara deskriptif komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran senam lantai guling depan melalui pendekatan permainan modifikasi ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa pada tahap awal sebesar 50 dengan persentase ketuntasan sebesar 21,43%. Pada tahap tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 66,79 dan persentase ketuntasan sebesar 50%. Pada tahap selanjutnya yaitu siklus II nilai rata-rata kemampuan melakukan guling depan pada siswa mengalami peningkatan sebesar 79,29 dengan persentase ketuntasan sebesar 100%
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MINI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DRILL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 JUNGKE KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2016
Penelitian Ini berupa Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk menganalisa apakah ada peningkatan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Mini Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun Ajaran 2016 dengan Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Drill. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun Ajaran  2016 pada semester II Tahun Pelajaran  2016 dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model siklus dari john Elliot. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan  instrument tes dan non tes berupa  instrument tindakan, dan catatan lapangan. Hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Pada kondisi awal ketuntasan yang dicapai siswa kelas V SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun Ajaran 2016 Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Pada kondisi awal ketuntasan yang dicapai siswa kelas V SD Negeri 1 Jungke Karanganyar hanya 5 siswa atau 20% sedangkan pada hasil belajar passing bawah bola voli pada siklus I dalam kategori tuntas adalah sebanyak 16 siswa atau 64%, sedangkan jumlah siswa yang tidak tuntas 9 siswa atau 36%. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebanyak 25 siswa atau 100%. Dengan tercapainya hasil tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat untuk peneliti, guru, sekolah dan siswa khususnya kelas V di SD Negeri 1 Jungke Karanganyar pada Tahun Ajaran 2016
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN, RASA GERAK DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATAS PADA PERMAINAN BOLA VOLI PADA MAHASISWA PUTRA ANGKATAN 2015 PKO FKIP UTP SURAKARTA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui:  (1) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Servis Atas Dalam Permainan Bola Voli Pada Permainan Bola voli Pada Mahasiswa Putra Angkatan 2015 PKO FKIP UTP Surakarta.(2) Hubungan antara, Persepsi kinestetik dengan Kemampuan Servis Atas Dalam Permainan Bola Voli Pada Permainan Bola voli Pada Mahasiswa Putra Angkatan 2015 PKO FKIP UTP Surakarta. (3) Hubungan antara Koordinasi mata tangan dengan Kemampuan Servis Atas Dalam Permainan Bola v oli Pada Permainan Bola voli Pada Mahasiswa Putra Angkatan 2015 PKO FKIP UTP Surakarta. (4) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan, Persepsi Kinestetik Dan Koordinasi mata tangan  Dengan Keterampilan Passing Atas Pada Permainan Bola voli Pada Mahasiswa Putra Angkatan 2015 PKO FKIP UTP Surakarta. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan PKO FKIP UTP, Pada Permainan Bolavoli Pada Mahasiswa Putra Angkatan 2015 PKO FKIP UTP Surakarta dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2017. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1)Pengumpulan data kekuatan otot lengan dilakukan dengan tes push-ups dari Johnson, B.L. & Nelson, J.K. (1987:140). (2) Tes Persepsi Kinestetik bidang vertical untuk mengukur persepsi kinestetik (Barry L. Johnson and Jack K. Nelson, 1986: 189-190). (3) Tes koordinasi mata-tangan dengan tes memantulkan bola ke tembok dari Mulyono B, (1988:78). (4) Keterampilan passing atas bolavoli diambil dengan tes keterampilan passing atas dari Brady yang dikutip Sekretariat Umum PP. PBVSI (1995:78-79). Petunjuk pelaksanaan masing-masing tes terlampir. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan otot lengan  dengan Passing atas, rhitung = 0.400 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Rasa Gerak dengan Passing atas , rhitung = -0.407 ( data inversi ) < rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi mata tangan dengan Passing atas dari r tabel, rhitung = 0.466> rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan otot lengan, Rasa Gerak dan Koordinasi mata tangan  dengan Passing atas, R2y(123) sebesar 0.437 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6.7289 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89. ÂÂÂ
PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MASSED PRACTICE DANDISTRIBUTED PRACTICE TERHADAP HASIL KETRAMPILAN KETEPATAN LEMPARAN ATAS BOLA SOFTBALL EKSTRAKURIKULER SOFTBALL KELAS X SMK BHINA KARYA KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh metode latihan massed practice dan distributed practice terhadap terhadap peningkatan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball ; (2) Pengaruh yang lebih baik pengaruhnya antara metode latihan massed practice dan distributed practice terhadap peningkatan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball ekstrakurikuler softball kelas X SMK Bhina Karya Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler softball kelas X SMK Bhina Karya Karanganyar yang berjumlah 30 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua populasi yaitu 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedaan (uji †“ t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan pembelajaran massed practice dan distributed practice meningkatkan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball ekstrakurikuler softball kelas X SMK Bhina Karya Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015. Peningkatan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball dengan pembelajaran massed practice sebesar 29.054%. Sedangkan peningkatan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball dengan pembelajaran distributed practice14.085%.Setelah melakukan penelitian, diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) . Ada perbedaan pengaruh pembelajaran massed practice dan distributed practice terhadap ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball ekstrakurikuler softball kelas X SMK Bhina Karya Karanganyar Tahun Ajaran  2014/2015, dengan thitung = 4,740 > ttabel = 2,145; (2) Metode pembelajaran massed practice lebih baik pengaruhnya dari pada latihan distributed practice terhadap kemampuan ketrampilan ketepatan lemparan atas bola softball ekstrakurikuler softball kelas X SMK Bhina Karya Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015, dengan peningkatan massed practice = 29.054%>ditributed practice = 14.085%. ÂÂÂ
UPAYA MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN TOLAK PELURU DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA KASTI PADA SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3, SURAKARTA
Makalah ini menyelidiki tentang penelitian tindakan kelas tentang pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan media bola kasti pada kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Meningkatkan Pembelajaran Tolak Peluru dengan pembelajaran Menggunakan Media Bola Kasti pada siswa kelas V SD Muhammadiyah3, Surakarta. (2) Meningkatkan prestasi siswa dengan pembelajaran Menggunakan Media Bola Kasti pada siswa kelas V SD Muhammadiyah 3, Surakarta. Metode dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran di kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam wujud proses pengkajian berdaur siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah 3 Surakarta, dengan jumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes formatif dan observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Dan kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan yang signifikan dari siklus 1 dan siklus 2. Kemampuan gerak dasar tolak peluru pada siklus 1 dalam persentase kelulusan adalah 72.41%. jumlah siswa yang mencapai batas KKM adalah 21 siswa. Pada siklus 2 terjadi peningkatan persentase kelulusan sebesar 96.55%. dengan 28 siswa berhasil mencapai batas KKM dari keseluruhan jumlah siswa
UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA MELALUI SENAM POCO-POCO NUSANTARA VERSI KESEHATAN SEKECAMATAN WERU KABUPATEN SUKOHARJO
Tekanan darah merupakan indikasi terjadinya penyakit pada seseorang. Hal ini mayoritas sering terjadi karena kelebihan asupan makanan yang berlebih dalam waktu yang lama, usia,kolestrol, kegemukan, stress, keturunan atau bahkan kurangnya berolahraga maka dari itu hendaknya disiasati untuk memenuhi gaya hidup manusia. Ketidak seimbangan antara asupan energi yang melebihi energi yang digunakan sehingga terjeadi kegemukan atau kolestrol inilah yang harus dibakar melalui olahraga. Penerapan latihan senam poco-poco nusantara versi kesehatan yang tepat dalam proses penurunan tekanan darah tubuh, juga akan memberikan peluang bagi pelatih dalam memanfaatkan fasilitas secara maksimal sehingga tidak ada alasan bagi pelatih senam aerobik dengan terhambatnya proses penurunan tekanan darah pada usia lansia dan faktor kurang memadainya fasilitas sanggar senam. Latihan senam poco-poco nusantara versi kesehatan ini diharapkan mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada tubuh yang sering diderita usia lanjut. Karena pengguna manyoritas usia senja (manula) maka teknis pelaksanaannya lebih menekankan pada intensitas rendah (low impact) dan intensitas sedang (mix impact) dengan durasi waktu cukup lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Melalui Senam Poco-Poco Nusantara Versi Kesehatan di Sanggar Weru Kabupaten Sukoharjo. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota senam aerobic sekecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo yang memiliki tekanan darah tinggi. Data penelitia dikumpulkan meliputi Tes dan Observasi. Penelitian Tindakan Olahraga ini menggunakan triangulasi sumber yang terdiri dari Instruktur, senam lansia dan peneliti. Dalam proses analisis data yaitu : Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data. Penarikan simpulan. Dari analisis data diperoleh hasil pada siklus satu terjadi peningkatan hasil tekanan darah dimana kesimpulan penurunan tekanan darah dapat disimpulkan sebagai berikut untuk peserta senam poco-poco kesehatan pada lansia dapat diprosentasekan sebagai berikut pada siklus 1 pertemuan pertama, tercatat systole penurunan 1.52% dan diastole terjadi penurunan 2.25%, siklus 1 pertemuan kedua tercatata systole penurunan 0.44% dan diastole penurunan 0.53%, siklus 2 pertemuan pertama tercatat systole penurunan 0.27% dan diastole penuruna 0.7%, siklus2 pertemuan kedua tercatat systole penurunan 0.6% dan diastole penurunan 0.7%
PENGARUH METODE BAGIAN DAN KESELURUHAN TERHADAP HASIL FREE THROW BOLA BASKET PADA PEMAIN PUTRA BOLA BASKET KELOMPOK SMP N 7 WONOGIRI TAHUN 2016
Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh metode bagian dan keseluruhan terhadap hasil free throw bola basket pada pemain putra bola basket SMP N 7 Wonogiri Tahun 2016, dan jika ada Pengaruh  maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara hasil free throw bola basket dengan metode bagian dan keseluruhan terhadap hasil free throw bola basket pada pemain putra bola basket SMP N 7 Wonogiri Tahun 2016. Sampel penelitian adalah pemain putra bola basket SMP N 7 Wonogiri yang berjumlah  60 orang. Pengambilan  sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil free throw bola basket dengan metode bagian dan keseluruhan sebagai variabel bebas serta free throw bola basket variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada Pengaruh  yang signifikan antara metode bagian dan metode keseluruhan terhadap hasil free throw bola basket pada pemain putra bola basket SMP N 7 Wonogiri Tahun 2016. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.2208 lebih besar dari pada ttabel= 2,145dengan taraf signifikasi 5%. (2) Metode keseluruhan lebih baik pengaruhnya dari pada metode dengan bagian terhadap hasil free throw bola basket pada pemain putra bola basket SMP N 7 Wonogiri Tahun 2016. Berdasarkan persentase hasil free throw bola basket menunjukkan bahwa kelompok 1 adalah 18.863% > kelompok 2 adalah 19.226%
HUBUNGAN ANTARA, KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT DAN KESEIMBANGAN DINAMISDENGAN KETEPATAN SHOOTING PADA PEMAIN PUTRA UMUR 12-14 TAHUN KLUB SSB PESAT, KARANGANYAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub SSB Pesat, Karanganyar.(2) Hubungan Antara Kekuatan Otot Perut Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub SSB Pesat, Karanganyar. (3) Hubungan Antara Keseimbangan Dinamis Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub SSB Pesat, Karanganyar.(4) Hubungan Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut Dan Keseimbangan Dinamis Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub SSB Pesat, Karanganyar.Sesuai Dengan Tujuan Penelitian Ini, Maka Penelitian Ini Menggunakan Metode Deskriptif Dengan Pendekatan Studikorelasional.Penelitian Ini Dilaksanakan Di Lapanganssb Pesat, Karanganyar,Padapemainumur 12-14 Tahun SSB Pesat, Karanganyar. Dan Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan September. Dalam Penelitian Ini Variabel Bebas Disebut Juga Sebagai Prediktor Dan Variabel Terikat Yang Disebut Juga Sebagai Kriterium.Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Adalah Menggunakan Teknik Tes Dan Pengukuran. Adapun Jenis Tes Yang Digunakan Adalah: (1) Tes Dan Pengukuran Kekuatan Otot Tungkai Dengan Leg Dynamometer( Barry.L.Johnson & Johnson K. N. 1986: 210).(2) Tes Dan Pengukuran Kekuatan Otot Perut Dengan Sit-Up Test (Ismaryati, 2008:119). (3) Tes Dan Pengukuran Keseimbangan Dinamis Dengan Modifikasi Bass Test (Ismaryati, 2008: 51-53). (4)Tesdanpengukuranketepatanshooting Bola Menggunakanpetunjuktesshootingbola Kegawang (Soekatamsi,1984: 277-278).Petunjukpelaksanaanmasing-Masingtesterlampir.Berdasarkan Analisis Data Dan Pengujian Hipotesis Yang Telah Dilakukan, Maka Simpulan Yang Dapat Diperoleh Adalah: (1) Ada Hubungan Yang Signifikanantarakekuatanotottungkaidenganketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub SSB Pesat Karnganyar,Rhitung = 0.453>Rtabel 5% = 0,361. (2) Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Kekuatan Otot Perut Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub Ssb Pesat Karangayar,Rhitung = 0.436 >Rtabel 5% = 0,361. (3) Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Keseimbangan Dinamis Dengan Ketepatan Shooting Pada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub Ssb Pesat Karanganyar Dari Rtabel, Rhitung = 0.482 >Rtabel 5% = 0,361. (4)Ada Hubungan Yang Signifikan Antara Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut Dan Keseimbangan Dinamis Dengan Ketepatan Shootin Gpada Pemain Putra Umur 12-14 Tahun Klub Ssb Pesat Karanganyar r2y(123) Sebesar 0.453 > Rtabel5 %Padatarafsignifikansi 5% Sebesar 0.361 Dan Fhitungsebesar7.1874 >Ftabelpadatarafsignifikansi 5% Sebesar 2,89
Penerapan Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Afektif Untuk Menekan Angka Kenakalan Melalui Model Kepramukaan Pada Mahasiswa FKIP UTP Surakarta Calon Guru Olahraga Tahun 2016/2017
Tujuan penelitian ini untuk Membentuk karakter melalui kegiatan kepramukaan pada mahasiswa FKIP UTP Surakarta Semester 6 Tahun Ajaran 2015/2016 sebagai calon guru olahraga yang nantinya akan ditularkan kepada anak didik ditempat mereka mengajar di wilayah karisidenan surakarta dan membentuk afektif yang positif sehingga dapat menekan angka kenakalan remaja khususnya siswa yang menjadi anak didiki nantinya. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan kepramukaan untuk menciptakan model baru. Data yang dikumpulkan dalam penelitian pengembangan terdiri data: kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari Penerapan Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Afektif Untuk Menekan Angka Kenakalan Melalui ModelKepramukaan, yang dapat digunakan oleh guru, pembina pramuka maupun mahasiswa calon guru olahraga agar dalam pembelajaran terhadap siswa tidak membosankan dan karakter dapat terbentuk secara khusus dalam meningkatkan karakter pada diri siswa melalui kegiatan kepramukaan yang nantinya tingkat karakter siswa meningkat serta dapat menghasilkan siswa berprestasi. Sesuai dengan tingkat perkembangan psikologi maka model pendidikan karakter dapat disimpulkan (1) Bentuk kenakalan mahasiswa di FKIP UTP Surakarta yaitu pelanggaran terhadap peraturan tata tertib universitas, pelanggaran terhadap kegiatan belajar mengajar, dan pelanggaran terhadap etika pergaulan mahasiswa. (2) Pada dasarnya kenakalan mahasiswa di FKIP UTP Surakarta disebabkan atau ditimbulkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal pada diri mahasiswa itu sendiri, dan faktor eksternal dalam hal ini faktor lingkungan keluarga serta lingkungan sosial. (3) Upaya dalam menanggulangi kenakalan mahasiswa di FKIP Surakarta adalah dalam program tahunan universitas berbasis karakter yang meliputi: (a) aspek pembinaan dan (b) aspek pencegahan kenakalan. Penekanan program kegiatan ini adalah pada pengenalan dan pengamalan/penerapan nilai-nilai karakter yang diharapkan melalui intrakurikuler maupun ekstrakurikuler Secara teknis pelaksanaan program universitas berbasn is karakter ini dikoordinir doleh dosen universitas yang bersangkutan. (3) Kendala universitas dalam menanggulangi kenakalan mahasiswa di FKIP UTP Surakarta dapat dikelompokkan dalam dua faktor kendala, yaitu: (1) kendala internal universitas , dan (2) kendala eksternal. ÂÂÂ
MODIFIKASI ALAT BANTU PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIDS ATLETIK (LEMPAR TURBO)
Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: Upaya untuk meningkatkan hasil belajar kids atetik (lempar turbo) pada siswa kelas V SDN Tunggul Sari 2 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017 Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Tunggul Sari 2 tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 siswa. Data hasil belajar lempar turbo diperoleh melalui tes unjuk kerja, lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data kegiatan siswa di dalam mengikuti proses pembelajaran teknik dasar lempar turbo melalui penerapan alat bantu pembelajaran yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keterampilan lempar turbo meningkat dari nilai rata-rata 53,06 dengan tingkat kelulusan (39 %) pada kondisi awal menjadi rata-rata 60,00 dengan tingkat kelulusan (61 %) pada akhir siklus I, meningkat menjadi rata-rata 81,11 dengan tingkat kelulusan (89 %)  pada akhir siklus II dan meningkat menjadi rata-rata 95,28 dengan tingkat kelulusan (100 %)  pada akhir siklus III. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan alat bantu pembelajaran yang dimodifikasi sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar lempar turbo pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Tunggul Sari 2 tahun pelajaran 2016/2017. ÂÂÂ